cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 889 Documents
ANALISIS KONDISI PERKERASAN JALAN DURENAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) Pratama, Diva Iga; Dewanta, Rendy Kurnia; Eko Siswanto; Hidiyati, Evita Fitrianis
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i1.36763

Abstract

Durenan Road in Trenggalek Regency is classified as a primary arterial road that plays a critical role in inter-city connectivity but is prone to pavement deterioration due to high traffic volumes, especially from heavy vehicles. This study aims to evaluate the extent of pavement damage using the Pavement Condition Index (PCI) method and propose suitable maintenance strategies. A quantitative research approach was adopted by conducting a visual field survey along a 1-kilometer road section, divided into ten 100-meter segments. Data were collected on types of damage, severity levels, and dimensions, followed by calculations of damage density, deduct value (DV), total deduct value (TDV), and corrected deduct value (CDV) to determine the PCI for each segment. Results showed common damage types such as potholes, alligator cracking, and patching, with varying severity. The average PCI value was 52, categorized as “Fair,” while the lowest segment recorded a PCI of 22, classified as “Very Poor.” The study recommends periodic maintenance including crack sealing, pothole repair, and light overlay for deteriorated segments. Improvements to roadside drainage systems are also advised to prevent water-related damage. The PCI method proved effective in assessing pavement conditions and prioritizing road maintenance actions in a structured and data-driven manner. Abstrak Jalan Durenan di Kabupaten Trenggalek merupakan jalan arteri primer yang vital sebagai penghubung antar kota, namun mengalami kerusakan akibat tingginya volume lalu lintas, terutama kendaraan berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerusakan perkerasan jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) serta memberikan rekomendasi penanganan yang tepat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei visual lapangan terhadap segmen jalan sepanjang 1 km yang dibagi menjadi 10 segmen, dilanjutkan dengan perhitungan Density, Deduct Value (DV), Total Deduct Value (TDV), dan Corrected Deduct Value (CDV) untuk memperoleh nilai PCI masing-masing segmen. Hasil menunjukkan jenis kerusakan dominan berupa lubang, retak acak, dan tambalan dengan tingkat keparahan bervariasi. Nilai PCI rata-rata adalah 52 yang masuk kategori “Sedang (Fair)”, dengan segmen terburuk mencapai nilai 22. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan dilakukan pemeliharaan rutin seperti penambalan, pengisian retak, dan rehabilitasi ringan berupa overlay pada segmen dengan kerusakan signifikan. Selain itu, sistem drainase juga perlu ditingkatkan untuk mencegah kerusakan berulang akibat genangan air. Metode PCI terbukti efektif dalam mengevaluasi kondisi jalan dan membantu penentuan prioritas perbaikan infrastruktur secara tepat guna.
ANALISIS KECELAKAAN LALU LINTAS JALAN WAY RATAI KABUPATEN PESAWARAN MENGGUNAKAN METODE EAN DAN UCL Hikmah, Nuril; Ofrial, Siti Anugrah M. Putri; Sulistyorini, Rahayu; Herianto, Dwi
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i1.36764

Abstract

The Way Ratai Highway serves as a primary transportation corridor connecting Bandar Lampung City to major tourist destinations in Pesawaran Regency, including Mutun Beach, Klara Beach, and Wan Abdul Rachman Grand Forest Park. This 58.8-kilometer route crosses four sub-districts and plays a vital role in supporting tourism-related traffic. The increasing volume of visitors has contributed to a heightened risk of traffic accidents along the corridor. This study aims to examine the characteristics of traffic accidents and to identify accident-prone segments (black sites) using the Equivalent Accident Number (EAN) and Upper Control Limit (UCL) methods. Traffic accident data were obtained from the Traffic Accident Unit of the Pesawaran Police Department, covering the period from 2019 to 2023. The analysis reveals that motorcycles were the most frequently involved vehicles, with the majority of victims being male and under the age of 18. The most common type of accidents was front-side collisions, and the highest frequency of incidents occurred in the afternoon. Based on the EAN and UCL calculations, two segments were identified as black sites: Sukajaya Lempasing Village and Wates Way Ratai Village. These findings are expected to serve as a reference for improving traffic safety along this tourism corridor. Abstrak Jalan Raya Way Ratai merupakan koridor utama penghubung Kota Bandar Lampung dengan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pesawaran, seperti Pantai Mutun, Pantai Klara, dan Tahura Wan Abdul Rachman. Jalan sepanjang 58,8 km ini melintasi empat kecamatan dan menjadi jalur vital bagi wisatawan. Meningkatnya arus wisatawan berdampak pada tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di sepanjang ruas ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kecelakaan lalu lintas dan mengidentifikasi daerah rawan kecelakaan (blacksite) dengan menggunakan metode Equivalent Accident Number (EAN) dan Upper Control Limit (UCL). Data yang digunakan merupakan data kecelakaan tahun 2019–2023 dari Unit Laka Lantas Polres Pesawaran. Hasil analisis karakteristik kecelakaan lalu lintas menunjukkan bahwa kecelakaan paling banyak melibatkan sepeda motor, dengan korban didominasi laki-laki dan kelompok usia di bawah 18 tahun. Jenis kecelakaan yang dominan adalah tabrakan depan-samping, dan waktu kejadian terbanyak berada pada siang hingga sore hari. Berdasarkan hasil perhitungan EAN dan UCL, dua segmen jalan diidentifikasi sebagai daerah rawan kecelakaan (blacksite), yaitu Desa Sukajaya Lempasing dan Desa Wates Way Ratai. Temuan ini diharapkan menjadi dasar rekomendasi penanganan keselamatan lalu lintas di koridor pariwisata.
EVALUASI KEKUATAN TANAH DASAR BERDASARKAN UJI CALIFORNIA BEARING RATIO PADA SUATU RENCANA KAWASAN WISATA Simanjuntak, Samuel; Nugraha, Andrias Suhendra
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i1.36765

Abstract

Subgrade strength is a crucial factor in pavement design for areas subjected to static and dynamic traffic loads. This research aims to evaluate the subgrade's bearing capacity at a planned tourism area in Lembang, West Java. The evaluation was conducted using the field CBR test method in accordance with ASTM D 4429 and SNI 1738:2011. Data collection was carried out at 12 scattered areas, covering a total of 89 representative test points. The results show that the actual CBR values varied significantly with average values at each test area ranging from 4.35% to 6.45%. Although all values met the minimum design requirement (>2%), most of the subgrade conditions were classified as "Very Poor" to "Poor-Fair" and remained below the 6% threshold. This condition indicates low subgrade bearing capacity, high deformation potential, and non-uniform subgrade properties, so it is recommended to carry out soil improvement before the pavement construction stage is carried out in the planned tourism area. Abstrak Kekuatan tanah dasar (subgrade) merupakan faktor krusial dalam perencanaan perkerasan yang akan menanggung beban lalu lintas statis dan dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya dukung tanah dasar di suatu rencana kawasan wisata di Lembang, Jawa Barat. Evaluasi dilakukan menggunakan metode uji California Bearing Ratio (CBR) lapangan sesuai standar ASTM D 4429 dan SNI 1738:2011. Pengambilan data dilakukan pada 12 area yang tersebar dan mencakup total 89 titik uji representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CBR lapangan tanah dasar rata-rata pada setiap area pengujian berkisar antara 4,35% hingga 6,45%. Meskipun seluruh nilai tersebut telah memenuhi syarat minimum perencanaan (>2%), mayoritas kondisi tanah dasar tergolong dalam kategori “Very Poor” hingga “Poor-Fair” dan berada di bawah ambang batas 6%. Kondisi ini mengindikasikan daya dukung tanah dasar yang rendah, potensi deformasi yang tinggi, dan sifat subgrade yang tidak seragam, sehingga direkomendasikan untuk melakukan perbaikan tanah (soil improvement) sebelum tahap konstruksi perkerasan dilakukan pada rencana kawasan wisata tersebut.  
PERBAIKAN ANGKA CALIFORNIA BEARING RATIO PADA TANAH LANAU DENGAN CAMPURAN LIMBAH ALUMINIUM & KACA Grandi, Raykie; Susilo, Alfred Jonathan
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i1.36767

Abstract

This study aims to evaluate the improvement of the California Bearing Ratio (CBR) value of silt soil using aluminum and glass waste mixtures. In highway engineering, a higher CBR value indicates better soil bearing capacity. The soil sample was taken from the Pantai Indah Kapuk 2 area in Tangerang, Banten, and tested at the Soil Mechanics Laboratory of Tarumanagara University. Waste mixtures were tested at 4%, 8%, and 12% concentrations for both aluminum and glass. The results show that glass waste mixtures yield more significant increases in California Bearing Ratio values compared to aluminum waste. The highest California Bearing Ratio value with glass was achieved at 12% concentration, with a 6.61% increase, whereas the aluminum mixture reached its peak at 8% with a 4.42% increase. A decrease at 12% aluminum suggests that excessive material does not necessarily improve bearing capacity. These findings suggest that glass waste is more effective in enhancing the mechanical properties of subgrade soils compared to aluminum waste. Furthermore, this supports sustainable development principles by utilizing industrial waste in civil engineering applications. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR) pada tanah lanau menggunakan campuran limbah aluminium dan kaca. Dalam konteks rekayasa jalan raya, nilai California Bearing Ratio yang tinggi mencerminkan daya dukung tanah yang baik. Tanah yang digunakan berasal dari wilayah Pantai Indah Kapuk 2, Tangerang, Banten, dan diuji di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Tarumanagara. Variasi campuran limbah yang diuji adalah 4%, 8%, dan 12% untuk masing-masing jenis limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran limbah kaca memberikan peningkatan nilai California Bearing Ratio yang lebih signifikan dibandingkan limbah aluminium. Nilai California Bearing Ratio tertinggi pada campuran kaca tercapai pada 12% dengan peningkatan sebesar 6,61%, sedangkan pada limbah aluminium peningkatan tertinggi terjadi pada 8% sebesar 4,42%. Penurunan nilai California Bearing Ratio pada campuran aluminium 12% mengindikasikan bahwa kelebihan bahan tidak selalu meningkatkan daya dukung tanah. Hasil ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kaca lebih efektif dalam meningkatkan sifat mekanis tanah dasar dibandingkan dengan limbah aluminium, sekaligus mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah.
LOLEO AIRPORT REVIEW: CATALYST FOR SUSTAINABLE SHIFTING OF NORTH MALUKU’S CAPITAL TO SOFIFI Rustam, Muhammad Syafril; Adisasmita, Sakti Adji; Aly, Sumarni Hamid; Abdurrahman , Muhammad Asad
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i1.36786

Abstract

Fifteen years after it attained the administrative status of North Maluku's capital, Sofifi continues to suffer from political strife, infrastructural deficits and uneven spatial development, but Ternate is poised in terms of economic and social dominance. Filling the essential knowledge gap on whether airport-led infrastructure—airborne connectivity through the new Loleo Airport—can ignite Sofifi to function as an effective provincial capital, we investigate through the qualitative-descriptive approach regional planning reports (RTRW, RPJPD, RZWP3K), research and policy publications, spatial databases (land cover change, NDBI analysis), and on-site site visit in Sofifi and Ternate. Our research demonstrates airport-led development in connectivity can redirect cityward development inlandward, stimulate diversified economic activities—agritourism and logistics especially—and link marginalized sub-districts into larger transport systems. Furthermore, through integrating local wisdom in airport precinct planning and aligning legislative improvements with development planning, Loleo Airport is perceived as an integrating node reducing elite conflictiveness, leveling out deficiencies in service provision, and integrating cultural heritage. These findings underscore the necessity of marrying planned infrastructure expenditure with inclusive governance and spatial planning to attain balanced development and legitimate Sofifi as North Maluku's economic and administration capital. Abstrak Lima belas tahun setelah memperoleh status administratif sebagai ibu kota Maluku Utara, Sofifi terus menderita akibat perselisihan politik, defisit infrastruktur, dan pembangunan spasial yang tidak merata, sementara Ternate siap untuk mendominasi secara ekonomi dan sosial. Untuk mengisi kesenjangan pengetahuan penting tentang apakah infrastruktur berbasis bandara—konektivitas udara melalui Bandara Loleo yang baru—dapat mendorong Sofifi untuk berfungsi sebagai ibu kota provinsi yang efektif, kami melakukan investigasi melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan menggunakan laporan perencanaan regional (RTRW, RPJPD, RZWP3K), publikasi penelitian dan kebijakan, basis data spasial (perubahan tutupan lahan, analisis NDBI), dan kunjungan lapangan di Sofifi dan Ternate. Penelitian kami menunjukkan bahwa pembangunan berbasis bandara dalam hal konektivitas dapat mengarahkan pembangunan kota ke pedalaman, merangsang kegiatan ekonomi yang beragam—terutama agrowisata dan logistik—dan menghubungkan kecamatan-kecamatan yang terpinggirkan ke dalam sistem transportasi yang lebih besar. Lebih lanjut, melalui pengintegrasian kearifan lokal dalam perencanaan kawasan bandara dan penyelarasan perbaikan legislatif dengan perencanaan pembangunan, Bandara Loleo dipandang sebagai pusat integrasi yang mengurangi konflik antar elit, meratakan kekurangan dalam penyediaan layanan, dan mengintegrasikan warisan budaya. Temuan ini menggarisbawahi perlunya menggabungkan pengeluaran infrastruktur yang direncanakan dengan tata kelola inklusif dan perencanaan spasial untuk mencapai pembangunan yang seimbang dan melegitimasi Sofifi sebagai ibu kota ekonomi dan administrasi Maluku Utara.
PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN DENGAN METODE PCI PADA RUAS JALAN SOEKARNO HATTA KM 0 – KM 15 KOTA BALIKPAPAN Wibisono, Priyo; Hadid, Muhammad; Manihuruk, Hendrik Vicarlo Saragih; Widyantoro, Bimo Aji
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i1.36789

Abstract

The city of Balikpapan plays a strategic role in the economic and infrastructure development of East Kalimantan. Roads, as a means of transportation, play an important role in supporting the mobility and economic activities of the community. One of the thoroughfares that has been particularly hard-hit is Jalan Soekarno Hatta, which also has a high accident rate. This condition precipitates a precipitous decline in vehicle performance and disrupts connectivity to the development of the National Capital (IKN). The present study undertakes an analysis of the pavement condition and provides recommendations for repairs on the Soekarno Hatta Road section from Kilometer 0 to Kilometer 15. The condition analysis was conducted using the Pavement Condition Index (PCI) method, while the repair recommendations were based on the Bina Marga method. The analysis yielded an average PCI value of 76.7 and 76.6, respectively, which is categorized as satisfactory. In light of the findings, the following improvement recommendations are proposed: paving (P2), crack sealing and filling (P3, P4), pothole patching (P5), leveling (P6), joint filling and repair (K1, K3), PCC pavement overlay, replace patch, regrade and fill shoulder, and full-depth patching. Abstrak Kota Balikpapan memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi dan infrastruktur Kalimantan Timur, khususnya sebagai simpul distribusi dan mobilitas regional. Jalan sebagai prasarana transportasi berperan penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan pergerakan logistik. Salah satu ruas yang mengalami kerusakan signifikan adalah Jalan Soekarno Hatta, yang merupakan koridor utama dengan volume lalu lintas tinggi dan tercatat memiliki tingkat kecelakaan yang cukup tinggi. Kondisi ini menurunkan kenyamanan dan keselamatan berkendara, mempercepat penurunan kinerja kendaraan, serta mengganggu konektivitas Balikpapan sebagai jalur strategis menuju pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Penelitian ini menganalisis kondisi perkerasan dan memberikan rekomendasi perbaikan pada ruas Jalan Soekarno Hatta KM 0–KM 15. Analisis kondisi dilakukan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), sedangkan rekomendasi perbaikan menggunakan metode Bina Marga. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata PCI sebesar 76,7 dan 76,6 dengan kategori satisfactory. Berdasarkan hasil tersebut, rekomendasi perbaikan meliputi pengaspalan (P2), penutupan dan pengisian retak (P3, P4), penambalan lubang (P5), perataan (P6), pengisian dan perbaikan celah (K1, K3), PCC pavement overlay, replace patch, regrade and fill shoulder, serta full-depth patching.
PENGARUH ABU CANGKANG KELOMANG SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON Thifal, Ratu; Susilo, Alfred Jonathan; Sandjaya, Arif
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i1.36970

Abstract

Cement production grows by around 5-6.5% per year. Cement is made from a mixture of materials, one of which is limestone, with a portion of 75-90%. Most limestone is formed from shells, skeletons, and remains of dead marine organisms that go through geological processes over thousands to millions of years. Therefore, alternative materials that are more environmentally friendly and sustainable are important to reduce cement use. Hermit crab shell ash was studied in this study as a partial substitute for cement in concrete mixtures. The substitution variations used were 0%, 3%, 5%, and 7% of the cement weight. The mixture plan fc' 25 MPa based on SNI 03-2834-2000. The test specimen was a 15x30 cm cylinder and was cured by immersion for 28 days based on SNI 2493:2011. Compression testing was based on SNI 1974:2023. The results showed a decrease in compressive strength, but not significantly. A 3% substitution yielded the best results compared to the others, with a reduction in compressive strength of around 2.3%. Hermit crab shells have the potential to be a sustainable alternative material to limestone without the need for geological processes that take thousands to millions of years. Abstrak Produksi semen tumbuh sekitar 5-6,5% per tahun. Semen terbuat dari campuran bahan, salah satunya adalah batu kapur dengan porsi 75-90%. Sebagian besar batu kapur terbentuk dari cangkang, kerangka, dan sisa-sisa organisme laut mati yang melalui proses geologis dengan waktu ribuan hingga jutaan tahun. Oleh sebab itu, material alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan menjadi penting untuk mengurangi penggunaan semen. Abu cangkang kelomang dikaji dalam penelitian ini sebagai substitusi sebagian semen dalam campuran beton. Variasi substitusi yang digunakan yaitu sebesar 0%, 3%, 5%, dan 7% terhadap berat semen. Rencana campuran fc’ 25 MPa berdasarkan SNI 03-2834-2000. Benda uji berupa silinder 15x30 cm dan dirawat rendam selama 28 hari berdasarkan SNI 2493:2011. Pegujian tekan berdasarkan SNI 1974:2023. Hasil menunjukan nilai kuat tekan menurun, tetapi tidak signifikan. Subtitusi 3% memberikan hasil paling baik dibandingkan lainnya, dimana penurunan kuat tekan sekitar 2,3%. Cangkang kelomang memiliki potensi menjadi material alternatif berkelanjutan menggantikan batu kapur tanpa perlu melalui proses geologis dengan waktu ribuan hingga jutaan tahun.
04 Kata Pengantar Vol. 9 No. 1 Sandjaya, Arif
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

05 Daftar Isi Vol. 9 No. 1 Sandjaya, Arif
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract