cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMESANAN KAMAR PENGINAPAN BERBASIS WEB STUDI KASUS GRAHA WIYATA PATEMON Manakib, Muhamad Khoirul; Mauludin, Mochamad Subchan
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i2.10138

Abstract

Graha Wiyata Patemon sebagai salah satu penginapan yang berada di wilayah Patemon Gunung Pati, selama ini sistem pemesanan kamar yang ada di Graha Wiyata Patemon masih mencatat kedalam sebuah buku dan ketika ada konsumen ingin memesan jasa penginapan kamar  datang  di Graha Wiyata Patemon, sehingga proses ini kurang efektif dan efisien dalam pelayanan. Untuk itu dibutuhkan sebuah sistem informasi pemesanan kamar penginapan berbasis web pada Graha Wiyata Patemon yang dapat mempermudah mendapatkan informasi pemesanan kamar penginapan yang ada di Graha Wiyata Patemon. Tujuan penelitian ini yaitu merancangbangun sebuah sistem informasi pemesanan kamar penginapan berbasis web. Metode pengembangan sistem yang digunakan penulis yaitu SDLC atau biasa disebut juga dengan metode waterfall yang memiliki tahapan komunikasi, perencanaan, pemodelan, kontruksi dan menyerahan sistem perangkat lunak untuk para pelanggan/pengguna. Hasil penelitian ini adalah terciptanya sebuah sistem informasi pemesanan di Graha Wiyata Patemon guna memudahkan konsumen mendapatkan informasi dan memudahkan dalam pemesanan kamar penginapan. Kata kunci : Sistem Informasi, Penginapan, Waterfall, Web.
FRAKSI DAUN WORTEL (Daucus carota L.) SEBAGAI PENGHAMBAT PERTUMBUHAN Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) SERTA PENGUJIAN FLAVONOID TOTALNYA Yuliana, Melysa Selvi; Wulandari, Wulandari; Kristantri, Rika Sebtiana
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i2.12288

Abstract

Staphylococcus aureus adalah salah satu penyebab penyakit infeksi. Bakteri ini menyebabkan penyakit seperti infeksi kulit, pneumonia dan meningistis. Bakteri ini dapat mengalami resistensi oleh obat golongan methicillin ataupun β-laktam, sehingga sering disebut sebagai Methicillin resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Wortel adalah tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi masalah infeksi akibat bakteri MRSA. Tanaman ini memiliki beberapa kandungan zat aktif seperti fenol, flavonoid, saponin, tannin dan steroid yang berperan sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah flavonoid total dan aktivitas antibakteri fraksi daun wortel (Daucuc carota L.) pada konsentrasi 10, 15, dan 20 % terhadap pertumbuhan bakteri MRSA. Tahap penelitian dimulai dari pembuatan ekstrak dari daun wortel kemudian ekstrak yang sudah didapat difraksinasi menggunakan metode corong pisah menggunakan tiga pelarut n- heksan, etil asetat dan air. Fraksi yang diperoleh diskrining fitokimia,kromatografi lapis tipis (KLT), penetapan kadar flavonoid total, dan uji aktivitas antibakteri. Dari penelitian diketahui bahwa fraksi n-heksan, etil asetat dan air daun wortel diperoleh angka penetapan kadar flavonoid total berturut-turut sebagai berikut: 202,4331±4,8932 ; 126,1805±4,0193; 42,9415±3,9418 mg QE/gram. Aktvitas antibakteri dari fraksi terpilih yaitu fraksi n-heksan yang memiliki total flavonoid terbesar, diperoleh zona bening pada konsentrasi 10 %, 15% dan 20 % masing-masing sebesar 1,145±0,023; 1,260±0,033; 1,488±0,027 cm.Kata kunci: antibakteri, daun wortel, flavonoid total, MRSA
AKTIVITAS EKSTRAK DAUN SELADA MERAH (Lactuca sativa var. crispa) SEBAGAI PENURUNAN KADAR GLUKOSA SECARA IN-VITRO Rahmawati, Febriana; Anggraini, Devina Ingrid
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i2.12284

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit (kronis) berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Kontrol gula darah sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi. Pemanfaatan bahan alam untuk menjaga kadar gula darah menjadi alternatif masyarakat. Kadar gula darah merupakan parameter kadar glukosa yang ada di dalam tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi ekstrak daun selada merah (Latuca sativa var. crispa) sebagai penurunan kadar glukosa dan nilai EC50. Ekstrak daun selada merah (Latuca sativa var. crispa) diperoleh dengan metode ekstraksi maserasi. Hasil uji kualitatif ekstrak daun selada merah (Latuca sativa var. crispa) mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan fenolik. Metode Nelson-Somogyi digunakan untuk uji aktivitas penurunan kadar glukosa, hasil preparasi sampel dianalisis dengan instrumen Spektrofotometer UV-Vis pada operating time 25 menit dan panjang gelombang maksimum 744 nm. Penurunan kadar glukosa dilakukan dengan menggunakan 5 seri konsentrasi yaitu 4 ppm, 6 ppm, 8 ppm, 10 ppm, dan 12 ppm. Hasil analisis menunjukan bahwa ekstrak etanol selada merah (Latuca sativa var. crispa) memiliki potensi menurunkan kadar glukosa secara in-vitro dengan nilai EC50 sebesar 9,1126 ppm.Kata kunci: ekstrak daun selada merah (Latuca sativa var. crispa), Metode Nelson-Somogyi, EC50, penurunan kadar glukosa
FORMULASI DAN AKTIVITAS TABIR SURYA LIPBALM EKSTRAK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) Kresnawati, Yani; Puspitasari, Dewi Fitriani; Sundoro, Aries Koes
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i2.12285

Abstract

Ekstrak daun pegagan mempunyai kandungan flavpnoid yang dapat berpotensi sebagai tabir surya pada bibir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak daun pegagan pada formulasi lipbalm terhadap karakteristik fisik dan aktivitas tabir surya sediaan. Formulasi lipbalm ekstrak daun pegagan dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 5%, 10% dan 15%. Lipbalm yang diperoleh selanjutnya dilakukan pengujian karakteristik fisik yaitu organoleptis, homogenitas, pH, titik leleh serta aktivitas tabir surya. Lipbalm ekstrak daun pegagan pada semua formula berwarna coklat, bau oleum rosae, tekstur semi padat dan homogen. Peningkatan konsentrasi ekstrak daun pegagan berpengaruh meningkatkan pH dan menurunkan titik leleh. Formula dengan penambahan konsentrasi ekstrak daun pegagan sebesar 15 % memiliki karakteristik fisik yang paling baik serta nilai SPF paling tinggi sebesar 14,67( maksimal).Kata kunci: daun pegagan, lipbalm, SPF, tabir surya
FORMULASI DAN KARAKTERISASI SOLID SELF NANOEMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM MINYAK BIJI JINTAN HITAM DENGAN PENGERING AEROSIL DAN KROSPOVIDON. Fresiva, Urva; Wahyuningsih, Iis; Utami, Dwi
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i2.12286

Abstract

Minyak biji jintan hitam (MBJH) memiliki aktivitas farmakologi sebagai anti-trombositopenia. Pada penelitian sebelumnya telah berhasil dikembangkan sediaan likuid SNEDDS (Self Nanoemulsion Drug Delivery System) MBJH, namun SNEDDS MBJH masih memiliki kekurangan yaitu komponen berinteraksi dengan soft capsule. Tujuan penelitian ini adalah melakukan formulasi dan karakterisasi  S-SNEDDS MBJH dengan pengering aerosil dan krospovidon. Metode yang digunakan untuk memformulasi SNEDDS MBJH menjadi S-SNEDDS MBJH adalah adsorbtion to solid carrier dengan pengering aerosil dan krospovidon dan dikarakterisasi dengan parameter kejernihan, waktu emulsifikasi, sifat alir, bulk density, tapped density, dan uji stress. Diperoleh formulasi S-SNEDDS MBJH berupa 0,4 g aerosil sebagai pengering tiap mL SNEDDS, dan bila menggunakan krospovidon 0,7 g tiap mL SNEDDS.  Persen transmittan S-SNEDDS MBJH dengan aerosil adalah 99,72 ± 0,62 % sedangkan dengan krospovidon adalah 95,51 ± 0,62%. Waktu emulsifikasi S-SNEDDS aerosil adalah 15 ± 0,28 detik dan S-SNEDDS krospovidon adalah 6,26 ± 0,28 detik. Density bulk dan tapped density S-SNEDDS aerosil berturut-turut adalah 0,50 ± 0,05 dan 51,34 ± 2,08o , sedangkan S-SNEDDS krospovidon berturut-turut adalah 0,34 ± 0,00 dan 0,38 ± 0,00. S-SNEDDS MBJH dengan pengering aerosil memberikan granul dengan karakter yang lebih baik dibandingkan dengan S-SNEDDS MBJH dengan pengering krospovidon. Kata kunci: Minyak Biji Jintan Hitam, Trombositopenia, S-SNEDDS.
KETERKAITAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI KEDOKTERAN: STUDI CROSS-SECTIONAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI Fatmawati, Widi; Nur, Avivah Silvia; Muflihatunnaimah, Muflihatunnaimah
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i2.12287

Abstract

Pendidikan kedokteran dikenal sebagai lingkungan yang penuh tekanan, yang dapat memicu kecemasan pada mahasiswi. Kecemasan juga salah satu faktor psikologis yang diduga dapat berpengaruh terhadap siklus menstruasi, karena adanya perubahan dalam regulasi hormon tubuh.Tujuan dari studi ini menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan dan siklus menstruasi mahasiswa program pendidikan sarjana kedokteran dan program profesi dokter Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim. Desain cross sectional digunakan dalam penelitian ini, yaitu sebanyak  41 mahasiswi tingkat pertama Program Pendidikan Sarjana Kedokteran dan Program Profesi Dokter. Data dikumpulkan pada Mei hingga Juni 2023, dengan alat ukur berupa Depression Anxiety Stress Scales-42 untuk kecemasan dan kuesioner untuk siklus menstruasi. Analisis data menggunakan uji chi-square.  Hasil:  Tingkat kecemasan yang ditemukan adalah kecemasan ringan (43.9%), sedang (24.4%), dan berat (31.7%). Sebanyak 63.4% mahasiswa memiliki siklus menstruasi teratur, sementara 36.6% mengalami siklus yang tidak teratur. Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dan siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (p=0,001)., dengan kecemasan yang tinggi berpotensi menyebabkan ketidakaturan siklus menstruasi. Temuan ini memberikan kontribusi baru dalam pemahaman tentang dampak kecemasan terhadap kesehatan reproduksi. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi landasan untuk pengembangan strategi intervensi kesehatan mental yang lebih spesifik khususnya bagi mahasiswi untuk mengurangi dampak kecemasan terhadap gangguan siklus menstruasi. Kata kunci: Fakultas Kedokteran, mahasiswi, menstruasi, tingkat kecemasan
GAMBARAN TELUR SOIL TRANSMITTED HELMINTH PADA BALITA STUNTING DI KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Inayati, Dian; Sudaryanto, Sudaryanto; Sulistyawati, Dian Larasati
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i1.12148

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi gagal tumbuh pada anak dan balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga memiliki keadaan tubuh kerdil atau pendek. Kejadian stunting dapat menyebabkan perkembangan kognitif atau kecerdasan, motorik, dan verbal berkembang secara tidak optimal, peningkatan risiko obesitas dan penyakit degeneratif lainnya, peningkatan biaya kesehatan, serta peningkatan kejadian kesakitan dan kematian. Anak yang memiliki tingkat kecerdasan yang tidak maksimal akibat stunting pada akhirnya dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan, dan memperlebar ketimpangan di suatu negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran telur Soil Transmitted Helminth (STH) pada anak stunting di Kecamatan Gunungpati. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini menggunakan penelitian metode deskriptifdanuji yang dilakukan adalah uji laboratorium feses menggunakan metode flotasi untuk mengetahui gambaran telur Soil Transmitted Helminth pada anak Balita stunting di kecamatan Gunungpati. Berdasarkan uji univariat karakteristik frekuensi didapatkan hasil sebanyak 36 subyek balita yang telah dilakukan penelitian didapatkan sebanyak 0 subyek balita (0%) memiliki hasil positif (+) Infeksi Soil Transmitted Helminth dan 36 subyek balita (100%) memiliki hasil negatif (-) Infeksi Soil Transmitted Helminth. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan gambaran telur Soil Transmitted Helminth pada balita stunting dikecamatan Gunungpati kota Semarang.Kata kunci: Soil Transmitted Helminth, Stunting
POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH GANDARIA (Bouea macrophylla Griffith) TERHADAP Staphylococcus aureus Rika Sebtiana Kristantri; Yani Kresnawati; Dewi Fitriani Puspitasari; Dwi Kurnia Rahayu
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i2.12347

Abstract

Buah gandaria memiliki kandungan senyawa kimia yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri. Salah satu bakteri yang sering menyerang pada kulit adalah bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak buah gandaria dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian ini meliputi ekstraksi buah gandaria dengan metode remaserasi dengan pelarut etanol 70%, pengujian aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan metode sumuran, dengan parameter zona hambat. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak buah gandaria mengandung senyawa fenolik, alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Ekstrak dengan konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, 30% dan 40% masing-masing memberikan diameter zona hambat sebesar 10,36 mm; 13,69 mm; 15,65 mm; 15,26 mm; 17,54; 18,50 mm. Ekstrak buah gandaria memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphlococcus aureus dengan kategori kuat. Kata kunci: antibakteri, buah gandaria, Staphylococcus aureus
KARAKTERISASI FISIK DAN PENENTUAN NILAI SPF SPRAY GEL BERBAHAN FOAM-MAT DRYING BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) DENGAN VARIASI KARBOPOL Astri Risma Debi; Saniya Alfa Salsabila; Ayu Shabrina; Ibrahim Arifin; Urva Fresiva
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i2.12348

Abstract

Bayam merah (BM) mengandung antosianin yang dapat dimanfaatkan sebagai tabir surya. Antosianin mudah terdegradasi sehingga perlu diproses dengan cara Foam-Mat Drying (FMD). FMD dapat diformulasikan ke dalam spray gel dengan karbopol yang dapat menjaga stabilitas antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterstik fisik dan nilai SPF serbuk FMD BM dalam spray gel dengan variasi konsentrasi karbopol. FMD dengan pelarut aquadest dalam rasio 1:1 (100gr BM : 100ml aquadest), 15% maltodekstrin dan 6% tween 80 kemudian dikeringkan pada suhu 45˚C selama 1 jam. Hasil serbuk diformulasikan dalam spray gel dengan variasi konsentrasi karbopol 0,5% (F1), 1% (F2), dan 1,5% (F3). Sampel diuji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar lekat, bobot semprot, dan penentuan nilai SPF secara in vitro. Data kualitatif dijelaskan secara deskriptif dan data kuantitatif dianalisis secara statistik dengan metode one way ANOVA. Hasil uji karakteristik fisik spray gel FMD BM menunjukkan warna merah tua, aroma khas bayam merah, tekstur halus dan agak kental. Nilai pH berkisar antara 4,82±0,03- 6,71±0,23 dengan F2 yang stabil selama penyimpanan. Daya sebar lekat menunjukkan kemampuan yang baik untuk melekat pada kulit. Nilai viskositas berkisar antara 976±49-1616±40 cPs. Bobot semprot berkisar antara 0,072±0,06-0,139±0,04. Nilai SPF yaitu 25,50 ± 0,48-26,03 ± 0,45 yang termasuk kategori ultra. Karbopol mempengaruhi seluruh karakteristik fisik kecuali warna sediaan dan nilai SPF. Kata kunci: Antosianin, bayam merah, foam-mat drying, spray gel
THE INFLUENCE OF B-35 DIESEL FUEL TESTING PARAMETERS ON THE EFFICIENCY AND PERFORMANCE OF DIESEL ENGINES Irene Nindita Pradnya; Shendy Krisdayanti; Nurul Komariyah
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i2.12366

Abstract

The use of biodiesel as a mixture of diesel fuel has become one of the solutions to reduce dependence on fossil fuels and reduce greenhouse gas emissions. The B-35 diesel program, consisting of a mixture of 35% biodiesel with 65% diesel, is an initiative of the Indonesian government to realize more sustainable energy. This study aims to analyze various test parameters of B-35 diesel, including density (ASTM D 1298), viscosity (ASTM D 445), and residual carbon content (ASTM D 4350), and analyze their impact on diesel engine efficiency and performance. The test method is carried out by measuring density using a hydrometer, viscosity using a kinematic viscometer, and carbon residue by heating the sample at a temperature of 500°C. The results showed that the B-35 diesel mixture had a higher density (855,72 kg/m3) and viscosity (3,150 mm2/s) compared to pure diesel, which was 840 kg/m3 and 2,8 mm2/s, making the fuel injection process uniform. The residual carbon content of 0.14%, which is lower than pure diesel, which is 0.18%, helps reduce the potential for the formation of combustion residue buildup in the engine, thereby helping to maintain engine performance. Based on these results, the use of B-35 diesel can be a more environmentally friendly alternative and support the improvement of diesel engine performance. Keywords : biodiesel, diesel, efficiency, emissions, oil.