JPM (Jurnal Pendidikan Modern)
JPM (Jurnal Pendidikan Modern) is a journal published by the Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Modern Ngawi, Indonesia.
JPM (Jurnal Pendidikan Modern) encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education. The journal publishes a broad range of papers from all branches of education and individual or group learning relating to education.
Articles
187 Documents
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN KARTU SUKU KATA TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN DI SDN BRANTA PASESER 3 KABUPATEN PAMEKASAN
Lidia, Maulidia Nifa;
Pratikno, Ahmad Sudi
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v9i3.966
Abstrak Membaca merupakan salah satu jenis kemampuan berbahasa tulis yang bersifat reseptif. Disebut reseptif karena dengan membaca seseorang akan memperoleh informasi, ilmu pengetahuan, dan pengalaman-pengalaman baru. Semua yang diperoleh melalui bacaan itu akan memungkinkan orang tersebut mampu mempertinggi daya pikirannya, mempertajam pandangannya, dan memperluas wawasannya. Dalam penelitian ini saya menggunakan media pembelajaran berupa kartu suku kata yang merupakan strategi paling efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa Kartu suku kata adalah alat yang terdiri dari huruf-huruf yang disusun menjadi suku kata, yang dapat membantu siswa dalam memahami struktur kata dan meningkatkan kemampuan membaca dengan lebih baik. Dalam penelitian ini, kami akan menjelaskan bagaimana kartu suku kata dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca, serta bagaimana strategi ini dapat diterapkan dalam proses pembelajaran Kata Kunci: Membaca permulaan, media kartu suku kata
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Sekolah Dasar Ditinjau Dari Gaya Belajar Auditorial
-, Astuti;
Dewi Puji Rahayu;
Syahfitriani Br Ginting;
Serlina Boru Sinaga;
Paustina Ngali Mahuze;
Rival Hanip;
Roberto W. Marpaung;
Prima Lestari Situmorang
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v9i3.967
The research intends to analyze the creative thinking abilities of students with an auditory learning style. The research method used is qualitative because it contains descriptions of creative thinking abilities in 3 categories, namely low, high and medium. The research included 35 students in class IV. Data was obtained from the results of tests on creative thinking abilities that had been prepared and non-tests in the form of learning style classification questionnaires. The results of the research show that students with an auditory learning style who have low thinking abilities almost meet flexibility; fluency and detail possessed by students with creative abilities while auditory learning style; then students with high creative abilities have an auditory learning style that meets flexibility and almost meets fluency.
Implementasi Metode Multisensori Untuk Pembelajaran Bahasa Bagi Anak Autis
Isroyati;
Fitri Senny Hapsari;
Miftahul Farid Mochamad Ahyar
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v9i3.973
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode multisensori dalam pembelajaran bahasa bagi anak autis. Metode penelitian campuran (mixed-methods) digunakan, melibatkan 10 anak dengan spektrum autisme, 5 guru, 1 terapis, dan 10 orang tua. Anak-anak mengikuti program pembelajaran bahasa berbasis multisensori selama 12 minggu, sementara data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan tes bahasa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa anak setelah intervensi. Skor rata-rata pre-test meningkat dari 45 menjadi 70 pada post-test (p < 0.01). Observasi mengungkapkan peningkatan keterlibatan dan partisipasi anak selama sesi pembelajaran. Guru dan terapis melaporkan pandangan positif terhadap metode ini, meskipun mengidentifikasi tantangan seperti kebutuhan pelatihan dan sumber daya tambahan. Orang tua juga melaporkan peningkatan kemampuan bahasa anak di rumah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode multisensori efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa dan keterlibatan anak autis. Namun, implementasi yang sukses memerlukan dukungan dari berbagai pihak, pelatihan khusus, dan sumber daya yang memadai. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dan adaptasi metode ini untuk berbagai tingkat keparahan autisme. Dengan mengatasi tantangan implementasi dan melibatkan dukungan berkelanjutan, metode multisensori memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak autis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS OUTDOOR LEARNING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOLOGI KELAS VII SMP
Dewanda, Mahardika;
Anfa, Qurrotul;
Agnafia, Desi Nuzul
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v9i3.981
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran group investigation berbasis outdoor learning terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi ekologi di kelas VII SMPN 2 Kedunggalar. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen dengan menerapkan desain penelitian post-test only control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh karena populasi yang relative kecil. Sampel pada penelitian ini adalah 41 siswa di kelas VII SMPN 2 Kedunggalar yang terbagi menjadi 1 kelas eksperimen menerapkan model group investigation berbasis outdoor learning, dan 1 kelas kontrol menerapkan metode diskusi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Soal tes terdiri dari 24 soal pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar IPA dan lembar observasi digunakan sebagai alat ukur aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan independent sampel t-test. Pada pengujian hipotesis berbantuan SPSS25 didapati nilai sig(2-tailed) sebesar 0,000 hal ini menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran group investigation berbasis outdoor learning terhadap hasil belajar IPA. Adapun model pembelajaran group investigation berbasis outdoor learning juga berpengaruh pada aktivitas belajar dengan nilai sig(2-tailed) sebesar 0,000. Data yang didapat dari penelitian ini adalah rata-rata hasil belajar pada kelas kontrol sebesar 64,7 dengan rata-rata aktivtas belajar siswa sebesar 64%, sedangkan untuk kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata hasil belajar IPA sebesar 88,9 dengan rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar72,5%. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa tergolong baik, sedangkan persentase aktivitas belajar siswa tergolong dalam kategori aktif. (Kata Kunci: Group Investigation, Outdoor Learning, Hasil Belajar, Aktivitas Belajar)
Hubungan Konsentrasi, Tingkat Stres, Dan Kepercayaan Diri Dengan Hasil Shooting Per Menit Pada Bolabasket
razzi, fahrul
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v9i3.991
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi dengan hasil shooting per menit pada bolabasket, untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan hasil shooting per menit pada bolabasket, untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan hasil shooting per menit pada bolabasket, dan untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi, tingkat stres dan kepercayaan diri terhadap hasil shooting per menit pada bolabasket SMAN 1 Kota Palangka Raya.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Subjek penelitian adalah tim putra bolabasket SMAN 1 Kota Palangka Raya yang mengikuti kejuaraan Dekan Cup dengan jumlah pemain 30 orang. Untuk mengukur konsentrasi, tingkat stres, dan kepercayaan diri menggunakan angket. Sedangkan untuk mengukur hasil shooting atlet menggunakan tes bolabasket Lehsten dengan tes keterampilan shooting per menit.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara variabel konsentrasi dengan hasil shooting. Tidak terdapat hubungan antara variabel tingkat stres dengan hasil shooting. Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kepercayaan diri dengan hasil shooting sebesar 0,712. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsentrasi, tingkat stres, dan kepercayaan diri dengan hasil shooting sebesar 0,783. Hubungan ini menandakan jika konsentrasi, pengendalian tingkat stres, dan kepercayaan diri bertambah maka hasil shooting juga akan meningkat.
Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pemecahan Masalah Matematika
Arfanda, Fachmi Reza;
Imtihana, Ezif Rizqi
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i1.963
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas IV di MIM Ngadirejan. Penelitian ini merupakan sebuah studi quasi-eksperimen yang menggunakan desain one groups pretest-posttest. Subjek penelitian yang berjumlah dua puluh enam peserta didik kelas IV di MIM Ngadirejan. Hasil penelitian tersebut adalah bahwa terdapat pengaruh penerapan PBL kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV MIM Ngadirejan. Hasil pengujian normalitas prepost menunjukkan bahwa distribusi data kemampuan berpikir kritis peserta didik adalah normal. Oleh karena itu, untuk menguji keefektifan penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan kritis dalam berpikir peserta didik digunakan uji paired samples t-test pada taraf signifikansi 5%. pada hasil uji sampel berpasangan diperoleh nilai t hitung sebesar 11,485; df sebesar 25 dan pengujian yang dilakukan adalah uji ganda. sebagian maka nilai t-tabel sebesar 2,060. Nilai diambil dari statistic. Karena nilai atau 11,485 > 2,060 maka ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL memberikan dampak terhadap kemampuan cara berpikir yang kritis pada peserta didik kelas IV MIM Ngadirejan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas IV di MIM Ngadirejan. Penelitian ini merupakan sebuah studi quasi-eksperimen yang menggunakan desain one groups pretest-posttest. Subjek penelitian yang berjumlah dua puluh enam peserta didik kelas IV di MIM Ngadirejan. Hasil penelitian tersebut adalah bahwa terdapat pengaruh penerapan PBL kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV MIM Ngadirejan. Hasil pengujian normalitas prepost menunjukkan bahwa distribusi data kemampuan berpikir kritis peserta didik adalah normal. Oleh karena itu, untuk menguji keefektifan penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan kritis dalam berpikir peserta didik digunakan uji paired samples t-test pada taraf signifikansi 5%. pada hasil uji sampel berpasangan diperoleh nilai t hitung sebesar 11,485; df sebesar 25 dan pengujian yang dilakukan adalah uji ganda. sebagian maka nilai t-tabel sebesar 2,060. Nilai diambil dari statistic. Karena nilai atau 11,485 > 2,060 maka ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL memberikan dampak terhadap kemampuan cara berpikir yang kritis pada peserta didik kelas IV MIM Ngadirejan.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas 1 SD Negeri Tlesah
Ainun Nikmah;
Nova Estu Harsiwi
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i1.977
Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan awal pemahaman membaca yang dihadapi siswa kelas satu SD Negeri Tlesah Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan. Kajian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif dan subjek penelitiannya adalah guru kelas 1 dan kelas 1 SD Negeri Tlesah. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Milles dan Huberman. Model terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Survei menemukan bahwa 37,5% siswa kelas satu masih mengalami kesulitan untuk mulai membaca. Dengan kata lain, (1) kesulitan mengenal huruf, (2) belum mengenal huruf konsonan, dan (3) belum mampu membaca gabungan huruf vokal dan konsonan (4) Tidak dapat membaca kombinasi konsonan, (5) Tidak dapat membaca huruf diftong. Solusi yang diajukan oleh guru kelas satu untuk mengatasi kesulitan membaca siswa kelas satu adalah dengan memberikan pengajaran membaca, mendirikan sudut membaca di kelas, dan memberikan bacaan sesuai dengan kemampuan membaca siswa.
Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan Dan Keseimbangan Terhadap Kemampuan Passing Atas Bola Voli Pada Siswa Ektrakurikuler
Munir, Ali;
Gontara, Satria Yudi;
Umar, Fadilah
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i1.1010
Proses meningkatkan kemampuan passing merupakan tujuan bagi para pelatih untuk memberikan hasil yang maksimal dalam suatu team. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan keseimbangan terhadap kemampuan passing Atas Siswa Ektrakurikuler Bola Voli SMK Modern Ngawi. Metode yang digunakan adalah survey dengan teknik pengumpulan data dengan sampel sebanyak 30 anak karena itu disebut populasi sampel. Instrumen yang digunakan berupa tes, yaitu push-up untuk tes kekuatan otot lengan dan bass test untuk test keseimbangan serta instrumen test Passing atas. Berdasarkan analisis data di dapat bahwa kekuatan otot lengan dan keseimbangan memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan passing atas siswa ektrakurikuler voli Smk Modern Ngawi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan: (1) hubungan antara kekuatan otot lengan terhadap kemampuan passing atas R sebesar 0,883 dengan nilai sig. sebesar 0,000, (2) hubungan antara keseimbangan terhadap kemampuan passing atas R sebesar 0,862 dengan nilai sig. sebesar 0,000 dan (4) hubungan antara kekautan otot lengan, dan keseimbangan, terhadap kemampuan passing atas permainan bola voli R sebesar 0,809, R2 sebesar 0,654 dengan nilai sig. sebesar 0,000. Sehingga berdasarkan dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwasannya adanya hubungan yang signifikan dari kekuatan otot lengan dan keseimbangan terhadap kemampuan passing atas pada siswa ektrakurikuler voli SMK Modern Ngawi
ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA SMA DITINJAU dari GAYA BELAJAR KOGNITIF FIELD DEPENDENT dan FIELD INDEPENDENT
ellennitaa;
Abdur Rohim;
Heny Ekawati Haryono
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i1.1038
Abstrak Matematika merupakan mata pelajaan yang ada dalam setiap tingkatan pendidikan. Matematika juga menjadi mata pelajaran penting yang memegang peranan dalam pendidikan dan selalu saling terkait dengan mata pelajaran yang lainnya. Akan tetapi, tak sedikit siswa yang merasa kesulitan dan mendapat nilai rendah. Harus ada langkah yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang menyebabkan hasil belajar siswa kurang optimal. Berhasil tidaknya proses pendidikan dalam pembelajaran matematika dipengaruhi oleh pengetahuan dasar dan juga gaya belajar siswa itu sendiri, selain itu model dan metode serta bahan ajar yang diterapkan guru saat mengajar. Gaya kognitif merupakan cara seseorang memproses, menyimpan maupun menggunakan informasi untuk menanggapi suatu tugas atau berbagai jenis lingkungannya. Dalam penelitian ini, Peneliti memilih fokus pada tipe gaya kognitif field dependent-field independent. Perbedaan mendasar dari kedua gaya kognitif tersebut yaitu dalam hal bagaimana melihat suatu permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa yang memiliki gaya belajar kognitif field dependent dan gaya belajar kognitif field independent serta kesulitan belajar apa yang kedua gaya belajar ini saat pembelajaran berlangsung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kognitif yang nanti akan digunakan untuk mengetahui gaya kognitif siswa, tes tulis untuk mengetahui hasil belajar siswa dan tes wawancara untuk mengetahui kesulitan yang dialami oleh siswa tersebut. Untuk subjek penelitian adalah siswa kelas X MA Sunan Drajat Kedungadem dengan 4 siswa sebagai subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dalam BAB IV, dapat disimpulkan bahwa dari hasil analisis penelitian hasil belajar siswa untuk subjek FD hanya mampu menyelesaikan satu tahapan saja dari enam tahapan yang dikemukakan menurut teori Revisi Taksonomi Bloom. Subjek FD merasa kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan materi SPLDV akan tetapi unggul dalam tahapan mengingat. Sedangkan subjek FI juga merasa kesulitan dalam menyelesaikam soal matematika materi SPLDV akan tetapi unggul dalam dua tahapan yakni dalam tahapan mengingat dan memahami dengan baik dan merasa kesulitan dalam tahapan mengaplikasikan, menganalisis, mengevaluasi dan menciptakan.
Implementasi Kebijakan Lima Hari Sekolah dalam Menanamkan Karakter Beriman Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia pada siswa Kelas IV SDN Karangtengah Prandon 2
Maharani, Magareta;
Arum Dwi Rahmawati;
Aulia Fajar Khasanah
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i1.1040
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kebijakan, kendala yang dialami guru, serta solusi dari kendala pelaksanaan kebijakan lima hari sekolah dalam penanaman karakter beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia di kelas IV SDN Karangtengah Prandon 2. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Penelitian ini di fokuskan pada kebijakan lima hari sekolah dalam penanaman Karakter Beriman Bertaqwa Kepada Tuhan yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia yang di berikan guru kepada siswa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara peneliti di SDN Karangtengah Prandon 2. Dalam kegiatan analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa bahwa implementasi kibijakan lima hari sekolah dalam menanamkan karakter beriman bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia di SDN Karangtengah Prandon 2 berjalan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017. Dalam pelaksanaannya guru menerapkan profil pelajar pancasila dimensi pertama yaitu Beriman Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Penanaman karakter dilakukan dengan program berupa pembiasaan hafalan surat di juz 30, pembacaan asmaul husna dan solat duha sebelum pembelajaran dimulai. Pembiasaan pembiasaan dilakukan untuk menjadikan lulusan SDN Karangtengah Prandon 2 menjadi lulusan yang faham akan agama dan dapat menerapkan nilai nilai agama di manapun siswa siswi berada. Dalam pelaksanaan implementasi juga menglami beberapa kendala namun adanya kendala yang ada dapat diatasi dengan solusi solusi yang sudah diterapkan di SDN Karangtengah Prandon 2. Kata Kunci: Pendidikan, Pembelajaran, Lima Hari Sekolah.