cover
Contact Name
Reno Fernandes
Contact Email
renofernandes@fis.unp.ac.id
Phone
+6285272442828
Journal Mail Official
perspektif@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan
ISSN : 2684902X     EISSN : 26221748     DOI : http://dx.doi.org/10.24036/perspektif
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan aims to facilitate interaction, discussion and updating of ideas from Students of Education, Sociology and Anthropology in Indonesia. Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan contains empirical research in the fields of Education, Sociology and Anthropology.
Articles 475 Documents
Hubungan Konstruksi Sosial dan Parasocial Relationship dengan Interaksi Sosial Komunitas Carat Sumbar Natasya Putri Latifa; Hendra, Muhammad David
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konstruksi sosial dan parasocial relationship dengan interaksi sosial komunitas Carat Sumbar (penggemar boyband SEVENTEEN). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antar variabel. Sampel penelitian terdiri dari 66 anggota komunitas Carat Sumbar yang dipilih melalui teknik random sampling dari populasi sebanyak 265 anggota komunitas. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitasnya menggunakan Pearson Product Moment dan reliabilitasnya dengan Cronbach‟s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan tingkat konstruksi sosial yang ada dalam komunitas Carat Sumbar berada pada kategori tinggi dengan persentase 77%. Tingkat parasocial relationship yang terbentuk antara anggota komunitas dengan SEVENTEEN juga berada pada kategori tinggi dengan persentase 88%. Interaksi sosial yang terjadi dalam komunitas Carat Sumbar tergolong tinggi dengan persentase 67%. Angka kontribusi pengaruh variabel konstruksi sosial secara parsial terhadap interaksi sosial mencapai 0,567 (56,7%). Sementara itu, berbeda dengan variabel konstruksi sosial, hubungan antara parasocial relationship dengan interaksi sosial justru menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Meski demikian, nilai koefesien Beta sebesar 0,210 menunjukkan adanya kontribusi sebesar 21%, yang berarti bahwa hubungan ini tetap memiliki pengaruh, namun tidak cukup kuat secara statistik. Di sisi lain, ketika konstruksi sosial dan parasocial relationship dianalisis secara simultan melalui uji F, hasil yang diperoleh adalah adanya hubungan yang signifikan terhadap interaksi sosial. Perhitungan kontribusi simultan yang sudah dilakukan sebelumnya menghasilkan angka sebesar 51,04%, yang berarti bahwa lebih dari separuh pola interaksi sosial dalam komunitas Carat Sumbar dapat dijelaskan oleh keberadaan konstruksi sosial dan parasocial relationship.
Fungsi Keluarga pada Pasangan Pernikahan Dini Laori Zola Endria; Hasmira, Mira Hasti
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1431

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pasangan pernikahan dini di Desa Kebun Baru menjalankan fungsi ekonomi keluarga serta strategi adaptasi yang mereka lakukan dalam kondisi serba terbatas. Pernikahan dini merupakan persoalan sosial yang masih banyak terjadi di berbagai wilayah Indonesia, di Desa Kebun Baru, pernikahan usia muda menjadi persoalan yang harus di perhatikan karena banyak pasangan memasuki kehidupan rumah tangga tanpa kesiapan mental dan finansial, ataupun pendidikan yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksplanatoris. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 informan yang di pilih dengan metode purposive dengan kriteria pasangan yang menikah di usia dini (perempuan: dibawah 19 tahun dan laki-laki: di bawah 21 tahun), orangtua pasangan, tetangga, dan pengurus desa. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, triangulasi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian juga analisis dengan menggunakan teori Struktural Fungsional Talcott Parsons Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasangan masih mengalami ketergantungan ekonomi pada keluarga besar karena pendapatan yang tidak menentu. Suami umumnya bekerja pada sektor informal, sedangkan istri membantu melalui pekerjaan sambilan atau usaha kecil-kecilan. Pembagian peran bersifat fleksibel, ditentukan oleh kebutuhan dan tekanan ekonomi yang berubah-ubah. Pasangan mengembangkan strategi bertahan hidup seperti hidup hemat, serta menggabungkan sumber daya keluarga besar. Temuan ini menunjukkan bahwa proses adaptasi dan integrasi menjadi kunci bagi keberlangsungan fungsi ekonomi keluarga muda. Penelitian ini menegaskan perlunya program pendampingan keluarga muda untuk memperkuat ketahanan ekonomi di pedesaan
Tantangan Pengasuhan Anak oleh Kakek dan Nenek di Kelurahan Limau Manis Selatan Nada, Azzahra Qhutrun; Hasmira, Mira Hasti
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1440

Abstract

Pengasuhan terhadap anak idealnya dilakukan oleh orangtua secara langsung baik dalam memenuhi kebutuhan fisik, emosional, sosial serta pendidikan terhadap anak. Faktanya, banyak orantua yang tidak dapat menajalankan tanggung jawab penagsuhan dengan baik karena kesibukan yang dimiliki. Pengasuhan anak banyak dilakukan oleh keluarga terutama oleh kakek dan nenek. Peneilitian ini bertujuan untuk menganalisisbagaimana tantangan pengasuhan anak yang dihadapi oleh kakek dan nenek di masyarakat Kelurahan Limau Manis Selatan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Untuk memperoleh data penelitian digunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi non-partisipan, teknik wawancara dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini sebanyak 18 orang yang dipilih secara purposive. Data yang diperoleh kemuadian di analisis menggunakan Model Miles dan Huberman dimana data di reduksi, kemudia data di sajikan dan penarikan kesimpulan. Untuk menganalisis permasalahan ini digunakan Teori Beban Peran oleh William J.Goode.Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tantangan dan kesulitan yang dihadapi oleh kakek dan nenek dalam pengasuhan anak diantaranya adalah Perbedaan pola asuh dan keterbatasan pengetahuan pengasuhan modern, beban peran kakek dan nenek dalam pengasuhan anak, pengurangan aktivitas sosial serta minimnya dukungan sosial terhadap kakek dan nenek.
Wacana, Pengetahuan, dan Kuasa dalam Debat Pilkada 2024 di Pesisir Selatan Berdasarkan Perspektif Foucault Aini, Husnatul; Putra, Eka Vidya
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana, pengetahuan, dan kekuasaan dalam debat publik Pilkada 2024 di Kabupaten Pesisir Selatan. Berangkat dari realitas untuk menganalisis isi debat terhadap wacana yang dibangun paslon, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis isi, dan teori yang digunakan adalah teori pengetahuan dan kekuasaan Michel Foucault. Data penelitian diperoleh dari rekaman debat publik putaran pertama yang ditayangkan oleh TVRI Sumatera Barat, serta diperkuat melalui wawancara dengan informan terkait yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paslon 1 membangun wacana politik yang menekankan pada keberlanjutan program yang telah ia lakukan sebelumnya semasa menjadi bupati, karena ia menganggap bahwa apa yang ia lakukan dulunya telah berhasil dan ingin di lanjutkan pada masa sekarang ini. Seperti pendidikan dan kesehatan gratis, serta memperkuat peran musrenbang sebagai wadah partisipasi masyarakat. Sementara itu, Paslon 2 membangun wacana politiknya dengan mengatakan bahwa kondisi saat ini tidak lebih baik dari masa lalu, disaat ia menjadi bupati, ia mengatakan bahwa semasa ia menjadi bupati pembangunan maju dan berkembang dan itu tidak ia rasakan pada masa sekarang ini. Pendekatan ini membuat mereka terlihat sebagai pemimpin yang berpikir maju, mampu memberi solusi nyata, dan berfokus pada pembaruan dengan dasar data, aturan pemerintah, serta dukungan pemerintah pusat. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa hasil penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana para calon menggunakan bahasa dan cara berbicara untuk membangun kepercayaan dan meyakinkan masyarakat melalui wacana yang mereka bangun.
Interaksi Simbolik Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Padang melalui Fitur Close Friend Instagram Allifa Faradila; Amran, Sri Oktika
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1464

Abstract

Masalah utama penelitian ini menganalisis bagaimana perkembangan teknologi internet menciptakan perubahan dalam cara manusia berinteraksi, yang terlihat melalui fenomena penggunaan fitur close friend instagram sebagai ruang interaksi simbolik. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan interaksi simbolik mahasiswa Pendidikan Sosiologi melalui fitur close friend instagram. Penelitian ini dianalisis menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik oleh Herbert Blumer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan dalam penelitian berjumlah 10 orang yang dipilih secara purposive dengan kriteria mempunyai akun instagram dan aktif menggunakan close friend, dengan rentang umur 18-24 tahun serta mahasiswa Pendidikan Sosiologi yang aktif semester Januari-Juni 2025. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi partisipasi, wawancara mendalam, serta studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan model Miles&Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Padang menggunakan fitur close friend instagram karena close friend dimaknai sebagai ruang aman dan nyaman untuk mengekspresikan diri. Pemaknaan close friend sebagai ruang aman dan nyaman terbentuk akibat adanya interaksi antara informandengan audiens melalui simbol-simbol yang ada di fitur close friend. Makna terhadap fitur close friend bersifat dinamis sesuai dengan pengalaman individu dalam penggunaan fitur close friend. Sehingga menunjukkan bahwa penggunaan fitur close friend di Instagram membentuk pola interaksi simbolik antara mahasiswa di ruang digital serta mampu mengelola strategi komunikasi yang lebih selektif di media sosial.
Stigmatisasi Terhadap Generasi Z di PT. Delapan Belas Sejahtera Kota Padang Khairani Rizky; Hasmira, Mira Hasti
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stigmatisasi yang dialami Generasi Z di PT. Delapan Belas Sejahtera. Kondisi ini menarik untuk dipahami sebab proses pelabelan yang memengaruhi motivasi, kepercayaan diri, dan perilaku kerja generasi muda karna perannya dalam masa depan tenaga kerja Indonesia. Dengan metode kualitatif tipe studi kasus. Informan berjumlah 10 orang yang dipilih melalui teknik purposive, adapun kriteria informan yaitu karyawan Generasi Z (18–27 tahun) yang sedang aktif bekerja di perusahaan, karyawan Generasi Milenial (28–40 tahun) yang memiliki pengalaman kerja lebih stabil, serta pihak HRD yang berwenang dalam pengelolaan sumber daya manusia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori labeling Edwin M. Lemert digunakan untuk memahami bagaimana penyimpangan awal (primary deviance) dapat berkembang menjadi penyimpangan sekunder (secondary deviance) akibat pelabelan sosial yang terus berulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigmatisasi terhadap Generasi Z terbentuk melalui konstruksi sosial yang berlangsung dalam interaksi sehari-hari. Terdapat tiga bentuk stigma yang muncul, yaitu: (1) stigma terhadap loyalitas kerja, dimana Generasi Z dianggap mudah bosan dan sering berpindah pekerjaan; (2) stigma terhadap etos kerja, berupa anggapan bahwa mereka bekerja berdasarkan suasana hati dan kurang konsisten; serta (3) stigma terhadap ketahanan mental, dimana mereka dipandang mudah stres dan tidak tahan tekanan. Penelitian ini menekankan perlunya pemahaman lintas generasi yang lebih inklusif agar stigma tidak menghambat perkembangan profesional Generasi Z.
Perubahan Tradisi Bakongsi pada Masyarakat Petani Jorong Bansa, Kenagarian Kamang Tangah Anam Suku Akbar, Jumainil; Susilawati, Nora
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1467

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor internal dan eksternal penyebab terjadinya perubahan tradisi bakongsi pada masyarakat petani Jorong Bansa, Kenagarian Kamang Tangah Anam Suku, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam  serta menganalisisnya melalui teori struktural fungsional Talcott Parsons skema AGIL. Tradisi bakongsi yang dahulu berfungsi sebagai kerja kolektif berbasisi gotong royong menjadi sistem kerja individual dan berorientasi upah sejak tahun 1990-an. Perubahan ini terjadi seiring pergeseran kondisi sosial, ekonomi, demografis, dan perkembangan teknologi pertanian. Hal ini menarik untuk dilkukan karena penelitian ini berfokus pada fokus kajian yang secara spesifik menelaah perubahan tradisi bakongsi di Jorong Bansa, yang belum banyak dikaji sebelumnya.Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk dilakukan untuk mengetahui kenapa tradisi bakongsi mengalami perubahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus intrinsik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling  dengan informan sebanyak 23 orang. Teknik analisis data melalui penelitian ini menggunakan model interaktif Miles Huberman dengan langkah-langkah reduksi data, menyajikan data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal meliputi berkurangnya kohesi sosial, melemahnya solidaritas, perubahan pola hidup, serta menurunnya keterlibatan generasi muda menjadi faktor internal perubahan bakongsi. Faktor eksternal meliputi perubahan lingkungan fisik, penurunan kualitas tanah, masuknya pendatang, serta penggunaan teknologi pertanian modern yang meningkatkan efisiensi kerja individual. Analisis AGIL menunjukkan bahwa fungsi adaptasi dan pencapaian tujuan masih berjalan, namun fungsi integrasi dan latensi melemah seiring pudarnya nilai gotong royong. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya upaya pelestarian nilai solidaritas sosial di tengah modernisasi praktik pertanian.
Pengaruh Netiket terhadap Perubahan Sosial Pengguna Game Mobile Legends Pada Komunitas RRQ Kingdom Sumbar Muhammad Ade Putra; Triyandra, Annisa Citra
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1470

Abstract

Meningkatnya interaksi digital di kalangan masyarakat, khususnya dalam komunitas game, yang sering memunculkan perilaku tidak etis seperti ujaran kebencian, provokasi, dan sikap toxic. Kondisi ini menunjukkan urgensi penerapan netiket sebagai etika berkomunikasi daring untuk menjaga keharmonisan interaksi sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh netiket terhadap perubahan sosial pengguna game online Mobile Legends dalam komunitas tersebut. Penelitian ini memiliki kebaruan karena secara khusus mengkaji pengaruh netiket terhadap perubahan sosial dalam komunitas esports RRQ Kingdom Sumatera Barat, suatu konteks yang belum banyak diteliti sebelumnya. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan Quota Sampling, dengan jumlah sampel 101 anggota dari 503 populasi anggota komunitas RRQ Kingdom Sumbar. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Penelitian ini menggunakan teori netiket dari Viginea Shea dan perubahan sosial dari Moore. Hasil penelitian menunjukkan bahwa netiket berpengaruh signifikan terhadap perubahan sosial, dengan t hitung 12,065 > t tabel 1,98422 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Persamaan regresi Y = 5,950 + 0,318X mengindikasikan bahwa semakin tinggi penerapan netiket, semakin meningkat perubahan sosial yang terjadi dalam komunitas. Temuan ini tidak hanya memperkuat teori mengenai pentingnya etika digital, tetapi juga memberikan implikasi praktis bagi komunitas dan industri esports dalam membangun budaya interaksi digital yang positif dan konstruktif.
Faktor-Faktor Quarter Life Crisis pada Fresh Graduate dalam Masa Transisi Menuju Dunia Kerja Haura Ramadhina; Sandra, Ika
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan quarter-life crisis pada fresh graduate Prodi Pendidikan Sosiologi UNP. Penelitian ini kebaruannya pada fokus analisis yang tidak hanya melihat QLC dari aspek psikologis sebagaimana studi-studi sebelumnya, tetapi juga menekankan perspektif sosiologis guna memahami faktor pemicu QLC. Penelitian ini memiliki urgensi karena kecemasan akan masa depan dan karir yang dialami fresh graduate dapat membawa dampak bagi kesejahteraan individu, terutama dalam memicu munculnya QLC. Teori yang digunakan teori fenomenologi Alfred Schutz yang menekankan makna subjektif individu terhadap pengalaman hidupnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Prodi Pendidikan Sosiologi UNP dengan rentang Juni hingga September 2025 dengan jumlah 15 informan. Informan dipilih secara purposive dengan kriteria fresh graduate Prodi Pendidikan Sosiologi UNP, telah menyelesaikan studi 6 bulan hingga 1 tahun, dan sedang dalam proses pencarian kerja. Data dikumpulkan melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik analisis data dengan model Miles dan Huberman yang yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab QLC yang meliputi: (1) Ekspektasi dan ketakutan Fresh graduate terhadap Masa Depan, (2) Keraguan diri terhadap kompetensi dalam menentukan arah karir, (3) Rasa cemas akibat tuntutan dari keluarga, (4) Perbandingan sosial dengan teman sebaya, (5) Keterbatasan peluang kerja yang sesuai dengan minat dan latar belakang Pendidikan, (6) Khwatir terhadap Ketidaksesuaian antara Pekerjaan dan Nilai Pribadi. Temuan ini memperlihatkan bahwa QLC dipengaruhi oleh kondisi individu dan ekspektasi sosial, serta dipahami melalui makna subjektif fresh graduate dalam menghadapi transisi menuju dunia kerja.
Keberlanjutan Program PNM Mekaar Syariah Melalui Mekanisme Sistem Pembiayaan Tanggung Renteng di Jorong Sigintir Nada Kurnia Putri; Ikhwan, Ikhwan
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1472

Abstract

Adanya kelancaran pembayaran pinjaman mingguan nasabah PNM Mekaar Syariah di Jorong Sigintir melalui penerapan sistem pembiayaan tanggung renteng. Fenomena kelancaran pembayaran tersebut menarik untuk diteliti karena diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan Penelitian untuk menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan berhasilnya penerapan sistem pembiayaan tanggung renteng dalam PNM Mekaar Syariah di Jorong Sigintir. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif  tipe studi kasus. Penelitian dilakukan di Jorong Sigintir. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive dengan  jumlah informan sebanyak 13 informan terdiri dari nasabah, bapak jorong dan masyarakat mmum Jorong Sigintir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan mengamati pertemuan wajib nasabah PNM Mekaar Syariah di Jorong Sigintir. Wawancara dilakukan dengan bentuk wawancara langsung. Studi dokumen dilakukan dengan mengumpulkan dokumen-dokumen berkaitan dengan PNM Mekaar Syariah. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial dari James Coleman.Teknik Analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa faktor yang menyebabkan berhasilnya penerapan sistem pembiayaan tanggung renteng dalam PNM Mekaar Syariah sehingga terjadinya kelancaran pembayaran pinjaman mingguan, yaitu adanya faktor pertemuan mingguan nasabah dan kedekatan sosial antar nasabah, ikatan keluarga, aturan dan konsekuensi serta kepemimpinan di dalam kelompok PNM Mekaar Syariah di Jorong Sigintir. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian terkait nilai-nilai sosial masyarakat yang berperan dalam keberlanjutan program PNM Mekaar Syariah yang belum banyak dikaji oleh penelitian sebelumnya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak ditentukan oleh mekanisme program saja, tetapi juga ditentukan modal sosial yang dimiliki masyarakat.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 8 No 3 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 7 No 3 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 6 No 4 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 6 No 3 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 5 No 4 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 4 No 4 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 4 No 3 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 2 No 4 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 1 No 4 (2018): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad More Issue