JPM (Jurnal Pendidikan Modern)
JPM (Jurnal Pendidikan Modern) is a journal published by the Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Modern Ngawi, Indonesia.
JPM (Jurnal Pendidikan Modern) encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education. The journal publishes a broad range of papers from all branches of education and individual or group learning relating to education.
Articles
187 Documents
Meningkatkan Higher Order Thinking Skills Peserta Didik melalui Pengembangan Skenario Pembelajaran Berbasis Saintifik
Setyowati, Ririn;
Rahma Rista Utami, Novia
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 2 (2025): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i02.1142
Hasil survey PISA pada tahun 2015 dan 2018 mengalami penurunan yang menunjukkan bahwa Higher Order Thinking Skills peserta didik belum optimal sehingga diperlukan pengembangan skenario pembelajaran yang lebih efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendiskripsikan karakteristik skenario pembelajaran berbasis saintifik, (2) pengembangan skenario pembelajaran berbasis saintifik, dan (3) mengetahui keefektifan skenario pembelajaran berbasis saintifik untuk meningkatkan HOTS peserta didik. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode modifikasi Sukmadinata dan Thiagajaran, et al. yang terdiri dari fase define, design, development dan disseminate. Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas IV SD Negeri di Kabuapaten Ngawi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes HOTS dan angket respon guru dan peserta didik. Teknik analisis data HOTS menggunakan Independent Sample T-Test berdasarkan gain score pretest dan posttest pada kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil analisis gain score menunjukkan taraf signifikansi 0,019 kurang dari α = 0,05 sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan HOTS peserta didik pada kelompok eksperimen dan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan skenario pembelajaran berbasis saintifik dapat meningkatkan HOTS peserta didik kelas IV di SD Negeri Kabupaten Ngawi
Tingkat Kecemasan Siswa Kelas VII SMP Syarifatul Ulum Dalam Senam Lantai Guling Depan
Darumoyo, Kuncoro;
Cahyaningtyas, Erlina;
Septianingrum, Kartika
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 2 (2025): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i2.1152
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Kecemasan Siswa Kelas VIII SMP Syarifatul Ulum dalam Pembelajaran Senam Lantai Guling Depan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Syarifatul Ulum dengan jumlah responden yaitu 34 siswa. Instrumen yang digunakan ialah menggunakan skala SAS (Sport Anxiety Scale) kemudian jumlah dari data tersebut dibuat rata-rata menggunakan rumus mean. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) siswa dengan kategori tingkat kecemasan rendah sebanyak tidak ada. 2) siswa dengan kategori tingkat kecemasan agak rendah sebanyak 9 siswa. 3) siswa dengan kategori kecemasan agak tinggi sebanyak 17 siswa. 4) siswa dengan kategori tingkat kecemasan tinggi sebanyak 8 siswa. Hasil perhitungan rata-rata dengan menggunakan rumus mean yaitu 55,7, artinya bahwa tingkat kecemasan siswa putri pada senam lantai guling depan yaitu agak tinggi.
Implementasi Model Problem-Based Learning Pada Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar
Tri Wardati Khusniyah;
Miratu Chaeroh
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 2 (2025): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i2.1161
Artikel ini bertujuan mengungkap permasalahan pembelajaran IPS yang belum diajarkan secara terpadu dan alasan para siswa kurang tertarik dalam mengikuti pembelajaran IPS serta upaya perbaikan menggunakan model problem-based learning. Metode penulisan menggunakan studi kepustakaan dari berbagai literatur. Hasil studi kepustakaan mengungkapkan bahwa pembelajaran IPS yang bersifat terpadu di sekolah bukan menjadi permasalahan apabila guru memiliki pemahaman yang baik tentang disiplin ilmu-ilmu sosial. Faktor penyebab siswa kurang tertarik pada pembelajaran IPS yaitu penempatan jam pelajaran sebagai pelengkap di siang hari, kinerja guru, dan model pembelajaran yang kurang sesuai. Upaya perbaikan untuk mengatasi hal tersebut yaitu mengarahkan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered learning). Salah satunya adalah menggunakan model problem-based learning. Pembelajaran IPS yang memfokuskan pada penyelidikan dan pemecahan masalah di kehidupan sehari-hari, sangat tepat apabila menggunakan model PBL.
Systematic Literature Review: Kurikulum Adaptif Di Lembaga PAUD Inklusi
Octavian Dwi Tanto;
Yes Matheos Lasarus Malaikosa;
Ajeng Rizki Safira;
Yuli Tri Andini
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 2 (2025): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i2.1173
Implementasi kurikulum adaptif dipandang sebagai representasi penerapan kurikulum ideal di lembaga PAUD. Konstelasi kurikulum adaptif dalam pembelajaran anak usia dini mengambarkan kegiatan belajar bermakna yang representatif dengan kebutuhannya. Guru PAUD memiliki banyak variasi dalam menentukan tujuan, isi materi, proses pembelajaran, hingga evaluasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan anak. Sejauh ini penerapan kurikulum adaptif dipandang sebagai learning model yang ideal bagi guru PAUD untuk diterapkan baik pada anak normal maupun anak yang tergolong memiliki different ability. Kegiatan belajar berorientasi kurikulum adaptif memenuhi prinsip dasar pembelajaran anak yang bersifat individual differences. Anak-anak yang terfasilitasi pembelajaran dengan menggunakan kurikulum adaptif memiliki banyak kesempatan untuk mengembangkan potensi tumbuh kembangnya tanpa memandang beragam latar belakang kemampuan hingga aspek sosial dan budayanya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR). Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengintepretasikan dokumen kebijakan dan hasil penelitian yang berkaitan dengan implementasi kurikulum adaptif di lembaga PAUD inklusi. Data-data penelitian diambil dari mesin pencari Google dan Google Schoolar yang difilter dengan kentuan dokumen yang masuk dalam kriteria inklusi. Dokumen tersebut kemudian disintesiskan dan diintepretasikan menggunakan teknik ekstraksi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum adaptif memiliki bentuk penerapan yang variatif mulai dari kurikulum eskalasi, duplikasi, modifikasi, substitusi, dan omisi. Variasi penerapan kurikulum di PAUD inklisif diterapkan dengan menyesuaikan tingkat Standar Capaian Perkembangan Anak dan kebutuhan belajar anak.
Persepsi Orang Tua terhadap Video Cocomelon untuk Anak Usia Dini
Isnaini, Fatimah Noor;
Windiastuti, Endah;
Untariana, Ajeng Fitri;
Wening Sekar Kusuma
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 2 (2025): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i2.1186
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi orang tua tentang video dari channel youtube cocomelon bagi anak usia dini. Channel youtube cocomelon merupakan channel yang populer bagi anak usia dini yang mengajarkan konsep dasar seperti angka, huruf, warna dan nilai social melalui lagu dan cerita yang dikemas secara menyenangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menggali persepsi orang tua mengenai video cocomelon bagi anak usia dini. Pendekatan deskriptif kualitatif dipilih karena sesuai untuk memahami secara mendalam pandangan, pengalaman dan pemahaman orang tua terkait topik yang diteliti. Responden dalam penelitian ini adalah 5 orang tua di Kota Depok yang dipilih secara purposive sampling. Pemilihan dilakukan berdasarkan kriteria sebagai berikut: mempunyai anak usia 1-4 tahun yang sedang atau pernah menyaksikan video cocomelon, Wawancara semi terstruktur dilakukan dan daftar pertanyaan disusun untuk mengembangkan wawancara berdasarkan literatur terkait. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kelima responden yang diwawancara mempunyai pandangan positif tentang video cocomelon untuk anak usia dini. Para responden meyakini jika dimanfaatkan dengan baik dengan pengawasan orang tua, video cocomelon dapat dijadikan sebagai salah satu media sumber belajar anak. Manfaat yang diperoleh yaitu menambah kosakata bahasa inggris anak usia dini serta menyanyikan dan meniru gerakan yang ada dalam video. Namun disisi lain video cocomelon juga dapat memiliki sifat adiktif untung anak usia dini jika tidak diawasi oleh orang tua. Terdapat salah satu responden yang mengemukakan jika anaknya hampir terlambat bicara karena intensitas menonton yang terlampau sering.
- PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KREATIF DALAM MENDUKUNG PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR: -
Huzaifi, Fadhil;
Alfi Rahmawati;
Fajar Dwi Rukma;
Minsih
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 03 (2025): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i03.1184
Pendidikan inklusi membutuhkan strategi pembelajaran yang efektif untuk mengakomodasi keberagaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengeksplorasi strategi pembelajaran kreatif yang diterapkan di SD Negeri Manahan, 2) mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pembelajaran kreatif yang diterapkan di SD Negeri Manahan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara mendalam dengan GPK (Guru Pendamping Khusus), observasi non-partisipatif yang dilakukan di kelas inklusi untuk mengamati secara langsung penerapan strategi pembelajaran kreatif oleh guru, dan studi dokumentasi yang melibatkan analisis RPP, silabus, dan dokumen relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) SD Negeri Manahan menerapkan strategi seperti pembelajaran berbasis proyek, berbasis permainan, dan kegiatan di luar kelas. 2) Terdapat faktor penghambat yaitu kurangnya pengetahuan guru, minimnya sumber daya manusia khususnya GPK (Guru Pendamping Khusus), serta keberagaman kemampuan siswa. Melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan sekolah dalam upaya pengembangan sendidikan inklusi meliputi pelatihan guru, optimalisasi fasilitas, dan kerjasama dengan orangtua. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran kreatif untuk mendukung pendidikan inklusi, serta menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas guru dan penyediaan sumber daya memadai.
Eksplorasi Interaksi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus dalam Pembelajaran IPA Berbasis Proyek (PJBL)
Fajarwati, Salsabila;
Khoirun Nisa;
Minsih
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 03 (2025): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i03.1187
Social interaction is one of the skills of human life with others. In inclusive learning, social interaction can be found in the project-based learning (PjBL) learning model. This article aims to 1) describe the social interactions of students with special needs in inclusive schools, 2) describe the role of the project-based learning (PJBL) learning model in creating learning interactions of students with special needs in inclusive schools. This type of research is qualitative research with interview and observation data collection techniques. The results of the study obtained 1) social interactions that occur in inclusive elementary schools still require special attention, and need adjustment and foster a culture of mutual respect in schools, 2) project-based learning provides a role in creating social interactions of regular and special needs students where they help each other in project work. Students with special needs who previously rarely interacted are encouraged to join their friends.
IMPLEMENTASI TEORI SCAFFOLDING DAN ZONE PROXIMAL TEACHER DEVELOPMENT DALAM PENINGKATAN TPACK GURU MELALUI KEBIJAKAN PROGRAM KURIKULUM MERDEKA
Pamungkas, Zakaria Sandy;
Nurmasyitah;
Ratih Permana Sari;
Gunarhadi
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 03 (2025): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i03.1195
Kurikulum merdeka merupakan kurikulum bebas terstruktur yang dikembangkan oleh guru dengan menyesuaikan karakteristik siswa serta kebutuhan yang diperlukan oleh siswa. Keberhasilan implementasi kurikulum merdeka bergantung pada TPACK guru dalam mengintegrasikan teknologi, pedagogi dan konten menjadi pembelajaran yang lebih bermakna. Pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan TPACK guru melalui program kurikulum merdeka yang diinisiasi berdasarkan teori ZPTD (Zone Proximal Teacher Development) dan scaffolding agar kebijakan berjalan secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teori scaffolding dan ZPTD dalam peningkatan TPACK guru pada program sekolah penggerak, program guru penggerak dan platform merdeka mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 tahapan ZPTD dalam kebijakan program kurikulum merdeka yaitu self-assistance melalui platform merdeka mengajar, expert other assistance, internalization, dan recursion melalui program sekolah penggerak dan program guru penggerak. Terdapat tiga jenis scaffolding yang digunakan dalam platform merdeka mengajar, program guru penggerak dan program sekolah penggerak yaitu feedback, questioning, dan cognitive structuring. Integrasi teori ZPTD dan scaffolding dalam program sekolah penggerak, program guru penggerak, dan platform merdeka mengajar diharapkan dapat meningkatkan TPACK guru dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil pendidikan di Indonesia.
Guru di Era Digital: Mengatasi Masalah dan Mengembangkan Solusi untuk Kebijakan Pendidikan
Eka Wati;
Siti Nurhaliza;
mrizkypadriansyah;
Abdurrahmansyah
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 03 (2025): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i03.1201
Dunia pendidikan telah dipengaruhi secara signifikan oleh munculnya era digital, khususnya dalam kaitannya dengan tugas dan tanggung jawab pendidik. Ada beberapa manfaat dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pendidikan. dan juga menghadirkan tantangan, seperti rendahnya keterampilan digital guru, ketimpangan akses terhadap teknologi, serta tuntutan untuk beradaptasi dengan metode pembelajaran yang lebih inovatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan hambatan yang dihadapi oleh pendidik di era teknologi digital serta merumuskan solusi kebijakan pendidikan yang dapat diterapkan untuk mengatasinya. Penelitian ini menerapkan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengkaji beragam sumber literatur, jurnal ilmiah, serta kebijakan pendidikan yang berkaitan dengan era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan kebijakan yang berfokus pada peningkatan kompetensi digital guru melalui pelatihan berkelanjutan, pemerataan akses terhadap infrastruktur teknologi, serta pengembangan kurikulum yang lebih fleksibel dan sesuai dengan perkembangan digital. Selain itu, pendidik juga diharapkan dapat menjalankan fungsi sebagai fasilitator pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa serta memanfaatkan teknologi secara optimal dalam proses belajar-mengajar. Dengan kebijakan yang tepat dan kesiapan guru dalam beradaptasi terhadap perubahan teknologi, transformasi pendidikan di era digital dapat berjalan lebih optimal. Sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan sistem pendidikan tetap relevan dengan kebutuhan siswa di masa depan Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta Pastikan sistem pendidikan masih sesuai dengan tuntutan siswa dan perkembangan zaman.
Mewujudkan Pembelajaran Sains yang Humanis Melalui Pendekatan Berorientasi Sosio-Emosional
Nuwangi, Pohaci Puspa;
Riandi, Riandi;
Suwarma, Irma Rahma;
Agustin, Mubiar
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 03 (2025): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v10i03.1202
Artikel ini membahas potensi pendekatan humanistik dalam pembelajaran sains untuk meningkatkan hasil dan aspek afektif siswa. Pendidikan sains yang efektif penting untuk mempersiapkan generasi yang kreatif dan inovatif. Namun, seringkali pandangan siswa terhadap sains tidak sesuai harapan. Hal itu dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pendekatan humanistik diusulkan sebagai solusi, dengan mengintegrasikan dimensi kemanusiaan seperti emosi, nilai, dan hubungan sosial dalam pembelajaran. Metode penelitian studi pustaka digunakan untuk menganalisis dan mengelompokkan sumber terkait. Pendekatan ini dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa dan sikap positif terhadap sains melalui strategi seperti humanizing the classroom, active learning, dan quantum learning. Teori humanistik, seperti choice theory, juga mendukung penciptaan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan pribadi dan akademik. Dengan penerapan pendekatan ini, diharapkan pengalaman pembelajaran sains menjadi lebih bermakna dan relevan, mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri.