cover
Contact Name
Misriyani
Contact Email
misriyani85@gmail.com
Phone
+6281334845085
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.39 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 2657179X     EISSN : 26567822     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and providing maximum access to scientific communication.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 3 (2024): Desember" : 20 Documents clear
PENGARUH STRES OKSIDATIF PADA GINJAL TERHADAP KADAR KLOTHO Endah Purnamasari; Endang Purwaningsih; Diniwati Mukhtar; Astuti Giantini
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i3.218

Abstract

Pada stres oksidatif terjadi peningkatan produksi reactive oxygen species (ROS) dan penurunan antioksidan. Akumulasi ROS dan ketidakseimbangan redoks menyebabkan disregulasi dan atau oksidasi protein, asam nukleat, karbohidrat, dan lipid yang semuanya berkontribusi terhadap apoptosis dan nekrosis sel. Stres oksidatif pada ginjal dapat menyebabkan disregulasi yang berlanjut menjadi kerusakan sel tubulus ginjal, terlibat dalam patofisiologi kerusakan ginjal akut maupun kronis, serta bertanggungjawab terhadap progresifitas penyakit ginjal. Klotho adalah protein transmembran single-pass yang diekspresikan terutama di tubulus distal dan sedikit di tubulus proksimal ginjal. Setelah dipecah oleh protease, Klotho dapat ditemukan di dalam darah dan urin. Klotho mempunyai peran perlindungan yang potensial melalui mekanisme anti inflamasi, aktivasi autofagi, meredam stress oksidatif, dan melindungi fungsi mitokondria. Bila sel tubulus ginjal mengalami stres oksidatif, maka kadar Klotho di darah dan urin menurun secara signifikan.
PERITONITIS BAKTERIAL SPONTAN DAN PENGARUH PENGHAMBAT POMPA PROTON PADA PENDERITIA SIROSIS HATI Lelosutan, Syafruddin; Sakura Muhammad Tola; Intan Keumala Dewi; Endah Purnamasari; Diniwati Mukhtar; Muhammad Samsul Mustofa; Himmi Marsiati
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i3.224

Abstract

Abstract. Spontaneous bacterial peritonitis (SBP) is an acute infection of ascitic fluid in the abdominal cavity (ACAF - ascitic fluid that accumulates in the abdominal cavity) in patients with portal hypertension who experience ascites and is a serious complication of internal medical emergencies in patients with Liver cirrhosis (SH) and nephrotic syndrome (SN). A pathophysiological condition that may be contaminating, such as contamination of dialysate fluid in patients with chronic renal failure (CKD) who receive peritoneal dialysis (PD) or that stimulates the transmission of germs, such as long-term use of proton pump inhibitors (PPI) in SH sufferers, could be an infectious etiology. The pathophysiology of SBP in SH is an inoculation of bacteria in the form of intestinal organisms in ACAF which most likely (> 90%) comes from bacterial contamination due to transmission of germs from the gastrointestinal tract in the presence of enteric microorganism endotoxin which is a direct transmural migration (DTM) of hollow and solid organ bacteria. stomach (gastrointestinal system / esophago-gastro-duodenalis, small and large intestines and pancreatic-hepato-biliary system / pancreas, liver, gallbladder and its ducts); known as enteric bacterial translocation (EBT). Understanding the pathophysiological process of SBP is generally not paid much attention by clinical practitioners, let alone understanding what types of germs are in ascitic fluid. This can be seen from the rare critical assessment (culture and cytology) of the existing ascitic fluid, perhaps even thinking about the presence or absence of ascites at the start of a case of liver cirrhosis (SH). General results show that SH patients who receive PPI therapy appear to experience SBP more often than those who do not receive PPI therapy in their treatment. This review aims to be a critical review of the use of PPIs in liver cirrhosis sufferers to warn of the risk of germ migration from the gastrointestinal tract to ascitic fluid which might cause SBP. Study and understand the literature relating to the management of SBP and the risks of using PPIs in liver cirrhosis sufferers. Gain an understanding of the risks of using PPIs in liver cirrhosis sufferers.
PEMBERIAN READY TO USE THERAPEUTIC FOOD (RUTF) LOKAL UNTUK TATA LAKSANA ANAK DENGAN GIZI BURUK: SEBUAH LAPORAN KASUS BERBASIS BUKTI Ervan Budiawan; Mahardhika, Zwasta Pribadi; Mulia, Sri Anita
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i3.226

Abstract

RUTF yang diberikan pada anak dengan gizi buruk dapat memberikan hasil yang diharapkan berupa peningkatan berat badan. Selama ini anak dengan gizi buruk diberikan RUTF standar, namun terdapat kendala berupa ketersediaan dan sulit diterima oleh anak. Terdapat alternatif RUTF lokal, namun akseptabilitas dan efikasinya belum banyak diketahui. Melakukan telaah kritis untuk menilai akseptabilitas dan efikasi RUTF lokal dibandingkan RUTF standar. Penelusuran artikel dilakukan melalui database Pubmed dengan menggunakan kata kunci yang sesuai pada bulan Juni 2023. Hasil: Terdapat satu artikel yang berguna berupa satu uji klinis acak. Pada uji klinis acak didapati hasil penggunaan RUTF lokal memiliki efikasi berupa peningkatan berat badan yang sama dengan RUTF standar, namun memiliki akseptabilitas yang lebih baik. Simpulan. RUTF lokal memiliki potensi yang cukup baik untuk tatalaksana anak dengan gizi buruk tanpa komplikasi.
HUBUNGAN KADAR D-DIMER DAN NEUTROFIL LYMPHOCYTE RATIO DENGAN TINGKAT KEPARAHAN COVID-19 DI RS TUGUREJO SEMARANG Shinta Anjani Putri, Ni Wayan; Wahab, Zulfachmi; Setyoko; Diatri, Devita
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i3.227

Abstract

ABSTRACT Treatment and management of blood clotting disorders in Covid-19 patients when they have just been admitted to the hospital must be considered even if no bad manifestations are found due to increased D-dimer levels. Initial indications obtained from the hemostasis laboratory, D-dimer levels are very important to use to calculate the degree of risk and survival of Covid-19 patients. Therefore, this research was carried out with the aim of assessing the relationship between D-dimer levels and Neutrophil lymphocyte ratio with the severity level in Covid-19 patients at Tugurejo Hospital, Semarang. The type of research used in this research is analytical observational with a cross sectional design. This approach was carried out to determine the relationship between D-dimer levels and Neutrophil lymphocyte ratio with the severity of Covid-19 patients at Tugurejo Hospital, Semarang, Central Java. The majority of Covid-19 patients at Tugurejo Hospital Semarang had increased D-Dimer levels, which could indicate a potential disturbance in the blood clotting system. the majority of patients, 95.5%, showed a risky NLR (≥3.3). Most of the patients treated at Tugurejo Hospital Semarang experienced severe levels of severity. There is a significant pattern between the severity of Covid-19 patients and D-Dimer levels, where higher levels of severity tend to be associated with higher D-Dimer levels. There is a significant relationship between NLR and patient severity, with a significance value of 0.000. Research findings show that the majority of Covid-19 patients at Tugurejo Hospital Semarang experienced increased D-Dimer levels, reaching 93.2%. Elevated NLR reflects high levels of inflammation and an active immune system response. serious impact of this disease on the hospital. There is a significant relationship between D-Dimer levels and the severity of Covid-19 patients at Tugurejo Hospital Semarang with a significance of 0.000 or P<0.05 and there is a significant relationship between NLR and the severity of Covid-19 patients with a significance of 0.000 or P< 0.05
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS USA KABUPATEN BONE Kistan; Najman; Irawati
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i3.233

Abstract

Seseorang dikatakan hipertensi jika tekanan darah sistolik mencapai 140 mmHg atau tekanan darah diastolik mencapai 90 mmHg dengan pemeriksaan yang dilakukan minimal 2 kali dalam kurun waktu 10 menit. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Kabupaten Bone masuk kategori kedua hipertensi dengan prevalsensi terbanyak yaitu 158.516 kasus. Menurut data Puskesmas USA diperoleh 681 kasus hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor risiko kejadian hipertensi di Puskesmas USA Kab. Bone. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian Cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Penelitian ini melibatkan 115 responden yang dipilih menggunakan teknik Purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Kualitas hidup (p value 0,03), Aktivitas fisik (p value 0,00), Stres (p value 0,00) dengan hipertensi. Sedangkan jenis kelamin diperoleh p value 0,44 > 0,05 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Jenis kelamin dengan hipertensi. Kesimpulannya Kualitas tidur yang buruk, kurangnya aktivitas fisik, dan tingkat stres yang tinggi secara keseluruhan meningkatkan risiko seseorang mengalami hipertensi. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor pengelolaan gaya hidup dan pencegahan hipertensi, terutama di wilayah kerja puskesmas USA Kab. Bone, di mana pencegahan primer dan intervensi dini seperti monitoring tekanan darah secara rutin bagi kelompok rentan diharapkan dapat memiliki dampak yang besar pada kesehatan masyarakat.
DETERMINAN PENGETAHUAN IBU DALAM PRAKTEK PEMBERIAN MAKAN UNTUK MENCEGAH STUNTING: SCOPING REVIEW Raharjo, Bayu; Zwasta Pribadi Mahardhika; Erlina Wijayanti
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i3.236

Abstract

ABSTRAK Stunting sebagai gangguan tumbuh kembang pada balita merupakan masalah gizi signifikan dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan gangguan kognitif, motorik, dan kecerdasan yang berakibat pada penurunan kapasitas belajar. Metode dengan strategi pencarian pada scoping review mengidentifikasi penelitian yang relevan menurut protokol JBI. Penelusuran awal pada 4 basis data yaitu Pubmed, Cochrane library, proquest dan Google Scholar pencarian dilakukan dengan kata kunci Mother’s Knowledge , Feeding , Practices , Prevent Stunting. Pemilihan artikel untuk dimasukkan dalam scoping review ini dilakukan 2 tahap yaitu skrining dengan PCC dan kriteria dapat menjawab pertanyaan penelitian kemudian dilakukan ekstraksi data kemudian dianalisis dilanjutkan dengan penyajian hasil, diskusi dan penarikann kesimpulan. Jumlah artikel yang didapatkan adalah 963 artikel , setelah dilakukan pemeriksaan duplikasi didapatkan duplikasi 103 artikel sehingga artikel yang diskrining lanjutan berjumlah 860 artikel. Dari hasil penyaringan judul dan abstrak tersisa 22 artikel. Dari 22 artikel yang dibaca lengkap terdapat 8 artikel yang memenuhi kriteria yaitu dapat menjawab pertanyaan penelitian. Program pendidikan gizi pada ibu sangat penting dalam meningkatkan status gizi anak. Pendidikan gizi akan meningkatkan pengetahuan ibu dalam memilih bahan makanan yang tepat dan aman serta cara pemberian makanan yang baik sehingga dapat mencegah gangguan gizi pada anak. Hasil penelitian ini dapat direkomendasikan kepada pemerintah untuk mengembangkan berbagai strategi promosi kesehatan dan intervensi terhadap anak dengan gangguan gizi Kata Kunci: Stunting, pengetahuan ibu, praktek , pemberian makan ABSTRACT Stunting as a growth and development disorder in toddlers is a significant nutritional problem with a weakening of the immune system which causes cognitive, motor and intelligence disorders which result in decreased learning capacity. The method with a scoping review search strategy identified relevant research according to the JBI protocol. Initial searches on 4 databases, namely Pubmed, Cochrane library, Proquest and Google Scholar, searches were carried out using the keywords Mother's Knowledge, Feeding, Practices, Prevent Stunting. The selection of articles to be included in this scoping review was carried out in 2 stages, namely screening with PCC and criteria that could answer the research questions, then data extraction was carried out, then analyzed, followed by presentation of the results, discussion and drawing conclusions. The number of articles obtained was 963 articles, after duplication checking, 103 articles were found to be duplicated so that the number of articles further screened was 860 articles. From the results of screening the titles and abstracts, 22 articles remained. Of the 22 articles that were read in full, there were 8 articles that met the criteria, namely being able to answer the research questions. Nutrition education programs for mothers are very important in improving children's nutritional status. Nutrition education will increase mothers' knowledge in choosing appropriate and safe food ingredients and how to provide good food so that they can prevent nutritional disorders in children. The results of this research can be recommended to the government to develop various health promotion and intervention strategies for children with nutritional disorders Keywords: Stunting, maternal knowledge, practice, feeding
ANALISIS GAMBARAN GASTROSKOPI DAN HISTOPATOLOGI GASTRITIS PADA PENDERITA SINDROMA DISPEPSIA DI RS YARSI JAKARTA Syafruddin A. R. Lelosutan; Nunung Ainur Rahmah; Ari Fahrial Syam
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i3.237

Abstract

ABSTRAK Prevalensi Helicobacter pylori (HP) di Indonesia bervariasi sesuai lokasi daerah dan etnis. Di RS YARSI Jakarta kasus Sindroma Dispepsia (SD) cukup banyak mendapat prosedur tindakan Esofagogastroduodenoskopi (EGD) dan biopsi mukosa lambung (BML) dengan hasil histopatologi berupa sejumlah gambaran positif adanya HP. Mendapatkan angka prevalensi infeksi HP serta hasil analisis hubungan infeksi bakteri HP dengan gambaran diagnosis makroskopis EGD dan histopatologi hasil BML di RS YARSI, Jakarta. Studi retrospektif kasus SD yang mengalami prosedur tindakan EGD dan sekaligus pengambilan spesimen BML selama 1 tahun (2023‒2024) Data dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengolahan statistik memakai SPSS versi 26 dan uji analisis data menggunakan uji Chi-Square dalam batas kemaknaan 0,05 dan interval kepercayaan 95%. Sebanyak 72 subyek memenuhi kriteria. Prevalensi bakteri HP di RS YARSI Jakarta sebesar 18.0%. Ada hubungan antara infeksi bakteri HP dengan gambaran makroskopis (EGD) jaringan mukosa lambung (Gastritis hiperemikum-eritematousa, Gastritis erosif, dan Gastritis ulseratif) dan dengan kerusakan histologis mukosa lambung (Gastritis kronik aktif/GKA dan Gastritis kronik inaktif/GKI) yang signifikan masing-masing dengan p = 0,003 (p < 0,05) dan p = 0,004 (p < 0,05). Frekuensi kerusakan jaringan mukosa lambung akibat infeksi bakteri HP berupa GKA (Gastritis kronik aktif) dan GKI (Gastritis kronik inaktif) masing-masing sebesar 8,3% dan 9,7% dari keseluruhan Subyek. Ada hubungan infeksi bakteri HP dengan gambaran diagnosis makroskopis EGD dan histopatologi hasil BML di RS YARSI, Jakarta.
ANALISIS PERAN KADER POSYANDU DALAM MENINGKATKAN KESADARAN PEMERIKSAAN ANTENATAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BA’A, KABUPATEN ROTE NDAO Norma Aufengo; Christina Rony Nayoan; Helga J. N. Ndun; Marni Marni
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i3.239

Abstract

Peran kader dapat membantu meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan ANC. Pada tahun 2022, kasus kematian ibu di wilayah kerja Puskesmas Ba’a sebanyak dua kasus, dengan AKI sebesar 414,94 per 100.000 KH. Puskesmas Ba’a mencatat bahwa pelayanan antenatal tahun 2022 belum mencapai 100%.Tujuan penelitian untuk menganalisis peran kader posyandu dalam meningkatkan kesadaran pemeriksaan antenatal di wilayah kerja Puskesmas Ba’a, Kabupaten Rote Ndao. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian terdiri dari informan kunci sebanyak sepuluh kader posyandu, dan informan pendukung yaitu ibu hamil sebanyak sepuluh orang, serta lima bidan desa. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kader dalam melakukan pendataan sudah cukup baik, hal ini ibuktikan dengan hasil wawancara bahwa kader melakukan pendataan pada buku register ibu hamil dengan mendata nama ibu hamil, berat badan ibu hamil, serta ukuran LILA ibu hamil. Peran kader dalam melakukan pendampingan sudah baik, sedangkan peran kader dalam melakukan pemantauan belum cukup baik, hal ini disebabkan tidak semua kader melakukan pendampingan. Peran kader dalam melakukan sweeping kepada ibu hamil belum cukup baik, hal ini dikarenakan kader melakukan sweeping hanya dengan mengingatkan ibu hamil untuk rutin ke posyandu, namun tidak melakukan penimbangan berat badan dan juga pengukuran LILA, serta tidak melakukan perkunjungan secara langsung. Peran kader posyandu dalam memberikan edukasi kepada ibu hamil adalah belum cukup baik, hal ini dikarenakan terdapat perbedaan pendapat oleh ibu hamil.
THE ANALYSIS OF RISK FACTORS FOR COMPLIANCE WITH CONSUMPTION OF BLOOD SUPPLEMENTING TABLETS IN ADOLESCENT WOMEN AT SMA NEGERI 5 KUPANG Allo, Ariani Alfonsina; Helga J. N Ndun; Mega O. L. Liufeto
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i3.240

Abstract

Anaemia is a condition in which the number of red blood cells or the haemoglobin concentration within them is lower than normal. High incidence of anemia in adolescent girls is because there are still many adolescent girls who are not accustomed to consuming iron supplement. The purpose of this study was to determine the risk factors for compliance with iron supplementation consumption among adolescent girls at SMA Negeri 5 Kupang. This was an quantitative study with case-control design. There was total of 64 respondents in this study which consisted of 32 case groups and 32 control groups. The independent variables in this study were knowledge, attitude, iron supplement availability, family support and peer support and the dependent variable was iron supplement consumption compliance. It was then analyzed using Chi Square test and Odds Ratio (OR). It was found that there was an association between knowledge (OR=5.0; CI 95%=1.721-14.705), attitude (OR=3.6; CI 95%=1.292-10.263), family support (OR=5.7; CI 95%=1.868-14.703) and peer support (OR=3.1; CI 95%=1.676-14.025) with TTD consumption compliance. Meanwhile, there was no association between iron supplement availability (p-value 0.060) with iron supplement consumption compliance. Schools need to establish programs related to anemia to help students adhere to taking iron supplement.
EFEKTIVITAS HONEY DRESSING DALAM PENGOBATAN ULKUS KAKI DIABETIK : SEBUAH SCOPING REVIEW Jamilah; Zwasta Pribadi Mahardika; Diana Batara Munti; Dian Mardiyah
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i3.242

Abstract

Ulkus kaki diabetik merupakan komplikasi serius diabetes melitus yang memerlukan penanganan efektif. Madu telah lama digunakan dalam pengobatan luka, namun bukti ilmiah terkait efektivitasnya dalam penanganan ulkus kaki diabetik masih terbatas. Mengevaluasi efektivitas honey dressing dibandingkan dengan dressing konvensional dalam pengobatan ulkus kaki diabetik. Tinjauan sistematis dilakukan dengan pencarian pada database PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi uji klinis terkontrol acak yang membandingkan honey dressing dengan dressing konvensional pada pasien ulkus kaki diabetik, diterbitkan dalam bahasa Inggris antara 2010-2023. Dari 223 artikel yang diidentifikasi, lima studi memenuhi kriteria inklusi dengan total 580 pasien. Honey dressing menunjukkan tingkat penyembuhan yang lebih tinggi (rata-rata 79,8% vs 62,2%) dan waktu penyembuhan yang lebih cepat (rata-rata 31,8 hari vs 38,4 hari) dibandingkan dressing konvensional. Temuan ini mengindikasikan potensi honey dressing sebagai alternatif yang efektif dalam manajemen ulkus kaki diabetik. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi hasil ini dan mengevaluasi efektivitas jangka panjangnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 20