cover
Contact Name
Iwan Tri Bowo
Contact Email
iwan13312229@gmail.com
Phone
+6285268719668
Journal Mail Official
lp3m@stikesmuh-pringsewu.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ghalib No. 112 Pringsewu Lampung
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20896484     EISSN : 26558157     DOI : https://doi.org/10.35952/jik
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan, This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research such as researchers, educators, students, practitioners of Health Office, Department of Health, Public Health Service center, as well as the general public who have an interest in the matter. with registered number ISSN ONLINE : 2655-8157, ISSN PRINT: 2089-6484. This journal contains a script on Health Sciences that includes: Nursing, Midwifery, Dental health, Pharmacy, Environmental Health, Nutrition, Health analyst, Labor Health, Public health.
Articles 367 Documents
HUBUNGAN PENDIDIKAN, PARITAS DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS GEDANGSARI 1 GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA Rosiana, Rosiana; Kristiana, Dita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3023

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil dapat menyebabkan resiko dan komplikasi pada persalinan antara lain persalinan sulit dan lama, persalinan sebelum waktunya (premature), perdarahan postpartum. Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan pendidikan, paritas dan jarak kehamilan ibu dengan kekurangan energi kronik pada ibu hamil di Puskesmas Gedangsari 1 Gunungkidul Yogyakarta. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Hasil responden yang memiliki pendidikan rendah lebih banyak pada tidak KEK yaitu 26 responden (44.1%). Hasil uji Chi Square menunjukan tidak ada hubungan antara Pendidikan ibu dengan kejadian KEK (P-Value 0.255). Responden yang memiliki Paritas resiko lebih banyak pada kelompok kejadian KEK yaitu 55 responden (93.2%). Hasil uji Chi Square menunjukan tidak ada hubungan antara Paritas ibu dengan status gizi KEK dan tidak KEK (P-Value 0.240). Responden yang memiliki jarak kehamilan resiko lebih banyak pada kelompok KEK yaitu 43 responden (72.9%). Hasil uji Chi Square menunjukan ada hubungan antara jarak kehamilan ibu dengan status gizi KEK dan tidak KEK (P-Value 0.023). Hasil perhitungan OR menunjukan responden yang jarak kehamilan resiko 2.598 kali mengalami kekurangan energi kronik dibandingkan riwayat tidak KEK (95% CI 1.205-5.600). kesimpulan tidak ada hubungan antara Pendidikan, Paritas dan ada hubungan antara jarak kehamilan dengan KEK dan jarak kehamilan pada ibu hamil di Puskesmas Gedangsari 1 Gunungkidul Yogyakarta.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN AROMATERAPI PANDAN WANGI TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU NIFAS Rofiasari, Linda; Sarbani, Amida S
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3034

Abstract

Masa nifas merupakan masa kembalinya alat-alat kandungan seperti keadaan sebelum hamil. Pada masa ini sering terjadi penurunan kualitas tidur ibu sehingga berdampak terjadinya postpartum blues. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur ibu dapat dilakukan dengan memberikan aromaterapi daun pandan wangi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi daun pandan wangi terhadap peningkatan kualitas tidur ibu nifas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-post test design. Dilakukan pengukuran kualitas tidur responden sebelum diberikan perlakuan (pretest) dan dilakukan pengukuran kualitas tidur responden setelah diberikan perlakuan (posttest). Ibu nifas diukur kualitas tidur sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi daun pandan wangi. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu Ibu nifas jumlah 30 orang dengan teknik pengambilan sample secara purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur ibu nifas. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat peningkatan kualitas tidur ibu nifas setelah diberikan intervensi aromaterapi daun pandan wangi dengan hasil nilai z dengan Asymp.sig. < 0,01 yang menandakan perbaikan pada setiap aspek kualitas tidur setelah intervensi. Simpulan didapatkan bahwa intervensi yang diberikan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap berbagai aspek kualitas tidur responden, baik dari segi kuantitas maupun efektivitas tidur.
PENGARUH PENGETAHUAN IBU TERHADAP PERKEMBANGAN BALITA STUNTING DI KECAMATAN TEGAL TIMUR KOTA TEGAL Susilowati, Endang; Desi, Nina Maria; Rakhimah, Fitriana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3029

Abstract

Perkembangan anak umumnya dapat didefinisikan sebagai pencapaian keterampilan motorik kasar dan motorik halus, perilaku sosial serta kemampuan kognitif. Meskipun banyak faktor dapat mempengaruhi perkembangan anak, banyak hasil studi yang menunjukkan bukti adanya hubungan yang linier antara gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang buruk. Penelitian ini merupakan penelitian analitik yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan ibu terhadap perkembangan balita stunting. Hasil analisis menggunakan uji chi square nilai p sebesar 0,003 menunjukkan terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan ibu.
HUBUNGAN KADAR HB DENGAN USIA KEHAMILAN PADA IBU HAMIL DI RSUD HERIMANA OPI JAKABARING PALEMBANG Walinka, Sefti Kiki; Hadi, Wahid Syamsul
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3040

Abstract

Pengertian Ibu hamil di Indonesia adalah wanita yang sedang mengandung anak. Kehamilan yang terjadi akan memberikan perubahan fisiologis baik dari ibu yang mengandung maupun lingkungannya. Pada wanita hamil, secara fisiologis kadar hemoglobin (HB) akan lebih rendah dibandingkan wanita yang tidak hamil, oleh karena itu wanita hamil akan lebih rentan terkena anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan usia kehamilan pada ibu hamil di RSUD Herimana Opi Jakabaring Palembang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan sumber data berupa data sekunder. Penelitian ini mengambil lokasi penelitian di RSUD Herimana Opi Jakabaring Palembang. Populasi penelitian yang akan di teliti adalah 30 jumlah sampel ibu hamil yang mengalami anemia berdasarkan kadar Hb di usia kehamilannya menggunakan alat hematologi analyzer sysmex xp-100. Kedua variabel memiliki korelasi negatif yang signifikan. Sehingga dapat diartikan bahwa terdapat hubungan antara kadar Hemoglobin pada anemia ibu hamil di usia kehamilan trimester pertama dan kedua, serta memiliki arah korelasi negatif artinya semakin tinggi usia kehamilan maka semakin rendah nilai hemoglobinnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DI RS HARAPAN BUNDA LAMPUNG TENGAH Marlinda, Marlinda; Madiyanti, Desi Ari; Mei, Eka
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3024

Abstract

Emesis gravidarum merupakan kondisi umum yang sering terjadi pada ibu hamil trimester pertama. Kondisi ini ditandai dengan mual dan muntah yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan hingga komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Berdasarkan data RS Harapan Bunda Lampung Tengah, pada tahun 2024 tercatat sebanyak 5 kasus emesis gravidarum dari 49 ibu hamil trimester pertama yang terdata. Faktor-faktor seperti usia ibu, paritas, status pekerjaan, pengetahuan, dukungan keluarga, dan lingkungan diketahui memiliki kontribusi terhadap kejadian emesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor-faktor tersebut dengan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama di RS Harapan Bunda Lampung Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional terhadap 40 responden yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner demografi dan skala PUQE-24, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 23 (57,5%) responden mengalami emesis gravidarum ringan hingga sedang, 17 (42,5%) berada pada usia risiko tinggi, 22 (55%) merupakan primigravida, dan 18 (45%) memiliki tingkat dukungan keluarga rendah. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia ibu (p=0,035), paritas (p=0,042), dan dukungan keluarga (p=0,001) dengan kejadian emesis gravidarum. Analisis multivariat mengungkapkan bahwa dukungan keluarga merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kejadian emesis gravidarum (p=0,001; OR=3,5). Diharapkan ibu hamil mendapatkan edukasi tentang cara mengelola mual dan muntah serta rutin melakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.
KOMBINASI INTERVENSI KOMPRES HANGAT DAN MUROTTAL UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI KABUPATEN PRINGSEWU Sumarni, Sumarni; Istikomah, Istikomah; Diana, Sirlii
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3035

Abstract

Latar Belakang : Nyeri merupakan keluhan yang sering ditemukan pada ibu yang sedang dalam proses bersalin. Nyeri persalinan merupakan manifestasi dari adanya kontraksi yang diakibatkan oleh adanya pemendekkan otot rahim dan menimbulkan rasa sakit pada pinggang, daerah perut dan menjalar kearah paha dan menyeabkan adanya pembukaan seviks dengan adanya pembukaan servik ini maka akan terjadi persalinan. Nyeri persalinan harus diatasi karena mempengaruhi mekanisme fungsional yang menyebabkan respon stress fisiologis. Nyeri persalinan dapat diatasi dengan menggunakan terapi atau intervensi secara non-farmakologis yang mencakup kombinasi kopres hangat dan murottal alqur’an. Metode: Penelitian yang telah dilaksanan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test dimana jumlah responen sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas skala nyeri setelah pemberian intervensi dimana sebelum intervensi, terdapat sebanyak 9 orang (60%) responden mengalami nyeri berat dan sebanyak 6 orang (40%) mengalami nyeri sedang. Namun setelah pemberian intervensi hasil menunjukkan responden yang mengalami nyeri berat menjadi 26,7%, 20% nyeri sedang, dan 13,3% tidak merasakan nyeri. Kesimpulan: Data tersebut menunjukkan adanya pengaruh pemberian intervensi berupa kompres hangat dan murottal alqur’an terhadap penurunan internsitas nyeri. Hasil analisa statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri, hal tersebut dibuktikan dengan nilai Sig (p-value) = 0.000 < α = 0.05. Berdasrkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi berupa kompres hangat dan murottal mampu menurunkan nyeri bersalin pada kala I fase aktif.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEBIASAAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA SISWI MTS PAMULANGAN YOGYAKARTA Fitriani, Aisah Laila; Anisa, Diah Nur; Purwati, Yuni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3030

Abstract

Dismenore adalah rasa nyeri yang dirasakan pada perut bawah yang terjadi ketika menstruasi atau sebelum dan sesudah menstruasi, yang dapat menimbulkan beberapa dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara status gizi dan kebiasaan konsumsi fast food dengan kejadian dismenore pada siswi MTS Pamulangan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan korelasional, dengan jumlah sampel sebanyak 47 yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data mengenai status gizi diperoleh melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan, sedangkan data tentang kebiasaan konsumsi fast food dan kejadian dismenore diperoleh melalui kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman rank, sementara analisis multivariat menggunakan regresi ordinal. Hasil dari analisis bivariat dengan uji Spearman rank menunjukkan hubungan yang signifikan antara status gizi dan kejadian dismenore (p = 0,000 < 0,05), serta antara kebiasaan konsumsi fast food dan kejadian dismenore (p = 0,000 < 0,05). Berdasarkan pada uji multivariat, variabel yang paling mempengaruhi kejadian dismenore adalah status gizi (p = 0,000 < 0,05). Dari penelitian yang telah dilakukan ini dapat disimpulkan bahwasanya ada hubungan antara status gizi dan kejadian dismenore pada siswi MTS Pamulangan Yogyakarta, adanya hubungan antara kebiasaan konsumsi fast food dan kejadian dismenore pada siswi MTS Pamulangan Yogyakarta, dan status gizi merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian dismenore.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KUALITAS INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA DI SMP NEGERI 1 BANGUN REJO Fatimah, Wahyu Dwi; Yogaswari, Yosinia; Kurniawati, Desi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3041

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini semakin meningkat, salah satunya dengan adanya penggunaan media sosial. Pengguna media sosial terbanyak salah satunya didominasi oleh para remaja. Perkembangan tekonologi ini juga mengubah cara remaja bermain, belajar, dan bersosialisasi. Remaja yang sulit mengontrol diri sendiri cenderung menggunakan media sosial secara berlebihan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas interaksi sosial pada remaja di SMP Negeri 1 Bangun Rejo. Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Responden pada penelitian ini sebanyak 211 remaja di SMP Negeri 1 Bangun Rejo, dengan teknik purposive sampling. Peneliti menggumpulkan data menggunakan kuisioner dengan uji analisis chi-square. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan kualitas interaksi sosial remaja (p-value = 0.000). Dimana penggunaan jejaring sosial lebih banyak digunakan, dengan interaksi sosial kurang baik. Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas interaksi sosial pada remaja di SMP Negeri 1 Bangun Rejo. Diharapkan adanya pengontrolan durasi menggunakan media sosial, dengan kegiatan lain yang lebih mengutamakan interaksi remaja.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEJADIAN ULKUS DIABETIKUM DI GRIYA LUKA PRINGSEWU Tiara, Tiara; Subekti, Reni Tri; Sari, Rita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3025

Abstract

Latar Belakang: Ulkus diabetikum merupakan komplikasi serius pada penderita diabetes mellitus yang dapat menimbulkan morbiditas tinggi. Pengetahuan pasien tentang perawatan kaki diabetik diyakini memengaruhi kejadian ulkus. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian ulkus diabetikum pada pasien di Griya Luka Pringsewu tahun 2024. Metode: Desain penelitian potong lintang dengan populasi 60 pasien diabetes yang terdaftar di Griya Luka Pringsewu. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstandar; kejadian ulkus diidentifikasi melalui rekam medis. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil: Sebanyak 60 pasien terdiri dari 28 (46,7 %) berpengetahuan tinggi dan 32 (53,3 %) berpengetahuan rendah. Kejadian ulkus ditemukan pada 4 (14,3 %) pasien berpengetahuan tinggi dan 18 (56,3 %) pasien berpengetahuan rendah. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dan kejadian ulkus (χ² = 10,24; p = 0,0014). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan pasien dengan kejadian ulkus diabetikum. Upaya edukasi yang lebih intensif diperlukan untuk menurunkan insiden ulkus.
ANALISIS MASALAH PSIKOLOGIS IBU HAMIL MENGGUNAKAN KUESIONER DASS-42 Widiyanti, Ranti; Saridewi, Widyana; Nuraini, Annisa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3036

Abstract

Berdasarkan World Health Organization (WHO), keadaan psikologis seperti depresi, kecemasan, dan stres merupakan faktor yang dapat menentukan kesejahteraan dalam kesehatan. Masalah psikologis selama kehamilan adalah kondisi yang umum terjadi di seluruh dunia. Tekanan psikologis selama kehamilan dapat berdampak buruk seperti depresi pasca persalinan. Masalah psikologis selama kehamilan juga dapat berdampak buruk terhadap janin, misalnya menghambat perkembangan janin, menyebabkan kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Penyebab masalah psikologis pada ibu hamil dapat terjadi akibat adanya fluktuasi hormonal yang dapat menyababkan ketidakstabilan emosi, seperti kecemasan, depresi, stres, takut, sedih, marah, dan sebagainya yang terkumpul menjadi emosi negatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia dan paritas terhadap gangguan psikologis pada ibu hamil menggunakan kuesioner DASS-42. Metode penelitian bersifat analitik dengan jumlah sampel sebanyak 130 ibu hamil, dengan teknik purposive sampling. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis chi-square menggunakan software STATA 15. Hasil penelitian ini menunjukkan p-value 0.001 pada hubungan usia dengan tingkat stress, serta p-value 0.000 pada paritas terhadap stres pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara usia dengan tingkat stres pada ibu hamil dan terdapat hubungan antara paritas dengan tingkat stres pada ibu hamil.