cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
stikesmercubaktijaya@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
ISSN : -     EISSN : 26549751     DOI : https://doi.org/10.36984/jkm
Core Subject : Health,
JURNAL OF HEALTH MERCUSUAR: Is a journal that publishes (desemination) the results of research, study studies, and articles in the form of ideas / ideas about Public Health or other disciplines related to public health that have not been published / published by other media. Journals that can contain studies on epidemiology and biostatistics, health policy, nursing within the community and clinic, nutrition, public health, environmental health, occupational health and safety, health promotion, reproductive health, maternal and child health, and other related articles in public health. Journals can be used by lecturers at health colleges, health practitioners, health nurses, teachers, health college students, and people interested in public health issues. Journals are published twice a year, in April and October.
Articles 186 Documents
EFEKTIVITAS MIRROR THERAPY DALAM MENDUKUNG PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PASIEN STROKE -, gita maya sari; Gita Maya Sari; Laili Nur Azizah; Tri Wahyuni
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/94x9ay11

Abstract

Stroke merupakan gangguan neurologis akibat terhentinya aliran darah ke otak yang menyebabkanpenurunan fungsi motorik dan sensorik. Salah satu dampak utama yang dialami pasien stroke adalahkelemahan otot, yang menghambat kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari. Mirror therapymerupakan teknik rehabilitasi sederhana dan berbiaya rendah yang dapat merangsang pemulihan motorikmelalui umpan balik visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mirror therapy terhadappeningkatan kekuatan otot pada pasien stroke. Metode penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimendengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sebanyak 17 responden dipilih menggunakan teknikaccidental sampling dengan kriteria inklusi; Penderita stroke yang mengalami hemiparesis sinistra/dextra,memiliki kekuatan otot 0-5, dengan usia 18-70th. Kriteria eksklusi hemodinamik pasien tidak stabil,mengalami gangguan pengelihatan. Intervensi diberikan dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut.Pengukuran kekuatan otot menggunakan skala Manual Muscle Testing (MMT) dan dianalisismenggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikanantara nilai sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,001). Dapatdisimpulkan bahwa Mirror therapy terbuktiefektif meningkatkan kekuatan otot dan direkomendasikan sebagai intervensi rehabilitatif yang mudah,murah, serta dapat diterapkan di rumah, keterbatasan penelitian ini yaitu jumlah responden yang masihsedikit disarankan untuk penelitian selanjutnya dengan jumlah responden yang lebih besar.
EFEKTIVITAS EDUKASI CUCI TANGAN DENGAN MEDIA ULAR TANGGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN EFIKASI DIRI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Rahmawati, Agustina; Nur Imallah, Rosiana; Isnaeni, Yuli
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/3tp34742

Abstract

Edukasi kesehatan mengenai cuci tangan harus lebih dikembangkan dengan media pembelajaran yang menarik, salah satunya dengan metode permainan ular tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi cuci tangan dengan media ular tangga terhadap pengetahuan dan efikasi diri pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre eksperimental one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa siswi sekolah dasar dengan rentang usia 9 sampai 11 tahun, berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan efikasi diri cuci tangan pada siswa sekolah dasar. Variabel tingkat pengetahuan memiliki p-value yaitu 0,000 (<0,05) dan variabel tingkat efikasi diri p-value yaitu 0,000 (<0,05). Dapat ditarik makna bahwa H? diterima dan H0 ditolak artinya terdapat peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan dan tingkat efikasi diri siswa sebelum dan sesudah diberikan edukasi cuci tangan menggunakan media ular tangga. Permainan ular tangga sebagai media edukasi cuci tangan efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan dan efikasi diri siswa sekolah dasar. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi guru BK sekolah dan UKS untuk meningkatkan efikasi diri dan pengetahuan tentang cuci tangan pada siswa sekolah dasar.
KINERJA PERAWAT DALAM PENERAPAN KESELAMATAN PASIEN Anggraini, Mery Lingga; Anggraini, Mery Lingga Anggraini; Wawan Wahyudi
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/bdd1tr36

Abstract

Insiden keselamatan pasien seperti kesalahan identifikasi, medication error, dan infeksi nosokomial masih menjadi masalah di rumah sakit. Supervisi yang tidak tersosialisasi dengan baik mempengaruhi kinerja perawat dalam menerapkan keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan faktor individu dan organisasi dengan kinerja perawat dalam penerapan keselamatan pasien di RSI Ibnu Sina Padang. Desain penelitian cross-sectional pada 62 perawat pelaksana menggunakan total sampling. Kinerja diukur melalui kuesioner terstruktur berdasarkan enam sasaran keselamatan pasien. Data dianalisis dengan chi-square, t-independent, dan regresi logistik. Hasil penelitian diketahui faktor individu (usia, masa kerja, status perkawinan) tidak berhubungan signifikan (p > 0,05). Faktor organisasi (kepemimpinan, imbalan, desain kerja, supervisi) berhubungan signifikan (p ? 0,05). Imbalan merupakan variabel dominan setelah dikontrol kepemimpinan dan supervisi (p = 0,001; OR = 0,027). berdasarkan penelitian diketahui sistem imbalan yang didukung kepemimpinan dan supervisi efektif berkontribusi signifikan terhadap kinerja keselamatan pasien. Manajemen rumah sakit perlu mengembangkan sistem imbalan terstruktur (finansial dan non-finansial) disertai penguatan fungsi kepemimpinan dan supervisi. Keterbatasan penelitian yaitu desain cross-sectional, sampel terbatas satu rumah sakit, potensi bias self-report.
KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF DAN BAHASA RESEPTIF ANAK AUTIS SPECTRUME DISORDER Ropita Sari, Yuli Afmi; Suciana, Sri; lestari, rini
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/pc5e3v72

Abstract

Kemampuan bahasa sangat dibutuhkan dalam berkomunikasi bagi seorang individu. Bahasa terbagi atas dua yaitu bahasa reseptif dan bahasa ekspresif. Masalah bahasa paling banyak dijumpai pada anak berkebutuhan khusus salah satunya autis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui masalah bahasa reseptif dan ekspresif pada anak autis. Metode pengumpulan data yang pada penelitian ini dengan menggunakan penelitian case study. Data yang didapatkan dari hasil asesmen, observasi dan wawancara pada autis. Asesmen dilakukan dengan memberikan tes ROWPVT (Receptive One Word Picture Vocabulary  Test) dan tes EOWPVT (Expressive One Word Picture Vocabulary. Hasil yang didapatkan terdapat masalah bahasa reseptif dan ekspresif pada anak autis. Pada bahasa reseptif kemampuan bahasanya setara anak usia 2 tahun 2 bulan, dan bahasa ekspresif kemampuan bahasanya setara usia 1 tahun 8 bulan. Sedangkan, saat ini usia kronologisnya yaitu 4 tahun dimana kemampuan bahasanya di bawah usia kronologisnya.
PENGARUH MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP SKOR FATIGUE PADA PASIEN KANKER PARU Amelia, Weny; Despitasari, Lola; Alisa, Fitria
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/ysk9j287

Abstract

Kanker paru adalah kondisi dimana sel–sel di dalam organ paru–paru tumbuh secara tidak terkendali. Salah satu gejala yang dapat dirasakan penderita kanker paru adalah fatigue (kelelahan). Angka kejadian fatigue pada pasien kanker paru mencapai 98%. Fatigue merupakan kondisi subjektif yang ditandai dengan perasaan lelah yang berkepanjangan berhubungan dengan kanker itu sendiri. Salah satu intervensi keperawatan non farmakologis untuk menurunkan skor fatigue adalah massage effleurage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap skor fatigue. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel berjumlah 12 pasien kanker paru dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa massage effleurage yang diberikan selama 20 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor fatigue sebelum intervensi adalah 46,66 dan sesudah intervensi adalah 35,66. Hasil uji statistik dengan uji paired T-test menujukkan p value 0,000 (p < 0,05), menunjukkan bahwa ada pengaruh massage effleurage terhadap skor fatigue pada pasien kanker paru. Disarankan kepada pelayanan keperawatan untuk dapat menjadikan massage effleurage sebagai salah satu terapi non farmakologis dalam menurunkan skor fatigue pada pasien kanker paru.  
PENGARUH PEMBERIAN JUS SEMANGKA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Febriyanti; Mira Andika; Viki Yusri; Yola Yolanda
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/0drs6s48

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Prevalensi hipertensi di indonesia yaitu sebesar 30,8 %, untuk di provinsi Sumatera Barat mencapai 24,1%, dan di kota Padang sebanyak 168.130 orang yang menderita hipertensi. Peningkatan tekanan darah yang berkepanjangan dapat merusak pembuluh darah di organ seperti jantung, ginjal, otak, dan mata. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah adalah jus semangka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing kota Padang. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group pre-test pos-test. Jumlah sampel 12 orang dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data menggunakan uji Paired t-test. Didapatkan hasil rata-rata MAP tekanan darah sebelum dilakukan intervensi jus semangka adalah 113,42 mmHg dan rata-rata MAP tekanan darah sesudah dilakukan intervensi jus semangka adalah 101,33 mmHg. Terdapat perbedaan antara MAP tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan intervensi jus semangka dengan p value =0,000 (p<0,05), berarti terdapat pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang.