cover
Contact Name
Eka Vidya Putra
Contact Email
ekavidyaputra@gmail.com
Phone
+628116601294
Journal Mail Official
abdi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 2656369X     EISSN : 26848570     DOI : https://doi.org/10.24036/abdi
Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Industri Kreatif.
Articles 507 Documents
Edukasi Pentingnya Asupan Protein untuk Tumbuh Kembang Siswa di SDN 2 Parakan Shendi Suryana; Andy Dalen; Tia Detiani; Amelia Meisya Utami; Rena Irmana; Zulfa Dwi Ananda; Ajira Nayla Putri; Nazma Barqia Faazan; Lindayani Lindayani; Novriyanti Lubis
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1427

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan untuk mengatasi isu kurangnya pemahaman siswa-siswi SDN 2 Parakan mengenai pentingnya asupan protein dalam mendukung tumbuh kembang siswa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang jenis-jenis protein dan pentingnya protein dalam menu sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan siswa sebelum dan setelah penyuluhan, serta penyampaian materi melalui presentasi pentingnya asupan protein dan gizi seimbang untuk nutrisi yang optimal dan pembagian flyer dengan tema mengenal protein dan gizi seimbang yang berisi informasi terkait. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa, di mana tingkat pemahaman tentang pentingnya protein meningkat dari 80% menjadi 100%, dan pemahaman tentang jenis-jenis protein meningkat dari 68% menjadi 80%. Implikasi dari hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan gizi yang efektif dapat berkontribusi pada peningkatan status gizi anak-anak di sekolah dasar, yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif siswa.
Optimalisasi Pengelolaan Limbah Kulit Jengkol Menjadi Briket Arang di Nagari Sikabau Dharmasraya Aldri Frinaldi; Boni Saputra; Dasman Lanin; Desri Nora AN
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1446

Abstract

Limbah pasar di Nagari Sikabau, khususnya kulit jengkol, menjadi permasalahan lingkungan serius akibat keterbatasan pengetahuan dan teknologi dalam pengelolaannya. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan limbah kulit jengkol menjadi briket arang bernilai ekonomis dengan melibatkan Kelompok Sadar Lingkungan (POKDARLING) sebagai mitra utama. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 5 bulan (Juni 2024 - November 2024) dengan menggunakan metode participatory rural appraisal (PRA), program ini menerapkan pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung pembuatan briket. Metode PRA yang dioperasionalkan melalui lima tahapan sistematis: (1) survei dan identifikasi masalah, (2) pelatihan teoritis tentang teknologi briket arang, (3) demonstrasi dan praktik langsung pembuatan briket, (4) pendampingan intensif produksi skala kecil, dan (5) evaluasi partisipatif hasil kegiatan. Program ini melibatkan 15 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan pre-post test, penguasaan teknik produksi briket arang oleh peserta, terbentuknya unit produksi briket yang dilengkapi 2 unit mesin (blender tepung arang dan pencetak briket), pengurangan volume limbah kulit jengkol di pasar. Program ini berimplikasi sebagai model percontohan yang dapat direplikasi di daerah lain untuk mengatasi permasalahan limbah serupa dengan pendekatan ekonomi sirkular berbasis masyarakat.
SATGAS MACAN sebagai Upaya Memandirikan Masyarakat untuk Mencegah Narkoba di Daerah Pariwisata di Lombok Barat Ayu Anulus; Artha Budi Susila Duarsa; Nada Witaroli; Irwan Syuhada; Yolly Dahlia
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1447

Abstract

Dusun Melase merupakan salah satu dusun di desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Dusun ini berada diwilayah sekitar pesisir dan menjadi objek pariwisata. Dusun Melase yang berada berada di zona pariwisata dan juga dekat dengan “Dunia Hiburan Malam” menyebabkan tingginya peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan data dari kepolisisan setempat diketahui bahwa Dusun Melase termasuk zona merah gawat darurat narkoba. Hal ini mendorong dosen dan mahasiswa untuk membantu warga dalam upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba di Dusun Malase, Desa Batu Layar Barat melalui pengabdian kepada masyarakat dengan berupa pelatihan dan pelantikan Satuan Tugas Melase Cegah Narkoba (SATGAS MACAN). Pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis pelatihan serta pembentukan kader lokal. Sejumlah 105 responden dilibatkan dalam kegiatan ini. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasilnya menunjukan bahwa mayoritas pemahaman dan sarana terkait bahaya narkoba masih rendah. Kesimpulannya adalah SATGAS MACAN dibutuhkan untuk memandirikan masyarakat dalam mencegah narkoba di daerah pariwisata khususnya di Dusun Malase, Desa Batu Layar Barat.
Teaching English to Young Learners: Professional development trainings for primary school teachers in implementing Kurikulum Merdeka Estu Widodo; Khoiriyah Khoiriyah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1466

Abstract

Kurikulum Merdeka, which is the latest educational curriculum, includes English as one of the subjects given at the elementary school level. This community service initiative was conducted in response to the challenges faced by elementary schools in implementing the Merdeka Curriculum, particularly concerning English language instruction. At SD Negeri Tunggulwulung 2, English is currently offered only once a week as an extracurricular activity, which has been deemed insufficient and ineffective in achieving the curriculum's goals. Several issues were identified through initial observations and focus group discussions with school principals and teachers, including the limited teaching techniques employed by homeroom teachers, the lack of appropriate English learning resources in classrooms, and the need to enhance the overall quality of English instruction for young learners. The objectives of this community service are addressing these issues by providing professional development training and creating a guidebook for teachers regarding teaching techniques for teaching English to young learners. The study implied a notable improvement in teachers’ knowledge of techniques for teaching English to Young Learners. Thus, after the PD series, several objectives were achieved based on the evaluation including: 1) Increased teacher competence and knowledge of English language teaching techniques appropriate for young learners, 2) Enhanced teaching confidence; many teachers reported greater confidence in planning and delivering English lessons, and the use of teaching EYL manual book, and 3) The specially developed teacher guidebook was effectively utilized as a practical reference.
Memberdayakan Generasi Muda Melalui Kompetisi Kewirausahaan: Studi Kasus Tazkia Youth Preneur Competition 2024 Nur Hendrasto; Saniatun Nurhasanah; Aminah Nuriyah; Abdullah Haidar
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1479

Abstract

Kompetisi Tazkia Youth Preneur 2024 diadakan untuk memberdayakan siswa SMA/SMK/MAN di seluruh Indonesia dengan menyediakan platform yang dinamis untuk mengeksplorasi dan mengembangkan produk-produk lokal. Acara ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran pada generasi muda tentang pentingnya kontribusi mereka dalam menggerakkan ekonomi regional melalui kewirausahaan. Kompetisi ini secara khas menggabungkan metode pembelajaran berbasis layanan, memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan komunitas lokal, termasuk petani dan pengrajin, sehingga menciptakan kolaborasi yang bermakna dan pengalaman belajar yang aplikatif. Lebih dari sekedar kompetisi, acara ini adalah upaya untuk memperkenalkan dan mengintegrasikan nilai-nilai dan potensi Institut Tazkia sebagai pusat keunggulan dalam pembelajaran dan inovasi wirausaha. Hasil penelitian ini yaitu terdapat Tingkat kepuasan peserta tinggi, banyak yang termotivasi untuk merealisasikan ide bisnis mereka. Peserta akan menerima pelatihan intensif dan materi tentang fundamental kewirausahaan, inovasi produk, dan strategi pemasaran yang efektif. Dengan menghadirkan pendekatan yang praktis dan interaktif, Kompetisi Tazkia Youth Preneur 2024 diharapkan dapat memotivasi pemuda Indonesia untuk memanfaatkan potensi mereka sebagai agen perubahan ekonomi yang kreatif dan berdampak.
Asesmen Formatif Digital: Pendampingan Guru MGMP Matematika SMP OKU Timur Memanfaatkan Artificial Intelligence Indaryanti Indaryanti; Novita Sari; Sofia Sofia; Hendra Lesmana
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1486

Abstract

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru MGMP Matematika SMP OKU Timur, Sumatera Selatan, untuk membuat asesmen formatif digital yang efektif dengan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI). Program ini difokuskan pada membimbing guru untuk menurunkan tujuan pembelajaran dari capaian pembelajaran, menyusun soal asesmen formatif yang relevan, dan memanfaatkan perangkat AI seperti Geogebra dan Desmos. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan workshop yang berlangsung melalui 4 tahap, yakni sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan ini berhasil membekali guru dengan kompetensi yang diperlukan untuk menyusun asesmen formatif digital dengan pemanfaatan AI. Sebanyak 88% peserta mampu menyusun soal asesmen formatif digital pada Desmos Activity Classroom secara efektif. Peserta menunjukkan kemampuannya dalam menurunkan tujuan pembelajaran dari capaian pembelajaran dan menyusun soal kognitif pada asesmen formatif yang sesuai.
Pengembangan Teknologi Tepat Guna Sprayer Hybrid Menggunakan Panel Surya di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Agus Sulistiawan; Mohammad Anshori; Taufik Azhary; Uud Setiyo Mujiharto; Ahmad Taufiqqurohman; Mohammad Agung Prayitno; Faiz Ardiansyah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1502

Abstract

The development of technology in the modern era is very rapid, so it can help and solve many problems in various fields, one of which is agriculture. A sprayer is one of the pieces of equipment in agriculture that is used to spray pesticides as an eradicator of pests and diseases in plants. Jipang Village, Cepu District, Blora Regency already has sufficient agricultural infrastructure, but it is still limited in terms of the use of modern agricultural technology. This can slow down work because many villagers still use manual spraying techniques. The use of electric sprayers is a solution but has a battery-dependent durability, where the longer it is used, the faster the power runs out. This results in the work of farmers who will be hampered and not optimal because it takes additional time to charge the battery. Therefore, a power source that is unlimited in supply, non-polluting, and safe is sought. The development of appropriate hybrid sprayer technology using solar panels is one option that can be chosen because it has low operational and maintenance costs, as well as being environmentally friendly and renewable energy. The method used in this activity is socialization, training, and mentoring, as well as monitoring of farmers in Jipang Village, Cepu District, Blora Regency, starting from the assembly to the use of hybrid sprayers using solar panels. The results of this community service activity (PKM) show that farmers have been able to assemble and operate modern spraying equipment in accordance with technological developments so that they can save time and energy needed in spraying after using solar panels on electric sprayers. This is very desirable in order to help farmers in overcoming the efficiency of time and energy in working by utilizing renewable energy that is more effective and efficient, namely by using sunlight. In addition, farmers also get a better understanding of the innovations and technological developments that can be used in agriculture; spraying shows more even results and can save the use of insecticides and can avoid farmers from prolonged exposure to insecticides. Keywords: Sprayer, Solar Panel, Renewable Energy
Pengembangan Usaha Susu Kambing Etawa: Upaya Preventif terhadap Stunting dan Peningkatan Imunitas pada Anak Fitriyani Fitriyani; Septia Pristi Rahmah; Novia Wirna Putri; Aisyah Nur Utami Putri; Dzakira Indria Syafitri; Mutia Hasna Khairani; Nabila Tiara Rahma Dewi; Khairani Saadah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1505

Abstract

Usaha susu kambing Etawa memiliki potensi besar dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak, terutama untuk pencegahan stunting dan peningkatan imunitas. Pengembangan usaha susu kambing Etawa di Mannaf Farm, Kabupaten Agam, bertujuan meningkatkan kualitas dan keamanan susu guna mendukung pencegahan stunting dan peningkatan imunitas anak. Masalah utama meliputi kebersihan kandang yang kurang optimal dan pengelolaan produksi susu yang belum memenuhi standar. Perbaikan dilakukan melalui desain kandang yang mempermudah pembersihan dan sistem pemisahan otomatis antara kotoran dan urin. Peternak juga dilatih praktik pemerahan higienis, pasteurisasi, dan penyimpanan susu sesuai standar Thai Agriculture Standard (TAS) No. 6006-2008. Hasilnya menunjukkan peningkatan kualitas kebersihan dan keamanan susu, penurunan angka kesakitan kambing, serta peningkatan skor pengetahuan peternak dari 47,64 menjadi 85,08. Selain itu, pemanfaatan limbah kandang sebagai pupuk kompos memberikan nilai tambah ekonomi. Pendekatan ini berhasil meningkatkan daya saing susu kambing sebagai alternatif nutrisi aman dan berkualitas, terutama bagi anak-anak sebagai upaya pencegahan stunting.
Membangun Solidaritas dan Karakter Positif Pada Remaja Melalui Pendidikan Jasmani Anti-Bullying Mohamad Dai; Taufik Azhary
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1528

Abstract

Bullying merupakan masalah sosial yang berdampak negatif pada perkembangan remaja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membangun solidaritas dan karakter positif melalui program pendidikan jasmani berbasis anti-bullying di SMP Negeri 2 Kedungadem, dengan melibatkan 47 siswa kelas VII. Metode yang digunakan adalah olahraga kooperatif yang menekankan kerja sama, empati, dan komunikasi. Temuan utama kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek karakter siswa, yaitu pemahaman mengenai solidaritas, kemampuan bekerja sama, dan pengendalian emosi yang tampak selama aktivitas fisik terpandu. Hasil kegiatan menunjukkan 90% siswa memahami solidaritas, 82% menunjukkan peningkatan kerja sama, dan 75% melaporkan peningkatan pengendalian emosi. Kelebihan kegiatan ini adalah tingginya partisipasi siswa dan peningkatan keterampilan sosial, namun keterbatasan waktu menjadi kelemahan. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa strategi pembelajaran kooperatif mampu mengurangi potensi perilaku bullying melalui interaksi positif yang terstruktur. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah memperpanjang durasi dan melibatkan pihak sekolah untuk mendukung keberlanjutan program.
Pendampingan Pengembangan Produk Olahan Cabai sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Ekonomi Masyarakat Desa Maju Jaya Kecamatan Kumpeh Ulu Maratun Saadah; Mohd. Norma Sampoerno; Imtiyaz Ragbah Fidini; Bintang Maharani; Fadlli Al Ikhsal; Bella Ritauli
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1535

Abstract

Artikel ini membahas pendampingan dalam pengembangan produk olahan cabai sebagai strategi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Maju Jaya, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Desa Maju Jaya memiliki potensi cabai, dengan 98% lahan merupakan lahan pertanian cabai dan memiliki dimiliki oleh masyarakat sendiri. Produk cabai segar melimpah pada masa panen dan membuat harga cabai turun. Kondisi ini diperburuk dengan masa penghujan yang menyebabkan lahan pertanian tergenang dan petani tidak dapat menanam cabai. Prodi Manajemen Pemerintahan melalui Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (P2M2) dari Universitas Jambi memberikan pendampingan pengembangan produk olahan cabai kepada masyarakat Desa Maju Jaya. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan akses informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat desa untuk mengembangkan produk olahan cabai secara efektif. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pendapatan ekonomi mereka dengan memanfaatkan potensi yang ada dan mencapai kemandirian ekonomi. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD). Pada kegiatan pengabdian ini, tim pengabdian melakukan kunjungan untuk observasi terkait dengan kondisi apa yang masyarakat petani cabai harapkan. Mengacu pada murahnya harga cabai saat produksi melimpah, maka petani menginginkan cabai dapat diproduksi menjadi produk olahan bukan hanya dijual dalam bentuk produk pangan mentah.  Dalam pengabdian ini tim peneliti melihat bahwa sejak dulu, masyarakat desa telah terbiasa dengan bertani cabai, kecakapan dalam bertani diteruskan secara turun temurun. Namun, saat ini mereka terkendala pada perubahan iklim yaitu banjir yang membuat harga cabai rendah dan musim tanam yang terputus. Sehingga, untuk menciptakan kondisi masa depan dimana petani tetap dapat mendapatkan penghasilan layak dari produk cabai, maka tim pengabdian mengusulkan kegiatan hilirisasi produk cabai menjadi bubuk cabai.

Filter by Year

2019 2025