cover
Contact Name
Syafrullah
Contact Email
klorofil@um-palembang.ac.id
Phone
0711511731
Journal Mail Official
jurnalklorofilfpump@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani 13 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian
ISSN : 20859600     EISSN : 24433985     DOI : https://doi.org/10.32502/jk.v14i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini fokus pada kajian hasil-hasil penelitian bidang pertanian khususnya agroteknologi, budidaya pertanian.
Articles 183 Documents
KAJIAN PEMANFAATAN LAHAN REKLAMASI PASCA TAMBANG SEBAGAI LAHAN PERTANIAN Lusia, Maria; Astuti, Dessy Tri; Sofian, Ahmad
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6460

Abstract

Lahan pasca tambang pada umumnya merupakan lahan yang telah mengalami kerusakan akibat kegiatan penambangan.  Kerusakan yang terjadi pada lahan pasca tambang antara lain terjadinya perubahan sifat fisik, kimia maupun biologi tanah yang mengakibatkan turunnya produktifitas lahan, terjadinya perubahan perubahan bentang alam lahan,  kedalaman efektif tanah menjadi dangkal, dan terbentuknya lapisan lapisan tanah yang baru yang berisi pasir, kerikil, sisa-sisa tailing yang nantinya akan terbentik lapisan cadas.  Salah satu cara untuk memperbaiki kerusakan lahan pasca tambang yaitu dengan mereklamasi dan mengalihfungsikan lahan pasca tambang menjadi lahan pertanian. Tujuan kajian ini untuk mengkaji berbagai lahan reklamasi pasca tambang yang dapat dialihfungsi menjadi lahan pertanian berdasarkan analisa tingkat kesuburan tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif analisis dan analisa komparatif yaitu dengan cara mengumpulkan, memilah dan membandingkan data yang didapat dari beberapa jurnal maupun buku (studi literatur). Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa lahan pasca tambang dapat diubah menjadi lahan pertanian, hal ini tergantung dari lokasi, kekhasan sifat dan karakteristik lahan pasca tambang, seperti lahan reklamasi pasca tambang batubara dengan tingkat kesuburan tanah yang cukup baik.Post-mining land is generally land that has been damaged by mining activities. Damage that occurs in post-mining land includes changes in the physical, chemical and biological properties of the soil which result in a decrease in land productivity, changes in land landscape changes, the effective depth of the soil becomes shallow, and the formation of new layers of soil containing sand, gravel, remnants of tailings which will later form rock layers. One way to repair damaged post-mining land is by reclamation and conversion of post-mining land into agricultural land. The purpose of this study is to examine various post-mining reclamation lands that can be converted into agricultural land based on an analysis of soil fertility levels. The research method used is qualitative analysis and comparative analysis, namely by collecting, sorting and comparing data obtained from several journals and books (literature study). The results of the study show that some post-mining land can be converted into agricultural land, this depends on the location, the specific nature and characteristics of post-mining land, such as post-coal mining reclamation land with a fairly good level of soil fertility.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SELADA (Lactuca sativa L.) SECARA VERTIKULTUR Rosdiana, Rosdiana; Sigit, Argadatta; Cindy, Pramesti Regita
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6456

Abstract

Lettuce (Lactuca sativa L) is a horticultural commodity that has good commercial value. Efforts to increase production can be pursued by doing extensification and intensification. The narrower agricultural land can encourage the lettuce business to be carried out intensively, one of which is verticulture. The selection of planting media in vertical cultivation is also one of the important factors to support the growth and production of lettuce. This research was carried out in December 2020 - March 2021 with an altitude of 87 meters above sea level (meters above sea level) with sandy soil types. Located in Graha Dinatera Housing, Rangapanjaya Baru Village, Pancoran Mas District, Depok City, West Java. This study used a Completely Randomized Block Design (CRBD) consisting of seven treatments of growing media, namely: soil (control), soil + goat manure (50%: 50%), soil + goat manure (25%: 75%), soil + chicken manure (50% : 50%), soil + chicken manure (25% : 75%), soil + organic matter compost (50% : 50%), soil + organic matter compost (25% : 75%). Each treatment was repeated four times so that there were 28 experimental units. Each experiment consisted of 6 plants, so the total number of plants observed was 168 plants. The effect of the composition of soil planting media and chicken manure with a ratio of 50%: 50% gave the best results on the growth and production of red lettuce plants including plant height, number of leaves, leaf length, leaf width, consumption weight and root weight.Selada (Lactuca sativa L.) merupakan komoditi hortikultura yang memiliki nilai komersial yang cukup baik. Usaha untuk meningkatkan produksi dapat ditempuh dengan melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi. Semakin sempitnya lahan pertanian dapat mendorong usaha tanaman selada dilakukan secara intensif, salah satunya vertikultur. Pemilihan media tanam pada budidaya sistem vertikultur juga  merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung pertumbuhan serta produksi tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 – Maret 2021 dengan ketinggian 87 Mdpl (Meter di atas permukaan laut) dengan jenis tanah berpasir. Bertempat di Perumahan Graha Dinatera, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) yang terdiri dari tujuh perlakuan media tanam yaitu: tanah (Kontrol), tanah + pupuk kandang kambing (50% : 50%), tanah + pupuk kandang kambing (25% : 75%), tanah + pupuk kandang ayam (50% : 50%), tanah + pupuk kandang ayam (25% : 75%), tanah + kompos bahan organik (50% : 50%), tanah + kompos bahan organik (25% : 75%). Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 28 satuan percobaan. Masing-masing percobaan terdiri dari 6 tanaman, sehingga jumlah seluruh tanaman yang diamati 168 tanaman. Pengaruh komposisi media tanam tanah dan pupuk kandang ayam dengan perbandingan 50% : 50% memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada merah meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, bobot konsumsi dan bobot akar.
APLIKASI ECO-ENZYME UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN SAWI (Brassica sp) DI POLYBAG Ridwan, M. Naufal; Aminah, R. Iin Siti; Astuti, Dessy Tri
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6457

Abstract

This study aims to obtain the right dose of eco-enzyme fertilizer to increase the production of mustard greens. This research was conducted on the land owned by Dito's brother in Sungai Rebo 1 Village, Banyuasin Regency from December 2022 to February 2023. This research used a Factorial Randomized Block Design (RBD) experimental method with 8 combinations and repeated 3 times. The treatments used were Dosages of Eco-Enzyme Fertilizers (E1: 5 ml/L, E2: 10 ml/L and E3: 15 ml/L) and Mustard Plant Varieties (V1: Sawi Caisim and V2: Sawi Pakcoy). The observed variables were 1. Plant height (cm), 2. Number of leaves (cm), 3. Leaf length (cm), 4. Plant fresh weight (g). The best research results show that the dose of eco-enzyme fertilizer as much as 10 ml/L gives the best production in one plant of 171 gr. Research shows that the use of caisim mustard plant varieties has the best effect on the growth and production of mustard plants, shown in the production of 119 gr of one plant. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk eco-enzyme yang tepat untuk meningkatkan produksi tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan di lahan milik saudara Dito di Desa Sungai Rebo 1 Kabupaten Banyuasin pada bulan Desember 2022 sampai Februari 2023. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 8 kombinasi dan diulang 3 kali. Perlakuan yang digunakan adalah Dosis Pupuk Eco-Enzyme (E1: 5 ml/L, E2 : 10 ml/L dan E3 : 15 ml/L) dan Varietas Tanaman Sawi (V1 : Sawi Caisim dan V2 : Sawi Pakcoy). Peubah yang diamati adalah 1. Tinggi tanaman (cm), 2. Jumlah daun (cm), 3. Panjang daun (cm), 4. Berat segar tanaman (g). Hasil penelitian terbaik menunjukkan bahwa dosis pupuk eco-enzyme sebanyak 10 ml/L memberikan produksi terbaik dalam satu tanaman sebanyak 171 gr. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan varietas tanaman sawi caisim memberikan pengaruh yang paling baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi, ditunjukkan pada produksi dalam satu tanaman sebanyak 119 gr.
UJI MEDIA TANAM PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Alium ascalonicum L.) Marlina, Marlina; Marlina, Neni; Zairani, Fitri Yetty; Hasani, Burlian; Nunilahwati, Haperidah; Kalasari, Rastuti; Asmawati, Asmawati
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6458

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas sayuran yang  penting bagi masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, oleh karena itu usaha  untuk meningkatkan produktivitas bawang merah terus ditingkatkan, diantaranya dengan memperhatikan penggunaan media tanam. Penggunaan media tanam yang dicampur dengan arang sekam dan bahan organik seperti kompos kotoran ayam.  Kompos kotoran ayam mampu memperbaiki sifat fisik, kimia danbiologi tanah serta dapat menyediakan unsur hara NPK bagi tanaman bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji komposisi media yang sesuai untuk meningkatkan bawang merah.  Penelitian dilakukan di halaman rumah Perumahan Dosen Unsri Blok C No 36 Palembang pada bulan Januari sampai Maret 2023.  Rancangan yang digunakan adalah RAK non faktorial dengan 4 perlakuan yang diulang 6 kali.  Perlakuannya Komposisi Media Tanam (Tanah:arang sekam:kompos kotoran ayam) (M) yaitu: 4:0:0 (M0), 2:1:1 (M1), 1:2:1 (M2), 1:1:2 (M3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan komposisi media tanam tanah:arang sekam:kompos kotoran ayam (1:1:2) mampu meningkatkan produksi bawang merah 43,00 g/rumpun.Shallot is a vegetable commodity that is important for the community and has high economic value, therefore efforts to increase shallot productivity continue to be increased, including by paying attention to the use of planting media.  The use of planting media mixed with organic materials such as chicken manure compost.  Chicken manure compost can improve the physical, chemical and biological properties of the soil and can provide NPK nutrients for shallot plants.  This study aims to examine the composition of the media suitable for increasing shallots.  The research was conducted in the courtyard of the Unsri Lecturer Housing Block C No 36 Palembang from January to March 2023.   The design used RAK with 4 treatments repeated 6 times.  Treatment Composition of Planting Media (Soil: husk charcoal: chicken manure compost) (M) namely: 4:0:0 (M0), 2:1:1 (M1), 1:2:1 (M2), 1:1:2 (M3).  The results showed that the composition of the soil: charcoal husk: chicken manure compost (1:1:2) was able to increase shallot production by 43.00 g/clump.
PENINGKATAN PRODUKSI KEDELAI (Glicyne max (L) Merrill.) MELALUI PEMBERIAN PUPUK LIMBAH CUCIAN IKAN DAN PUPUK P Gusmiatun, Gusmiatun; Palmasari, Berliana; Firnandi, Dede Ogan
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan persentase pupuk limbah cucian ikan dan dosis pupuk organik P yang tepat dalam meningkatkan produksi kedelai (Glycine max (L) Merrill.). Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan terletak di jalan Sukarela, Kelurahan Kebun Bunga, Kec. Sukarami,  Km 7 Palembang Sumatera Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Maret sampai Juni 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 12 kombinasi perlakuan yang di ulang 3 kali. Adapun perlakuan yang dimaksud adalah sebagai berikut Faktor 1 : pupuk limbah cucuian ikan  (C) yaitu C1 = 25% ;  C2 = 50% ; C3 = 75% ; C4 = 100% sedangkan Faktor 2 : pupuk P (P) yaitu P1 = 100 kg/ha ; P2= 200 kg/ha ; P3= 300 kg/ha. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah umlah polong berisi (polong), berat biji pertanaman (g), berat 100 biji (g), hasil per petak (kg). Berdasarkan hasil  penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi persentase pupuk limbah cucian ikan 100% dan dosis pupuk P 300 kg/ha memberikan produksi terbaik sebesar 1,57 kg/petak (4,19 ton/ha). This study aims to determine and determine the percentage of fish washing waste fertilizer and the appropriate dose of P organic fertilizer in increasing soybean production (Glycine max (L) Merrill.). This research was carried out on land located on Jalan Sukarela, Kelurahan Kebun Bunga, Kec. Sukarami, Km 7 Palembang, South Sumatra. This research was conducted from March to June 2022. This research used an experimental method with a Factorial Randomized Block Design (RBD) consisting of 12 treatment combinations which were repeated 3 times. The treatment referred to is as follows. Factor 1: fish wash waste fertilizer (C), namely C1 = 25%; C2 = 50% ; C3 = 75% ; C4 = 100% while Factor 2: fertilizer P (P), namely P1 = 100 kg/ha; P2 = 200 kg/ha ; P3 = 300 kg/ha. The variables observed in this study were the number of filled pods (pods), the weight of the seeds planted (g), the weight of 100 seeds (g), the yield per plot (kg). Based on the results of the study, the combined treatment of the percentage of 100% fish washing waste fertilizer and the dose of P fertilizer 300 kg/ha gave the best production of 1.57 kg/plot (4.19 tons/ha).
PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIBIT KARET (Hevea brasiliensis Muell.Arg) DENGAN PEMBERIAN PUPUK NITROGEN DAN GARAM DAPUR (NaCl) DI POLYBAG Amir, Nurbaiti; Paridawati, Ika; Ayomida, Prananda Niko
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 2 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i2.7725

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di lahan milik petani yang terletak terletak di jalan Sukarela, Kelurahan Kebun Bunga, Kec. Sukarami,  Km 7 Palembang Sumatera Selatan, dari bulan Januari sampai April 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan mendapatkan dosis pupuk nitrogen dan garam dapur terhadap pertumbuhan bibit karet di polybag. Menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 9 kombinasi, 3 perlakan yang diulang 3 kali. Adapun perlakuannya Faktor 1 yaitu Pupuk Nitrogen (N), terdiri dari N1 = 5 g/polybag, N2 = 10 g/polybag, N3 = 15 g/polybag. Faktor 2 yaitu garam dapur (NaCl) (G) terdiri dari G1 = 15 g/polybag, G2 = 20 g/polybag, G3 = 25 g/polybag. Peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah tangkai (helai) dan diameter batang (cm). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi pupuk nitrogen dosis 10 g /polybag dengan garam dapur dosis 20 g/polybag memberikan poertumbuhan terbaik terhadap peubah jumlah daun dan diameter batang.This research was carried out on farmer's land located on Jalan Sukarela, Kebun Bunga Village, Kec. Sukarami, Km 7 Palembang, South Sumatra, from January to April 2023. This research aims to determine and obtain the dose of nitrogen fertilizer and table salt on the growth of rubber seedlings in polybags. Using an experimental method with a Factorial Randomized Block Design consisting of 9 combinations, 3 treatments which were repeated 3 times. The treatment for Factor 1 is Nitrogen Fertilizer (N), consisting of N1 = 5 g/polybag, N2 = 10 g/polybag, N3 = 15 g/polybag. Factor 2 is table salt (NaCl) (G) consisting of G1 = 15 g/polybag, G2 = 20 g/polybag, G3 = 25 g/polybag. The variables observed were plant height (cm), number of leaves (strands), number of stems (strands) and stem diameter (cm). Based on the research results, it shows that the interaction of nitrogen fertilizer at a dose of 10 g/polybag with table salt at a dose of 20 g/polybag provides the best growth for the variables of leaf number and stem diameter.
PENGATURAN JARAK TANAM DAN APLIKASI MIKORIZA PADA TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) Amir, Nurbaiti; Aminah, R. Iin Siti; Paridawati, Ika; Pratama, Rian Ade
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 1 (2024): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v19i1.8715

Abstract

Cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan tanaman potensial yang perlu dikembangkan karena memiliki peluang pasar yang besar baik lokal maupun ekspor, di Sumatera Selatan belum banyak dibudidayakan dan produksinya masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan jarak tanam dengan dosis mikoriza yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah. Penelitian ini telah dilaksanakan pada lahan petani bertempat di Kel.Sukajadi Kec.Talang Kelapa, Banyuasin Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan petak terbagi (split plot design), terdiri dari 12 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama (Petak Utama) Jarak tanam (J) yaitu J1 = 60 cm x 60 cm, J2 =60 cm x 80 cm dan J3 = 60 cm x 100 cm sedangkan faktor kedua (Anak Petak) Dosis Mikoriza (M) yaitu M0 = kontrol ; M1 = 3 g/ tanaman ; M2 = 5 g/tanaman dan M3 = 7 g/tanaman. Peubah pengamatan dalam penelitian ini antara lain tinggi tanaman (cm), berat buah per tanaman (g) dan berat buah per petak (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan jarak tanam 60 cm x 100 cm dengan mikoriza dosis 7 g/tanaman memberikan hasil terbaik dengan produksi 664 g/petak setara dengan 1,77 ton/ha.Red chili (Capsicum annum L.) is a potential crop that needs to be developed because it has large market opportunities both locally and for export. In South Sumatra it is not widely cultivated and production is still low. This research aims to determine and determine the planting distance with the correct dose of mycorrhiza on the growth and yield of red chilies. This research was carried out on farmers' land located in Sukajadi Subdistrict, Talang Kelapa Subdistrict, Banyuasin, South Sumatra. This research used an experimental method with a split plot design, consisting of 12 treatment combinations and 3 replications. The first factor (Main Plot) is Planting distance (J), namely J1 = 60 cm x 60 cm, J2 = 60 cm x 80 cm and J3 = 60 cm x 100 cm while the second factor (Subplots) Mycorrhiza Dosage (M) is M0 = control ; M1 = 3 g/plant; M2 = 5 g/plant and M3 = 7 g/plant. Observed variables in this study included plant height (cm), fruit weight per plant (g) and fruit weight per plot (g). The research results showed that the combination of 60 cm x 100 cm planting distance treatment with mycorrhiza dose of 7 g/plant gave the best results with a production of 664 g/plot equivalent to 1.77 tons/ha.
PENGARUH INTERVAL WAKTU PEMBERIAN PUPUK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN JERUK SIAM (Citrus nobilis var. Macrocarpa) YANG TERSERANG CVPD Yakup, Yakup; Ria, Rofiqoh Purnama; Ramadhani, Fitri; Musdalifah, Musdalifah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 1 (2024): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v19i1.8714

Abstract

Jeruk siam (Citrus nobilis var. Microcarpa) merupakan salah satu jenis jeruk yang potensial dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu penyakit jeruk siam yang dapat menurunkan produktivitas serta kualitas adalah CVPD karena penyebarannya yang cepat. Peneltian ini bertujuan untuk mengevaluasi respon selang waktu pemberian pupuk cair terhadap pertumbuhan tanaman jeruk siam (Citrus nobilisvar. Macrocarpa) yang terserang CVPD. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak 8 kali, dengan perlakuan yang terdiri dari 1 kali semprot pada awal penelitian (S0), 10 hari sekali (S1) dan 30 hari sekali (S2). Hasil penelitian menunjukkan interval waktu penyemprotan 10 hari sekali (S1) terindentifikasi mampu meningkatkan pertumbuhan jeruk siam sebagaimana direpresentasikan melalui panjang daun, lebar daun, lingkar cabang dan klorofil daun. Kesimpulannya interval waktu tersebut direkomendasikan dalam pemberian pupuk cair untuk memicu pertumbuhan jeruk siam yang terserang CVPD. Siamese orange (Citrus nobilis var. Microcarpa) is one of the potential citrus varieties and is widely cultivated in Indonesia. One of the Siamese orange diseases that infects citrus plants and threatens global citrus production and quality is CVPD due to its rapid spread. This research aimed to evaluate the response time interval for application liquid fertilizer to the growth of Siamese oranges (Citrus nobilisvar. Macrocarpa) infected with CVPD. The experiment was arranged based on Randomized Block Design (RBD) was repeated 8 times, with treatments consist of one time spray at the beginning of the research (S0), once-every 10 days (S1) and once-every 30 days (S2). The results showed that spraying interval of once-every 10 days (S1) was identified being able to increase the growth of Siamese oranges as represented by leaf length, leaf width, branch circumference and leaf chlorophyll. To conclude, this time interval is recommended for application liquid fertilizer to stimulate the growth of Siamese oranges infected by CVPD
KOMBINASI MEDIA TANAM GAMBUT DAN TANAH LIAT TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT SEMAI AKASIA (Acacia crassicarpa) Wuriesyliane, Wuriesyliane; Dini K, Viaya; Karim, Muhammad
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 2 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i2.7726

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi media tanam gambut dan tanah liat terhadap pertumbuhan bibit semai Akasia (Acacia crassicarpa). Penelitian ini dilaksanakan di areal nursery PT. BMH (Bumi Mekar Hijau) Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2019 sampai dengan bulan Maret 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui variasi media tanam terhadap pertumbuhan bibit semai Akasia (Acacia crassicarpa). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAK) non faktorial dimana terdapat 5 perlakuan dengan 5 ulangan. Adapun pemilihan media tanam yang digunakan di PT BMH (Bumi Mekar Hijau) adalah Tanah gambut dicampur pupuk dasar. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian Media Tanam Tanah Gambut 75% + Tanah Liat 25% berpengaruh nyata dibandingkan pemberian Media Tanam yang lain terhadap  diameter, tinggi tanaman, jumlah daun dan perakaran.The aim of this research is to determine combinations in planting media peat soil and clay on the growth of Acacia (Acacia crassicarpa) seedlings.This research was carried out in the nursery area of PT. BMH (Earth Mekar Hijau) Kayu Agung District, Ogan Komering Ilir Regency. This research was conducted from January 2019 to March 2019. The aim of this research was to determine variations in planting media on the growth of Acacia (Acacia crassicarpa) seedlings. The research method used was a non-factorial Completely Randomized Design (RAK) where there were 5 treatments with 5 replications. The choice of planting media used at PT BMH (Bumi Mekar Hijau) is peat soil mixed with basic fertilizer. The results of the research showed that the provision of 75% Peat + 25% Clay Planting Media had a significant effect compared to the provision of other Planting Media on plant diameter, height, number of leaves and roots. 
PEMANENAN BUAH PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PT. AGRO PALINDO SAKTI Junainah, Junainah; Feriadi, Feriadi; Nurjannah, Hegar; Rismarini, Rismarini
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 1 (2024): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v19i1.8716

Abstract

Kegiatan Penelitian ini dilaksanakan di PT. Agro Palindo Sakti yang terletak di Desa Meranti, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera selatan yang dilakukan selama 6 bulan dimulai dari 22 Februari 2020 sampai 28 Agustus 2020. Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan Indonesia. Kegiatan panen di PT Agro Palindo Sakti adalah kegiatan memotong tandan dari pohon hingga pengangkutan ke pabrik kelapa sawit, tanaman yang sudah siap untuk dipanen umumnya diatas 3 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman dalam pemanenan di perkebunan kelapa sawit. secara khusus untuk mempelajari tahapan kegiatan, teknik, dan rotasi pelaksanaan panen kelapa sawit di PT Agro Palindo Sakti. Teknik pemanenan kelapa sawit berdasarkan ketinggian tanaman cara memotong pelepah yang rapat dengan batang kelapa sawit dan dengan melakukan pengaturan rotasi panen. Pengaturan rotasi panen berdasarkan pada pertimbangan  yang tepat yaitu, kerapatan panen, jumlah tenaga pemanen, luas areal yang dipanen. Untuk rotasi panen yang digunakan di PT. Agro Palindo Sakti adalah 9/10 yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.This research activity was carried out at PT. Agro Palindo Sakti which is located in Meranti Village, Suak Tapeh District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province which was carried out for 6 months starting from 22 February 2020 to 28 August 2020. Palm oil is Indonesia's leading commodity. Harvesting activities at PT Agro Palindo Sakti include cutting bunches from trees and transporting them to the palm oil mill. Plants that are ready to be harvested are generally over 3 years old. The aim of this research is to improve skills and understanding in harvesting on oil palm plantations. specifically to study the stages of activities, techniques and rotation of oil palm harvest implementation at PT Agro Palindo Sakti. Oil palm harvesting techniques are based on the height of the plant, by cutting the midrib close to the palm trunk and by adjusting the harvest rotation. Harvest rotation arrangements are based on appropriate considerations, namely, harvest density, number of harvesters, and area harvested. For the harvest rotation used at PT. Agro Palindo Sakti is 9/10 which aims to get maximum results.