cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus" : 10 Documents clear
Analisis Pengembangan Instrumen Skrining Resiko Penularan TB Pada Anak Di Wilayah Pesisir: Analysis of the Development of Screening Instruments for the Risk of TB Transmission in Children in Coastal Areas Rini, Dewi Sartiya; Sulupadang, Prishilla; Syukur Bau, Abdul
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1684

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Skrining TB anak menggunakan sistem skoring yang direkomendasikan sejak 2005, namun tidak semua fasilitas kesehatan memiliki fasilitas uji tuberkulosis dan foto thoraks yang merupakan parameter skoring TB anak, menyebabkan underdiagnosis TB anak. Diperlukan inovasi instrumen skrining penularan TB pada anak. Tujuan: Menganalisis pengembangan instrumen skrining risiko penularan TB paru pada anak di wilayah pesisir. Metode: Penelitian Research and Development (R&D) yang diuji kelayakan oleh pakar bahasa, pakar keperawatan anak, dan 25 perawat pengguna instrumen di PKM Motui yang dipilih menggunakan total sampling. Hasil: Uji kelayakan instrumen menunjukkan validasi pakar bahasa 93%, pakar spesialis keperawatan anak 85%, dan pengguna 95%. Semua aspek penilaian menunjukkan kategori layak dengan predikat baik hingga sangat baik untuk implementasi skrining TB anak. Simpulan: Instrumen skrining risiko penularan TB pada anak telah valid dan layak digunakan untuk mendeteksi TB pada anak dengan anggota keluarga terdiagnosis TB paru berdasarkan validasi multistakeholder. Saran: Instrumen dapat diimplementasikan sebagai skrining awal TB anak namun memerlukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan untuk konfirmasi diagnosis definitif.
Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Perkebunan Nusantara IV Kebun Padang Matinggi Hardiyanti, Nurul; Harahap, Reni Agustina; Wasiyem, Wasiyem
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1693

Abstract

Bagian tata usaha memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran administrasi dan operasional suatu perusahaan. Untuk menjalankan fungsi ini secara maksimal, kinerja karyawan perlu ditingkatkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung. Lingkungan kerja yang kondusif meliputi tidak hanya aspek fisik seperti fasilitas dan tata ruang, tetapi juga aspek non-fisik seperti hubungan antar rekan kerja, rasa aman, serta penghargaan atas kinerja. Kondisi ini mendorong semangat kerja dan produktivitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan bagian tata usaha di PT. Perkebunan Nusantara IV Kebun Padang Matinggi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, yang memungkinkan analisis hubungan antar variabel pada satu waktu. Populasi terdiri dari 47 karyawan dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket daring menggunakan Google Form. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan seperti yang ditunjukkan oleh nilai t hitung 23,352, yang lebih besar dari nilai t tabel 2,014, dan nilai p 0,001, yang lebih rendah dari 0,05, bahwa lingkungan kerja memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, lingkungan kerja yang lebih baik berkorelasi positif dengan kinerja karyawan.
Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien JKN dan Umum Terhadap Kualitas Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat Ritonga, Egril Rehulina; Indriani, Fatma; Hasibuan, Rapotan
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1694

Abstract

Berdasarkan pernyataan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), rumah sakit merupakan elemen penting dalam sistem sosial maupun kesehatan yang memiliki peran dalam masyarakat menyediakan layanan medis secara menyeluruh, termasuk tindakan pencegahan serta penanganan darurat secara luas. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan di RSUD Rantauprapat pada bulan Februari hingga Maret 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif untuk membandingkan kepuasan pasien JKN dan pasien umum. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder, dengan instrumen berupa kuesioner berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan: Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy, yang diukur menggunakan skala Likert. Sampel dipilih secara Accidental Sampling dari pasien rawat jalan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah populasi pasien rawat jalan tahun 2024 adalah 130.488, terdiri dari 5.023 pasien umum dan 125.465 pasien JKN. Sampel sebanyak 136 responden, masing-masing 68 pasien JKN dan 68 pasien umum, ditentukan menggunakan rumus Isaac dan Michael. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U karena data tidak berdistribusi normal.
Analisis Pelaksanaan Rujukan Pasien Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Bahorok Rezqiqa Purba, Mutiara; Hasibuan, Rapotan; Ayu Astuty, Delfriana
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1708

Abstract

Sistem rujukan adalah mekanisme dalam pelayanan kesehatan yang mengatur pembagian dan pengalihan tanggung jawab antara berbagai tingkatan fasilitas kesehatan secara terkoordinasi, baik antartingkat (vertikal) maupun sesama tingkat (horizontal). Sistem rujukan diselengarakan dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan secara bermutu kepada masyarakat, sehingga tujuan pelayanan tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan rujukan pasien peserta JKN di Puskesmas Bahorok. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview). Wawancara ini bertujuan untuk memperoleh informasi komprehensif (lengkap) mengenai pelaksanaan rujukan di Puskesmas Bahorok. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelayanan rujukan yang diberikan Puskesmas di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan, hal ini berdampak pada peningatan angka rujukan. Meskipun Sumber Daya Manusia (SDM) di Puskesmas telah sesuai dengan standar, fasilitas alat kesehatan belum lengkap berdasarkan Kompendium Alat Kesehatan. Selain itu, jenis dan jumlah obat yang tersedia di Puskesmas tidak sesuai dengan kebutuhan dan standar yang tercantum dalam Formularium Nasional. Salah satu faktor kunci yang mempengaruhi tingginya angka rujukan di Puskesmas Bahorok adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang fungsi gatekeeper Puskesmas. Hal ini terbukti dari pernyataan informan bahwa banyak masyarakat masih meminta rujukan atas permintaan sendiri (APS) karena kurangnya pemahaman terhadap peran Puskesmas sebagai penapis rujukan dalam pelayanan kesehatan.
Risiko Kecelakaan kerja : Perspektif Pegawai terhadap Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Mayansara, Andika; Atnang, Muhammad; Dwiyanti, Dwiyanti; banudi, La
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1543

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Angka kecelakaan kerja di Indonesia mencapai 162.327 kasus pada periode Januari-Mei 2024, dengan sektor kelistrikan berisiko tinggi. PT PLN menghadapi berbagai bahaya seperti sengatan listrik, jatuh dari ketinggian, dan tiang roboh yang memerlukan implementasi SMK3 efektif. Tujuan: Menganalisis risiko kecelakaan kerja berdasarkan perspektif pegawai PT PLN terhadap implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Metode: Penelitian cross-sectional dengan 110 responden menggunakan simple random sampling, kuesioner berbasis PP No. 50/2012 dengan 20 item skala Likert, analisis Chi-Square dan Odds Ratio. Hasil: Implementasi SMK3 kategori kurang (59,1%) berhubungan signifikan dengan risiko kecelakaan kerja (OR=6,641; p=0,000). Responden menilai adanya risiko kecelakaan kerja (63,6%), menunjukkan kesadaran tinggi terhadap bahaya. Simpulan: SMK3 yang kurang meningkatkan risiko kecelakaan 6,641 kali, implementasi signifikan mempengaruhi keselamatan kerja. Saran: Pelatihan K3 terstruktur, budaya keselamatan komprehensif, pemantauan berkala, dan penguatan sosialisasi kebijakan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Virtual Reality Terhadap Peningkatan Keterampilan Manajemen Aktif Kala III Mahasiswa Kebidanan Hasyim, Andi Ramliany; Haslan, Hasliana; Sapartina, Nur Eva; Rahmawati
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1640

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan keterampilan manajemen aktif kala III sebelum dan setelah pemberian media pembelajaran berbasis virtual reality. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental (one group pretest dan posttes design). Sampel pada penelitian ini adalah 46 mahasiswa DIII kebidanan dengan menggunakan teknik total sampling di STIKes Salewangan Maros. Data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test. Dari hasil uji statistik diperoleh bahwa terdapat perbedaan keterampilan manajemen aktif kala III persalinan pada mahasiswa sebelum dan setelah diberikan media pembelajaran virtual reality (p<0.05) dengan peningkatan sebesar 22.20%. Jika dilihat dari bagian keterampilan, semua bagian menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan. Peningkatan keterampilan tertinggi berada pada bagian keterampilan manajemen aktif kala III sebesar 27.70%. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui media virtual reality berefek pada peningkatan keterampilan manajemen aktif kala III persalinan.
Pengembangan Aplikasi Deteksi Kecemasan Kesehatan dan Intervensi: Pengembangan Aplikasi Deteksi Kecemasan Kesehatan dan Intervensi Wulan Sari, Ni Made Ayu; Ryandini, Felicia Risca; Addini, Ragil Aidil Fitriasari; Prasetya, Nyoman Wira
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1679

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Kecemasan kesehatan merupakan masalah psikologis yang sering timbul pada penderita penyakit kronis, terutama usia lanjut. Penggunaan kuisioner konvensional Health Anxiety Inventory (HAI) membutuhkan kertas berlembar-lembar untuk 18 item pertanyaan dan memerlukan waktu lama dalam pengolahan data skoring. Tujuan: Mengembangkan aplikasi deteksi dan intervensi kecemasan kesehatan menggunakan Software Development Life Cycle (SDLC) untuk mempermudah pengukuran dan pengolahan data. Metode: Penelitian pengembangan menggunakan model SDLC dengan tahapan perencanaan, analisis, desain, pengembangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Kuisioner HAI tervalidasi (Cronbach's alpha = 0,936) diintegrasikan dalam aplikasi dan diuji pada 23 responden di Balai Kelurahan dan Laboratorium Keperawatan Maret-Desember 2024. Hasil: Pengujian fungsionalitas menunjukkan semua komponen berfungsi baik, termasuk login, informed consent, pengisian HAI, terapi menulis dan membaca, serta download hasil. Evaluasi pengguna menunjukkan 52,2% responden sangat paham kemudahan aplikasi. Simpulan: Aplikasi berhasil dikembangkan dan dapat mengurangi penggunaan kertas, mempercepat pengolahan data, serta menyediakan database kecemasan kesehatan untuk mendukung pengambilan keputusan klinis. Saran: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan aplikasi dengan menambah fitur penanganan kecemasan di rumah.
DETERMINAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OFA PADANG MAHONDANG TAHUN 2024 Ridha, Yahdi Fitrah; Naser, Mhd Izzan; Timantha, Leo Eykel; Sudarmaji, Sudarmaji; Indawati, Rachmah; Silalahi, Larry Lorica Br
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1702

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas balita di negara berkembang. Puskesmas Ofa Padang Mahondang mencatat 397 kasus ISPA pada balita tahun 2023, menunjukkan ISPA masih menjadi masalah kesehatan masyarakat signifikan. Tujuan: Mengetahui pengaruh kondisi fisik rumah dan perilaku keluarga terhadap kejadian ISPA pada balita. Metode: Penelitian case control melibatkan 180 balita (90 kasus, 90 kontrol) di Puskesmas Ofa Padang Mahondang, Juni-Desember 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi menggunakan kuesioner terstandar. Analisis bivariat menggunakan Chi-square, multivariat regresi logistik. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara ventilasi (p=0,033; OR=0,373), suhu-kelembapan (p=0,031; OR=0,364), kepadatan hunian (p=0,000; OR=0,222), penggunaan obat nyamuk bakar (p=0,000; OR=6,348), dan merokok dalam rumah (p=0,000; OR=4,042) dengan kejadian ISPA. Obat nyamuk bakar meningkatkan risiko 6,3 kali, merokok 4,0 kali. Simpulan: Kondisi fisik rumah tidak memenuhi standar dan perilaku keluarga tidak sehat, khususnya penggunaan obat nyamuk bakar dan merokok dalam rumah, secara signifikan meningkatkan risiko ISPA pada balita. Saran: Diperlukan intervensi keluarga untuk menurunkan kejadian ISPA.
Hubungan Pengetahuan dan Asupan Gizi Mikro Terhadap Status Gizi Balita Stunting di Wilayah Pesisir Kota Kendari Sumarti, Sumarti; Salma, Wa Ode; Binekada, Made Christian; Banudi , La
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1647

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Stunting merupakan masalah nutrisi kronis yang mempengaruhi 21,6% balita di Indonesia (2022), dengan prevalensi 19,5% di Kota Kendari. Defisiensi pengetahuan gizi ibu dan asupan mikronutrien menjadi faktor penentu terjadinya stunting di wilayah pesisir. Tujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan gizi dan asupan mikronutrien terhadap status gizi balita stunting di wilayah pesisir Kota Kendari. Metode: Studi cross-sectional dengan 108 balita di Puskesmas Mata, Benu-Benua, dan Abeli ??periode Januari 2024. Pengambilan sampel menggunakan proporsional stratified random sampling. Data pengetahuan dikumpulkan melalui kuesioner yang tervalidasi, asupan mikronutrien menggunakan formulir recall 2x24 jam. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan ?=0,05. Hasil: Prevalensi stunting 37,0% (40/108 balita). Pengetahuan gizi baik sebesar 69,4%, asupan vitamin A baik 56,5%, vitamin C kurang 59,3%, vitamin D baik 51,9%, vitamin B9 kurang 59,3%, iodium baik 66,7%, zink baik 66,7%, zat besi kurang 55,6%, dan kalsium kurang 65,7%. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi (p<0,001), asupan vitamin A, C, D, B9 (p<0,05), dan mineral iodium, zink, Fe, kalsium (p<0,05) dengan kejadian stunting. Kesimpulan: Pengetahuan gizi ibu dan asupan mikronutrien berkurang signifikan dengan status gizi balita stunting. Saran: Optimalisasi edukasi gizi berbasis komunitas dan suplementasi mikronutrien terintegrasi untuk pencegahan stunting di wilayah pesisir.
Pengaruh Lembar Balik Pencegahan Stunting terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Bayi 0-6 Bulan: Penelitian Kuasi Eksperimen Retnaningsih, Yuliantisari; NurDjanah, NurDjanah; Dwianugerah, Kurnia; Rasyid, Farhan Achmad
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1657

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak di bawah usia lima tahun akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada tinggi badan pendek. Penyebab stunting bersifat multifaktorial, termasuk pengetahuan dan sikap ibu sebagai pengasuh utama. Tujuan: Mengetahui pengaruh lembar balik pencegahan stunting terhadap pengetahuan dan sikap ibu bayi usia 0-6 bulan. Metode: Penelitian quasi eksperimen dengan desain pre-post kontrol grup melibatkan 60 ibu bayi usia 0-6 bulan dari wilayah Puskesmas Pandak, dipilih melalui cluster sampling. Kelompok intervensi (30 ibu) diberikan pendidikan kesehatan menggunakan lembar balik pencegahan stunting, sedangkan kelompok kontrol (30 ibu) menerima leaflet. Pendidikan dilakukan dua kali dengan interval dua minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Lembar balik secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu (p=0,000). Terdapat perbedaan signifikan peningkatan pengetahuan (p=0,002) dan sikap (p=0,034) antara kelompok intervensi dan kontrol. Simpulan: Penggunaan lembar balik efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terkait pencegahan stunting. Saran: Lembar balik dapat digunakan sebagai media dalam upaya pencegahan stunting di komunitas dan dikembangkan inovasi berbasis digital.  

Page 1 of 1 | Total Record : 10