cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Perbandingan Hasil Belajar Biologi Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Tipe Make A Match Pada Materi Pokok Ekosistem di MAN Dolok Masihul Sari, Puspita; Febriani, Husnarika; Khairuna, Khairuna
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar biologi siswa ketika diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Make a Match di kelas X MAN Dolok Masihul. Populasi siswa kelas X MAN Dolok Masihul. Ada dua kelompok sampel yaitu siswa kelas X MIPA1 (eksperimen) dan kelas X MIPA2 (kontrol). Teknik atau cara yang di pakai untuk menarik serta menyatukan data yaitu pengamatan dan ujian (tes) tertulis. Teknik analisis memakai uji hipotesis. Penelitian merangkum hasil diantaranya adanya perbandingan hasil nilai belajar biologi murid yang memakai model STAD dan MAM pada topik utama ekosistem di MAN Serdang Bedagai dilihat dari hasil belajar menggunakan tipe STAD diperoleh sebesar 75 dengan persentase 13%, sedangkan untuk Make A Match hasil yang diperoleh sebesar 68,83 dengan persentase 5,83%. Terdapat perbandingan hasil belajar biologi siswa yang menggunakan model STAD dan model MAM pada pokok bahasan ekosistem di MAN Serdang Bedagai dilihat dari hasil uji hipotesis thitung = 1,867 dan ttabel = 1,672 yang artinya thitung    ttabel sehingga Ho nya ditolak sedangkan untuk Ha diterima. This research aims to determine students' biology learning outcomes when the Student Teams Achievement Division (STAD) and Make a Match type cooperative learning models are applied in class X MAN Dolok Masihul. Population of class X MAN Dolok Stillul students. There are two sample groups, namely students of class X MIPA1 (experiment) and class X MIPA2 (control). The techniques or methods used to collect and combine data are observation and written tests. The analysis technique uses hypothesis testing. The research summarizes the results, including a comparison of the results of students' biology learning scores using the STAD and MAM models on the main topic of ecosystems at MAN Serdang Bedagai, seen from the results of learning using the STAD type which was obtained at 75 with a percentage of 13%, while for Make A Match the results obtained were 68 .83 with a percentage of 5.83%. There is a comparison of the biology learning outcomes of students who use the STAD model and the MAM model on the subject of ecosystems at MAN Serdang Bedagai seen from the results of the hypothesis test tcount = 1.867 and ttable = 1.672, which means tcount ttable so that Ho is rejected while Ha is accepted.
Pengaruh Infusa Daun Suruhan (Peperomia pellucida) Terhadap Daya Tetas Telur Ikan Gurami (Osphronemus goramy) Gunawan, Heru; Puspitasari, Dian; Mahary, Azizah; Lubis, Abdul Malik Kamarullah; Simanjuntak, Al Imran; Lesmana, Tri Andika
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8676

Abstract

Ikan gurami memiliki kandungan gizi, protein serta nilai ekonomis yang lebih baik dibandingkan ikan lele, ikan nila maupun ikan mas. Oleh karena itu, masyarakat banyak yang membudidayakan ikan gurami. Salah satu tantangan dalam membudidayakan ikan gurami adalah rendahnya daya tetas, kelulushidupan larva dan serangan jamur. Berbagai upaya dilakukan untuk mencari solusi terbaik dan aman untuk lingkungan, diantaranya menggunakan bahan herbal seperti menggunakan daun suruhan. Daun suruhan diketahui memiliki kandungan  alkaloid, flavonoid, glikosida, steroid, saponin, dan tanin. Bahan aktif tersebut memiliki banyak potensi seperti antibakteri, antijamur, imunostimulator, zat antiinflamasi, antialergi dan antioksidan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk memaksimalkan daya tetas dari telur ikan gurami, kelulushidupan larva dan meminimalkan adanya mikroorganisme pengganggu seperti jamur.. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratoris dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Daun suruhan dibuat menjadi infusa dengan dosis 7,5%. Dari dosis tersebut diambil 7,5 mL untuk 1 L air. Telur ikan gurami direndam dengan dosis 7,5 mL selama 5 menit (perlakuan A), 10 menit (perlakuan B) dan 15 menit (perlakuan C). Hasil penelitian ini diperoleh data tahapan perkembangan embrio telur, daya tetas telur, kelulushidupan larva, dan kualitas air. Tahapan perkembangan embrio untuk semua perlakuan adalah sama. Perlakuan kontrol menunjukkan bahwa daya tetas telur memiliki nilai tertinggi, dan kelulushidupan tertinggi pada perlakuan A dengan lama perendaman selama 5 menit. Pemberian infusa daun suruhan kurang efektif mencegah munculnya jamur pada telur. 
Pengaruh Empowerment Remaja Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Dalam Pencegahan Penyakit Hipertensi Di SMP YP-IPPI Cakung Jakarta Timur Rosidawati, Rosidawati; Safrudin, Safrudin; Karningsih, Karningsih; Sudiyat, Rahmat
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9022

Abstract

Tujuan: penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh multimedia video dan buku saku terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku dalam pencegahan penyakit hipertensi pada remaja. Metode; Penelitian  menggunakan quasi-experimental design dengan pendekatan rancangan pre test-post test control group design. Responden penelitian sebanyak 62 orang  dibagi menjadi dua yaitu kelompok  ekperimen berjumlah 31 orang dan kelompok kontrol berjumlah 31 orang.Pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling pada bulan Juni-Agustus 2023 di Kelurahan Pulo Gebang Kecamatan Cakung Jakarta Timur. Empowerment dilaksankan dengan Intervensi diberikan pada kelompok eksperimen yaitu edukasi menggunakan  multimedia (Video dan buku saku),Sedangkan pada pada kelompok kontrol diberikan intervensi setelah dilakukan Post-test. Instrumen   yang   digunakan   adalah   kuesioner yang terdiri dari; pengetahuan 15 soal, sikap  10 soal dan perilaku 10 soal. Hasil penelitian dilakukan Analisis;Univariat. Analisis Bivariat, (pairet samples  t test  dan indevenden sample t test). Hasil penelitian:  di peroleh bahwa ada perbedaan pengetahuan  antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa edukasi multimedia video dan buku saku pada kelompok Intervensi yaitu selisih rerata 3.39 dengan p value 0.001 0.05). Sedangkan Sikap responden terdapat selisih 8.35 dengan v plaue 0.001demikian juga perilaku responden terdapat selisih nilai sebelum dan sesudah diberikan intervensi 1.26 dengan v palue 0.001 0.05) hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat  pengaruh Edukasi multimedia (video dan buku saku ) terhadap peningkatan perilaku  remaja dalam pencegahan penyakit hipertensi. Kesimpulan Penelitian menemukan ada pengaruh edukasi melalui multimedeo ( video dan buku saku) terhadap peningkatan pengetahuan,Sikap dan perilaku remaja  dalam  pencegahan Penyakit hipertensi
Efektivitas Ekstrak Daun Kelor Dan Madu Terhadap Peningkatakn Kadar Haemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III Di Praktik Bidan Hj. Romauli Silalahi Medan Marelan Sari, Indah Dewi; Juliani, Sri; Listiarini, Utary Dwi; Sasmita, Della Aprilla
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9754

Abstract

Di seluruh dunia, prevalensi anemia sebesar 29,9% terjadi pada wanita usia subur, yaitu lebih dari setengah miliar wanita berusia 15 hingga 49 tahun. Oleh karena itu, mengonsumsi madu dapat mencegah anemia defisiensi besi pada ibu hamil. Pemberian daun kelor dan madu yang mengandung vitamin C dapat membantu ibu hamil menyerap zat besi. Tingginya kandungan vitamin C pada kelor sangat membantu dalam pembuahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun kelor dan madu dalam meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil trimester III di Klinik Bidan Hj. Romauli Silalahi Medan Marelan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan menggunakan desain pretest-posttest. Melakukan studi pada bulan April hingga Juni 2023. Hj. Romauli Silalahi Medan Marelan. Metode pengambilan sampel menggunakan random sampling sehingga sampel berjumlah 15 ibu hamil cukup bulan dan menggunakan uji Wilcoxon.. Hasil pencarian di Sig. (Two-tailed) 0,05, dan terdapat perbedaan peningkatan Hb sebelum menggunakan ekstrak daun kelor dan madu dengan peningkatan Hb setelah menggunakan ekstrak daun kelor dan madu. Pemberian daun kelor dan madu berpengaruh terhadap peningkatan hemoglobin pada ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Bidan Hj. Romauli Silalahi Medan Marelan. Seluruh ibu hamil terutama yang menderita anemia sebaiknya mengkonsumsi daun kelor dan madu sebagai alternatif untuk mencegah anemia
Struktur Dan Komposisi Tumbuhan Araceae Di Kawasan Hutan Sibayak II Sumatera Utara Hasibuan, Telni Rusmi Tantri; Hutasuhut, Melfa Aisyah; Rahmadina, Rahmadina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8477

Abstract

Araceae merupakan salah satu famili tumbuhan yang mengandung talas yang bercirikan memiliki batang lembab dan bunga kompleks yang tersusun atas spathe yang menutupi tongkolnya (spadix). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai jenis tumbuhan Araceae yang terdapat di Hutan Sibayak II Sumatera Utara, serta indeks keanekaragaman tumbuhan Araceae dan keunggulan yang ditawarkan tumbuhan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuadran dan setiap plot berukuran 5 x 5 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tumbuhan Araceae yang ditemukan terdiri dari 17 jenis yaitu: Homolomena pendula (Blume) Bakh.f., Anadendrum microstachyum (de Vriese Miq.) Backer Alderw., Rhapihidophora korthalshii Schott, Epipremnum pinnatum (L.) Engl., Rhapihidophora montana (Blume) Schott, Colacasia esculenta (L.) Schott, Amydrium humile Schott, Homolomena humilis (Jack) Hook.f., Scindapsus hederaceus Miq., Schismatoglottis trivittata Hallier, Arisaema filiforme (Reinw.) Blume, Schismatoglottis calyptra (Roxb.) Zoll. Moritzi, Alocasia macrorrhizoz (L.) G.DON, Schismatoglottis wallichii Hook.f., Xanthosoma robustum Schott, Alocasia longiloba Miq., Amorphophallus beccarii Engl., Meskipun tumbuhan anggota famili Araceae ini dimanfaatkan sebagai tanaman hias, komponen pangan, dan tanaman obat, namun keanekaragaman famili Araceae di Kawasan Hutan Sibayak II termasuk dalam kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa anggota famili tumbuhan Araceae bersifat tangguh. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem beroperasi dalam kondisi yang agak seimbang. Indeks keanekaragaman tumbuhan pada famili Araceae sebesar 2,37.
Sosialisasi Perbanyakan Jamur Trichoderma Pada Lahan Kelapa Sawit Di Desa Kwala Pesilam, Kabupaten Langkat Sinuraya, Robi Alisyahbana; Ashari, Reza; Rambe, Surya Achmad; Lubis, Fadhillah Martua; Mendrofa, Moreno Fransaro; Halawa, Albertus; Handoko, Habib; Anata, Ananda Apri; Kherunnisa, Musdalifah; Nurliana, Nurliana; Maisarah, Maisarah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.9309

Abstract

Kelapa sawit, sejenis tanaman tropis, diyakini berasal dari Nigeria (Afrika Barat) karena awalnya ditemukan di hutan belantara negara tersebut. Pada tahun 1848, kelapa sawit pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh seorang warga Belanda yang membawanya dari Mauritius Amsterdam. Tanaman kelapa sawit memiliki penyakit yang bernama ganoderma yang telah banyak membunuhnya. Untuk mencegah masalah ini, salah satu langkah preventif yang dapat diterapkan adalah mengintroduksi jamur trichodema sp ke dalam lubang tanam kelapa sawit. Mahasiswa ITSI melakukan sosialisasi di aula kantor Desa Kwala Pesilam, Kabupaten Langkat mengenai cara perbanyakan jamur trichoderma dan pengaplikasiannya. Dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa ITSI. Masyarakat yang sebelumnya belum mengetahui cara sederhana mengatasi penyakit ganoderma menjadi tahu dengan penerapan dan praktek yang telah disosialisasikan oleh mahasiswa ITSI
Efek Moringa oleifera Suplementasi Vitamin E Terhadap Sintesis Protein Mikroba Rumen, Total Koloni Bakteri Dan Populasi Protozoa Pada Ternak Kambing Mahaji, Toga; Harahap, Angelia Utari; Silaban, Rikardo; Aswan, Novita; Hasibuan, Ferawati Artauli
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8794

Abstract

Kandungan tanaman kelor adalah antioksidan terutama pada bagian daunnya yang mengandung antioksidan paling tinggi bersamaan dengan vitamin E yang mampu menahan radikal bebas dari paparan pemanasan global saat ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek Moringa oleifera suplementasi vitamin E terhadap sintesis protein mikroba,total koloni bakteri dan populasi protozoa. Metode ini memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan secara in vitro (rumen kambing). Hasil penelitian ini terdapat berpengaruh terhadap perlakuan D sebesar 20.44mg/ml terhadap biomassa mikroba rumen dan sintesis protein mikroba sebesar 213.09 mg/ml, sedangkan total koloni bakteri sebanyak 5.74 x 109 sel/ml dan total populasi protozoa 50.83 x 106 sel/ml. Kesimpulan dari efek Moringa oleifera suplementasi vitamin E mampu mempengaruhi karakteristik mikroba rumen yang terbaik
Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Film “Sang Kiai” Karya Rako Prijanto Anggraini, Anis Lisayanti Mei; Muttaqin, Imam; Islam, Muhammad Hifdil
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9623

Abstract

Film merupakan salah satu bentuk komunikasi modern yang efektif, berperan sebagai sarana hiburan sekaligus karya seni audiovisual yang menyajikan cerita, adegan, dan karakter. Selain itu, film juga menjadi alat untuk menyampaikan pesan moral yang mampu mempengaruhi sikap, pemikiran, dan memperluas pengetahuan penonton. Contoh konkretnya adalah film "Sang Kiai" karya Rako Prijanto, yang menyimpan makna dan nilai-nilai pendidikan islam yang relevan dalam film tersebut. Sebagai peneliti, saya ingin mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan Islam yang relevan dalam film tersebut. Penonton dapat mengambil hikmah dan pesan moral dari film ini, yang kemudian dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Untuk menyelesaikan penelitian ini, saya melakukan kajian secara manual melalui dokumen, arsip, dan sumber lainnya, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Berdasarkan fokus penelitian ini, ditemukan hasil yang mencakup nilai-nilai aqidah, ibadah, dan moral. Contoh nilai aqidah dalam film ini terdapat pada adegan ke-7, yang berkaitan dengan kepercayaan kepada Tuhan, serta pada adegan ke-11 tentang ketulusan. Nilai ibadah dicontohkan pada adegan ke-8 yang membahas larangan mencampurkan kebenaran dengan kebohongan. Sementara itu, nilai moral dalam film ini, misalnya, mencakup tindakan membantu sesama yang ditampilkan pada adegan ke-5 tentang pengabdian kepada orang tua
Pengaruh Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh Giberelin Dan Limbah Padat (Decanter solid) Pabrik Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Febrianto, Eka Bobby; Arfianti, Dina; Djaingsastro, Aulia Juanda; Zaini, Muhammad
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8957

Abstract

Pengaruh aplikasi zat pengatur tumbuh giberelin dan limbah padat (decanter solid) pabrik kelapa sawit terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq). Waktu penelitian dimulai pada bulan Januari 2020 hingga Juli 2020.Penelitian ini dilakukan selama 5 bulan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah zat pengatur tumbuh Giberelin yang terdiri dari 3 taraf yaitu : G0 (kontrol), G1 ( 5cc/polibag/minggu), G2 (10 cc/polibag/minggu). Faktor ke 2 adalah pengaplikasian decanter solid yang tediri dari 3 taraf yaitu : S0 (kontrol), S1 (240 g/polibag), S2 (340 g/polibag). Data hasil penelitian dianalisis dengan Beeda Nyata Terkecil (BNT) pada jenjang nyata 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan Giberelin 5 cc dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, lingkar batang, jumlah daun, berat basah dan berat kering bibit kelapa sawit. Pemberian limbah padat (decanter solid) pabrik klapa sawit dengan dosis 340 g dapat meningkatan pertumbuhan bibit kelpa sawit diantaranya pertumbuhan tinggi tanaman, lingkar batang, jumlah daun, berat basah dan berat kering
Hubungan Kesehatan Pribadi Dengan Kasus Infeksi Helminthiasis Pada Anak Usia SD Di UPTD Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias Selatan Tahun 2024 Gulo, Ifone Juang Lestari; Marbun, Viktor Edyward
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9731

Abstract

Menurut data WHO pada tahun 2019, lebih dari 1,5 miliar 24% orang di seluruh dunia terpapar cacing yang ditularkan melalui tanah. Jumlahnya meningkat di berbagai wilayah subtropis tropis, namun tertinggi terjadi di Amerika, Afrika sub-Sahara, Asia Timur, dan Tiongkok. Indonesia mempunyai kasus kecacingan sebesar 14,2% (70.642.364 kasus) pada tahun 2019. Jumlah ini meningkat menjadi 18,7% pada tahun 2020, dan 24,4% pada tahun 2021. Upaya preventif terhadap infeksi kecacingan antara lain dengan kebiasaan mencuci tangan, memotong kuku, dan memakai alas kaki. Penelitian ini melibatkan 168 subjek dan 63 sampel. Penelitian ini bersifat kuantitatif karena menggunakan metode observasi dan survei. Pendekatan cross-sectional digunakan sebagai metode survei. Penelitian ini menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square univariat dan bivariat. Hasil uji statistik menunjukkan p=0,000, α=0,05. Penelitian ini menemukan bahwa kebiasaan mencuci tangan, kebiasaan memotong kuku, dan kebiasaan memakai alas kaki berhubungan dengan angka infeksi kecacingan

Page 73 of 161 | Total Record : 1602