cover
Contact Name
Selma Intan Praditya Sari himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
+6285711856586
Journal Mail Official
lp2m@uai.ac.id
Editorial Address
Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia
ISSN : 26556277     EISSN : 26568144     DOI : -
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 156 Documents
Pelayanan Konseling Integratif pada Masalah Perkawinan dan Keluarga di Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Pusat Radhiya Bustan; Liana Mailani; Marsyela Novianti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i1.1768

Abstract

Kehidupan pernikahan merupakan pintu awal pasangan beradaptasi dan saling memahami. Tidak ada pernikahan yang berjalan mulus tanpa hambatan. Masalah muncul karena pasangan memiliki latar belakang berbeda, mempengaruhi cara berpikir, bersikap ataupun bertindak. Ketidakmampuan untuk mengelola perbedaan dapat menimbulkan konflik dan pertengkaran, bahkan dapat berujung pada perceraian. Tingkat perceraian di Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Penyebab perceraian salah satunya adalah jauhnya pasangan dari agama. Berdasarkan data dari Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Pusat, kebutuhan akan pelayanan konseling perkawinan sangat tinggi, namun organisasi sosial keagamaan ini memiliki keterbatasan tenaga profesional dalam memberikan pelayanan tersebut. Sehingga diperlukan bantuan dalam memberikan pelayanan konseling integratif yang mengintegrasikan perspektif konseling konvensional dengan pendekatan Islam. Pelayanan ini diberikan kepada lima orang klien di BP4 Pusat, selama satu sampai tiga kali sesi, secara luring maupun daring. Setelah menjalani sesi konseling, klien menjadi lebih baik secara psikologis, karena merasa memperoleh pendampingan, insight, dan yang paling utama adalah membantu untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Perubahan yang dialami klien adalah kondisi emosional yang lebih stabil, mampu berpikir adaptif dan mempertimbangkan konsekuensi dari tindakan yang akan dilakukan. Terlihat dari penurunan skor skala permasalahan yang dirasakan klien ketika sebelum diberikan konseling dengan setelah diberikan konseling menjadi lebih rendah (baik).Kata kunci: Konseling Islam, Integratif, Perkawinan, Keluarga
Pemanfaatan Animasi Digital sebagai Media Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Gizi Anak Usia Dini di TK Islam Qolbus Salim Lusi Anindia Rahmawati; Amalina Ratih Puspa; Elma Alfiah; Zakia Umami; Siti Muslimah Sulaeman; Diamarella Rizkiyah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i1.1769

Abstract

Usia prasekolah merupakan periode vital dalam perkembangan perilaku seseorang. Kebiasaan dan preferensi makan anak akan terbentuk pada usia prasekolah. Kebiasaan makan pada anak juga dapat dipengaruhi oleh pengetahuan gizi yang mereka miliki. TK Islam Qolbus Salim merupakan salah satu sekolah yang menyelenggarakan pendidikan formal untuk anak-anak usia 3-6 tahun. . TK Islam Qolbus Salim selama ini memiliki program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dilaksanakan sebulan sekali. Banyak permasalahan dialami selama program ini berjalan, salah satunya anak-anak yang cenderung picky eater pada saat PMT. Kebiasaan makan pada anak, salah satunya picky eater ini dapat dipengaruhi oleh pengetahuan gizi yang mereka miliki. Oleh karena itu, salah satu solusi yang dilakukan untuk mengatasi permasalah tersebut adalah berupa edukasi gizi pada anak dengan media animasi digital untuk meningkatkan pengetahuan gizi anak. Total peserta yang bergabung dalam kegiatan edukasi gizi berjumlah 20 anak. Edukasi gizi dengan media animasi digital yang dilakukan mampu meningkatkan skor rata-rata pengetahuan gizi anak sebesar 13.2%. Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon, diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada skor pengetahuan gizi sebelum dan sesudah edukasi gizi (p<0.05). Edukasi gizi yang telah diberikan ini diharapkan tidak hanya sekedar meningkatkan pengetahuan gizi anak, namun juga dapat mengubah perilaku makan anak yang sebelumnya memiliki kebiasaan picky eater menjadi lebih baik dengan adanya dukungan dari berbagai pihak.Kata Kunci: Animasi Digital, Pendidikan Gizi, Pra-Sekolah
Pelatihan Penyusunan Soal Berbasis Hots untuk Guru IPA SMA di Kabupaten Gresik Suyatno Suyatno; I Gusti Made Sanjaya; Muchlis Muchlis; Budi Jatmiko; Yuni Sri Rahayu
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i1.1770

Abstract

Dalam upaya membekali siswa menghadapi tantangan abad 21, penilaian yang dikembangkan oleh guru diharapkan dapat mendorong peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi, meningkatkan kreativitas, dan membangun kemandirian siswa untuk menyelesaikan masalah. Tingkat pemahaman dan kemampuan guru mata pelajaran IPA SMA Kabupaten Gresik dalam menyusun soal berbasis higher order thinking skills (HOTS) masih kurang sehingga diperlukan pelatihan untuk mengatatasi permasalahn mitra tersebut. Sebanyak 19 orang terdiri dari guru mata pelajaran Fisika, Kimia dan Biologi, dilibatkan dalam kegiatan ini. Kegiatan dilaksanakan secara luring di SMAN 1 Manyar Gresik, pada hari Sabtu, 23 Juli 2022, dilanjutkan dengan kegiatan secara daring menggunakan zoom meeting pada hari Sabtu, 6 Agustus 2022. Kegiatan diawali dengan penyajian materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan soal berbasis HOTS melalui diskusi dan presentasi. Pada akhir kegiatan dilakukan refleksi dan pemberian angket. Berdasarkan hasil penilaian terhadap produk soal HOTS yang dihasilkan melalui penugasan secara mandiri, peserta pelatihan telah memiliki kemampuan dalam menyusun soal berbasis HOTS dengan kategori cukup baik dengan skor rata-rata 78,14. Hasil analisis angket menunjukkan bahwa peserta memberikan respon respon yang sangat baik dari terhadap pelatihan yang telah dilaksanakan. Kata-kata kunci: Soal berbasis HOTS, guru mata pelajaran IPA SMA, kabupaten Gresik
E-Peer Support: Dukungan Psikososial Teman Sebaya Bagi Remaja di Sekolah Menengah Pertama Negeri 247 Jakarta Anisa Rahmadani; Nurfadilah Nurfadilah; Siti Rahmawati; Fathiya Shafa Rahmadina; Rosalia Indah Ramadanti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i1.1767

Abstract

Pandemi membawa banyak pengaruh terhadap tatanan hidup, termasuk kesehatan mental remaja. Selama pandemi, kegiatan sekolah dari rumah juga ternyata memiliki dampak negatif bagi psikologis remaja, mengingat kebutuhan remaja awal untuk berinteraksi dengan teman sebayanya menjadi terbatas. Kondisi kesehatan mental juga mempengaruhi proses belajar remaja. Oleh karenanya, dukungan psikososial untuk remaja menjadi penting agar remaja memiliki resiliensi selama masa endemi ini. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengetahuan peserta didik meningkat dalam mengidentifikasi sumber dukungan yang diperlukan dan dapat mengidentifikasi pihak-pihak yang dapat membantunya dalam menangani masalah menjadi lebih efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sebaiknya diwujudkan dalam bentuk program dukungan psikologis awal yang berkelanjutan dengan siswa sebagai pelaku utama untuk memberikan dukungan kepada teman sebayanya di SMPNN 247 dan dibimbing oleh guru BK.Kata kunci: E-Support, Konseling Sebaya, Psikososial, Remaja
Pemanfatan Limbah Organik Sebagai Bahan Pembuatan Kompos di Gapoktan Citra Sembada Rika Yayu Agustini; Winda Rianti; Devie Rienzani Supriadi; Muharam Muharam
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i2.1872

Abstract

Limbah merupakan buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi industri, pertanian maupun rumah tangga. Akan tetapi, diperlukan teknik yang tepat dalam melakukan pengomposan sehingga didapatkan kompos dengan kualitas yang baik. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk menambah wawasan dan memperkuat pemahaman Gapoktan Citrasembada dalam memanfaatkan limbah organik sebagai bahan pembuatan kompos. Metode yang diguanakan adalah metode penyuluhan kepada perwakilan anggota dari Gapoktan Citra Sembada Desa Lemahmulya Kabupaten Karawang sebanyak 30 orang. Evaluasi dilaksanakan dengan cara peserta mengisi Pre-Test dan Post-Test, serta melalui kegiatan diskusi dengen peserta penyuluhan. Hasil penyuluhan dalam kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengelolaan limbah organik dapat mengurangi pencemaran lingkungan, akan tetapi perlunya kerjasama yang baik antar masyarakat agar dapat mengelola hasil limbah rumah tangga atau limbah budidaya pertanian yang optimal, sehingga limbah dapat dipilah berdasarkan jenisnya dan lebih mudah dalam pengelolaannya. Hasil pengabdian juga menunjukkan bahwa dalam 30 orang peserta adanya peningkatan pengetahuan sebesar 62% dalam pemanfaatan limbah organik di desa Lemahmulya Kabupaten Karawang. Selain itu, hasil diskusi bersama dengan peserta juga menunjukkan bahwa pembuatan kompos yang berasal dari limbah berpotensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.Kata kunci: Gapoktan Citra Sembada, Limbah, Kompos
Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Pada Guru Bimbingan Dan Konseling Sekolah Menengah Kejuruan Se-Jakarta Timur Fauzi Nur Ilahi; Dwi Dasalinda
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i2.1402

Abstract

Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh guru bimbingan dan konseling adalah mampu menyusun karya ilmiah terkait dengan berbagai pemikiran dan penelitian yang bermanfaat bagi pembaharuan keilmuan maupun untuk kenaikan jabatan fungsional pribadinya. Salah satu jenis karya ilmiah yang bisa dihasilkan yaitu penelitian tindakan kelas yang menjadi publikasi ilmiah bermanfaat untuk mensosialisasikan hasil temuan dari kajian atau penelitian.  Maka dari itu dari program kemitraan masyarakat yang dilakukan peneliti diharapkan dapat mendorong kesadaran akan pentingnya penulisan karya ilmiah pada guru-guru bimbingan dan konseling serta dapat membantu guru-guru bimbingan dan konseling dalam menemukan cara yang efektif untuk melaksanakan penelitian tindakan kelas bimbingan. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan metode pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penulisan penelitian tindakan bimbingan dan konseling terhadap 51 guru SMK bimbingan dan konseling di wilayah  Jakarta Timur. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian pada masyarakat, diperlukan adanya pendampingan bagi peserta secara berkesinambungan terkait alternatif solusi dalam meningkatkan keterampilan menulis PTBK pada guru BK Kata kunci: Bimbingan dan Konseling, PTBK, Karya Ilmiah
Lokakarya Desain Latihan Tata Bahasa, Keterampilan Berbicara, Membaca Bahasa Mandarin Guru SMA Ayu Trihardini; Susi Andriani; Edwin Kurnia Reswara; Ariella Aviani; Amanda Apriliani Putri
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i2.1897

Abstract

Tingginya kebutuhan penguasaan bahasa Mandarin tidak bekesesuaian dengan terbatasnya jumlah Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM) yang mencetak guru bahasa Mandarin di Indonesia. Sehingga jumlah guru bahasa Mandarin yang memiliki latar belakang pendidikan keguruan juga masih terbatas. PSPBM UNJ sebagai bagian dari LPTK bermaksud mengadakan lokakarya bagi guru-guru SMA sederajat. Lokakarya ini berbasis penelitian yang memayungi skripsi mahasiswa yaitu mengenai bentuk-bentuk latihan keterampilan bahasa Mandarin. Lokakarya diadakan secara daring menggunakan zoom meeting, diawali dengan penyajian materi dan dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan bentuk soal latihan melalui diskusi. Lokakarya tahun 2022 merupakan tahap I, adalah lokakarya mengenai bentuk latihan keterampilan berbicara, membaca dan tata bahasa Mandarin. Untuk memastikan agar rencana P2M tepat sasaran, tim pengusul bermitrakan Ikatan Guru Bahasa Mandarin Indonesia (IGUMI). Sebanyak 28 guru SMA sederajat dilibatkan. Setelah mengikuti lokakarya (1) peserta mengetahui pentingnya mendesain bentuk soal latihan sesuai tujuan pembelajaran/kompetensi, (2) peserta dapat mendesain bentuk soal latihan mengacu pada masing-masing keterampilan yang ingin dilatihkan, (3) peserta menunjukkan respons positif terhadap kegiatan lokakarya. Dengan adanya sinergi antara PSPBM sebagai pencetak guru dan IGUMI sebagai wadah guru bahasa Mandarin, maka diharapkan lokakarya ini dapat membina hubungan baik antara PSPBM UNJ dengan guru-guru bahasa Mandarin sehingga bersinergi meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Mandarin Indonesia.Kata kunci: Desain latihan, tata bahasa, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, guru mata pelajaran bahasa Mandarin SMA,
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bina Keluarga Bebas Stunting Di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor Jawa Barat Andi Muh Asrul Irawan; Andi Mukramin Yusuf; Zakia Umami; Harna Harna; Prita Handayani Swamilaksita
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i2.1106

Abstract

Permasalahan yang dialami mitra adalah kurang pengetahuan tentang stunting. Kecamatan Tanah Sareal, merupakan salah satu Kecamatan di Jawa Barat yang menjadi prioritas penanganan stunting. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, Kota Bogor merupakan daerah dengan kasus balita pendek dan sangat pendek dengan tingkat lebih tinggi dibandingkan rata-rata indonesia sebesar 34,07%. Hal ini dapat disebabkan karena minimnya pengetahuan tentang gizi bagi anak di masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu terkait stunting. Kontribusi dan manfaat yang diperoleh oleh mitra adalah penggunaan instrumen yang telah dikembangkan berupa tempelan kulkas, video dan buku saku yang berisi pesan cegah stunting. Selain itu, mitra memperoleh pendampingan selama program berlangsung. Adapun tahapan pelaksanaan program dimulai dari persiapan, pengembangan instrument, cegah stunting, penyuluhan, serta pendampingan program BKBS. Penyuluhan dilakukan pada tanggal 30 September 2021 di kantor Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor dan dihadiri sebanyak 55 peserta. Hasil pre post menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan signifikan (p<0.05). Hal ini diharapkan dapat memotivasi ibu balita untuk merubah sikap terkait tumbuh kembang balita dalam pencegahan stunting.Kata kunci: Edukasi Gizi, Penyuluhan, Stunting
Pengetahuan dan Manfaat Empiris Literasi Herbal di Griya Jamu Siti Ara Kota Batu Dalam Rangka Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Ari Hayati; Nour Athiroh
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i2.1297

Abstract

Permasalahan yang memerlukan solusi di mitra Griya Jamu Siti Ara yaitu belum dilakukan identifikasi nama ilmiah jenis herbal yang dimanfaatkan secara empiris. Tujuan pengabdian adalah menggali pengetahuan empiris manfaat herbal di Griya Jamu Siti Ara. Metode pelaksanaan meliputi eksplorasi jenis herbal melalui pengamatan langsung di lapangan dengan pencatatan nama lokal tumbuhan yang dikoleksi di lahan Griya Jamu Siti Ara. Setiap jenis tumbuhan didokumen. Dilakukan pencatatan pengetahuan meliputi nama lokal, tingkat pengetahuan aspek pemanfaatan herbal, dan jumlah jenis herbal yang diketahui oleh responden melalui wawancara langsung. Partisipasi mitra dalam pelaksanaan kegiatan adalah partisipasi aktif, mulai perencanaan, penyusunan jadwal, pelaksanaan kegiatan, dan partisipasi mitra dievaluasi melalui kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan persepsi responden tentang herbal menunjukkan variasi jawaban dan cenderung kategori persepsi rendah, mengindikasikan perlunya dilakukan literasi berupa penulisan buku tentang herbal di Griya jamu Siti Ara Batu yang akan bermanfaat untuk meningkatkan pengenalan herbal secara lebih mudah dan efisien. Eksplorasi keanekaragaman jenis herbal yang secara empiris terdapat dalam ramuan untuk mengobati suatu penyakit meliputi 18 jenis pada ramuan A dan 20 jenis herbal pada ramun B.Kata kunci: Empiris, Herbal, Literasi, Pengetahuan
Sharing for Indonesia: Peran Guru dan Orang Tua Saat Pertemuan Tatap Muka Terbatas Zirmansyah Zirmansyah; Zahrina Amelia; Suwardi Suwardi; Maya Pratiwi; Nadia Tri Damayanti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i2.1208

Abstract

Pandemi Covid 19 membuat seluruh dunia harus mengubah kebiasaan, termasuk dalam hal pendidikan. Demi mencegah penyebaran virus, pembelajaran daring menjadi satu-satunya pilihan. Tentunya pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh ini memberikan berbagai dampak bagi peserta didik, kekhawatiran terbesar adalah adanya Learning Loss. Berdasarkan hasil pretest, sebagian besar peserta webinar setuju bahwa satuan Pendidikan Anak Usia Dini adalah yang paling terdampak dari pembelajaran daring tersebut, karena anak usia dini memerlukan berkegiatan secara aktif untuk stimulasi perkembangan. Kini pandemi yang berlangsung selama dua tahun sudah dapat dikendalikan, sehingga pembelajaran daring mulai bertransisi menjadi Pembelajaran Tatap Muka (PTM), bagi sekolah yang sudah memenuhi syarat protokol kesehatan. Tentunya banyak persiapan yang harus dilakukan, guru dan orang tua harus menjalankan perannya seperti tetap memberikan motivasi kepada anak, memberikan pengajaran yang sesuai di masa transisi ini, tetap berinovasi dalam pemberian materi pembelajaran dan menjadi role model bagi anak. Setelah mengikuti kegiatan Sharing for Indonesia, peserta menjadi tahu cara yang tepat untuk mendampingi dan menstimulasi anak dari rumah, yaitu dengan menciptakan iklim belajar positif, memberikan reward sebagai penyemangat anak, dan melibatkan anak dalam kegiatan sehari-hari sebagai latihan Practical Life. Adapun untuk mengejar ketertinggalan selama Belajar dari Rumah, kegiatan belajar anak selama di sekolah dapat diperbanyak kegiatan motorik kasar, yang tidak didapatkan secara optimal di rumah.Kata kunci: Pandemi, Anak Usia Dini, Pembelajaran Tatap Muka

Page 8 of 16 | Total Record : 156