cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 593 Documents
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETERSEDIAAN OBAT KATEGORI A DI APOTEK KIMIA FARMA PALEMBANG Widi Wilpa Pendri; Seftika Sari; Satibi Satibi
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1762

Abstract

Latar Belakang: Ketersediaan obat kategori A merupakan indikator penting mutu pelayanan kefarmasian karena kelompok obat ini memiliki tingkat penggunaan dan perputaran yang tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan servis level distributor, akurasi perencanaan kebutuhan obat berdasarkan metode pola konsumsi, dan kompetensi sumber daya manusia kefarmasian dengan ketersediaan obat kategori A di Apotek Kimia Farma Kota Palembang. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 12 apotek. Data sekunder periode Desember 2025–Februari 2026 meliputi penjualan, stok, kejadian stock-out, surat pesanan, realisasi penerimaan, dan perencanaan kebutuhan obat. Data primer diperoleh melalui kuesioner kompetensi kepada 49 tenaga kefarmasian. Sebanyak 977 item obat kategori A dianalisis. Analisis dilakukan secara univariat, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan korelasi Pearson. Hasil: Ketersediaan obat kategori A mencapai 86,90%. Servis level distributor memiliki hubungan positif sedang tetapi tidak signifikan (r=0,544; p=0,067). Akurasi metode pola konsumsi memiliki hubungan positif sangat kuat dan signifikan (r=0,849; p<0,001), sedangkan kompetensi sumber daya manusia kefarmasian memiliki hubungan positif kuat dan signifikan (r=0,671; p=0,017). Akurasi perencanaan kebutuhan obat merupakan faktor yang memiliki hubungan paling kuat dengan ketersediaan obat kategori A. Saran: Peningkatan ketersediaan obat kategori A perlu diarahkan pada perbaikan mutu forecasting, penguatan kompetensi tenaga kefarmasian, dan evaluasi berkelanjutan kinerja distributor. Kata kunci: ketersediaan obat, obat kategori A, metode pola konsumsi, kompetensi sumber daya manusia, servis level distributor
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENGRAJIN SONGKET Dwi Apriani; Fitri Mairani
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1776

Abstract

Latar Belakang : Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah masalah yang membuat otot, tendon, saraf, pembuluh darah, tulang, dan ligamen sulit bekerja secara normal. Mereka dapat terjadi ketika sistem muskuloskeletal berubah bentuk untuk waktu yang singkat atau untuk waktu yang lama. Salah satu usaha pada sektor informal yang memilki risiko pekerjanya mengalami MSDs adalah usaha kerajinan tenun dalam pembuatan songket. Proses yang dilakukan dalam pembuatan songket juga tidak jarang melibatkan postur janggal seperti menjangkau (reaching), memutar (twisting), dan mengikat (bending) serta masih menggunakan peralatan tenun tradisional yang tidak memperhatikan aspek ergonomi. Tujuan : Mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan Muskuloskeletal Disorder (MSDs) pada Pengrajin Songket. Metode :  Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional Study. Populasinya yaitu pengrajin songket di kelurahan 30 Ilir Palembang, dengan sampel sebanyak 30 pengrajin menggunakan proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, Rapid Entire Body Assessment (REBA) worksheet, dan Nordic Body Map (NBM). Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan olahraga (0,008), sikap kerja (0,013) dan durasi kerja (0,014) dengan musculoskeletal disorders pada pengrajin. Dan faktor yang tidak berhubungan dengan muskulosekletal disorders pada pekerja yaitu usia (0,091), jenis kelamin (0,474) dan masa kerja (0,271). Saran : Disarankan kepada para pengrajin songket untuk dapat memperbaiki sikap kerja yang ergonomi, melakukan olahraga rutin, dan dapat memanajemen waktu dalam bekerja dengan baik.Kata Kunci : Musculoskeletal Disorders (MSDs), Pengrajin Songket, Rapid Entire Body Assessment (REBA)
ANALISIS PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAHAT TAHUN 2026 Witri Abdi Oktaviani; Arie Wahyudi; Nurul Fitriah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1767

Abstract

Latar Belakang: Kualitas pelayanan publik merupakan faktor penting dalam membentuk kepuasan masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat masih menghadapi kesenjangan antara capaian dan target pelayanan, dengan Indeks Kepuasan Masyarakat tahun 2025 sebesar 87,55 dari target 90 dan skor kepatuhan Ombudsman tahun 2024 sebesar 70,66. Tujuan: Menganalisis hubungan dimensi SERVQUAL dengan kepuasan masyarakat dan menentukan faktor dominan. Metode: Penelitian menggunakan survei analitik dengan desain cross-sectional. Populasi terdiri atas 896 pengguna pelayanan publik tahun 2025, dengan 150 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Variabel meliputi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, serta kepuasan masyarakat. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Seluruh dimensi SERVQUAL berhubungan signifikan dengan kepuasan masyarakat: tangible (p=0,000; OR=5,898), reliability (p=0,019; OR=1,675), responsiveness (p=0,000; OR=3,154), assurance (p=0,000; OR=5,354), dan empathy (p=0,000; OR=3,315). Pada model akhir, tangible signifikan (p=0,000; OR=8,653; 95% CI: 2,708–27,648), demikian pula assurance (p=0,001; OR=10,537). Model menjelaskan 62,5% variasi kepuasan. Saran: Peningkatan sarana dan prasarana pelayanan perlu diprioritaskan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat. Kata Kunci:  Assurance; Empathy; Kepuasan masyarakat; Pelayanan publik; Reliability; Responsiveness; SERVQUAL; Tangible