cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya
ISSN : 25028626     EISSN : 25494074     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Besaung is a scientific journal Visual Communication Design Study Program, Faculty of Government and Culture of the University of Indo Global Mandiri which includes the results of research, meetings, community service, conceptual coordination (thinking), and analytical studies in the fields of art, design and culture. Besaung is expected to be a medium for writers to publish their works, so publishing this journal can help in advancing science in the fields of art, design and culture. This journal is published twice in one year in March and September.
Articles 317 Documents
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL KAMPANYE PEMANFAATAN POT SABUT KELAPA SEBAGAI PENGGANTI POLYBAG DI KOTA PALEMBANG Achmad irfansyah; Bobby Halim; Mukhsin Patriansyah
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 7, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i1.2056

Abstract

Polybag adalah wadah yang terbuat dari plastik sintetis yang di gunakan sebagai wadah untuk persemaian yaitu pembiakan tanaman baik secara vegetative maupun generatif sampai tanaman di nyatakan siap tanam, kemudian di pindahkan ke lahan. Oleh karena itu polybag yang ada saat ini tidak terbarukan sehingga ketersediaanya terbatas. Selain itu penggunaan polybag berbahan sintetis seringkali menimbulkan dampak negatif, diantaranya adalah berkurang nya unsur hara dalam tanah hal ini di karenakan sifat polybag yang sulit terurai karena terbuat dari bahan sintetis. Selain itu seringkali limbah polybag yang telah tidak terpakai mencemari lingkungan. Kajian utama penelitian ini di titik beratkan pada identifikasi, analisa dan perancangan pada karya video iklan layanan masyarakat dan media pendukung lainnya. Perancangan ini menggunakan metode perencanaan design thinking meliputi premedia, main media dan follow up media. Data di kumpulkan melalui, observasi, wawancara, literatur dan website. Data tersebut kemudian di identifikasi, di klasifikasi, diseleksi, selanjutnya dianalisis menggunakan metode 5W+1H, SWOT dan di interpretasikan sesuai teks dan konteksnya. Perancangan komunikasi visual pemanfaatan pot sabut kelapa sebagai pengganti polybag di Kota Palembang sebagai media komunikasi visual yang merupakan bagian dalam pembahasan perancangan ini. Perancangan ini bertujuan mengajak masyarakat Kota Palembang khususnya ibu-ibu rumah tangga untuk beralih menggunakan pot sabut kelapa atau cocopot.
PEMANFAATAN SOFTWARE MAESTRO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN NOTASI BALOK PADA KELAS VIII DI MTS ISLAMIYAH ULU DANAU Zuhdi, Hamzir; Adoma, Auzy Madona
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i1.2030

Abstract

The formulation of the problem in this study is how to use Maestro software as a learning medium for beam notation in class VIII at MTs Islamiyah Ulu Danau? The purpose of the study was to find out how to use maestro software in the learning process of beam notation at MTs Islamiyah Ulu Danau. The method used in this research is a qualitative approach. The data collection technique used is triangulation, namely observation, interviews, and documentation. Based on the results of the study, it was found that the use of maestro software really helped students and teachers in carrying out the teaching and learning process, with the maestro students became easier to understand and more active in learning, the easy use of maestro also helped students to quickly understand and run the application before being notified by the teacher. he importance of empowering technology in education is to support easy and fun learning. To achieve the goals of education, aspects that support the learning process are also needed, including teachers, active students, innovative media and the availability of qualified facilities and infrastructure. The maestro software itself is a technological music published by Future Sculptor for Android users, this software serves to make it easier for users to write block notation. In addition to writing block notation, we can also hear the notes we make on our worksheets, making it easier to correct if there is an error in the position of the typed note. Utilization of maestro software at MTs Islamiyah Ulu Danau here is used as a notation writing medium where students will later copy the notation of the national anthem.
BENTUK PENYAJIAN MUSIK TARI NGAGAH IMO PADA MASYARAKAT KERINCI PROVINSI JAMBI DALAM WADAH ESTETIKA Deria Sepdwiko
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 7, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i1.2048

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bentuk penyajian tari ngagah imo pada masyarakat Kerinci Provinsi Jambi dalam Wadah Estetika.  Terciptanya tari ngagah imo berangkat dari ritual yang dimiliki oleh masyarakat pendukungnya yaitu ritual pengobatan. Ritual tari ngagah imo berfungsi sebagai pengobatan suatu penyakit yang berhubungan dengan makhluk gaib. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif (deskriptif analisis), yaitu, ucapan, tulisan dan prilaku yang dapat diamati dari orang atau subjek itu sendiri yang dideskripsikan dan dianalisis dengan cara menyaksikan secara langsung pertunjukan tari ngagah imo, maupun melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian. Ritual tari ngagah imo dipercayai oleh masyarakat Kerinci Provinsi Jambi sebagai sarana pengobatan yang berhubungan dengan makhluk gaib. Namun seiring dengan pergeseran waktu ritual ini dijadikan sebagai ide dalam menciptakan tari ngagah imo yang hanya berfungsi sebagai hiburan. Kehadiran tari ngagah imo ini mendapat tempat dalam kehidupan masyarakatnya, hal ini terlihat bahwa tari ngagah imo ditampilkan dalam berbagai acara-acara yang terdapat di Sulak deras Kabupaten Kerinci, seperti acara-acara yang diadakan oleh pemerintah Kabupaten Kerinci, sekolah-sekolah yang terdapat di Kerinci, event-event, maupun acara lainnya. Fokus penelitian yang dibahas dalam penelitian ini yaitu melihat estetika yang dihadirkan dalam tari ngagah imo secara keseluruhan dalam segi pertunjukan. Karena tarian ini berangkat dari ritual pengobatan yang bersifat sakral di lahirkan dalam bentuk seni tari. Kemajuan dan perkembangan zaman membuat masyarakat Kerinci Provinsi Jambi sangat memperhatikan perkembangan tari ngagah imo kedepannya agar tidak akan mengalami kepunahan.
ADAT BUDAYA MINANGKABAU MELIHAT KARYA FILM DUA GARIS BIRU PRODUKSI STARVISION PLUS Iqbal, Muhammad; Rikarno, Riki
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i1.2579

Abstract

Sebagaimana pada saat ini film berperan sebagai media dalam menyampiankan pesan, makna dan informasi kepada penontonnya Penelitian ini dilakukan pada objek film fiksi Dua Garis Biru produksi Starvision Plus dari perpektif pemangku adat Minangkabau di Nagari Talago Gunung Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik analisis data dengan pendekatan analisis metode desain deskriptif (descriptive design), langkah-langkah pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi masyarakat minangkabau Film Dua Garis Biru memberikan pesan dampak pergaulan bebas yang menghancurnya masa depan. Pergaulan bebas ini terjadi karena kurangnya peran orang tua dalam mendidik anak, namun film Dua Garis Biru tidak bisa di tonton oleh semua orang, sebab film ini berisikan adegan yang terlalu dewasa, dan film ini juga tidak sesuai dengan aturan adat Minangkabau dan ajaran agama Islam.
Implementasi Model Project Based Learning (PjBL) pada Mata Kuliah Teknik Tari 1 di Prodi Sendratasik FKIP-Universitas Jambi Osmond, Dony
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i2.2469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada mata kuliah Teknik Tari 1 di Prodi Sendratasik, FKIP-Universitas Jambi. Project Based Learning (PjBL) adalah model pembelajaran alternatif  yang memfokuskan pada eksplorasi dan kolaborasi. Metode pembelajaran yang digunakan antara lain: question, plan, schedule, monitoring, facilitate the proscess, dan evaluation. Penelitian ini memiliki 2 rumusan masalah, yaitu: 1) Bagaimana menyusun model pembelajaran yang sesuai dengan CPL mata kuliah Teknik Tari 1. 2). Bagaimana menerapkan Project based Learning (PjBL) pada mata kuliah Teknik Tari 1. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kemampuan mahasiswa dalam memahami dan mengimplementasikan teori ke dalam gerak dalam mata kuliah Teknik Tari 1 di Prodi Sendratasik, FKIP-Universitas Jambi. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah nilai hasil belajar mahasiswa meningkat dan memenuhi syarat. Kriteria peningkatan ini diuji dalam dua kali pertemuan dan yang diuji adalah beberapa teknik tari, seperti Roll Depan, Roll Belakang, Hansdstand, Headstand, Kick, Kayang, Split, Koprol, dan Cium lutut.
PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL BAHAYA PENGGUNAAN POLISTIRENA BUSA SEBAGAI KEMASAN MAKANAN DAN MINUMAN PADA KALANGAN PEDAGANG DI KOTA PALEMBANG Riansyah, Raden Okta; Mubarat, Husni; Yulius, Yosef
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i1.2590

Abstract

Penggunaan kemasan polistirena busa yang berkali kali pada jenis sekali pakai dapat menyebabkan penyakit terhadap kesehatan manusia mulai dari menganggu sistem syaraf,  alergi kulit, sulit tidur, iritasi mata, diare bahkan dapat memicu kanker. Untuk di Kota Palembang, sampai saat ini masih banyak pedagang makanan yang menggunakan polistirena busa sebagai kemasan makanan, seperti pedagang bubur ayam, seblak, dan nasi goreng, tanpa menyadari bahaya yang ditimbulkan. Oleh karena itu perlu adanya perancangan kampanye sosial mengenai dampak penggunaan polistirena busa yang berlebihan.  Adapun metode pengumpulan data pada perancangan karya ini dititikberatkan pada identifikasi data, analisadata  dan perancangan pada karya Ambient media tempat sampah dan media pendukung lainnya. Perancangan ini menggunakan metode perencanaan design thinking meliputi premedia, main media dan follow up media. Data dikumpulkan melalui, observasi, wawancara, literatur dan website. Data tersebut kemudian diidentifikasi, diklasifikasi, diseleksi, selanjutnya dianalisis menggunakan metode 5W+1H, dan diinterpretasikan sesuai teks dan konteksnya. Perancangan ini bertujuan mengajak masyarakat Kota Palembang khususnya para pedagang untuk beralih ke kemasan yang lebih Higenis. Adapun karya yang dibuat pada perancangan ini diantaranya adalah ambient media berupa tempat sampah, poster, apron, T-Shirt, Masker, dan X Banner.
PEMBELAJARAN TARI TANGGAI MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA KELAS VII DI SMP NEGERI 46 PALEMBANG Seftin, Rindy; Murniviyanti, Liza; Adoma, Auzy Madona
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i2.2483

Abstract

Pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk terjadinya proses pembelajaran, kegiatan yang dilakukan untuk menginisiasi, memfasilitasi, dan meningkatkan intensitas dan kualitas belajar pada peserta didik Pelajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat dalam berbagai pengalaman apresiasi maupun pengalaman berkreasi untuk menghasilkan suatu karya yang nyata dan bermanfaat  langsung bagi kehidupan peserta didik salah satunya ialah mata pelajarlan seni budaya. Mata pelajaran seni budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni berbasis budaya yang memiliki aspek-aspek meliputi seni rupa, seni musik, seni tari, dan juga keterampilan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Pembelajaran Tari Tanggai Menggunakan Metode Drill Pada Kelas VII Di Smp Negeri 46 Palembang? Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hasil Pembelajaran Tari Tanggai Menggunakan Metode Drill Pada Kelas VII Di Smp Negeri 46 Palembang. Metode yang dipakai pada penelitian adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai ialah tringulasi yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa hasil data penelitian yang telah dilakukan oleh penulis baik melalui teknik observasi,teknik wawancara dan dokumentasi menunjukkan bahwa ketika pembelajaran tari Tanggai terlihat baik dikarenakan guru yang mengajar seni budaya di SMP Negeri 46 Palembang cukup aktif, dapat membuat perangkat pembelajaran yang lengkap dan terperinci sesuai dengan yang ditetapkan kurikulum, serta fasilitas yang cukup. Proses pembelajaran tari Tanggai menggunakan metode Drill memberikan hasil yang positif bagi guru dan siswa terbukti dengan melihat proses belajar siswa yang sangat antusias dengan pembelajaran tari Tanggai dan dilihat dari hasil    penilaian yang diperoleh pada siswa dari kelas VII.2 mendapatkan nilai rata-rata 86 sedangkan nilai tertinggi 90 dan yang terendah 75.
Analisis Potensi Pengembangan Nagari Pandai Sikek Kabupaten Tanah Datar Sebagai Desa Wisata Kerajinan Songket Pranata, Heru
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i1.2580

Abstract

Salah satu bentuk pengembangan pariwisata yang menempatkan masyarakat atau komunitas setempat dalam pengelolaannya adalah desa wisata. Pandai Sikek merupakan sebuah Kenagarian (desa) wisata kerajinan yang terdapat di Kecamatan x Koto Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat sebagai daerah penghasil kerajinan tenun yang dikenal oleh masyarakat Minangkabau dengan nama “Songket”. Seni kerajinan tenun ini sudah menjadi ikonnya Pandai Sikek yang menjadi tujuan utama wisatawan berkunjung ke daerah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan  Pandai Sikek sebagai desa wisata kerajinan songket berdasarkan kajian aspek sedian dan aspek permintaan guna memberikan rekomendasi pengembangan Nagari Pandai Sikek kedepannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran, yaitu metode kualitatif untuk mengkaji aspek sediaan (supply), karakteristik masyarakat, serta kebijakan, dan metode kuantitatif untuk mengkaji aspek permintaan wisata (demand). Hasil penelitian menunjukan Pandai Sikek memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai desa wisata kerajinan songket, namun perlu perbaikan serta mengoptimalkan terkait aspek sediaan yaitu: elemen aksesibilitas, amenity, promosi, informasi dan kelembagaan.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERTUNJUKAN KOMPANG PADA PESTA PERNIKAHAN DI KELURAHAN BELIUNG KOTA JAMBI Ramadhanti, Sri; Kumala, Ofa Yutri
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i2.2470

Abstract

Kesenian Kompang yang berada di kelurahan Beliung merupakan pertunjukkan di pagi hari dalam acara arak-arakan pengantin untuk prosesi penyambutan mempelai pengantin pria di rumah mempelai pengantin wanita. Acara arak-arakan oleh musik Kompang ini diawali dari rumah pengantin pria ke rumah pengantin wanita. Hal inilah yang menjadi ketertarikan penulis untuk melakukan riset terhadap kesenian Kompang yang telah menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat Beliung dan kesenian ini mendapatkan apresiasi yang baik karena sangat banyak sekali penonton yang menyaksikan kesenian tersebut. Penelitian ini bertujuan melihat seperti apa persepsi masyarakat Kelurahan Beliung yang meliputi Ninik Mamak, Tuo Tengganai, Alim Ulama, Cerdik Pandai dan Generasi Muda dalam melihat pertunjukan Kompang dan bagaimana keberadaan kesenian tersebut ditengah-tengah masyarakat Kelurahan Beliung Jambi dalam rangkaian upacara pernikahan.Penelitian ini bersifat mendeskripsikan tentang persepsi masyarakat terhadap Kompang pada pesta pernikahan di Kelurahan Beliung Kota Jambi. Hasil penelitian yang ditemukan adalah pertunjukan Kompang dalam upacara pesta pernikahan di Kelurahan Beliung merupakan sebuah kesenian arak-arakan pengantin pria ke rumah pengantin wanita. Persepsi  dari Ninik Mamak bertanggapan kesenian ini bagus karena sudah membaur dengan masyarakat. Tuo Tengganai bertanggapan Kompang sudah menjadi tradisi yang tidak bisa dihilangkan. Alim Ulama bertanggapan Kompang sangat bagus karena sesuai dengan ajaran agama Islam. Cerdik Pandai bertanggapan Kompang bisa dijadikan media pendidikan seni dan budaya bagi generasi muda.Generasi Muda bertanggapan positif karena sudah menjadi tradisi dan ciri khas budaya Jambi.
Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Peranan Orang Tua Terhadap Aplikasi Sosial Media Tiktok Chairunisya, Destiara; Iswandi, Heri; Halim, Bobby
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i1.2591

Abstract

Aplikasi TikTok pada zaman sekarang sudah sangat populer di kalangan masyarakat dan di internet, dengan ditambah banyaknya populasi dunia semakin banyak juga pengguna internet, semakin banyak pengguna internet semakin banyak juga pengguna Aplikasi TikTok ini dari kalangan anak- anak hingga dewasa. Sepanjang tahun 2018 hingga sekarang Aplikasi TikTok menduduki puncak teratas untuk aplikasi media sosial yang paling sering di unduh secara global. Dengan banyaknya dan pesatnya informasi, dan konten - konten yang terdapat di sosial media, anak- anak secara tidak sengaja ataupun sengaja mengakses konten- konten tersebut dengan tanpa batasan, dan mungkin sebagian dari anak- anak tidak tahu apa yang sedang mereka lihat di internet baik itu sebuah informasi ataupun hal- hal yang berdampak negatif, dikarenakan mereka masih anak- anak yang memiliki rasa ingin tahu yang besar dan di fase masih mempelajari suatu hal. Layaknya barang yang membuat kecanduan, media sosial juga membuat candu para penggunanya yang rata-rata merupakan remaja dan dewasa. Tidak dipungkiri bahwa TikTok ini sangatlah adiktif kepada beberapa orang. Aplikasi TikTok dibuat oleh perusahaan di Cina Byte Dance dengan di bawah naungan CEO Zhang Yiming pada tahun 2016 sebagai aplikasi video jangka pendek yang dilengkapi dengan musik. Konten- konten di aplikasi TikTok ini pun beragam. Setiap aplikasi sosial media tentunya selalu ada konten negatif, banyaknya pengguna TikTok yang dibawah umur, maka perlunya peracangan Iklan Layanan Masyarakat peranan orang tua dalam membatasi konten- konten yang di tonton anak dan mencegah dampak konten negatif tersebut dengan media utama yaitu video edukatif.