cover
Contact Name
M. Taufik
Contact Email
-
Phone
+628115652128
Journal Mail Official
jkmk@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan, Lantai II, Universitas Muhammadiyah Pontianak Jl. Ahmad Yani. Nomor 111. Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
ISSN : 23552018     EISSN : 25812858     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa menerima naskah hasil penelitian di bidang Kesehatan Masyarakat dengan focus dan scope meliputi Epidemiologi, Biostatistik, Administrasi & Kebijakan Kesehatan, Keselamatan Kerja, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi.
Articles 132 Documents
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP FREKUENSI HIS, DURASI HIS DAN LAMA PERSALINAN KALA I PADA IBU INPARTU DI BPM ASRI TUBAN umu qonitun
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v7i1.1972

Abstract

Persalinan sangat penting dilakukan observasi HIS yaitu dengan melihat frekuensi dan durasi His sehingga proses persalinan kala I akan berlangsung dengan mulus, baik pada primi maupun multi.1  jika kontraksi uterus  tidak baik maka pembuluh darah di daerah plasenta tidak terjepit dengan maksimal, hal ini yang mengakibatkan perdarahan postpartum.2 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap frekuensi his dan durasi his pada ibu inpartu di BPM ASRI Tuban. Desain penelitian ini pra eksperimental (static-group comparation design) dengan pendekatan kohort, populasinya 60 responden, teknik sampling sistematik random sampling didapatkan jumlah sampel 52 responden dibagi menjadi kelompok kontrol (26 responden) dan kelompok eksperimen (26 responden). Variabel independen Pijat oksitosin sedangkan variabel dependen frekuensi his dan durasi his. Analisa data  independent sample t-Test.Terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap Frekuensi his, durasi his dan lama Persalinan Kala I pada ibu inpartu di BPM ASRI Tuban, diharapkan pada tenaga kesehatan khususnya para bidan dapat menerapkan pijat oksitosin pada persalinan kala I yang mana akan memperlancar proses persalinan dan dapat mengurangi kejadian kematian ibu.
ANALISIS RISIKO POSTUR KERJA DENGAN METODE OWAS PADA PEKERJA NURSERY DI PT.X SANGGAU TAHUN 2018 Leo Leo; Tedy Dian Perdana; Elly Trisnawati
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 4 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v6i4.1932

Abstract

Pekerja Nursery merupakan kelompok kerja yang berisiko tinggi terhadap keluhan MSds. Pola kerja yang tidak benar, fasilitas kerja yang tidak sesuai, dan faktor lingkungan kerja yang kurang mendukung, Akan berdampak terhadap produktivitas, efisiensi dan efektivitas pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Data dari Bureau of Labor Statistics (USA) 2015 Gangguan Musculuskeletal (MSDs), seperti keseleo atau ketegangan akibat kegiatan berlebihan. Mengangkat menyumbang 31% (356.910 kasus) dari total kasus untuk semua pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomi kerja dan keluhan ototo ( kuesioner NBP) pada pekerja nursery di PT.X. Jenis Penelitian ini adalah Deskriptif dengan cara observasi secara langsung. Sampel Penelitian ini sebanyak 46 pekerja dengan dilakukan teknik total sampling. Hasil Penelitian Menunjukkan Frekuensi janggal > 2x/menit sebesar 41 orang (89,1%), Normal(≤ 2x/menit) sebesar 5 orang. Durasi janggal > 10 detik sebesar 26 orang (56,5%), ≤ 10 detik sebesar 20 orang (43,5%). Tingkat Keluhan MSDs Rendah (29-49) : 14 orang (30,4%), Sedang (50-70) : 18 orang (39,1%), tinggi (71-91) : 12 orang (26,1%), sangat tinggi (92-112) : 2 orang (4,3%). Tingkat Risiko Postur kerja,Normal : 2 orang (4,3%), Sedang: 17 orang (37%), Tinggi : 9 orang (19,6%) dan Sangat Tinggi : 18 orang (39,1%). Disarankan kepada perusahaan untuk dilakukan perbaikkan peralatan kerja dan merancang desain stasiun kerja yang lebih ergonomis.
RIWAYAT KONTAK DAN STATUS GIZI BURUK DAPAT MENINGKATKAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA ANAK erni rita; Indah Noviana Saputri; Giri Widakdo; Tria Astika Endah Permatasari; Ika Kurniaty
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v7i1.1988

Abstract

Abstrak: Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama di Indonesia. Penderita tuberkulosis dapat mengahasilkan 3000 percikan droplet yang dapat menularkan kepada 10 – 15 orang, selain itu tuberkulosis juga menjadi penyebab kematian nomor satu untuk kategori penyakit infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat kontak dan status gizi terhadap kejadian tuberkulosis pada anak di wilayah Puskemas Jakarta Pusat dan Jakarta Timur.Desain penelitian ini menggunakan cross sectional study ,sampel  menggunakan teknik total sampling, dengan 91 responden anak. Hasil penelitian diolah secara statistik dengan menggunakan uji chi-square, dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa status gizi yang buruk dan secara substansi bahwa riwayat kontak dapat meningkatkan kejadian tuberkulosis pada anak dengan status gizi  p-value 0,002 dan OR 18,5 (95% CI  1,158-108,37) dan riwayat kontak p-value 0,029 dan OR 1,33 (95% CI  0,95-1,693).Penelitian ini menunjukkan bahwa  terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat kontak dan status gizi terhadap kejadian tuberkulosis pada anak di wilayah Puskesmas Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. Selain itu anak yang memiliki riwayat kontak akan berisiko terkena Tuberkulosis sebesar 1,33 kali dan anak dengan gizi kurang  berisiko 18,5 kali lebih besar terkena Tuberkulosis . Upaya yang dapat dilakukan untuk memutus rantai penularan tuberkulosis adalah dengan pemeriksaan kontak serumah sedini mungkin. Serta peningkatan kualitas gizi penderita sangat diperlukan.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TENTANG PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN DI MTS AN-NUR DESA SUNGAI ASAM Umairoh Umairoh; Linda Suwarni; Mardjan Mardjan
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 4 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v6i4.1980

Abstract

Angka kejadian pernikahan dini di kalimantan Barat cukup tinggi salah satunya kab. Kubu raya kec. sungai raya yaitu sebesar 535 orang yang melakukan pernikahan usia dini. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah minimnya pengetahuan dan sikap remaja tentang pendewasaan usia perkawinan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap tingkat pengetahuan dan sikap siswa tentang pendewasaan usia. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Quasi eksperimen pendekatan desain Non-equivalent kontrol grup. Tempat penelitian ini di Desa Sungai Asam Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya. Jumlah sampel 60 responden yaitu 30 intervensi dan 30 kontrol. Tekhnik pengambilan sampel dengan simple non random(Nonprobability). Penggumpulan data  menggunakan kuesioner pretes dan postes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran snowball throwing tentang pendewasaan usia perkawinan pada siswa/i kelas IV dan VIII MTS An-Nur Desa Sungai Asam (p value 0.000<0.05) dengan nilai median pengetahuan saat pretes (60.00).dan saat posttest (90.00) sedangkan median sikap  pada saat pretes (60.00) dan  saat postes (90.00). Kesimpulan metode pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa/i kelas IV dan VIII MTS A-Nur Desa Sungai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa/i kelas IV dan VIII MTS A-Nur Desa Sungai Asam. Simpulan penelitian ini, bahwa menggunakan pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa tentang pendewasaan usia perkawinan.
PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORAL PLAY THERAPY TERHADAP POST TRAUMA STRESS DISORDER PADA ANAK KORBAN BANJIR DI KABUPATEN TUBAN miftahul munir
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v7i1.1973

Abstract

Penanganan post trauma stress disorder  pada anak korban bencana alam khususnya banjir yang sering melanda desanya saat ini menjadi sebuah prioritas. Berbagai dampak yang ditimbulkan bukan hanya kerugian secara materi saja namun juga akan berdampak pada psikologisnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh cognitive behavioral play therapy (CBPT) terhadap post trauma stress disorder pada anak korban banjir di Kabupaten Tuban.Penelitian ini menggunakan desain Pra Eksperimental dengan metode penelitian One Group Pra-Post Test Design yang dilakukan pada 28 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada tingkat PTSD Sedang sebelum perlakuan dan setelah diberikan perlakuan sebagian besar responden tergolong kedalam PTSD Ringan, maka H1 diterima yang berarti ada pengaruh cognitive behavioral play therapy terhadap post trauma stress disorder pada anak korban banjir di kabupaten Tuban berdasarkan Uji Wilcoxon diperoleh nilai ρ = 0,004 (α < 0,05).  Pemberian congnitive behavioral play therapy dapat menurunkan tingkat post trauma stress disorder pada responden. Peneliti merekomendasikan cognitive behavioral play therapy sebagai intervensi mandiri dalam mengatasi tingkat post trauma stress disorder pada anak yang menjadi korban bencana banjir
FAKTOR RESIKO KEJADIAN DIARE AKUT PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIREJO KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2018 Novita Novita; Dessy Hermawan; Dina Dwi N
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 4 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v6i4.1991

Abstract

Penyakit merupakan salah satu penyakit utama yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di indonesia karena memiliki insiden dan mortalitas yang tinggi. Selama 3 tahun terakhir angka kejadian diare terus meningkat dengan proporsi kejadian diare 26%. Kuman penyebab diare biasanya menyebar melalui fecal oral antara lain melalui makanan/Minuman yang tercemar tinja dan atau kontak langsung dengan tinja penderita.perilaku yang dapat menyebabkan penyebaran kuman dan meningkatkan resiko terjadinya diare yaitu tidak memberikan ASI ekslusif, menggunakan  botol susu, menggunakan air yang tercemar, tidak mencuci tangan, memberikan makanan pendamping ASI sebelum anak berumur 6 Bulan.Metode Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran pola penyakit dan diterminan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kalirejo Kabupaten Pesawaran. Sampel penelitian ini balita, dengan responden 273 balita dengan tehnik pengambilan sampel cluster sampling. Hasil analisa bivariat diketahui ada hubungan ASI ekslusif (Pvalue 0,143), pemakaian botol susu (Pvalue 0,001), pengetahuan ibu  (Pvalue0,092), kebiasaan cuci tangan (Pvalue 0,002), pemberian makanan pendamping ASI (Pvalue 0,002) dan sumber air (Pvalue 0,072) dengan kejadian diare. Hasil analisa multivariat didapatkan faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Kalirejo Kabupaten Pesawaran Tahun 2018 yaitu pemakaian botol susu (OR 0,404), MP ASI (3,803), dan kebiasaan mencuci tangan (OR 2,959).
PENGARUH TERAPI SENTUH PADA KENAIKAN SUHU TUBUH BAYI PREMATUR DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH TUBAN dwi kurnia purnamasari; Tri Yunita fitria Damayanti
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v7i1.1974

Abstract

Bayi berat lahir rendah dan prematur rentan mengalami berbagai komplikasi karena belum mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dengan suhu lingkungan di sekitarnya, akibat ketidakmampuan mempertahankan suhu tubuh. setiap penurunan 1oC suhu aksila meningkatkan risiko kematian 75% (WHO, 2007). Angka kematian neonatal di indonesia sebesar 47% dari angka kematian bayi dan 3,5 % dari kematian neonatal yang disebabkan hipotermi (Diosko, 2013). bayi prematur  yang dirawat di ruang bayi RS. Muhammadiyah Tuban pada bulan Januari sampai dengan maret 2019 sebanyak 10 bayi mengalami hipotermi pada awal kelahiran kurang dari 12  jam dan tidak bisa mempertahankan suhu tubuh normal. Desain penelitian  ini menggunakan Pre Experimental Designs dengan “Static-group comparasion Design”. Teknik sampling menggunakan  “systematic random Sampling”. Jumlah responden 10 bayi yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Pengumpulan data menggunakan observasi dengan menggunakan alat ukur suhu berupa termometer raksa. Data dianalisis menggunakan uji t test dengan sampel tidak berpasangan. Hasil dari penelitian didapatkan p value 0,000 ( α < 0,05) nilai ini menunjukkan pengaruh yang signifikan terapi sentuh terhadap suhu tubuh bayi prematur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh terapi sentuh terhadap suhu tubuh bayi prematur di Ruang Multazam (Bayi) Rumah Sakit Muhammadiyah Tuban. Sehingga diharapkan terapi sentuh dapat diterapkan dalam asuhan keperawatan pada bayi prematur.
PROGRAM USAHA KESEHATAN JIWA SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BULLYING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA DI SMA MUHAMMADYAH GADINGREJO TAHUN 2019 Nurul Fathonah; Feri Kameliawati; Didi Suswanto; Aprilia Triaristina
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 4 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v6i4.1992

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja terjadi berulang-ulang untuk menyerang korban yang lemah. Berdasarkan data KPAI jumlah kasus bullying tahun 2018 sebanyak 77 kasus (57,9%) dari 161 kasus. Presentase kumulatif kasus bullying tertinggi pada kelompok usia 12-17 tahun (84,0%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program usaha kesehatan jiwa sekolah terhadap pengetahuan dan sikap siswa sebagai upaya pencegahan bullying di SMA Muhammadyah Gadingrejo Tahun 2019.Jenis penelitian ini kuantitatif, desain penelitian adalah  quasi eksperimen pre-post test design one group. Populasi adalah siswa/i kelas X SMA Muhammadyah Gadingrejo kabupaten Pringsewu. Sampel menggunakan teknik total sampling yaitu didapatkan 60 responden. Tahap penelitian ini dimulai dari persiapan meliputi pembagian kusioner pretest, pemberian intervensi dan postest. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapat ada pengaruh program usaha kesehatan jiwa sekolah dengan pengetahuan siswa p=0,023 (<0,05) dan tidak ada pengaruh program usaha kesehatan jiwa sekolah dengan sikap siswa p=0,625 (>0,05) sebagai upaya pencegahan bullying di SMA Muhammadyah Gadingrejo Tahun 2019. Oleh karena itu diharapkan siswa dapat mengimplentasikan pengetetahuan yang didapat untuk dapat membuat sikap ke arah yang lebih baik.PROGRAM USAHA KESEHATAN JIWA SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BULLYING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA DI SMA MUHAMMADYAH GADINGREJO TAHUN 2019
PERBEDAAN OVITRAP EMBER PLASTIK ATRAKTAN RENDAMAN JERAMI, SABUT KELAPA, AIR HUJAN, TERHADAP JUMLAH TELUR NYAMUK AEDES SP Iskandar Arfan; Tedy Dian Pradana; Eti Rohani
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v7i1.2032

Abstract

Aedes Sp merupakan salah satu vektor yang dapat menularkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan dari berbagai jenis ovitrap terhadap jumlah telur nyamuk Aedes Sp yang terperangkap. Populasi Penelitian ini 30 rumah dengan 3 ovitrap setiap rumah dengan total 90 ovitrap selama empat kali pengamatan. Design penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan one case study/ post test only design. Peneliti menggunakan uji statistik One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji posthoc. Hasil penelitian atraktan rendaman jerami sebanyak  834 telur,  atraktan rendaman sabut kelapa sebanyak 336 telur dan air hujan sebanyak 170 telur. Uji statistik mendapatkan p = 0,001 hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan jumlah telur nyamuk Aedes Sp pada masing-masing jenis ovitrap. Dilanjutkan dengan uji posthoc dapat diketahui bahwa yang memiliki perbedaan jumlah telur Aedes Sp sangat berbeda adalah ovitrap atraktan rendaman jerami dengan air hujan.
EKSISTENSI “AYAH” ASI DI KOTA PONTIANAK Otik Widyastutik; Amanda Distrilia
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 4 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v6i4.1931

Abstract

Keberhasilan pemberian ASI eksklusif sangat dipengaruhi beberapa hal, diantaranya adalah rendahnya pengetahuan manfaat ASI dan manajemen laktasi dan kurangnya dukungan keluarga, terutama dukungan suami (ayah dari bayi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran eksistensi (keberadaan) ayah ASI yang ada di Pontianak, mengetahui gambaran pengetahuan ayah ASI tentang manajemen laktasi, mengetahui gambaran sikap ayah ASI tentang manajemen laktasi, dan mengetahui gambaran dukungan ayah ASI tentang manajemen laktasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini merupakan studi analitik deskriptif dengan metode pendekatan potong lintang (cross sectional). Sampel penelitian sebanyak 44 responden diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden mengenai manajemen laktasi kurang baik (54,5%), sikap responden mengenai pemberian ASI eksklusif kurang baik (63,6%), dan perilaku responden mengenai pemberian ASI eksklusif juga kurang baik (88,6%). Adapun saran yang dapat diberikan bagi ayah adalah ikut serta dalam pemeriksaan kehamilan di pelayanan kesehatan bersama istri, belajar mengenai manajemen laktasi melalui buku ataupun pelatihan bersama tenaga kesehatan, meluangkan waktu untuk membantu ibu dalam pemberian ASI kepada bayi, dan tidak memberikan makanan lain selain ASI hingga bayi berumur 6 bulan.

Page 6 of 14 | Total Record : 132


Filter by Year

2017 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2023): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 10, No 2 (2023): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 10, No 1 (2023): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 9, No 4 (2022): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 9, No 3 (2022): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 9, No 2 (2022): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 9, No 1 (2022): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 8, No 4 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 8, No 3 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 8, No 2 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 8, No 1 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 7, No 4 (2020): JURNAL KESMAS (Kesehatan Masyarakat) KHATULISTIWA Vol 7, No 3 (2020): JURNAL KESMAS (Kesehatan Masyarakat) KHATULISTIWA Vol 7, No 2 (2020): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 4 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 3 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2017): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa More Issue