cover
Contact Name
Anesa Surya
Contact Email
anesasurya@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anesasurya@staff.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Didaktika Dwija Indria
ISSN : 23378786     EISSN : 27752917     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini membahas tentang hal-hal yang terkait dengan bidang Ke SD an. Beberapa hal yang menjadi bahan kajian dalam jurnal ini yakni metode pembelajaran, model pembelajaran, Teknologi pembelajaran, media pembelajaran, majanemen sekolah, bahan ajar sekolah dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 541 Documents
Tantangan dan Solusi Manajemen Waktu Peserta Didik dalam Menyeimbangkan Antara Kegiatan Akademik dan Program Tahfidz Hidayah, Annisa Nurul; Marmoah, Sri; Sukarno, Sukarno
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.117688

Abstract

Sekolah dasar Islam pada umumnya mengintegrasikan kegiatan akademik dengan program keagamaan, salah satunya program tahfidz Al-Qur’an. Integrasi kedua kegiatan tersebut menuntut peserta didik memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik agar dapat menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan kegiatan menghafal Al-Qur’an. Namun dalam praktiknya, peserta didik sering menghadapi berbagai tantangan dalam mengatur waktu belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan solusi manajemen waktu peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz di SD Al-Islam 2 Jamsaren Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari peserta didik kelas V, guru tahfidz, dan orang tua peserta didik. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz meliputi rendahnya kesadaran akan pentingnya belajar, kurangnya kedisiplinan dalam menepati jadwal belajar, pengaruh lingkungan teman sebaya, perkembangan teknologi yang memengaruhi penggunaan waktu belajar, serta kebiasaan bermain. Adapun solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain mentaati saran dari guru, membuat jadwal belajar di rumah, serta mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru secara tepat waktu. Sekolah dasar Islam pada umumnya mengintegrasikan kegiatan akademik dengan program keagamaan, salah satunya program tahfidz Al-Qur’an. Integrasi kedua kegiatan tersebut menuntut peserta didik memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik agar dapat menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan kegiatan menghafal Al-Qur’an. Namun dalam praktiknya, peserta didik sering menghadapi berbagai tantangan dalam mengatur waktu belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan solusi manajemen waktu peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz di SD Al-Islam 2 Jamsaren Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari peserta didik kelas V, guru tahfidz, dan orang tua peserta didik. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz meliputi rendahnya kesadaran akan pentingnya belajar, kurangnya kedisiplinan dalam menepati jadwal belajar, pengaruh lingkungan teman sebaya, perkembangan teknologi yang memengaruhi penggunaan waktu belajar, serta kebiasaan bermain. Adapun solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain mentaati saran dari guru, membuat jadwal belajar di rumah, serta mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru secara tepat waktu.
Analisis implementasi pendidikan seni tari berdasarkan teori pendidikan kesenian Ki Hadjar Dewantara di sekolah dasar Martini, Adis Eva; Matsuri, Matsuri; Ardiansyah, Roy
Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 4 (2023): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v11i4.77394

Abstract

Art education is effectively implemented for elementary school students regarded the formation of learning circumstances that provide chances for children in an effort to develop a child's sense of sensitivity, imagination, and creativity, but remain under control. The research was conducted to find out the relevance between the current art education with Ki Hadjar Dewantara's art education ideology. The research was conducted with the subjects of grade 2 elementary school students and class teachers. The method used in the research is descriptive qualitative method with triangulation data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation studies. The results of the research are that the teacher not only teaches the dance, but also the values comprised in the dance so that students can understand the message or content conveyed from the dance, even though students have not been able to convey messages to the audience through non-verbal movements. There are three aspects that must be fulfilled, namely Wiraga, Wirama and Wirasa. However, two of those aspects, wirama and wirasa, have not been maximized. Not all learners are able to harmonize movements with the rhythm, and live the dance movements performed.
Implementasi profil pelajar pancasila dimensi gotong royong dalam pembelajaran matematika kelas IV sekolah dasar Noppitasari, Nur; Riyadi, Riyadi; Budiharto, Tri
Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 6 (2023): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v11i6.77729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi dimensi Profil Siswa Pancasila gotong royong dalam pembelajaran Matematika siswa kelas IV SD Negeri Karangasem IV Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas IV SD Negeri Karangasem IV Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman meliputi empat tahap: 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, dan 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gotong royong telah diterapkan oleh guru dan siswa kelas IV. Penerapan dimensi gotong royong telah memenuhi semua aspek, antara lain: 1) Kerjasama, 2) Peduli, dan 3) Berbagi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Profil Siswa Pancasila dimensi gotong royong dalam pembelajaran Matematika kelas IV SD Negeri IV Karangasem sudah terlaksana dengan sangat baik.
Pengaruh kesadaran metakognisi terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa PGSD UNS Surakarta Shintawati, Aisyah; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Ardiansyah, Roy
Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 3 (2023): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v11i3.76819

Abstract

Critical thinking is an important ability for students to face the demands of the times. One of the factors of a person's critical thinking is the existence of metacognition awareness in a person. Metacognitive awareness is able to train one's way of thinking in controlling the process of cognition by involving critical thinking in that process. This research was conducted to investigate the effect of metacognition awareness on the critical thinking skills of PGSD UNS students for the 2022/2023 academic year. This study uses a quantitative approach to the type of associative research. The population in this study were all second semester students using Cluster Random Sampling as a sampling technique. Data analysis techniques in this study used descriptive statistical analysis and inferential statistics including prerequisite analysis tests and hypothesis testing. The results of the study based on the significance test of the regression coefficient (T test) obtained t count > t table (2.049 > 1.982) and Sig. 0.042 <0.05. The coefficient of multiple linear regression is positive by 0.384 which means that there is a unidirectional relationship which means that there is a unidirectional relationship, then increased metacognition awareness will be followed by increasing critical thinking skills, while the result of the determination coefficient is 20%. These results indicate that metacognition awareness affects the critical thinking skills of PGSD UNS Surakarta students for the 2022/2023 academic year.
Analisis unsur-unsur intrinsik dalam karangan narasi peserta didik kelas IV sekolah dasar Birlina, Aufa; Slamet, Slamet; Siti Poerwanti, Jenny Indrastoeti
Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 5 (2023): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v11i5.77112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan ketuntasan unsur intrinsik, (2) mendeskripsikan faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan unsur intrinsik karangan narasi siswa pada karangan narasi siswa kelas IV SD Negeri Karangasem 1. Penelitian ini bertujuan untuk: penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis dokumen dan wawancara terhadap 25 siswa kelas IV SD. Hasil penelitian dari dokumen karangan narasi siswa berupa unsur intrinsik meliputi tema, tokoh, penokohan, alur, latar, sudut pandang dan pesan. latar suasana 23 siswa, sudut pandang orang pertama 22 siswa, sudut pandang orang ketiga 2 siswa, sudut pandang orang pertama dan ketiga 1 siswa, pesan tersirat 4 siswa dan pesan eksplisit 2 siswa.Terdapat 25 siswa menggunakan tema, 25 tokoh utama dan 24 tokoh pendukung, 23 siswa menggunakan penokohan, 23 siswa alur maju dan 2 siswa alur mundur, 21 siswa latar waktu, 25 siswa latar tempat, Faktor penyebab ketidaklengkapan unsur intrinsik adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap unsur intrinsik karangan narasi, rendahnya motivasi siswa untuk menulis karangan narasi, dan siswa cenderung lebih suka bercerita daripada menulis.
Representasi Perilaku prososial Helping dalam Cerita Rakyat pada Buku Ajar Bahasa Indonesia Sekolah Dasar anam, Edy Choirul; Karsono, Karsono; Yulisetiani, Septi
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.120984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi perilaku prososial helping (menolong) dalam cerita rakyat yang terdapat pada buku teks pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data terdiri atas teks cerita rakyat dalam buku teks Bahasa Indonesia SD, dengan unit analisis meliputi kata, kalimat, dialog, dan paragraf yang mencerminkan tindakan menolong. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen menggunakan instrumen yang telah divalidasi melalui uji validitas isi (expert judgment). Proses analisis melibatkan penentuan unit dan kategori berdasarkan teori perilaku prososial Eisenberg dan Mussen yang difokuskan secara eksklusif pada dimensi helping, serta teori representasi Stuart Hall. Hasil penelitian menemukan 8 kutipan yang merepresentasikan perilaku helping dari sembilan cerita rakyat. Tindakan helping tersebut bermanifestasi ke dalam empat sub-indikator, Lebih lanjut, analisis teoretis menunjukkan bahwa makna menolong dikonstruksi secara dominan melalui model representasi intensional dan konstruksionis di dalam alur narasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa cerita rakyat dalam buku Bahasa Indonesia SD disusun secara sistematis tidak hanya sebagai hiburan, melainkan sebagai instrumen pedagogis untuk menginternalisasikan nilai-nilai praktis perilaku prososial untuk siswa.
Implementasi penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis digital terhadap hasil belajar IPA pada materi peredaran darah manusia sulistyorini, wilis eka; Widyatmoko, Arif; Handayani, Langlang
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 3 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i3.102570

Abstract

This study aims to examine the impact of digital-based interactive learning media on students’ learning outcomes in the topic of the human circulatory system in grade five of elementary school. A systematic literature review approach was used, analyzing studies published between 2020 and 2025. The findings reveal that interactive media—such as animations, videos, and digital simulations—significantly enhance students’ conceptual understanding, foster active learning motivation, and make science lessons more engaging and easier to comprehend. These media tools effectively address challenges in teaching abstract scientific concepts that are not easily observable. With visually appealing and interactive features, digital media offers a student-centered learning experience aligned with the Merdeka Curriculum. The results highlight the value of technological innovation in science education and provide useful insights for educators, media developers, and educational researchers.
Implementasi manajemen kelas sosio-emosional pada peserta didik kelas IV-V community learning center (CLC) prolific malaysia Larasati, Luthfi Dimar; Marmoah, Sri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.107669

Abstract

This study aims to describe the implementation of social-emotional classroom management of fourth and fifth-grade students at the Community Learning Center (CLC) Prolific, located in Sandakan, Malaysia. Employing a descriptive qualitative approach, data were obtained through classroom observations, teacher interviews, and document analysis, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model with triangulation techniques to ensure data validity. The findings indicate that the implementation centers on four main aspects: emotional awareness, social relationships, self-resilience and decision making or life experiences, and communication development. Teachers integrated reflective dialogue, collaborative activities, personal storytelling, nonverbal communication training, and participatory conflict resolution as core strategies. These approaches fostered a classroom environment that supports open expression, empathy, and mutual respect, while also strengthening students’ confidence, listening skills, and ability to communicate assertively and critically. The teacher’s role as a model of positive communication was pivotal in shaping a supportive and inclusive classroom culture. The study concludes that socio-emotional classroom management, when implemented consistently, contributes significantly to the development of interpersonal communication skills and can be recommended as a best practice for multicultural and nonformal educational settings. The findings of this study are expected to provide theoretical contributions in the development of socio-emotional-based classroom management as well as practical applications for teachers and educational institutions in creating a learning climate that supports students' social and emotional well-being.
Pengaruh model pembelajaran think talk write berbantuan google earth terhadap kemampuan menulis teks deskripsi peserta didik kelas iv sekolah dasar Rahmah, Isna Nur Baeti; Yulisetiani, Septi
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i6.103718

Abstract

This research aims to determine the effect of using the Think Talk Write learning model assisted by Google Earth on the ability to write descriptive texts of fourth grade elementary school students. This research is motivated by the problems that occur in learning to write description texts in the form of difficulty determining and developing ideas, lack of writing practice, not writing the structure of the description text as a whole, not correctly writing punctuation, capital letters, standardized words, effective sentences, and word choice. Therefore, this research is important to use learning models and media that are interesting, interactive, and relevant to technological developments so that they can significantly optimize students' ability to write description texts. This research method is a quasi-experiment. The population of this study were all fourth grade students of elementary schools in Group II Banjarsari Sub-district, Surakarta City and selected using cluster random sampling. The data collection technique used a description text writing test. Test the validity of the research instrument with expert judgment, v-aiken, product moment, reliability rating results, and Cronbach Alpha. The research requirements test consisted of Kolmogorov-Smirnov normality test, Levene homogeneity test, and balance test. The results of independent sample t-test hypothesis testing showed a Sig. (2-tailed) 0.018 <0.05. The improvement in the ability to write description text by students has been able to describe objects concretely, write capital letters and punctuation correctly, use diction according to the topic, write effective and patterned sentences, write paragraphs that show the relationship between sentences, and the structure of description text is more complete than before. The implication of this research can be a consideration for teachers to use the same learning model in learning other materials in the future.
Pengaruh Penggunaan Media Timeline terhadap Kemampuan Berpikir Kronologis Peserta Didik Kelas IV SD Ta’mirul Islam Surakarta Afifah, Ikhtiar Nur; Supianto, Supianto; Saputri, Dwi Yuniasih
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.118058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media timeline terhadap kemampuan berpikir kronologis peserta didik kelas IV SD Ta'mirul Islam Surakarta pada pembelajaran IPAS materi Kerajaan Hindu Buddha di Nusantara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berpikir kronologis peserta didik pada mata pelajaran IPAS karena penggunaan media pembelajaran yang belum bervariasi dan disesuaikan dengan materi yang diajarkan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Ta'mirul Islam Surakarta yang berjumlah 99 peserta didik. Sampel penelitian yang digunakan yaitu 25 peserta didik dari kelas IV A dan 21 peserta didik dari kelas IV B. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kronologis berbentuk pilihan ganda yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini terdiri dari dua tahap analisis data, yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji persiapan terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas. Setelah uji prasyarat diperoleh, selanjutnya uji hipotesis dilakukan dengan uji independent sample t test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media timeline terhadap kemampuan berpikir kronologis peserta didik kelas IV SD Ta'mirul Islam Surakarta materi Kerajaan Hindu-Budha di Nusantara, hal ini menunjukkan nilai sig (0,037) > 0,05 artinya H0 ditolak atau H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media timeline berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kronologis peserta didik kelas IV SD Ta'mirul Islam Surakarta.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 5 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 4 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 3 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 2 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 1 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 6 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 5 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 4 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 3 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 2 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 1 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 6 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 5 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 4 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 3 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 2 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 1 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 6 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 5 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 4 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 3 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 2 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 1 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 6 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 5 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 4 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 3 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 2 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 1 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 6 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 5 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 4 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 3 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 2 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 1 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 7 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 6 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 5 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 4 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 3 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 2 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 1 (2019): Didaktika Dwija Indria More Issue