cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudiansyah@stikes-aisyiyah-palembang.ac.id
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
rudiansyah@stikes-aisyiyah-palembang.ac.id
Editorial Address
Alamat Kampus : Jl. Kol H. Burlian - M Husin No. 907 RT 12. RW. 04 Kel Karya Baru Kec. Alang-alang Lebar KM. 7,5 Palembang 30152 Telp 0711- 421981
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
ISSN : 20878362     EISSN : 26226200     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Babul Ilmi Merupakan Jurnal Ilimiah Multi Science Kesehatan dengan ISSN Cetak: 2087-8362 dan ISSN Online 2622-6200, dimana Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada setiap bulan Juni dan Desember. Bidang Publikasi jurnal ini Multi Science Kesehatan yang dikelolan dan diterbitkan Oleh LPPM STIKES Aisyiyah Palembang.
Articles 424 Documents
HUBUNGAN PERAN KOMITE KEPERAWATAN TERHADAP PENINGKATAN MUTU PELAYANAN Apriyani Apriyani; R A Fadila
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 15, No 1 (2023): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v15i1.1079

Abstract

Latar Belakang: Komite keperawatan yang tidak berjalan sesuai tugas dan fungsinya akan mempengaruhi perkembangan profesionalisme perawat, perawat menjadi tidak disiplin dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien, seperti berkurangnya kedisiplinan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan, timbul konflik antar perawat, tidak bisa bersinergis sehingga terlihat ketidakjelasan yang berdampak terhadap kapasitas peran komite keperawatan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Tujuan: Diketahuinya hubungan peran komite keperawatan terhadap peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini adalah metode analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Populasinya semua perawat di RSKGM Provinsi Sumatera Selatan, sampel diambil keseluruhan populasi berjumlah 25 responden. Jenis Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain one shot case study. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa peran komite keperawatan dengan hasil 48%, Mutu Pelayanan dengan skor tertingginya 56% dengan jumlah 14 responden setuju, 44% dengan jumlah 11 responden tidak setuju. Berdasarkan hasil uji analisa bivariat antara variabel mutu pelayanan dan variabel komite keperawatan didapatkan p = 0.048 kurang dari a = 0.05,artinya bahwa terdapat hubungan bermakna antara mutu pelayanan dengan komite keperawatan. Saran: Diharapkan dapat dijadikan salah satu intervensi terhadap lima indikator mutu supaya lebih ditingkatkan lagi mutu pelayanan agar pasien merasa puas dengan pelayanan yang diterima Kata Kunci      : Komite Keperawatan, Mutu Pelayanan
EFEKTIVITAS BUAH SEMANGKA MERAH DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA WANITA MENOPAUSE Bela Purnama Dewi; Nurliana Nurliana
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 15, No 1 (2023): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v15i1.1110

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyebab kematian yang seringkali tidak diketahui dan menjadi penyebab penyakit jantung, gagal ginjal serta stroke, prevalensi hipertensi sebesar 34,1%. Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Buah semangka merah merupakan buah yang murah dan mudah didapat di masyarakat. Semangka mengandung asam amino sitrulin, kalium air, vitamin C, vitamin A (karotenoid), vitamin K, sehingga semangka dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk hipertensi. Tujuan: Diketahuinya efektifitas buah semangka merah pada ibu menopause. Metode: Desain penelitian ini menggunakan pra- eksperimen. Rancangan yang digunakan adalah one group pretest-posttes design. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu menopause hipertensi di RT.04 Kelurahan Talang Jambe Kota Palembang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak 30 orang. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar observasi dan tensi digital merek omron yang telah diuji kalibrasi. Uji data menggunakan wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil: Setelah dilakukan intervensi selama 4 hari terdapat perbedaan yang signifikan, tekanan darah sistol p-value 0,001, diastol p-value 0,000 (< 0,05). Buah semangka merah efektif dalam penurunan tekanan darah pada pada ibu menopause. Saran: Bagi ibu menopause dengan hipertensi mengkonsumsi buah semangka merah tanpa biji secara rutin sekali dalam sehari sebagai salah satu pengobatan alamiah untuk hipertensi. Kata Kunci : Buah Semangka Merah, Wanita Menopause, Hipertensi.
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN SCABIES PADA LANSIA Miftah Apriani; Ria Wulandari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i1.1124

Abstract

Latar belakang: Scabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi tungau Sarcoptes Scabiei varietas Hominis. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan penyakit ini adalah lingkungan yang kurang bersih dan personal hygiene. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara frekuensi mandi, sanitasi lingkungan, dan advokasi secara simultan dengan kejadian scabies pada lansia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara frekuensi mandi, sanitasi lingkungan, dan advokasi secara simultan dengan kejadian scabies pada lansia. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan survey analitik dengan pendekatan studi Cross Sectional untuk melihat hubungan sesaat antara variabel independen dan dependen. Sampel penelitian ini adalah sebagian lansia yang menderita scabies. Waktu pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 Desember 2019, dan proses pengambilan data dilakukan pada 21 Januari s.d 22 Februari 2020, uji statistik dengan menggunakan Uji Chi-Square. Hasil: hasil penelitian frekuensi mandinya kurang baik yaitu 4 responden (6,6%), responden yang sanitasi lingkungan kurang baik sebanyak 13 orang (21,3%), advokasi kurang baik sebanyak 13 orang (38,2%). Hasil uji statistik diketahui ada hubungan yang signifikan antara frekuensi mandi (p-value = 0,043), sanitasi lingkungan (p-value = 0,002), dan advokasi (p-value = 0,025). Saran: diharapkan untuk melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit kulit Scabies pada lansia dengan cara merubah perilaku masyarakat menjadi perilaku kesehatan. Kata Kunci: Frekuensi Mandi, Sanitasi Lingkungan, Kejadian Scabies pada Lansia.
EFEK SAMPING KONTRASEPSI SUNTIK CYCLOFEM DAN DMPA Septiana Rahayu
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 9, No 3 (2018): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v9i3.1126

Abstract

Latar belakang: Pengguna kontrasepsi suntik merupakan metode yang lazim dan terbanyak digunaka oleh masyarakat di Indonesia. Pengguna an kontrasepsi suntik Cyclofem dan DMPA setiap tiga bulan dipilih karena nyaman sangat efektif dan murahwalaupun memilih beberapa efek samping yang dapat terjadi. Tujuan: Ini adalah untuk mengetahui gambaran efek samping kontrasepsi suntik Cylofem dan DMPA. Metode: Penelitian yang dilakukan secara deskritif. Peneliti hanya menggambarkan keadaan objek tidak ada maksud untuk menggeneralisasikan hasilnya Penelitian ini dilakukan di BPM Choirul Malla Palembang, beralamat di Jalan Syech abdul Somad kelurahan 23 ilir. Hasil: didapatkan Akseptor kontrasepsi suntik Cyclofem dan DMPA sama banyaknya yaitu masing-masing 51 orang (50%). akseptor kontrasepsi suntik Cyclofem dan DMPA sama banyaknya yaitu masing-masing 51 orang (50%). Saran: Kepada kepada petugas kesehatan khususnya bidan dapat lebih proaktif memberikan konseling, informasi dan edukasi mengenai efek samping dari penggunaan kontrasepsi suntik baik Cylofem mau pun DMPA kepada masyarakat khusus calon akseptor kontrasepsi suntik. Kata kunci : Efek samping, kontrasepsi suntik, Cyclofem dan DMPA 
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERLAMBATNYA KEJADIAN MENOPAUSE Amelia, Wachyu; Oktavia, Lina; Septiani, Eichi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 1 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i1.1205

Abstract

Latar Belakang:  Menopause terlambat mempunyai arti penting secara klinis dan kesehatan masyarakat karena  usia saat menopause menjadi prediktor penuaan dan konsekuensi terkait kesehatan. Resiko kanker payudara, kanker rahim dan kanker ovarium meningkat 30 % pada wanita yang mengalami menopause terlambat. Determinan yang mempengarui kejadian menopause lambat penting diketahui untuk pecegahan lebih awal munculnya berbagai penyakit.Tujuan : Diketahuinya hubungan usia menarche, kejadian obesitas dan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian menopause terlambat. Metode : Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan  cross sectional di TPMB Ziandta Baturaja tahun 2024. Populasi penelitian adalah wanita usia 55 – 65 tahun. Cara pengambilan sampel adalah dengan purposive sampling. pengambilan data yaitu dengan cara wawancara serta menghitung IMT. Data dianalisis menggunakan  uji statistik Chi Square  dengan α = 0,05. Hasil: Hasil uji statistik Chi-Square variabel usia menache didapatkan p Value = 0,007, variabel kejadian  obesitas didapatkan p Value =0,022 dan variabel lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan didapatkan p Value = 0,017. Kesimpulan : Ada hubungan antara usia menarche, kejadian obesitas dan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian menopause terlambat. Saran :Diharapkan pada wanita menghindarkan diri berbagai faktor resiko menopause terlambat yang didukung petugas kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat. Kata Kunci :Menopause terlambat, menarche,obesitas, kontrasepsi
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN RHEUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA Hariani, Santi; Sarwoko, Sabtian; Meliyanti, Fera
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 15, No 2 (2023): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v15i2.1152

Abstract

Latar Belakang: Rheumatoid Arthritis adalah penyakit sendi atau radang pada sendi yang disebabkan oleh proses autoimun ,biasanya akan timbul nyeri atau radang pada bagian sendi seperti lutut ,tangan maupun jari-jari. Lansia merupakan usia yang memiliki kemungkinan lebih besar mengalami autoimun. Tujuan: Diketahuinya hubungan karakteristik lansia  dengan upaya pencegahan Rheumatoid Arthritis. Metode: Penelitian ini menggunakan Accidental Sampling, alat kuesioner. Sampel diambil total populasi yaitu lansia yang datang ke UPTD Puskesmas Muara Emburung dari bulan April sampai Juni tahun 2023 yang berjumlah 43 orang. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistic Chi Square. Hasil: Berdasarkan hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan lansia  dengan upaya pencegahan rheumatoid arthritis dengan p value 0,041< 0,05, ada hubungan bermakna antara sikap lansia dengan upaya pencegahan dengan nilai p value 0,021< 0,05, ada hubungan bermakna antara pola makan lansia dengan upaya pencegahan Rheumatoid Arthritis  dengan nilai p value 0,024< 0,05, ada hubungan bermakna antara aktivitas fisik lansia dengan upaya pencegahan Rheumatoid Arthritis dengan nilai p value 0,007 < 0,05. Saran: Bagi pelayanan kesehatan agar dapat menetapkan kebijakan dalam optimalisasi program pencegahan Rheumatoid Arthris pada lansia berupa kegiatan penyuluhan dan aktivitas yang dapat memperkecil kejadian rheumatoid pada lansia. Kata Kunci: Lansia, Upaya Pencegahan, Rheumatoid Arthritis
PENERAPAN KOMPRES HANGAT UNTUK MENURUNKAN HIPERTEMIA PADA ANAK YANG MENGALAMI KEJANG DEMAM Nopianti, Nopianti; Kurdaningsih, Septi Viantri; Arisandy, Widya
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 15, No 2 (2023): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v15i2.1142

Abstract

Latar Belakang : Kejang demam adalah salah satu penyakit yang terjadi pada anak, kejang terjadi karena peningkatan suhu tubuh, suhu rektal diatas 38°C yang disebabkan oleh proses ekstra kranial. Penanganan demam agar tidak kejang dapat dilakukan dengan kompres hangat. Tujuan: Diketahuinya penerapan kompres hangat untuk menurunkan hipertermia pada anak yang mengalami kejang demam. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi penerapan kompres hangat. Proses pengambilan penelitian pada tanggal 25-27 Mei 2022 Tempat penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Hasil: Implementasi pada pasien An. A yang mengalami Hipertermia dilakukan dengan penerapan kompres hangat selama 3 hari, pada hari 1 dari 39,3°C menjadi 39,3°C pada hari ke 2 38,5°C menjadi 37,6°C dan hari ke 3 37°C menjadi 36,9°C evaluasi sebelum dilakukan kompres hangat 39,3°C setelah dilakukan kompres hangat menurun menjadi 36,9°C kejang menurun. Saran: Diharapkan agar keluarga pasien dapat mengaplikasikan kompres hangat secara benar sebagai penolongan pertama apabila anak mengalami demam tinggi.Kata Kunci : Kompres Hangat, Hipertermia, Kejang Demam
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN WET PROCEES (PROSES BASAH) Nensi, Nensi; Dewi, Lisneni
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 1 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i1.1219

Abstract

Latar Belakang: Ketika seseorang merasa lelah, hal itu bisa menyebabkan mereka kehilangan motivasi untuk bekerja karena kondisi psikologis mereka terpengaruh. Kondisi kelelahan yang parah dapat menyebabkan seseorang berhenti bekerja karena mereka tidak lagi memiliki kemampuan untuk melanjutkan tugas mereka. Jika seorang pekerja mengalami kelelahan namun terus bekerja, hal itu bisa mengganggu kelancaran pekerjaan dan memiliki dampak negatif pada kesehatan fisiknya.Top of FormTujuan: Penelitian ini telah diketahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian Wet Process (Proses Basah) di PT.X Palembang Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret - Juni 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel 44 orang, dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia dengan p-value 0,000 < 0,05, masa kerja p-value 0,001 < 0,05, shift kerja  p-value 0,012 < 0,05 dengan kelelahan kerja. Saran: Berdasarkan hasil penelitian maka diharapkan bagi pekerja apabila sudah merasa kelelahan sebaiknya melakukan peregangan untuk menghindari timbulnya penyakit dan memanfaatkan waktu istirahat seoptimal mungkin agar kelelahan kerja yang dirasakan bisa berkurang. Kata Kunci: Kelelahan Kerja, Usia, Masa Kerja, Shift Kerja
HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK DAN PERAN ORANG TUA TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA Makolidul Hukmi, M. Sharpone Widodo; Alkhusari, Alkhusari; Ariyani, Yulinda
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 15, No 2 (2023): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v15i2.1133

Abstract

Latar Belakang : World Health Organization (WHO) menyatakan ISPA menyebabkan kematian anak dibawah 5 tahun dengan total kematian 740.180 jiwa.  Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat ISPA balita sebanyak 6.024 kasus. Kondisi ISPA dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya lingkungan dan peran orang tua. Tujuan: untuk mengetahui hubungan lingkungan fisik dan peran orang tua terhadap kejadian ispa pada balita di Poliklinik SPN Polda Sumsel tahun 2023. Metode: menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan “cross sectional”. Analisa data penelitian yaitu analisa bivariat dimana untuk mengetahui hubungan dua variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang terdaftar di poliklinik Sekolah Polisi Negara Polda sumsel tahun 2023 berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total sampling. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa kepadatan hunian tidak berhubungan dengan penyakit ISPA pada balita (p=1,000), ventilasi rumah tidak berhubungan dengan penyakit ISPA pada balita (p=0,678), dan peran orang tua tidak berhubungan dengan penyakit ISPA pada balita (p=1,000). Dapat disimpulkan bahwa ventilasi, kepadatan hunian, dan peran orang tua tidak berhubungan dengan penyakit ISPA pada balita. Saran : Masyarakat diharapkan memperhatikan ventilasi apakah berfungsi dengan baik agar suhu dan kelembaban tetap terjaga dan mengatur ulang jumlah penghuni kamar. Kata kunci: ISPA, Balita, Lingkungan Fisik, Peran orang tua
ANALISIS KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL Simanjuntak, Ferdi Marulitua; Asiani, Gema; Zaman, Chairil; Ekawati, Dianita
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 1 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i1.1210

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan energi kronis (KEK) merupakan kurangnya konsumsi pangan sumber energi yang mengandung energi zat gizi makro, yang ditandai dengan LiLA < 23.5 cm. KEK dapat berisiko melahirkan bayi premature, BBLR, dan meningkatkan risiko kesakitan dan kematian bagi ibu dan bayinya. Tujuan: untuk menganalisis kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2024. Metode: penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis observasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang pada bulan Januari-Februari 2024. Pengukuran dengan cara mengukur LiLA dan mengisi kuisoner yang telah divalidasi, analisa data menggunakan analisis multivariat. Hasil: usia tidak berisiko KEK, paritas rendah, pendidikan tinggi, pengetahuan baik, asupan gizi cukup, dan dukungan suami mendukung. Kejadian KEK sebanyak 25 orang (25%) dan tidak KEK 75 orang (75%). Ada hubungan antara variabel pendidikan, pengetahuan, asupan gizi, dan dukungan suami dengan nilai p Value 0.00 atau p Value <0.05. Hasil analisis multivariat yaitu tidak ada variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan kejadian KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang. Saran: agar melakukan penyuluhan terkait KEK dan upaya pencegahan bagi ibu hamil, pemberian makanan tambahan (PMT) selama 120 hari serta pemeriksaan berkala terhadap status gizi, dan diberikan motivasi terhadap keluarga agar selalu memberikan semangat terhadap ibu hamil.Kata Kunci: Ibu Hamil, LiLA, KEK