cover
Contact Name
Eka Vidya Putra
Contact Email
ekavidyaputra@gmail.com
Phone
+628116601294
Journal Mail Official
abdi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 2656369X     EISSN : 26848570     DOI : https://doi.org/10.24036/abdi
Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Industri Kreatif.
Articles 507 Documents
Peningkatan Kesadaran dan Kapasitas Masyarakat Desa Munjul Astanajapura Cirebon dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Amin Iskandar; Nanin Sumiarni; Alif Nurrahman Fadliansyah; Syahrul Kirom; Rijal Mahdi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1539

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berbasis riset ini dilaksanakan di Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, sebagai respons terhadap meningkatnya permasalahan sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Desa ini memiliki potensi besar untuk menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif berkat karakteristik penduduknya yang produktif dan terdidik. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan dan memetakan tingkat kesadaran masyarakat Desa Munjul terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai langkah awal menuju peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi riset lapangan melalui survei, diskusi kelompok terarah (FGD), seminar edukatif, serta penyebaran kuesioner kepada 50 pemuka masyarakat. Pendekatan ini memungkinkan penggalian data sekaligus menjadi sarana edukasi dan sosialisasi praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki latar belakang sosial dan demografis yang beragam dengan dominasi usia produktif dan tingkat pendidikan menengah ke atas. Peran laki-laki cenderung pada pengelolaan teknis, sementara perempuan berfokus pada pengelolaan rumah tangga. Meskipun sebagian besar responden memahami pentingnya pengelolaan sampah, masih ditemukan kesenjangan informasi mengenai praktik berkelanjutan dan dukungan fasilitas. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan perlunya program edukasi dan pendampingan berkelanjutan yang lebih intensif agar masyarakat tidak hanya memiliki kesadaran, tetapi juga kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi pondasi penting bagi rancangan program lanjutan yang berorientasi pada penguatan kapasitas dan perubahan perilaku menuju lingkungan desa yang sehat dan sejahtera.
Peningkatan Skill Public Speaking in Hospitality and Tourism di Nagari Sungai Nyalo untuk Pariwisata Berkelanjutan Evelynd Evelynd; Rahmi Fadilah; Novia Amirah Azmi; Aisyah Syafitri; Ardian Ardian
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1543

Abstract

Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Pesisir Selatan terdaftar sebagai desa wisata rintisan pada Anugerah Desa Wisata 2023 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam pengembangan desa wisata dengan konsep sustainable tourism diperlukan kesiapan SDM khususnya masyarakat lokal. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai aktor dalam pengelolaan wisata lokal yang menyediakan pelayanan berkualitas dengan mempertahankan kearifan lokal. Hal yang perlu dibenahi yakni kemampuan Pokdarwis dalam mengkomunikasikan kearifan lokal kepada wisatawan. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan mengembangkan potensi Pokdarwis sebagai SDM pariwisata Sungai Nyalo. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Partisipatif dengan menekankan partisipasi anggota masyarakat yang terlibat sebagai mitra (Pokdarwis Sungai Nyalo). Hasilnya Pokdarwis dapat mengkomunikasikan kearifan lokal di Sungai Nyalo untuk menjadi daya tarik sektor pariwisatanya. Serta transformasi keterampilan dari yang belum mampu menjadi terbiasa dalam melaksanakan pelayanan pariwisata yang bermutu serta membangun rasa percaya diri yang lebih besar dalam berkomunikasi dengan wisatawan.
Edukasi Pencegahan Dampak Negatif Penggunaan Gawai Pada Postur Tubuh TKI di Malaysia Siti Fatimatul Zuhro; Diana Sylvia; Sartono Sartono; Berlian Dwi Rinarso; Aulia Nur Azizah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1546

Abstract

Penggunaan perangkat mobile yang masif di kalangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal akibat postur tubuh yang tidak ergonomis. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan perilaku sehat TKI dalam penggunaan perangkat mobile melalui edukasi ergonomi. Kebaruan program ini terletak pada integrasi edukasi ergonomi berbasis bukti dengan pendekatan partisipatif-konstekstual yang disesuaikan dengan kondisi kerja dan budaya TKI di luar negeri, serta penggunaan demonstrasi langsung yang mudah diterapkan dalam aktivitas harian. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan praktik teknik ergonomis sederhana. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta, dengan hasil menunjukkan peningkatan pemahaman risiko kesehatan dari 40% menjadi 85% pascakegiatan. Selain itu, 70% peserta mulai menerapkan kebiasaan sehat seperti pembatasan durasi penggunaan perangkat mobile dan peregangan rutin. Program ini terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku preventif dan berpotensi meningkatkan kualitas hidup serta produktivitas kerja TKI secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Bonggol Jagung Sebagai Energi Alternatif dalam Mendukung Kemandirian Masyarakat Desa Tondomulo Moh. Yusuf Efendi; Yani’ Qoriati; Nurul Huda
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1551

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan bonggol jagung sebagai energi alternatif yang mendukung kemandirian masyarakat Desa Tondomulo. Bonggol jagung, yang selama ini dianggap limbah, memiliki potensi sebagai bahan bakar ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Mitra dalam kegiatan ini adalah BUMDes, Kelompok Tani dan PKK. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang pengolahan bonggol jagung menjadi briket yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif dan memiliki nilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Proses pengabdian meliputi Identifikasi Aset Komunitas, Pemetaan Aset, Pembangunan Relasi dan Jaringan, Identifikasi dan Penetapan Tujuan Bersama, Perencanaan Tindakan, Evaluasi dan Pembelajaran, Penguatan Keberlanjutan. Hasil yang diperoleh dari kegiatannnya ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya energi terbarukan, pengurangan limbah organik, dan terciptanya kemandirian energi desa. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Pelatihan Perangkat Ajar IPS Berbasis Culturally Responsive Teaching bagi Guru MGMP IPS Kota Padang Ridho Bayu Yefterson; Rery Novio; Ratna Wilis; Ray Silva
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1604

Abstract

Guru IPS memerlukan penguatan profesional agar mampu merancang pembelajaran yang relevan dengan keragaman sosial-budaya peserta didik. Pengajaran yang responsif secara budaya (Culturally Responsive Teaching/CRT) menekankan peran aktif guru dalam mengaitkan materi IPS dengan identitas, pengalaman, dan konteks budaya peserta didik melalui interaksi kelas yang inklusif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan CRT (melalui rangkaian pelatihan pendekatan CTRL yang digunakan dalam kegiatan) untuk meningkatkan kompetensi guru IPS anggota MGMP IPS Kota Padang dalam memahami prinsip CRT, merancang modul/RPP IPS berbasis kearifan lokal, serta menyiapkan strategi pembelajaran dan asesmen yang lebih responsif budaya. Dampak terhadap pembelajaran IPS yang lebih bermakna bagi peserta didik diposisikan sebagai outcome yang diharapkan melalui implementasi perangkat ajar yang disusun, namun tidak diukur secara langsung pada kegiatan ini. Metode pelaksanaan terdiri atas empat langkah, yaitu persiapan dan sosialisasi, kegiatan inti 1 (pembinaan), kegiatan inti 2 (pelatihan perancangan perangkat ajar dengan pendekatan CTRL), dan tahap pemberdayaan/evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan guru memperoleh pengetahuan dan strategi untuk mengaitkan pembelajaran IPS dengan latar budaya, yang tercermin pada modul/RPP yang disusun. Selain itu, berdasarkan kegiatan diseminasi perangkat ajar, sebanyak 90% guru melaporkan telah menerapkan prinsip pembelajaran responsif budaya dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Pendampingan Literasi Bahasa Inggris Berbasis Collaborative Learning dengan Pendekatan ABCD bagi Mahasiswa AFI Suesthi Maharani; Nur Khamid
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1619

Abstract

Penguasaan literasi bahasa Inggris, khususnya dalam memahami teks filsafat, masih menjadi tantangan bagi mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) UIN Salatiga. Keterbatasan kosakata filosofis, rendahnya kepercayaan diri, serta minimnya pengalaman berdiskusi menggunakan sumber primer berbahasa Inggris berdampak pada rendahnya partisipasi dan kualitas literasi akademik mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi bahasa Inggris mahasiswa melalui pendampingan berbasis Collaborative Learning dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Program pendampingan dilaksanakan melalui empat tahap ABCD, yaitu identifikasi potensi, pemetaan aset, mobilisasi aset, serta monitoring dan evaluasi partisipatif. Kegiatan meliputi analisis kebutuhan, workshop literasi bahasa Inggris, kajian kolaboratif teks filsafat berbahasa Inggris, serta evaluasi pembelajaran. Pendampingan difokuskan pada penguatan kemampuan membaca kritis, pemahaman istilah filsafat, dan pengembangan diskusi akademik melalui strategi think-pair-share, peer tutoring, jigsaw, dan group investigation. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pemahaman mahasiswa terhadap teks filsafat berbahasa Inggris, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 41 menjadi 69. Selain itu, mahasiswa menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap literasi akademik, meningkatnya kepercayaan diri, partisipasi diskusi, dan motivasi belajar. Program ini juga mendorong terbentuknya komunitas belajar kolaboratif sebagai aset keberlanjutan penguatan literasi akademik di lingkungan Program Studi AFI.
Pendampingan Ibu Hamil dengan Anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) melalui Kelas Ibu Hamil Sania Lailatu Rahmi; Lili Dariani; Yosi Sefrina; Rosa Mesalina; Darmayanti Y
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1625

Abstract

Anemia kehamilan dan kekurangan energi kronis (KEK) menjadi permasalahan gizi serius secara nasional dan global. Di Indonesia prevalensi anemia 32% dan KEK 17,3%. Faktor risiko terjadinya anemia dan KEK adalah rendahnya pengetahuan ibu hamil. Upaya peningkatan pengetahuan ibu hamil dapat dilakukan melalui edukasi yang intensif melalui program pendampingan dengan memanfaatkan Kelas Ibu Hamil. Tujuan PkM adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang upaya pencegahan dan penanggulangan anemia dan KEK. Metode yang digunakan pre-post test one group design dengan pendekatan pasrtisipatif dengan jumlah sasaran 25 orang. Kegiatan yang dilaksanakan adalah pemeriksaan ibu hamil, skrining status gizi untuk mengetahui status anemia dan KEK, edukasi dan konseling dan pengukuran pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah pendampingan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, hemoglobinometer, pengukur lingkar lengan atas, modul dan leaflet. Data diolah dengan analisis univariat pada variabel karakteristik peserta, anemia, KEK serta analisis peningkatan persentase pengetahuan sebelum dan sesudah pendampingan. Hasil kegiatan didapatkan 20% ibu hamil umur ≥35 tahun, 68% ibu tidak bekerja, 28% dengan tingkat pendidikan rendah, 56% berpenghasilan rendah, 64% multigravida, 80% dengan riwayat abortus, 50% dengan indeks masa tubuh tidak normal, 60% ibu hamil anemia, 68% ibu hamil KEK. Terdapat peningkatan pengetahuan pada kelompok sasaran tentang pencegahan dan penanggulangan anemia dan KEK ibu hamil berdasarkan nilai skor pre test dan post test sebesar 57%. Tim PkM merekomendasikan upaya skrining dan edukasi yang berkelanjutan sebagai bentuk kelestarian program melalui penggunaan modul secara luas, pemetaan faktor risiko stunting dan pelatihan kader.
Penguatan Damai Positif Pemuda Lintas Agama Melalui Literasi Keagamaan di Kota Bukittinggi Vivi Yulia Nora; Muhamad Fajri; Andre Yan Saputra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1631

Abstract

Kota Bukittinggi dikenal sebagai wilayah majemuk yang hidup dalam harmoni tanpa mencatat konflik destruktif antarumat beragama. Meskipun demikian, berbagai bentuk prasangka dan stereotip masih muncul akibat rendahnya literasi keagamaan di tengah masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman lintas agama, meningkatkan toleransi, serta membangun harmoni sosial melalui kegiatan literasi keagamaan. Metode yang digunakan meliputi dialog lintas iman, diskusi partisipatif, dan workshop yang menekankan nilai-nilai universal, titik temu ajaran agama, serta pentingnya saling menghargai perbedaan. Evaluasi pre–post dilakukan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap peserta terhadap toleransi dan hidup damai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesadaran, pemahaman, dan sikap positif peserta terhadap keberagaman agama di Bukittinggi. Program ini berkontribusi dalam memperkuat damai positif dengan meminimalkan prasangka, mendorong interaksi sosial yang inklusif, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih harmonis dan kondusif.
Mapping The Journey: Optimalisasi Goal Setting Sebagai Upaya Memetakan Jalur Kehidupan Selanjutnya Amin Akbar; Reno Fernandes; Rila Muspita
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1632

Abstract

Siswa di kawasan 3T, termasuk Kepulauan Mentawai, menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan bimbingan life skills yang berdampak pada rendahnya kesiapan dalam merencanakan jalur kehidupan setelah pendidikan formal. Penelitian ini mengembangkan program Mapping The Journey berbasis optimalisasi goal setting melalui pendekatan eksplorasi diri, refleksi, dan praktik langsung yang kontekstual dengan kondisi siswa di kawasan 3T. Program ini membantu siswa mengenali potensi diri, memahami peluang yang tersedia, serta menyusun rencana kehidupan yang lebih terarah dan realistis. Pendekatan berbasis life skills efektif dalam meningkatkan kesadaran perencanaan kehidupan, kemandirian, dan kesiapan siswa menghadapi tantangan masa depan di wilayah 3T.
Penyuluhan Kesehatan Mental Social Media Insecurity: Don’t Compare, Be Yourself Sa'diyah El Adawiyah; Istiqfarha Sojapani; Dinda Putri Yulianti; Mutiah Apritawati; Nabilah Puteri Azzahra; Nisa Setyaningrum
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1641

Abstract

Rasa tidak aman atau insecure dapat memicu terjadinya hal negative pada diri, seperti stress. Memang perasaan ini pasti pernah dialami setiap orang, namun tidak ada satu orang pun yang menginginkan itu terjadi. Perkembangan tekhnologi ibarat pedang bermata dua; adanya kemudahan, namun juga tekanan. Kondisi ekonomi yang kurang stabil, standar hidup yang makin tinggi dan media social membuat orang harus selalu produktif. Tanpa disadari memengaruhi kondisi mental generasi muda atau remaja berusia 10-19 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain eksperimen melalui pre test dan post test dengan jumlah 108 mahasiswa. Berdasarkan hasil pre test dan post test didapatkan hasil terjadinya peningkatan pengetahuan mahasiswa. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sosialisasi dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya. Sebanyak 108 peserta baik dari mahasiswa maupun non mahasiswa merasakan perasaan insecure , mulai dari faktor genetic yang ikut mempengaruhi, stressor dari lingkungan, takut mengecewakan orang lain, kurangnya rasa percaya diri, bergantung pada orang lain, hingga pula dari rasa overthinking. Banyak yang bisa dilakukan seperti jadi diri sendiri, belajar dari masa lalu, temukan kelebihan yang dimiliki, dan juga kelilingi dirimu dengan orang suportif, hingga lakukan detox media sosial.

Filter by Year

2019 2025