cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Model Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di MAN 2 Subulussalam Ermika Zulti; Sri Nurabdiah Pratiwi; Emilda Sulasmi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa model kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di MAN 2 Subulussalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif analitis. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, analisis data yang digunakan pada penelitian ini melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Model Kepemimpinan Kepala Sekolah Pada MAN 2 Subulussalam, Kepala sekolah MAN 2 Subulussalam menerapkan model kepemimpinan situasional. (2) implementasi dari model kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah MAN 2 Subulussalam ini memiliki 3 prinsip dalam hal Peningkatan Mutu Pendidikan pada Sekolah MAN 2 Subulussalam, yaitu: (a) Kerjasama antara Kepala Sekolah dan guru, (b) displin (c) Adanya Partisipasi. Setelah penerapan model kepemimpinan pada MAN 2 Subulussalam diterapkan banyak perubahan yang terjadi pada lingkungan sekolah, seperti perubahan dalam hal budaya Islami yang membuat siswa tersebut lebih giat dalam hal keagamaan, sehingga guru dapat memotivasi siswa untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas pendidikan pada MAN 2 Subulussalam.
Analisis Problematika Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) pada Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Agus Wahyudi; Amtai Alaslan; Dilla Yunesti; Haris Haris; Usmaedi Usmaedi; Endang Switri; Usep Saepul Mustakim; Amalia Husna
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8429

Abstract

Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kemampuan guru, yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan sesuai kebutuhan untuk meningkatkan profesionalisme guru. Dalam pengembangan keprofesian guru, akan ditemukan berbagai hambatan dan permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Problematika Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah: Dalam Pelaksanaan PKB tak terlepas dari berbagai kendala dan hambatan yang dihadapi, diantaranya adalah permasalahan terkait komponen PKB, permasalahan internal dan eksternal. Adapun Kendala Terkait Komponen PKB Guru PAUD, yaitu: (1) minimnya publikasi ilmiah guru PAUD; (2) kurangnya karya inovatif guru; (3) kesadaran pengembangan diri yang kurang. Kendala internal dan eksternal adalah kendala yang berasal dari dalam guru PAUD itu sendiri, diantara kendalanya adalah: (1) rendahnya motivasi guru; (2) keterbatasan waktu yang dimiliki guru untuk mengikuti program PKB; (3) pelaksanaan PKB di jam efektif sekolah; (4) sarana prasarana kurang memadai; (5) minim penerapan materi PKB; (6) kurangnya dukungan dari Dinas Pendidikan terkait; (7) kurangnya kemampuan guru dalam penggunaan teknologi; (8) kemampuan guru dalam memahami materi PKB masih kurang; (9) adanya ketentuan dan pembatasan peserta.
Implikasi Tingkat pendidikan dan Pola asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial Anak Yennizar. N; Didik Supriyanto; Natalia Sulistyo Veerman; Yoga Tri Wijayanti; Revania Risang Ayu; Amalia Husna
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi tingkat pendidikan dan pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial anak dan upaya yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu perkembangan sosial anak. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subyek observasi yang dipilih adalah Anak yang berusia 6 tahun (1 Responden) di Desa Koto Iman kecamatan Danau Kerinci. Dari hasil pengamatan, responden dirawat oleh neneknya yang berusia 65 tahun dan tingkat pendidikan yang rendah yaitu tamatan SD dengan menerapkan pola asuh demokratis. Responden memilki sikap yang mencerminkan perkembangan sosial yang baik, seperti mudah bergaul, peduli dan mau berbagi dengan orang lain, mandiri, percaya diri dan disukai oleh banyak orang. Jadi, walaupun tingkat pendidikan orang tua rendah tidak mempengaruhi orang tua dalam menentukan pola asuh Responden.
Implementasi SPMI pada Standar Proses di SMP Negeri 1 Randudongkal Kabupaten Pemalang Erita Listiani; G. Abdullah; N Ayu Nyoman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8432

Abstract

Sistem Penjaminan Mutu Internal yang selanjutnya disingkat SPMI adalah sistem penjaminan mutu yang berjalan di dalam satuan pendidikan dan dijalankan oleh semua komponen satuan pendidikan. Lembaga pendidikan wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan untuk dapat memenuhi atau bahkan melampaui Standar Nasional Pendidikan (SNP). Standar proses merupakan salah satu standar SNP yang memiliki peran sangat strategis dalam menjamin mutu pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan siklus SPMI pada standar proses di SMP Negeri 1 Randudongkal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi SPMI pada standar proses di SMP Negeri 1 Randudongkal sudah sesuai dengan siklus SPMI yaitu pemetaan mutu, penyusunan rencana pemenuhan mutu, pelaksanaan pemenuhan mutu, evaluasi/audit mutu, penyusunan strategi peningkatan mutu (penetapan standar mutu baru). Hasil implementasi SPMI pada standar proses berdampak pada pelaksanaan standar proses yang berkualitas yaitu dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan pengawasan pembelajaran.
Pengembangan Daya Tarik Wisata Goa Lokale di Desa Abutpuk, Kecamatan Usilimo Magda Walela
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8433

Abstract

Kabupaten Jayawijaya adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia. Ibu kota Kabupaten ini adalah Wamena, yang terletak di Lembah Baliem. Potensi wisata yang dimiliki kota ini hampir lengkap di Indonesia. Sifatnya masih orisinil, budaya khas dan unik, minat laut khusus yang tidak kalah menarik dengan daerah lain di Indonesia bahkan mancanegara. Keragaman tempat wisata alam yang dapat dikunjungi di Kabupaten ini antara lain: Pasir Putih, Air Asin, Air Terjun, Danau, Sungai, Kolam, Mata Air dan Gua. Semua ini belum tersentuh bahkan ditata untuk menjadi daya tarik wisata unggulan bagi kunjungan wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mengutamakan data deskriptif. Data ini diperoleh melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan konsep potensi, pengembangan, daya tarik wisata. Gua dan teori Tourism Area Life Cycle (TALC). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Goa Lokale sebagai objek wisata telah melewati fase eksplorasi dan berada pada tahap keterlibatan dalam siklus hidup kawasan wisata tersebut. Pengembangan Goa Lokale sebagai objek wisata ke depan perlu dikembangkan dari tahap keterlibatan ke tahap pengembangan mengacu pada tahap potensi dan kondisi yang ada.
Implication Analysis Of Wage Arrangement Changes Law Number 11 Of 2020 Concerning The Creation Of Employment Cluster Sarbini Sarbini; Sigit Sapto Nugroho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pengaturan pengupahan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penciptaan Lapangan Kerja bagi Gugus Ketenagakerjaan dan implikasi peraturan tersebut dalam penerapannya di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Menggunakan bahan hukum primer dalam penelitian ini, menggunakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penciptaan Lapangan Kerja, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, sedangkan sumber hukum sekunder menggunakan hasil penulisan karya ilmiah dari kalangan hukum berupa jurnal. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan pengaturan pengupahan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Klaster Ketenagakerjaan Ketenagakerjaan menimbulkan berbagai dampak atau implikasi terhadap pekerja atau buruh termasuk pelanggaran hak asasi manusia untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak (Pasal 27 ayat (2)). UUD 1945), hak untuk mendapatkan balas jasa dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja (Pasal 28 D UUD 1945), pekerja atau buruh yang tidak menerima upah yang adil dan layak akan mempengaruhi daya belinya. pada akhirnya berdampak pada taraf hidup pekerja, kesejahteraan pekerja atau buruh dipertaruhkan, serta lahirnya generalisasi upah di berbagai sektor di kota-kota padat industri, sehingga menimbulkan ketidakadilan.
Analisis Rasio Keuangan dengan Model Z-SCORE untuk Memprediksi Kebangkrutan pada PT. Blue Bird TBK Jakarta Karsimin Karsimin; Pri Pantjaningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi lebih mendalam tentang analisis rasio keuangan model Z-Score dapat digunakan untuk memprediksi kebangkrutan. Dan memperoleh informasi dari hasil olahan data, seberapa besar Rasio Keuangan model Z-Score untuk memprediksi kebangkrutan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif yaitu penelitian yang digunakan untuk mendeskripsikan atau memotret apa yang terjadi pada objek diteliti, dan digunakan untuk membuktikan adanya keragu-raguan terhadap informasi, teori, kebijakan, tindakan atau produk yang telah ada. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui lama resmi Bursa Efek Indonesia dengan metode analisis Altman Z-Score. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa kondisi keuangan perusahaan rata-rata nilai Z-Score tahun 2017 sampai dengan tahun 2021 sebesar 4,984 berada pada kondisi yang sehat berdasarkan standar Z-Score modifikasi Z>2,60, masing-masing nilai Z-Score tahun 2017 5,327, tahun 2018 5,467, tahun 2019 sebesar 4,411, tahun 2020 sebesar 4,104 dan tahun 2021 sebesar 5,612. Nilai Z-Score pada tahun 2021 lebih baik dibandingkan dengan rata-rata Z-Score selama lima (5) tahun. Dengan demikian hasil hipotesis H1, H2, H3, H4, dan H5 diterima terbukti bahwa analisis keuangan model Z-Score dapat digunakan untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan.
Evaluasi Penyimpanan dan Pendistribusian Obat di Rumah Sakit Kramat 128 di Jakarta Pusat Sandry Tri Sumarni; Helen Andriani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8436

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan salah satu pelayanan esensial dalam suatu rumah sakit. Penyimpanan dan pendistribusian obat merupakan suatu proses dengan masalah unik di tiap rumah sakit yang berkaitan erat dengan kualitas pelayanan kefarmasian yang diberikan. Kondisi RS Kramat 128 yang terletak di Jakarta Pusat dengan luas area yang terbatas mendorong berbagai penyesuaian pada pelayanan kefarmasian. Diperlukan suatu evaluasi terhadap penyesuaian tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku. Identifikasi dan memberikan alternatif solusi bagi masalah penyimpanan dan distribusi obat di RS Kramat 128, Jakarta Pusat, Indonesia. Wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif, dan studi literatur dilakukan di RS Kramat 128, Jakarta Pusat, Indonesia, pada bulan Mei 2022. Wawancara dilakukan pada kepala dan staf instalasi farmasi RS Kramat 128, observasi partisipatif dilakukan dengan berpartisipasi pada pelaksanaan kerja termasuk rapat dan diskusi, sedangkan studi literatur dilakukan dengan membandingkan kondisi penyimpanan dan distribusi obat terhadap Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia no. 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Berdasarkan wawancara yang dilakukan, diketahui bahwa sebagian besar parameter standar penyimpanan dan distribusi obat telah dipenuhi di RS Kramat 128. Parameter yang belum terpenuhi adalah kelaikan ruangan, tidak terdapatnya ruangan penyimpanan terpisah bagi obat, tidak dilakukan pengelompokan berdasarkan khasiat, serta metode penyimpanan yang belum sesuai. Perbaikan infrastruktur dan sistem diperlukan untuk menyelesaikan berbagai masalah tersebut. Penyimpanan dan distribusi obat di RS Kramat 128 sebagian besar telah memenuhi standar pelayanan kefarmasian yang berlaku. Diperlukan perbaikan berupa perbaikan infrastruktur dan sistem guna meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan.
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran Subtema Perjuangan Para Pahlawan di SD Swasta GKPS 1 Rambung Merah Defi Marlina Sinaga; Minar T. Lumbantobing; Canni Loren Sianturi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8443

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran kontekstual berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran subtema perjuangan para pahlawan di SD Swasta GKPS 1 Rambung Merah. Ada 2 hipotesis pada penelitian ini yaitu, (1) ada pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran subtema perjuangan para pahlawan di SD Swasta GKPS 1 Rambung Merah (Ha) dan (2) tidak ada pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran subtema perjuangan para pahlawan di SD Swasta GKPS 1 Rambung Merah (Ho). Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan jenis penelitian pre-experimental design dengan desain penelitian one grup pretest posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Swasta GKPS 1 Rambung Merah yang berjumlah 30 orang. Karena jumlah populasi kurang dari 50 maka populasi dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pemberian tes dan observasi. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa hasil thitung sebesar 9,571 dengan taraf signifikansi 0,05. Maka dapat disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran Kontekstual terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran subtema perjuangan para pahlawan di SD Swasta GKPS 1 Rambung Merah. Ini berarti Ha diterima dan Ho ditolak.
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Pembelajaran Gangguan Kesehatan Pada Organ Peredaran Darah di SD Negeri 122381 Pematangsiantar Deswenda Armika Saragih; Nancy Angelia Purba; Canni Loren Sianturi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8444

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran make a match terhadap hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran subtema gangguan kesehatan pada organ peredaran darah di SD Negeri 122381 Pematangsiantar. Ada 2 hipotesis pada penelitian ini, (1) ada pengaruh model make a match terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 122381 Pematangsiantar (Ha) dan (2) tidak ada pengaruh yang model make a match terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 122381 Pematangsiantar (Ho). Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian Pre-Eksperimental Design yang menggunakan desain “One Group Pretest Posttest Design”.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 122381 Pematangsiantar yang berjumlah 30 orang. Karena jumlah populasi kurang dari 50 maka populasi dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pemberian test dan observasi. Data penelitian di analisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa hasil thitung sebesar 9,527 dengan taraf signifikansi 0.05. Maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran make a match terhadap hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran subtema gangguan kesehatan pada organ peredaran darah di SD Negeri 122381 Pematangsiantar. Ini berarti Ha diterima dan Ho ditolak.