cover
Contact Name
Ira Yuniati
Contact Email
-
Phone
+6285380062865
Journal Mail Official
lateralisasi@umb.ac.id
Editorial Address
Kampus I, Jl. Bali Po Box 118 Kota Bengkulu 38119
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Lateralisasi
ISSN : 2354936X     EISSN : 26144522     DOI : https://doi.org/10.36085
Core Subject : Education, Social,
Jurnal terbitan di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Pada jurnal ini membahas tentang Penelitian Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Daerah yang merupakan jurnal berbasis Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, beserta penelitian yang berkaitan dengan implementasi dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.
Articles 285 Documents
DAFTAR PUSTAKA, CATATAN KAKI, KUTIPAN DAN KARYA ILMIAH Ezzy Cardila Vertiwi; Imellia Kontesa; Ira Yuniati; Nensi Yuniarti; Vivi Nurul Alfia; Nadia Safitri; Anisya Putri; Jedli Saputra; Risti Ayu Mawarni; M. Aziz Fitra Bunaya; Rahyatul Maidah; Dzakira Isratunnissa
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8831

Abstract

Karya ilmiah merupakan hasil dari proses berpikir sistematis dan metodologis yang menuntut keakuratan dalam penulisan sumber referensi. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum memahami secara tepat cara menyusun daftar pustaka, mencantumkan catatan kaki, serta mengutip sumber secara etis dan sesuai kaidah akademik. Artikel ini mengulas pentingnya tiga komponen utama—daftar pustaka, catatan kaki, dan kutipan—sebagai fondasi penulisan karya ilmiah yang kredibel. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, studi dokumentasi, dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa pemahaman mahasiswa meningkat setelah dilakukan sosialisasi penulisan referensi ilmiah. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman teknis dalam menulis referensi berdampak langsung pada kualitas dan integritas karya ilmiah. Artikel ini diharapkan menjadi rujukan praktis dan edukatif dalam menyusun karya ilmiah yang sahih, sistematis, dan bebas dari plagiarisme.
PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DI SMP Dara Ayu Puspita; Hary Soedarto Harjono; Sophia Rahmawati; Riyanto
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.9144

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi siswa terhadap penggunaan media video animasi dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen di SMP. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 31 siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Batanghari. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa berada pada kategori baik dengan rata-rata 74,67%. Indikator keterlibatan siswa memperoleh 70,10%, pemahaman unsur cerpen 78,06%, kreativitas menulis 76,98%, dan motivasi belajar 73,54%. Wawancara mendukung temuan ini dengan menunjukkan bahwa video animasi membuat pembelajaran lebih menarik, membantu memahami alur cerita, serta meningkatkan motivasi menulis, meskipun beberapa siswa masih kesulitan menuangkan ide. Dengan demikian, media video animasi berkontribusi positif dalam pembelajaran menulis cerpen.
EFEKTIFIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJEK BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS XI MA MASMAMBANG SELUMA Tarmizi; Reni Kusmiarti; Hasmi Suyuthie
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.9515

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks berita akibat keterbatasan kosakata, kurangnya pemahaman struktur berita, dan pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan menulis teks berita siswa kelas XI MA Masmambang Seluma. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data adalah tes, yaitu pretes dan postes. Instrumen pengumpulan data berupa tes menulis teks berita, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan keterampilan menulis siswa secara signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 64,5 (pretest) menjadi 82,3 (posttest), dengan persentase peningkatan sebesar 27,6%. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam aspek struktur teks, kebahasaan, serta kreativitas. Model PjBL juga terbukti mendorong keterlibatan aktif dan motivasi siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, PjBL dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks berita.
ANALISIS PEMAHAMAN STRUKTUR TEKS BERITA PADA SISWA KELAS XI SMAN 11 MUARO JAMBI: STUDI DESKRIPTIF BERBASIS TUGAS KELOMPOK Pitri Dwi Oktaviani
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.9678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa kelas XI SMAN 11 Muaro Jambi terhadap struktur teks berita (judul, kepala, tubuh, dan ekor) ketika diberi tugas mengidentifikasi bagian struktur teks berita yang telah diacak serta mengungkap faktor yang menyebabkan kesalahan identifikasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data tugas kelompok (n= 6 kelompok; total siswa= 21), wawancara dengan 1 guru bahasa indonesia dan salah satu siswa juga dilakukan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif sederhana (frekuensi dan ketepatan presentase identifikasi) serta analisis tematik untuk menjelaskan faktor penyebab. Hasil menunjukan ketepatan identifikasi judul 33,3% (2/6), kepala 50% (3/6), tubuh 50% (3/6), dan ekor 16,7% (1/6). Temuan kualitatif menjelaskan penyebab utama kesalahan adalah rendahnya tingkat literasi dan pemahaman tiap fungsi struktur yang masih kurang. Temuan ini menunjukan bahwa dalam pembelajaran teks berita siswa harus lebih banyak mendapat contoh nyata teks berita dan berlatih mengidentifikasi struktur berita yang berbeda-beda. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan data sampel yang lebih besar untuk mendapatkan data yang lebih beragam.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA MELALUI TEKNIK THINK PAIR SHARE PADA SISWA SMA NEGERI 9 KAUR Bambang Adi Putra; Reni Kusmiarti; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.9729

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu kompetensi dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan secara aktif dan kontekstual. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa SMA mengalami hambatan dalam menyampaikan gagasan secara lisan akibat kurangnya kepercayaan diri, minimnya kesempatan berlatih, serta metode pembelajaran yang masih bersifat teacher-centered. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan teknik Think-Pair-Share (TPS) dalam meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berupa one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Kaur, Bengkulu. Instrumen pengumpulan data meliputi tes lisan (pretest dan posttest), observasi, dan angket respons siswa. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan berbicara meningkat dari 62,5 (pretest) menjadi 78,9 (posttest). Uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat peningkatan yang signifikan setelah penerapan teknik TPS selama delapan kali pertemuan. Selain itu, respons siswa terhadap teknik ini tergolong positif, dengan 87,5% menyatakan bahwa TPS membuat mereka lebih percaya diri dan termotivasi untuk berbicara. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik Think-Pair-Share efektif sebagai strategi pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia di tingkat SMA.
GANGGUAN LATAH PADA AKTOR “MPOK ATI DAN DUO LATAH” DI VIDEO YOUTUBE PROGRAM FYP ( FOR YOUR PAGE ) Armanda Miladia; Rendika Safitri; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.9873

Abstract

Bahasa tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, bahasa adalah suatu alat yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lain. Berbahasa tentunya banyak terjadi kekeliruan maupun kesalahan dalam pengucapan. Banyak orang yang mengalami gangguan dalam berbahasa salah satunya terjadi pada aktor yang berkecimpung dalam dunia hiburan yang mana dalam pengucapan tuturannya mengalami gangguan seperti latah. Perilaku berbicara latah merupakan perilaku yang unik dan menarik untuk dibahas dan dikaji lebih dalam karena secara fakta ganguan latah ini sering ditemukan dalam lingkungan sekitar. Orang yang mengalami latah biasanya akan mengucapkan atau melontarkan tuturan kepada lawan bicaranya itu tidak sesuai dengan apa yang seharusnya ingin diucapkan, Gangguan berbahasa latah terjadi jika penderita latah sengaja di kejutkan dengan suatu tuturan maupun tindakan dari lawan bicara dan hal tersebut bisa menyebabkan latahnya seseorang. Tujuan dari penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang menyebabkan seseorang mengalami latah ialah faktor lingkungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskiptif kualitatif dengan teknik menyimak, mencatat, dan menganalisis.
RETORIKA PROFETIK DALAM DAKWAH GUS MIFTAH PADA CHANNEL YOUTUBE GUS MIFTAH OFFICIAL Munawaroh; Fahrudin Eko Hardiyanto
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.9874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk retorika profetik dalam dakwah Gus Miftah pada channel YouTube Gus Miftah Official. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data primer berupa tuturan dakwah dan data sekunder dari literatur terkait. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan retorika profetik yang memadukan teori retorika klasik (ethos, pathos, logos) dan nilai-nilai profetik menurut Kuntowijoyo (humanisasi, liberasi, dan transendensi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah Gus Miftah memuat enam bentuk nilai retorika profetik: (1) ethos tampak dari kredibilitas dan sikap toleransi Gus Miftah, (2) pathos dari penggunaan humor dan emosi yang menyentuh audiens, (3) logos melalui penyampaian argumen yang logis dan berbasis dalil, (4) humanisasi dari ajakan untuk mencintai sesama, (5) liberasi dari seruan membebaskan diri dari cara berpikir sempit, serta (6) transendensi dari penguatan hubungan spiritual dengan Tuhan. Retorika profetik menjadikan dakwah Gus Miftah tidak hanya komunikatif dan persuasif, tetapi juga transformatif.
LOKUSI, ILOKUSI, PERLOKUSI PADA IKLAN LAYANAN POLITIK PILKADA 2024 DI PEKALONGAN DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Bintang Agustina Pratiwi; Fahrudin Eko Hardiyanto
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menjelaskan bentuk-bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam iklan layanan politik pada Pilkada 2024 di wilayah Pekalongan, serta menganalisis relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi kutipan tuturan dari berbagai media kampanye politik, seperti baliho, spanduk, media sosial, dan video kampanye. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tuturan dalam iklan politik memuat ketiga jenis tindak tutur: lokusi dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi secara eksplisit, ilokusi untuk menyampaikan ajakan, saran, atau pengumuman, dan perlokusi untuk memberikan pengaruh terhadap sikap, perasaan, maupun perilaku masyarakat. Secara keseluruhan ditemukan 30 data lokusi, 35 data ilokusi, dan 20 data perlokusi. Ketiga jenis tindak tutur ini memainkan peran penting dalam membentuk citra calon dan memengaruhi pandangan masyarakat. Temuan ini menunjukkan potensi pedagogis yang kuat, yakni iklan politik dapat dijadikan sebagai materi ajar kontekstual dalam pembelajaran teks persuasi, literasi media, serta analisis wacana di tingkat SMA. Pemanfaatan materi autentik dari lingkungan sosial-politik siswa diyakini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta pemahaman mereka terhadap fungsi bahasa dalam konteks kehidupan sehari-hari.
ANALISIS PERSAMAAN MAKNA KATA CAPEK, LELAH, DAN LETIH PADA AKUN @roblox_fessDIMEDIA SOSIALX (TWITTER): KAJIAN SEMANTIK LEKSIKAL Amellia Salsabila; Haliza Kusuma Dewi; Nufaisa Nisrina; Dodi Firmansyah; Dase Erwin Juansah
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.9490

Abstract

Fenomena penggunaan kata capek, lelah, dan letih pada media sosial menunjukkan pergeseran makna dari rujukan fisik menjadi ekspresi emosional dan sosial. Dalam komunitas pemain Roblox di platform X (Twitter), ketiga kata digunakan secara kreatif untuk menggambarkan frustrasi, kejenuhan, hingga dramatisasi pengalaman bermain roblox. Penelitian bertujuan mendeskripsikan makna leksikal dan kontekstual dari ketiga kata tersebut serta menjelaskan fungsi pragmatik yang muncul dalam tuturan digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak, sadap, dan catat untuk mengumpulkan data berupa unggahan pengguna pada akun @roblox_fess periode Oktober–November 2025. Analisis data dilakukan dengan teknik bagi unsur langsung (BUL) dan teknik perluas untuk mengidentifikasi relasi makna, gradasi intensitas, serta fungsi tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata capek digunakan untuk mengekspresikan kejengkelan ringan dan membangun interaksi sosial; kata lelah menunjukkan kedalaman emosi dan menggambarkan kelelahan mental akibat aktivitas yang berulang; sedangkan letih digunakan secara hiperbolis untuk menandai kondisi emosional yang bersifat humoris atau dramatis. Ketiga leksem memperlihatkan adanya perluasan makna dan fungsi sosial dalam komunikasi digital. Penelitian berkontribusi pada pengembangan ilmu bahasa dan pendidikan dengan memberikan pemahaman tentang dinamika makna dalam media sosial sebagai bagian dari literasi digital, sekaligus memperkaya kajian semantik dan pragmatik pada konteks pembelajaran bahasa di era modern.
PENERAPAN MEDIA KOMIK STRIP TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT DI KELAS X SMA NEGERI 9 KAUR Bambang Adi Putra; Hasmi Suyuthi; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.10275

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks anekdot, khususnya pada aspek pengembangan ide, penggunaan unsur humor dan sindiran, serta keterpaduan struktur teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks anekdot siswa sebelum penggunaan media komik strip, mengetahui kemampuan menulis teks anekdot setelah penggunaan media komik strip, serta mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 9 Kaur setelah penerapan media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks anekdot berupa pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi. Penilaian kemampuan menulis dilakukan menggunakan rubrik analitik yang mencakup aspek struktur teks, isi dan ide, kebahasaan, kreativitas, serta integrasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa dalam menulis teks anekdot tergolong cukup dengan rata-rata nilai pretest sebesar 70. Setelah pembelajaran menggunakan media komik strip, kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai posttest sebesar 86 yang berada pada kategori baik. Peningkatan terjadi pada seluruh aspek penilaian, terutama pada aspek integrasi visual, kreativitas, dan struktur teks. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media komik strip efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 9 Kaur. Media komik strip dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan menarik dalam pembelajaran menulis teks anekdot di sekolah menengah atas.