cover
Contact Name
Eka Vidya Putra
Contact Email
ekavidyaputra@gmail.com
Phone
+628116601294
Journal Mail Official
abdi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 2656369X     EISSN : 26848570     DOI : https://doi.org/10.24036/abdi
Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Industri Kreatif.
Articles 507 Documents
Gamifikasi sebagai Sistem Pendekatan Kesehatan Kader Pemuda di Bojongsoang Kabupaten Bandung Diah Adni Fauziah; Supriyatni Kartadarma; Ermilda Ermilda; Fitri Apriliani; Mochamad Faisal Nugraha; Sylviana Nur Rahmawati
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1400

Abstract

Pendidikan yang baik dapat memahami kelompok sasaran yang akan diberikan pengetahuan sehingga dapat menunjang kesehatan yang setinggi-tingginya. Karang taruna sebagai organisasi terkecil di masyarakat saat ini hanya menjalankan fungsi sosial secara momental tanpa adanya kegiatan rutin. Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk memperluas manfaat keberadaan karang taruna hingga tercipta kemandirian kesehatan di lingkungannya. Kelompok sasaran yaitu anggota karang taruna aktif RW 13 Desa Bojongsoang Kabupaten Bandung (10 orang). Kegiatan pengabdian berupa gamifikasi, yaitu menggabungkan beberapa permainan tradisional untuk memberikan pengetahuan berupa perencanaan dan evaluasi organisasi karang taruna, penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3i), motivasi berorganisasi, dan penambahan keterampilan skrining penyakit tidak menular (PTM). Hasil dari kegiatan yaitu gamifikasi Ular Tangga Super Sehat dan Keping Boy-Boy-an dapat meningkatkan pengetahuan karang taruna, antusiasme tinggi dalam sesi motivasi berorganisasi, dan adanya peningkatan keterampilan skrining PTM sebesar 50%. Pendekatan gamifikasi untuk kader pemuda khususnya karang taruna sangat baik dilakukan untuk kegiatan kesehatan maupun keorganisasian.
Pengabdian kepada Masyarakat di Nagari Koto Tinggi, Padang Pariaman: Pembuatan Peta Batas Administrasi Nagari dengan Menggunakan Drone Nofi Yendri Sudiar; Akmam Akmam; Dedy Fitriawan; Mohammad Isa Gautama; Randy Putra; Hendra Anwar
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1404

Abstract

Ketidakjelasan batas wilayah administratif sering kali menimbulkan berbagai permasalahan dalam pengelolaan sumber daya alam, perencanaan pembangunan, dan penyelesaian sengketa antar wilayah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu Nagari Koto Tinggi di Kabupaten Padang Pariaman dalam pembuatan peta batas wilayah yang akurat dan sah, guna mendukung pengelolaan administrasi nagari yang lebih efektif. Metode yang digunakan meliputi Forum Grup Diskusi (FGD) sebagai pendekatan partisipatif untuk menentukan titik-titik pembatas bersama dengan delapan nagari tetangga yang berperan sebagai informan untuk menentukan batas-batas nagari, serta pemetaan menggunakan teknologi drone untuk menghasilkan citra udara beresolusi tinggi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode FGD dan pemetaan drone berhasil menghasilkan peta batas yang akurat dan sesuai dengan pemahaman masyarakat lokal. Peta ini tidak hanya menyelesaikan masalah ketidakjelasan batas administratif, tetapi juga memberikan dasar yang kuat untuk perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya alam, dan penghindaran konflik antar nagari. Kesimpulannya, penggunaan teknologi drone dalam pemetaan batas wilayah, dikombinasikan dengan pendekatan partisipatif melalui FGD, merupakan strategi efektif untuk meningkatkan akurasi dan legitimasi peta administrasi, serta memperkuat koordinasi antar wilayah di Nagari Koto Tinggi.
Pengembangan Bisnis Berkelanjutan Agrowisata Kembang Desa di Desa Dawung, Kabupaten Karanganyar Santy Paulla Dewi; Diah Intan Kusumo Dewi; Retno Widjajanti; Titik Ekowati; Alfian Nur Setiawan
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1413

Abstract

Desa Dawung merupakan salah satu desa di Kabupaten Karanganyar yang memiliki potensi wisata agro, yaitu wisata Kembang Desa. Namun, wisata ini kurang berkembang sehingga belum berkontribusi terhadap pendapatan desa. Disisi lain, kompetisi dalam pengembangan wisata cukup tinggi yang mengharuskan pemerintah desa perlu melakukan inovasi. Hal ini yang mendasari kegiatan pengabdian masyarakat untuk mendampingi pemerintah desa dalam mengembangkan wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama enam bulan dimana pada tahap awal dilakukan pertemuan dengan Kepala Desa dan perangkat Desa Dawung untuk mendiskusikan teknis kegiatan pengabdian dan potensi wisata yang dimiliki. Selanjutnya dilakukan penyusunan rencana bisnis pengembangan Kembang Desa yang hasilnya dipaparkan dan mendapat masukan dari perangkat desa, bumdes, dan kepala dusun terkait. Output dari pengabdian masyarakat berupa kerangka logis pengembangan wisata, tahapan pembangunan wisata, dan masterplan telah disetujui oleh semua pemangku kepentingan yang terkait. Hal ini tercermin dari kegiatan sosialisasi, bimbingan dan praktik, serta finalisasi yang selalu dihadiri oleh pemerintah desa, pokdarwis, dan bumdes. Kesimpuan dari kegiatan pengabdian ini adalah rencana bisnis pengembangan Kembang Desa telah dipahami oleh semua pihak yang terkait, dimana implementasi pengembangan integrated agro-edu tourism ini dilaksanakan secara bertahap yaitu program jangka pendek, menengah, dan panjang.
Aplikasi Mesin Pencuci Ubi Model Rotary untuk Peningkatan Nilai Jual Ubi Jalar di Koto Tinggi Kabupaten Agam Randi Purnama Putra; Arif Juliari Kusnanda; Yogi Dian Alfana
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1414

Abstract

Kenagarian Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, dikenal sebagai daerah penghasil ubi jalar berkualitas tinggi. Namun, petani di wilayah ini menghadapi tantangan besar akibat proses pencucian ubi jalar yang masih dilakukan secara manual. Metode ini menghabiskan banyak waktu dan tenaga serta kurang efisien, yang berpotensi menurunkan nilai jual produk. Dalam upaya mengatasi masalah ini, pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pencucian ubi jalar melalui penerapan teknologi mesin pencuci. Hasil dari pengabdian ini adalah tercipta sebuah mesin pencuci ubi jalar dengan kapasitas 300 kg/jam. Dengan menggunakan mesin pencuci ubi model rotary ini, mitra dapat meningkatkan produktivitasnya dan mengurangi beban kerja fisik. Mesin ini bekerja dengan prinsip putaran drum yang dilengkapi sikat pembersih, memungkinkan ubi bersentuhan dengan alat pembersih saat berputar, sehingga kotoran dan tanah dapat dihilangkan secara efektif. Setelah serah terima mesin dan pelatihan penggunaan kepada mitra pada 8 September 2024, hasilnya mulai terlihat. Dengan penerapan teknologi ini, nilai jual ubi jalar mengalami peningkatan dari Rp 4.500/kg menjadi Rp 5.500/kg. Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani tetapi juga membuka peluang untuk diversifikasi produk, menjadikan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat di Nagari Koto Tinggi.
Perancangan Mesin Pengolahan Air Tanah Menjadi Air Bersih di Nagari Koto Tinggi Kabupaten Agam Randi Purnama Putra; Fadhilah Fadhilah; Romy Dwipa Yamesa Away
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1415

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan merancang dan membuat mesin pengolahan air tanah menjadi air bersih yang layak pakai di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. Berdasarkan observasi, masyarakat setempat bergantung pada air tanah yang tidak layak pakai. Tim merancang mesin pengolahan air dengan kapasitas 120 liter per 10 menit, menggunakan sistem filtrasi yang melibatkan media seperti mangan, pasir silika dan karbon aktif untuk memastikan kualitas air yang aman serta layak pakai. Proses perancangan melibatkan partisipasi masyarakat, yang tidak hanya meningkatkan rasa kepemilikan, tetapi juga memberikan pemahaman tentang teknologi pengolahan air. Setelah pembuatan mesin selesai, dilakukan uji coba dan sosialisasi kepada masyarakat, serta serah terima mesin kepada mitra untuk pengelolaan lebih lanjut. Proyek ini memberikan dampak positif, meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan kesadaran akan pentingnya kualitas air untuk kehidupan sehari-hari.
Edukasi Pemanfaatan Limbah Pemindangan Menjadi Pupuk Organik Cair Dalam Upaya Revitalisasi Lingkungan Anies Chamidah; M. Zainul Arifin; Supriatna Supriatna; Desy Arisandi; Mirza Gulam Ahmad; Luthfiah Amini
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1416

Abstract

Limbah cair hasil pemindangan ikan di Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan umumnya masih dibuang langsung ke lingkungan tanpa pengolahan, sehingga berpotensi mencemari perairan pesisir dan berdampak pada kesehatan masyarakat. Padahal, limbah cair pemindangan masih mengandung senyawa organik dan unsur hara yang berpotensi dimanfaatkan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra UMKM pemindangan adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan limbah agar lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi, transfer teknologi, dan pendampingan pemanfaatan limbah cair pemindangan ikan menjadi pupuk organik cair (POC) sebagai upaya revitalisasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan evaluasi dengan melibatkan pelaku UMKM, masyarakat sekitar, siswa SMK perikanan, dan mahasiswa. Teknologi yang diterapkan meliputi filtrasi bertingkat menggunakan koagulan kitosan serta fermentasi limbah cair pemindangan dengan penambahan limbah padat karagenan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa formulasi POC terbaik diperoleh pada perbandingan 1:5 (40 ml limbah pindang : 200 g limbah karagenan), dengan kandungan Cl 1,34%, K₂O 134,74 mg/L, N total 0,27%, Na 240,96 mg/L, dan P₂O₅ 700,46 mg/Kg. Hasil tersebut menunjukkan POC yang dihasilkan aman dan berpotensi mendukung pertumbuhan tanaman tanpa risiko salinitas. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi dan penerapan teknologi sederhana mampu menjadi solusi pengelolaan limbah pemindangan yang berkelanjutan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat pesisir.
Pembuatan Susu Tempe: Solusi Praktis untuk Mencegah Stunting di Desa Karyamukti Himalaya Wana Kelana; Nur Asni Setiani; Umi Baroroh; Irma Mardiah; Seno Aulia Ardiansyah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1422

Abstract

Tempe merupakan makanan fermentasi tradisional Indonesia yang dikonsumsi oleh hampir semua lapisan masyarakat. Tempe memiliki kandungan gizi yang tinggi, seperti protein, vitamin B12, serta senyawa antioksidan seperti daidzein, genistein, glisitein dan isoflavone yang berpotensi dijadikan diet untuk pencegahan dan penanggulangan stunting. Tempe juga dapat menjadi bahan dasar susu yang lebih unggul daripada susu kedelai karena hilangnya zat anti gizi dan bau langu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tempe sebagai sumber gizi tambahan dalam bentuk susu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Karyamukti, Kabupaten Garut dengan target peserta ibu-ibu posyandu dan kader PKK. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan pembuatan susu tempe dengan melibatkan peserta secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan antusias peserta dalam praktek langsung pembuatan susu tempe dan peserta merasakan manfaat dari kegiatan ini. Harapannya masyarakat dapat memanfaatkan susu tempe sebagai minuman kesehatan dalam mencegah dan menanggulangi stunting.
Peningkatan Pemasaran dan Promosi dengan Pembuatan Website pada Cacti Life Elly Elly; Handoko Handoko; Joosten Joosten
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1423

Abstract

Cacti Life merupakan UMKM milenial yang melihat peluang bisnis dalam konsep tanaman hias terrarium (media transparan), namun dalam kegiatan operasionalnya belum memiliki rencana pengembangan sistem informasi terpusat untuk pemasaran dan promosi, yang saat ini hanya mengandalkan e-commerce (seperti Shopee) dan media sosial (Instagram, Facebook). Selain itu, komunikasi dengan pelanggan terbatas hanya melalui kontak di media sosial , dan belum tersedianya media untuk mengimplementasikan hasil portofolio perencanaan strategi sistem informasi yang telah dihasilkan. Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengembangkan sebuah website yang dapat digunakan secara efektif untuk kegiatan pemasaran dan promosi, sekaligus mengimplementasikan perencanaan strategi sistem informasi. Pengembangan website ini menggunakan metode User-Centered Design (UCD), yang melibatkan tahapan identifikasi masalah, penentuan konteks dan persyaratan penggunaan, pengembangan desain solusi menggunakan React Js, Express Js, dan PostgreSQL, serta evaluasi desain melalui pengujian prototipe dan card sorting. Hasilnya adalah terwujudnya website dengan fungsionalitas lengkap untuk administrasi (pengelolaan produk, event, pesanan, dan lain-lain.) dan pelanggan (pemesanan produk atau layanan, melihat informasi). Diharapkan website yang dibangun, didukung strategi pemasaran digital, dapat meningkatkan visibilitas, pemasaran, promosi, dan pada akhirnya, pendapatan Cacti Life.
Evaluasi dan Peningkatan Wawasan Teknologi Informasi pada Siswa SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Sam Farisa Chaerul Haviana; Sri Mulyono; Badieah Badieah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1424

Abstract

Kemajuan teknologi informasi menuntut penguasaan yang mumpuni, termasuk bagi siswa dari SD hingga SMA. Namun, banyak sekolah di Indonesia, termasuk SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan teknologi, khususnya komputer dan teknologi terkini seperti Artificial Intelligence (AI). Program pengabdian ini bertujuan memberikan solusi melalui pelatihan yang berfokus pada: 1) wawasan fundamental pada penguasaan hardware, meliputi komponen, fungsi, perakitan, dan perawatan komputer; serta 2) wawasan terkini tentang pemanfaatan AI dalam aktivitas belajar siswa. Targetnya adalah meningkatkan literasi teknologi siswa, mengurangi ketergantungan pada pihak luar, dan mempersiapkan mereka menghadapi era digital. Untuk itu dilakukan pelatihan sebagai metode pelaksanaan dan pembagian formulir umpan balik pada peserta sebagai metode untuk mendapatkan bahan analisis dan evaluasi terhadap efektifitas pelaksanaan program. Hasilnya, program ini berhasil meningkatkan wawasan peserta dengan 65% peserta menyatakan mendapatkan banyak sekali wawasan baru. Selain itu efektifitas progam juga ditujukkan dari mayoritas perserta yang sangat tertarik dengan materi dan bersedia mengikuti program selanjutnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program pelatihan ini berhasil mencapai tujuan utamanya untuk meningkatkan wawasan peserta pelatihan, sehingga memberikan peluang pada peserta agar lebih siap mengembangkan potensi akademis dan profesional mereka di masa depan.
Pelatihan Pembuatan Kompos Takakura untuk Pupuk Organik bagi PKK Perumahan Grand Surya Buduran Sidoarjo Herlina Fitrihidajati; Tarzan Purnomo; Fida Rachmadiarti; Reni Ambarwati; Putut Rakhmad Purnama
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1425

Abstract

Perumahan Grand Surya Buduran Sidoarjo merupakan area permukiman baru dengan jumlah penduduk sekitar 450 KK dan menghasilkan sampah dapur berkisar 306 Kg/hari. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengolahnya melalui pengomposan dengan metode Takakura. Sasaran dari kegiatan ini adalah Ibu-ibu PKK berjumlah 23 orang yang bertujuan untuk menangani permasalahan sampah domestik menjadi pupuk organik melalui pengomposan metode Takakura. Metode kegiatan adalah penerapan dengan tahapan meliputi persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Analisis keberhasilan dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan kegiatan betempat di kediaman Ketua RT 03 pada hari Sabtu tanggal 09 Juni 2024. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan dihadiri oleh 100 % peserta, jumlah peserta merespon positih 99,69%, dan tahapan kegiatan lengkap yaitu penyampaian materi, demonstrasi, praktik secara berkelompok, monitoring dan evaluasi, peserta melakukan panen kompos dan pemanfaatannya pada tumbuhan, kualitas kompos dengan tekstur remah seperti tanah dan berwarna kehitaman. Dengan demikian kegiatan PKM telah terlaksana dengan baik.

Filter by Year

2019 2025