cover
Contact Name
Ns. Imelda Feneranda Seravia Tambi, M.Kep
Contact Email
imeldatambi90@stikesdirgahayusamarinda.ac.id
Phone
+6281350117017
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl.Pasundan No. 21, Samarinda, Kalimantan TImur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK)
ISSN : -     EISSN : 27152707     DOI : -
Core Subject :
JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda, which is published twice a year in October and April that contains scientific articles on community service in the fields of health, social, politics, administration, public policy, law, engineering, education, economics, counseling, psychology, agriculture, forestry, religion, communication and informatics. Articles are written in Bahasa Indonesia and English.
Arjuna Subject : -
Articles 74 Documents
KOMBINASI TERAPI MUSIK, DZIKIR DAN NAFAS DALAM SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENGATASI MASALAH HIPERTENSI PADA LANSIA Bahtiar, Bahtiar; Khumaidi, Khumaidi; Lukman, A Ismail
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 6 No 1 (2024): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v6i1.466

Abstract

Lansia dengan masalah hipertensi menjadi jenis penyakit kronik yang mayoritas diderita oleh lansia di Indonesia. Kebanyakan lansia tidak mampu mengatasi masalah hipertensi secara mandiri dan lansia memiliki kecenderungan untuk mencari solusi dengan pendekatan non farmakologis. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menerapkan intervensi terapi musik, dzikir dan nafas dalam untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Lempake Tepian, kelurahan Gunung Lingai, Kota Samarinda. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 24 Oktober 2024 di kelurahan Gunung Lingai Kota Samarinda pada 12 lansia dengan hipertensi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama 1 (satu) hari yang dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah, mendengarkan musik brainwave sambil menarik nafas dalam dan melafalkan lafadz dzikir selama 20-30 menit. Hasil kombinasi terapi didapatkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi menurun 10-20 mmHg pada sistol dan 10 mmHg pada diastol. Adapun tiga lansia yang tidak mengalami perubahan tekanan darah. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi terapi ini mampu menurunkan tekanan darah meski dilakukan hanya satu kali. Diharapkan kombinasi terapi ini dapat diimplementasikan dengan menyusun pertemuan yang lebih banyak lagi sehingga hasil yang didapatkan lebih signifikan.
PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES DAN EDUKASI KONTROL GULA DARAH Hidayat, Bayu Febriandhika; Kristina
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 6 No 1 (2024): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v6i1.587

Abstract

Diabetes mellitus akan menyebabkan penderitanya tidak dapat mengontrol kadar gula darah dalam tubuhnya. Tujuan kegiatan ini adalah: mengetahui kadar gula darah peserta, promosi kesehatan sesuai dengan kondisi peserta, baik secara langsung maupun dengan bantuan brosur dan membuka konsultasi terkait kepatuhan peserta dalam menjalankan terapi obat. Penyuluhan dilakukan kepada peserta yang mengalami Hiperglikemia. Hasil dari pemeriksaan kadar gula darah menunjukkan bahwa 13 orang (26%) memiliki kadar gula darah <126 mg/dL, 25 orang (50%) memiliki kadar gula darah 126-200 mg/dL, 12 orang (24%) mengalami memiliki kadar glukosa darah ≥ 200 mg/dL. Mengingat besarnya manfaat kegiatan ini, maka selanjutnya perlu diadakan penyuluhan kesehatan secara berkesinambungan agar memberikan manfaat yang lebih optimal terhadap peningkatan kualitas hidup Penderita Diabetes Melitus di Samarinda.
PENYULUHAN DENGAN MODEL PROMOSI KESEHATAN DAN KUNJUNGAN RUMAH PADA AGGREGATE DEWASA AKHIR DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN JAWA KOTA SAMARINDA Keron Ola, Fransiska
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 6 No 1 (2024): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v6i1.609

Abstract

Program pendidikan kesehatan berbasis masyarakat dapat membantu dalam meningkatkan hasil kesehatan di pasien dengan penyakit kronis. Prevalensi hipertensi tinggi dan meningkat di seluruh dunia sementara proporsi hipertensi terkontrol rendah [1]. Tekanan darah tinggi adalah risiko utama yang dapat diatribusikan untuk penyakit kardiovaskular. Kami menilai efektivitas sesi pendidikan kesehatan dan program kunjungan rumah dalam mengurangi tekanan darah di antara pasien dengan hipertensi yang tidak terkontrol [5]. Tujuannya dapat meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya penderita hipertensi aggregate dewasa akhir umur 36-45 tahun. Metode kegiatanya dengan model promosi kesehatan di sertai dengan kunjungan rumah ke rumah masing-masing pasien dengan menggunakan silabus yang di ambil dari American Heart Assosiation di modifikasi menjadi booklet pendidikan kesehatan yang berupa lembar balik yang terdiri dari pengenalan hipertensi, penyebab atau faktor yang berhubungan dengan hipertensi, komplikasi hipertensi, management gaya hidup dan pengobatan hipertensi. Kegiatan ini di lakukan pada 20 orang dewasa yang berusia 36-45 tahun di RT 19 dan RT 26 Kelurahan Jawa. Hasil kegiatan menunjukan bahwa model pendidikan kesehatan dan kunjungan rumah sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien tentang hipertensi dan menurunkan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi.
CEGAH DIABETES SEJAK REMAJA: PEMERIKSAAN INDEKS MASSA TUBUH DAN GULA DARAH SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Ermayani, Made; Tambi, Imelda Feneranda Seravia; Veronike
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 6 No 1 (2024): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v6i1.610

Abstract

Kesehatan remaja sangat penting untuk kualitas hidup masa depan, dengan pola makan yang tidak sehat seperti konsumsi gula dan fast food, meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Program pengabdian masyarakat yang melibatkan pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan kadar gula darah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kesehatan remaja dan mendorong perilaku hidup sehat guna mencegah penyakit kronis di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup pemeriksaan IMT dan gula darah menggunakan peralatan yang memenuhi standar kesehatan yaitu timbangan digital dan glucometer. Prosesnya dimulai dengan sosialisasi, dilanjutkan dengan pengukuran IMT dan gula darah, diikuti dengan edukasi tentang pola makan sehat, aktivitas fisik, serta pencegahan obesitas dan diabetes. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh siswa (26 orang) memiliki kadar gula darah sewaktu dalam rentang normal. Namun, terdapat lima siswa (19%) yang memiliki IMT dalam kategori gemuk atau obesitas, sementara sebagian besar siswa berada dalam kategori IMT normal. Hasil pemeriksaan IMT dan gula darah di SMP Katolik I WR Soepratman menunjukkan sebagian besar siswa memiliki status gizi baik, meski ada beberapa siswa obesitas, yang memerlukan langkah pencegahan seperti edukasi pola hidup sehat, pemantauan IMT, pemeriksaan rutin, dan program kesehatan berkelanjutan untuk mengurangi risiko obesitas dan penyakit kronis.
EDUKASI DAN PEMBERIAN MAKANAN SELINGAN NON TEPUNG RENDAH GULA DI SEKOLAH MINGGU GEREJA GPSI ALFA OMEGA SAMARINDA Hutagalung, Remita
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 6 No 1 (2024): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v6i1.616

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa edukasi dan pemberian makana selingan non tepung rendah gula kepada orang tua dan anak anak sekolah minggu di gereja GPSI Alfa Omega Samarinda yang bertujuan meningkatkan pemahaman anak dan orang tua untuk memilih makanan selingan yang sehat dan berdampak kepada tubuh. Dalam analisa masalah, ditemukan orang tua yang memberikan dan membekali anak makanan tinggi gula dan berbahan dasar tepung terigu. Edukasi di sampaikan oleh narasumber yang kompeten secara langsung tentang dampak buruk makanan tidak sehat pada anak. Hasil analisa kebutuhan menunjukkan bahwa orang tua memiliki pemahaman bahwa makanan selingan sehat adalah makanan mahal dan merepotkan. Oleh karena itu melalui edukasi dan pemberian makanan ini dapat memberikan pemahaman jenis makanan selingan sehat dan berdampak baik bagi tumbuh kembang anak.
PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN PADA KOMUNITAS REMAJA: EDUKASI MANFAAT GIZI DALAM MENDUKUNG PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUBUH MANUSIA Ping, Maria Floriana; Sari, Fransiska Novita; Natalia, Elfina
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v6i2.625

Abstract

Remaja bertanggung jawab atas perilaku makan mereka, perilaku ini terbentuk pada pertengahan remaja dan terkait erat dengan gaya hidup. Perilaku yang terbentuk pada remaja memiliki efek jangka panjang yang signifikan terhadap kesehatan. Pengetahuan tentang pilihan makanan sehat dianggap sebagai faktor predisposisi keberhasilan penerapan pola makan sehat. Pengetahuan gizi, serta beberapa perilaku dan gaya hidup diet remaja, perlu ditingkatkan untuk mengubah sikap hidup tidak sehat dan kebiasaan makan siswa, sehingga perlu dilakukan kegiatan edukasi mengenai gizi pada para remaja. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen STIKES Dirgahayu Samarinda melalui metode diskusi serta pemeriksaan fisik. Hasil edukasi kesehatan yang ditunjukkan pada tabel diatas menunjukkan p value 0,00 yang bermakna ada perubahan tingkat pengetahuan remaja putri mengenai pentingnya gizi dalam kehidupan. Pendidikan kesehatan merupakan proses untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya. Semakin tinggi pengetahuan gizi remaja maka semakin pandai remaja dalam menentukan makanan yang bergizi
EDUKASI KESEHATAN PEMILIHAN JAJANAN SEHAT PADA SISWA DI SD NEGERI 024 BENGKURING SAMARINDA UTARA Ruminem, Ruminem
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 7 No 1 (2025): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v7i1.766

Abstract

Pendahuluan : Hampir semua anak usia sekolah suka jajan (95%-96, selain nilai gizi makanan jajanan yang relatif rendah, keamanan pangan makanan jajanan juga menjadi masalah. Kebiasaan anak sekolah mengonsumsi jajanan yang tidak jelas nilai gizi dan kebersihannya dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka dan menyebabkan masalah kesehatan. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pemilihan Jajanan sehat dan dampak kosumsi jajanan yang tidak sehat bagi kesehatan di SD Negeri 024 Bengkuring Sempaja Timur Samarinda Utara. Metode : kegiatan edukasi berupa penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah dan demonstrasi mengenai pemilihan jajanan yang sehat pada siswa kelas IV, guru kelas dan penjaja kantin di SDN 024 Bengkuring. Hasil : Hasil pengukuran pengetahuan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pemilihan jajanan yang sehat, dengan nilai mean pengetahuan sebelum berikan penyuluhan sebesar 51 dan setelah diberikan penyuluhan nilai mean meningkat menjadi 84. Kesimpulan : edukasi kesehatan mampu meningkatan pengetahuan siswa mengenai pemilihan jajanan sehat. Diharapkan siswa mampu menerapkan perilaku jajanan yang sehat di sekolah
PENINGKATAN KOMPETENSI PUBLIC SPEAKING DAN KANKER SERVIKS DALAM PENCAPAIAN CAKUPAN VAKSINASI HPV DI PKK SAMARINDA Rahayu, Anik Puji
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v6i2.768

Abstract

Penyakit Kanker serviks saat ini menempati urutan pertama kasus terbanyak dan menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. Untuk itu perlu sekali dilakukan kegiatan sosialisasi tentang penyakit kanker serviks ini dan cara penanggulangan dan pencegahannya. Samarinda merupakan salah satu kota yang memiliki resiko tinggi penyakit kanker serviks. Kompetensi Public speaking PKK samarinda perlu ditingkatkan agar mampu menjadi narasumber yang handal dalam mempromosikan tentang penyakit kanker serviks dan juga vaksinasi HPV. Kemampuan komunikasi yang baik dan juga pemahaman yang jelas tentang kanker serviks diharapkan membuat PKK Samarinda lebih efektif dalam melakukan upaya promotif pada sasaran yang harus vaksinasi HPV. Edukasi tentang Public speaking dan kanker serviks telah diberikan, diharapkan terjadi peningkatan komunikasi secara umum dan diharapkan dapat menjadikan PKK Samarinda lebih percaya diri dalam memberikan pendidikan kanker serviks kepada masyarakat. Selain itu, semakin dapat meningkatkan peluang yang lebih banyak dalam promosi sehingga masyarakat akan terpapar secara luas dan menyeluruh di samarinda. Pada akhirnya, jika masyarakat secara detail memahami dampak yang dapat terjadi pada kanker serviks, maka masyarakat memiliki keinginan untuk menjaga agar terhindar dari penyakit tersebut dengan melakukan vaksinasi HPV. Rekomendasi selanjutnya dapat diberikan program vaksinasi HPV gratis oleh pemerintah daerah dan dinas kesehatan kota Samarinda.
Peningkatan Potensi dan Pemberdayaan Masyarakat di Area Keperawatan Maternitas dalam Manajemen Laktasi, Senam Hamil dan Senam Nifas Rahayu, Anik Puji
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 7 No 1 (2025): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v7i1.769

Abstract

Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara terus-menerus karena dapat meningkatkan potensi masyarakat sebagai kelompok pendukung dalam pelaksanaan keperawatan maternitas. Kelompok kader posyandu, kelompok masyarakat ibu-ibu usia produktif dan kelompok remaja penggiat pelayanan, harus didukung dan diberdayakan kemampuannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 21 Nopember 2025 di Kampus Prodi S1 Keperawatan dengan memberikan materi manajemen laktasi, senam hamil dan senam nifas. Ketiga materi tersebut disampaikan oleh mahasiswa didampingi oleh Dosen Tim Keperawatan Maternitas. Penyampaian materi dilakukan dengan ceramah, mengajarkan keterampilan secara langsung dengan mendemonstrasikan proses manajemen laktasi, senam hamil dan senam nifas, kemudian dilakukan ulang oleh para peserta. Tingkat pengetahuan tentang manajemen laktasi, senam hamil dan senam nifas masih sangat kurang, sehingga perlu kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dapat dilakukan secara kontinyu dan berkelanjutan.
PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN EDUKASI MANAJEMEN NYERI PADA JEMAAT GUPDI PASARLEGI SURAKARTA Setyaningsih, Rahayu
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 7 No 1 (2025): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v7i1.796

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, hiperurisemia, serta keluhan nyeri muskuloskeletal pada masyarakat dewasa dan lanjut usia. Permasalahan yang dihadapi jemaat GUPDI Pasarlegi Surakarta adalah rendahnya deteksi dini kondisi kesehatan dan keterbatasan pengetahuan dalam manajemen nyeri sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar dan memberikan edukasi manajemen nyeri sebagai upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Metode pelaksanaan meliputi penggunaan tensimeter, alat pemeriksaan gula darah sewaktu, kolesterol total, dan asam urat, serta media edukasi berupa leaflet, poster, dan presentasi. Langkah kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta, pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan darah sederhana, kemudian dilanjutkan dengan edukasi manajemen nyeri secara interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya jemaat dengan nilai tekanan darah dan parameter metabolik di atas batas normal serta peningkatan pemahaman peserta mengenai nyeri dan strategi penanganannya secara nonfarmakologis. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan jemaat dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Kata Kunci : asam urat, edukasi kesehatan, manajemen nyeri, pemeriksaan kesehatan, tekanan darah ABSTRACT This community service activity was conducted among the congregation of the Pentecostal Church in Indonesia (GUPDI) Pasarlegi Surakarta to support early detection of non-communicable diseases and improve pain management knowledge. The background of this program was the increasing risk of hypertension, diabetes mellitus, hypercholesterolemia, hyperuricemia, and musculoskeletal pain among adults and the elderly. The objective was to provide health screening and comprehensive pain management education. Methods included measurement of blood pressure, random blood glucose, total cholesterol, and uric acid using calibrated portable devices, along with interactive pain management education supported by visual media. The results showed that a proportion of participants had abnormal blood pressure and metabolic profiles. Pain management education improved participants’ understanding of pain and non-pharmacological management strategies. In conclusion, this activity was effective as a community-based promotive and preventive effort and is recommended to be implemented continuously through cross-sector collaboration. Key Words : blood pressure, health education, health screening, pain management, uric acid.