cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Karakteristik Morfometrik Ikan Baung (Hemibagrus nemurus, Valenciennes 1840) Di Sungai Siak, Kabupaten Siak, Provinsi Riau Elviana, Mona; Elvyra, Roza
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.7594

Abstract

Sungai Siak termasuk salah satu sungai terbesar yang berada di Provinsi Riau yang melewati empat Kabupaten dan satu wilayah kota. Ikan baung (Hemibagrus nemurus) termasuk salah satu jenis ikan air tawar asli Indonesia yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan dalam sektor budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi morfometrik, pola pertumbuhan dan nisbah karakter morfometrik Ikan baung yang berada di Sungai Siak, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 – Februari 2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode survei dengan jumlah sampel sebanyak 120 ekor ikan dengan 60 ekor ikan jantan dan 60 ekor ikan betina di masing-masing lokasi penelitian. Hubungan panjang berat ikan baung di sungai Siak adalah allometrik positif dan negatif. Hasil penelitian ditemukan H. nemurus jantan di Kampung Langkai memilii kisaran panjang total 120-275 mm dan betina 110-245 mm, sedangkan kisaran H. nemurus jantan pada Kampung Buantan Besar 120-280 mm dan betina 120-350 mm. Hasil Uji t menunjukan terdapat satu karakter tidak berbeda nyata H. nemurus jantan di Kampung Langkai dan Buantan Besar yaitu karakter kedalaman batang ekor.  
PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU Scylla serrata PADA KOLAM BETON DENGAN KOMBINASI PEMBERIAN PAKAN BERBEDA Hariyanto, Hendra Detiawan; Safitri, Nur Maulida; Firmani, Ummul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8627

Abstract

Indonesia memiliki hutan mangrove yang sangat luas, yaitu sekitar 1,3% total wilayah Indonesia, dan merupakan rumah dari beberapa jenis kepiting termasuk Scylla serrata. Kepiting yang mendapatkan nutrisi cukup akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, memiliki peningkatan ketahanan terhadap penyakit, serta membantu mereka beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Pemberian pakan yang kaya akan nutrisi, dapat memberikan pengaruh terhadap tingkat kesehatan kepiting dan menurunkan stres yang dapat memengaruhi produktivitasnya secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan yang optimal terhadap kepiting bakau, dimana dilakukan pemberian pakan yang berbeda pada setiap perlakuan yaitu, presentase buah mangrove pedada pada perlakuan A 60%, perlakuan B 40%, dan perlakuan C 0% (pakan kontrol). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 pengulangan. Konversi pakan (FCR) juga diamati untuk  mengetahui efektivitas pakan yang diberikan. Selama 32 hari, hasil penelitian menunjukkan perlakuan A meberikan hasil terbaik dengan panjang rata-rata kepiting 57,29 ± 6,88 mm, berat rata-rata 43± 19,00 gram, lebar rata-rata 42,03±5,63 mm, dan tebal rata-rata 23,88±2,81 mm. Konversi pakan (FCR)  selama penelitian kepiting bakau terbaik yaitu 102,185. Kualitas air dari keseluruhan perlakuan masih terbilang sesuai dengan standar pembudidaya kepiting. Penelitian ini menunjukkan perlakuan A yaitu perberian buah mangrove pedada (60%) memberikan hasil yang lebih baik dari perlakuan lainnya, sehingga perlakuan ini berpotensi untuk dapat digunakan sebagai dosis optimal suplementasi pakan pada kepiting bakau Scylla serrata.
Pengaruh Pemberian Limbah Cair Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Fermani, Nuritia; Manalu, Kartika; Rasyidah, Rasyidah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Limbah Cair Kelapa Sawit terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) yang dilaksanakan pada bulan Mei 2020 di PT. Tapian Nadenggan, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 6 perlakuan yaitu: P0 = 0%; P1 = 5%, P2 = 10%, P3 = 15%, P4 = 20%, P5 = 25%. Parameter yang diamati terhadap pertumbuhan cabai rawit adalah tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah buah. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pemupukan 25% memberikan pengaruh optimal terhadap tinggi tanaman (23,82 cm), jumlah daun (37,25) dan jumlah buah (16,5).
Resiko Nyeri Pinggang Bawah pada Wanita Pekerja Kerang Hijau di Wilayah Kerja Puskesmas, Kamal Muara Penjaringan, Jakarta Utara Nurdahlia, Nurdahlia; K, Eska Riyanti; Rosidawati, Rosidawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9807

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang dialami oleh pekerja adalah keluhan nyeri pinggang bawah. Low Back Pain (NBB) atau nyeri punggung bawah merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering terjadi dan menyebabkan penurunan produktivitas kerja serta disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian nyeri pinggang bawah pada wanita pekerja pengupas kerang hijau di wilayah perkotaan Kamal Muara Penjaringan Jakarta Utara. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 80 orang dengan teknik pengumpulan data melalui simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Kai-square (Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor yang berhubungan dengan kejadian NPB seperti usia memiliki OR = 4,168, p = 0,041; masa kerja memiliki OR = 5,432, p = 0,004; waktu kerja per hari memiliki OR = 4,075, p = 0,044; Posisi kerja memiliki OR= 6,003, p= 0,014 terhadap kejadian nyeri punggung bawah. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian nyeri punggung bawah (NPB) dengan variabel usia, tahun kerja, lama kerja per hari dan posisi kerja
Manajemen Laboratorium untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SMA Asy-Syafi’iyah Internasional Medan Nasution, M.Pd., Irda Wahidah; Nasution, Nurul Hidayah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8413

Abstract

Laboratorium merupakan ruangan baik tertutup maupun terbuka yang dirancang sesuai dengan kebutuhan untuk melakukan aktivitas yang berkaitan dengan fungsi-fungsi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam pemanfaatan laboratorium berjalan dengan baik, maka laboratorium tersebut harus dikelola dengan baik, dan pengelolaan laboratorium yang baik harus didukung dengan manajemen laboratorium yang baik juga. Mutu pembelajaran merupakan suatu aktifitas mengajar yang diperlakukan oleh pendidik dan peserta didik didalam kelas, laboratorium, bengkel kerja, atau kancah belajar lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen laboratorium. Penelitian mengunakan metode penelitian kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu  observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa tahapan dalam manajemen laboratorium untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SMA Asy-Syafi’iyah Internasional Medan. Pada tahap perencanaan meliputi penentuan dan pengadaan alat dan bahan, penggunanaan laboratorium, kemudian penyusunan program kerja dan yang terakhir yaitu penentuan sumber daya manusia yang terlibat di laboratorium. Tahapan pengorganisasian meliputi pembagian tugas yang jelas bagi para personil petugas di laboratorium, kemudian penjadwalan praktikum di laboratorium. Tata tertib agar proses kegiatan praktikum di laboratorium berjalan dengan efektif dan efisien. Tahapan pengadministrasian meliputi daftar hadir praktikum, buku inventaris, kartu peminjaman alat dan bahan, buku harian praktikum, kartu alat atau bahan yang rusak, dan buku rekap kegiatan praktikum bulanan. Tahapan pendanaan yaitu pembiayaan untuk seluruh kegiatan laboratorium bersumber dari anggaran SMA Asy-Syafi’iyah Internasional Medan yang berupa biaya praktikum peserta didik per bulannya. Faktor pendukung manajemen laboratorium untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SMA Asy-Syafi’iyah Internasional Medan diantaranya alat dan bahan yang sangat memadai dan menunjang untuk proses praktikum. Sedangkan faktor penghambat diantaranya zat banyak yang kadaluarsa, sehingga memperhambat dalam proses praktikum. Adapun solusi terhadap hambatan dalam manajemen laboratorium untuk meningkatkan mutu pembelajaran yaitu perlu adanya evaluasi setiap semester dalam pengelolaan laboratorium.
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP SYSTEM THINKING PESERTA DIDIK DENGAN DIFERENSIASI INTELEKTUAL PADA MATERI SISTEM IMUN KELAS XI SMAN 5 PADANG Ananda, Syifa; Fadilah, Muhyiatul; Alberida, Heffi; Fajrina, Suci
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7610

Abstract

Hasil analisis awal yang menunjukkan kurangnya kemampuan system thinking peserta didik kelas XI SMAN 5 Padang berada pada kriteria yang perlu ditingkatkan. Penerapan model PBL juga masih belum optimal dalam pembelajaran biologi. Hal ini dikarenakan guru yang cenderung belajar dengan metode ceramah. Untuk itu, perlu upaya untuk meningkatkan system thinking peserta didik melalui penerapan model PBL dalam pembelajaran serta melihat faktor IQ peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh PBL terhadap system thinking peserta didik dengan diferensiasi intelektual kelas XI SMAN 5 Padang.Jenis penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi adalah seluruh kelas XI MIPA SMAN 5 Padang tahun pelajaran 2022/2023. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 sebagai kelas kontrol dan XI MIPA 7 sebagai kelas eksperimen. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penilaian system thinking berupa tes essay yang jawabannya dalam bentuk peta konsep. Analisis data menggunakan uji independent sample t-test dan uji korelasi rank spearman menggunakan SPSS versi 25.Hasil penelitian system thinking pada kelas eksperimen memiliki nilai yang lebih tinggi daripada kelas kontrol dengan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 67,27 dan kelas kontrol sebesar 54,86. Hasil analisis data pengaruh PBL terhadap system thinking peserta didik sebesar 0,000 0,05, artinya terdapat perbedaan signifikan system thinking antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian hubungan IQ dan system thinking peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol dengan nilai koefisien korelasi IQ pada kelas eksperimen sebesar 0,446 atau 19,8% dan pada kelas kontrol sebesar 0,091 atau 0,8%. Artinya kelas yang menggunakan model PBL dalam pembelajaran biologi memberikan nilai kontribusi IQ sebesar 19,8% terhadap system thinking dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lainnya yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat pengaruh model PBL terhadap system thinking peserta didik dengan diferensiasi intelektual kelas XI SMAN 5 Padang.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Dispepsia Nasution, Nurromsyah; Apriani, Fitri; Sari, Orita; Damayanti, Siti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.9501

Abstract

Peningkatan jumlah penderita dispepsia ini menimbulkan berbagai masalah karena dapat mempengaruhi  kualitas hidup dan menurunkan aktivitas fungsional. Pola makan yang tepat dan teratur akan mempengaruhi penyembuhan dan penurunan kejadian dispepsia itu sendiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pola makan terhadap kejadian dispepsia di Poli Umum UPTD Ujung Padang Rasian Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan. Jenis penelitian ini kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 74 responden dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dengan tingkat signifikansi α= 0,05 (95%). Hasil penelitian diperoleh pola makan dengan kejadian dispepsia (p = 0,000 α 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola makan yang tidak teratur dapat menimbulkan kejadian dispepsia pasien di UPTD Puskemas Ujung Padang Rasian Kecamatan Pasie Raja. Diharapkan kepada Puskesmas melakukan promosi kesehatan terkait pola makan sehat untuk mencegah terjadinya dispepsia pada masyarakat.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Batang Malaka (Phyllanthus emblica) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus Siregar, Khoirul Bahria; Manalu, Kartika; Nasution, Rizki Amelia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8369

Abstract

Tanaman malaka dimanfaatkan sebagai obat tradisional, buahnya banyak digunakan untuk mengobati keluhan diare, demam, batuk darah, sedangkan daunnya bermanfaat untuk mengobati genangan air, maag, dan eksim. Akar tanaman malaka digunakan untuk mengobati batuk darah, radang usus, sakit perut, sedangkan kulit batang tanaman malaka di Indonesia hanya digunakan sebagai bumbu tambahan masakan, sedangkan di negara lain seperti Nepal, Burma, dan Thailand , Kulit batang malaka digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit seperti gangguan. buang air kecil, sembelit, diare, perawatan rambut, dan perawatan kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak kulit batang tanaman malaka (Phyllanthus emblica) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Penelitian ini menggunakan metode difusi agar dengan variasi konsentrasi 8%, 10%, 12% dan 15% yang masing-masing konsentrasi diulang sebanyak lima kali. Hasil yang diperoleh adalah diameter zona hambat pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli dengan konsentrasi 8% pada jarak 1 mm, konsentrasi 10% dengan bakteri S. aureus pada jarak 4 mm, E. coli pada jarak 4 mm. 3 mm, dan konsentrasi 12% S. aureus pada 6 mm. , E.coli 5 mm, konsentrasi 15% S. aureus 10 mm, E.coli 6 mm, kontrol positif (kloramfenikol) S. aureus 17 mm, E. coli 15%. Pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus terbaik yang mendekati kontrol positif adalah pada konsentrasi 15%. Hasil data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 25 dengan metode uji Anova dan diuji lebih lanjut dengan uji Duncan. Hasil uji statistik diameter zona hambat bakteri Esherishia coli dan Staphylococcus aureus menunjukkan bahwa masing-masing perlakuan berbeda nyata, yaitu nyata dilihat dari nilai signifikansi 0,00 yang berarti 0,05
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Untuk Memeriksakan Kehamilan Di Bidan Praktek Swasta Arista Silalahi Pematangsiantar Purba, Yeni Trisna; Friani, Sri Rahma; Saragih, Astri Ulina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9688

Abstract

Pemeriksaan kehamilan atau pelayanan antenatal merupakan pelayanan yang diterima wanita selama kehamilan dan sangat penting dalam membantu memastikan bahwa ibu dan janin selamat dalam kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahuai faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan di Bidan Praktek Swasta Arista Silalahi pematangsiantar. Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Bidan Praktek Swasta Arista Silalahi, teknik pengambilan sampel dengan metode non random yaitu dengan tehnik sampling jenuh dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel sebanyak 30 orang. Instrument penelitian yang digunakan yaitu lembar kuesioner (20 item). Setelah diperoleh data maka dilakukan pengolahan data. Hasil penelitian berdasarkan faktor pendidikan, mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 13 orang (43,4%). Faktor pengetahuan, mayoritas berpengetahuan baik sebanyak 15 orang (50,0%). Faktor jarak tempuh, mayoritas berjarak tempuh + 200 m sebanyak 13 orang (43,3%). Faktor sosial ekonomi mayoritas berpenghasilan Rp.500.000 s/d Rp 1.500.000 sebanyak 16 orang (53,3%).  Hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan, pengetahuan, jarak tempuh dan sosial ekonomi merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan informasi atau penyuluhan tentang pemeriksaan kehamilan dan kepada ibu hamil agar lebih rutin memeriksakan kehamilan demi terlaksananya program kesehatan ibu dan anak (KIA).
Efektivitas Model Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Media Poster Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Biologi Di SMP Negeri 2 Waingapu Limanto, Ramana; Bano, Vidriana Oktoviana; Enda, Riwa Rambu Hada
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA serta memanfaatkan model pembelajaran Group Investigation dan media poster. Pelatihan prasiklus, siklus I, dan siklus II untuk tes Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini diikuti oleh 32 peserta didik. Pada tahap prasiklus terdapat 16% peserta didik lebih yang merasa telah selesai belajar, normalnya pada siklus I sebanyak 59,06 peserta didik dan ada pula peserta didik yang sudah habis namun belum selesai, dan pada siklus II normalnya sebanyak 83,75 peserta didik. Orang yang tinggi mencapai 87%, sedangkan orang pendek mencapai 13%. Dalam rentang waktu yang sangat lama pada siklus I terdapat 8 orang yang mencapai nilai tinggi, 18 orang mencapai nilai sedang, dan 6 orang mencapai nilai rendah. Siklus II berlangsung dengan 29 orang mencapai nilai tinggi dan 3 orang mencapai nilai sedang. Model Group Investigation yang didukung media poster diduga dapat memberikan manfaat bagi siswa kelas VIII E IPA pada program pengembangan manusia di SMP Negeri 2 Waingapu.

Page 66 of 161 | Total Record : 1602