cover
Contact Name
Melinda Rismawati
Contact Email
melris_l@yahoo.com
Phone
+6282255970106
Journal Mail Official
jjpimat@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Jl. Pertamina KM 4, Sengkuang, Kecamatan Sintang, Kapuas Kanan Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26847981     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Mathematics Education (J-PiMat) (e-ISSN: 2684-7981) is a scientific journal that publishes scientific articles from research, literature studies, ideas, theoretical applications, critical analysis studies, and class action studies in the science of Mathematics Education. J-PiMat publishes twice a year, May and November, published by the Mathematics Education Program, Teacher Training and Education Faculty, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Indonesia.
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat" : 27 Documents clear
Pengembangan Modul Matematika Berbasis RME Bermuatan Soal HOTS untuk Siswa SMP Sektiwulan, Adelia; Ningrum, Anindya Kirana Putri; Rohman, Wahyu; Pujiastuti, Heni
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3637

Abstract

Siswa menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit sehingga membuat mereka kurang memahami konsep dalam pelajaran matematika. Kemampuan siswa untuk memahami konsep abstrak matematika juga sangat tergantung pada model, rencana pelajaran, atau alat belajar yang digunakan. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matematika dengan Realistic Mathematics Education (RME) dengan bermuatan soal High Order Thinking Skill (HOTS). Materi pada modul ini yaitu sistem persamaaan linear dua variabel. Penelitian pengembangan ini menggunakan empat fase dari model Plomp, yaitu: 1) pengumpulan informasi awal; 2) desain; 3) konstruksi; dan 4) tes, evaluasi, dan revisi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IX. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah lembar validasi ahli, yang terdiri atas ahli pendidikan, materi dan media, serta angket kepraktisan untuk guru dan respon siswa. Para ahli menilai modul dengan memberikan skor 1-5 terhadap modul. Berdasarkan hasil uji ahli didapat rata-rata skor sebagai berikut: 4,5 untuk ahli media, yang mencakup kriteria yang sangat valid; 4.65 untuk ahli materi, yang mencakup kriteria yang sangat valid; dan 4.56 untuk ahli pendidikan, yang mencakup kriteria sangat valid. Hasil angket praktikalitas guru dan respon siswa masing-masing sebesar 94.54% dan 91.56% dengan kriteria keduanya adalah sangat baik. Berdasarkan hal tersebut maka modul matematika berbasis RME dengan soal HOTS layak digunakan khususnya untuk siswa kelas IX. Kata Kunci: Modul Matematika; RME; HOTS
Peran Literasi Matematika dan Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Apriliyanti, Ignasia; T, Ahmad Yani; Siregar, Nurfadilah; Meldi, Nadya Febriani
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3934

Abstract

Literasi matematika dan pembelajaran berbasis masalah merupakan dua komponen vital dalam pendidikan. Keduanya dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.  Literasi matematika yang baik membantu siswa terampil dalam melakukan perhitungan dan mampu berpikir secara logis, kritis, dan kreatif saat menghadapi berbagai tantangan yang beragam. Penelitian ini bermaksud menyelidiki pengaruh penerapan literasi matematika dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metodologi yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode studi literatur, dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan mengenai kedua tema tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi matematika dan pembelajaran berbasis masalah saling terkait erat dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Keduanya saling melengkapi dan berperan dalam memperdalam pemahaman siswa mengenai konsep-konsep matematika serta aplikasinya dalam kehidupan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi matematika dan pembelajaran berbasis masalah adalah pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa tingkat SMP dalam memecahkan masalah.  Kata Kunci: Kemampuan pemecahan Masalah, Literasi Matematika, PBL 
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi Augmented Reality Matematika SMK Zebua, Ikke Afdolitha; Zega, Yulisman; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Netti Kariani
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3858

Abstract

Gunungsitoli dan diperoleh bahwa hasil belajar siswa masih berkategori kurang dan bahan ajar yang digunakan masih terbatas. Pendidik juga jarang menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis teknologi Augmented Reality (AR) untuk materi matematika tingkat SMK. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4D, yang terdiri dari define, design, development, dan disseminate. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi dan angket respon. Berdasarkan hasil penelitian, modul pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid baik dari segi materi, bahasa, dan media. Selanjutnya, modul pembelajaran juga sangat praktis dengan persentase kepraktisan pada tahap ujicoba sebesar 91%, pada tahap penyebaran sebesar 94%, dan persentase respon guru sebesar 91,42%. Modul pembelajaran juga sangat efektif dengan persentase ketuntasan klasikal pada uji kelompok besar sebesar 83,36% dan pada tahap penyebaran sebesar 90,60%. Dengan demikian, multimedia pembelajaran interaktif berbasis teknologi AR berupa modul pembelajaran yang dikembangkan sudah memenuhi harapan atau tujuan penelitian. Kata Kunci: Multimedia, Augmented Reality (AR), Modul Pembelajaran, model 4D
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MASALAH KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Muliyana, Dewi; Murni, Atma; Saragih, Sehatta
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3633

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu belum optimalnya kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) siswa disebabkan kurang tersedianya bahan ajar yang dapat dijadikan wahana untuk melatih KPMM siswa. Salah satu solusi untuk meminimalisir masalah tersebut dengan memfasilitasi siswa dengan bahan ajar berbasis masalah kontekstual. Tujuan dari penelitian ini menghasilkan produk berupa bahan ajar dalam peningkatan KPMM siswa. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Instrumen yang digunakaan berupa lembar validasi, angket respon siswa dan soal tes KPMM. Berdasarkan hasil analisis data pada bahan ajar bahwa rataan validitas  91,20% kategori sangat valid, angket respon siswa diperoleh 90,78% kategori sangat praktis. Hasil tes KPMM siswa memperlihatkan bahwa presentase ketuntasan mencapai 90% dengan rataan kelas eksperimen sebesar 90.30 dan kelas control 81.00. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dapat digunakan oleh siswa untuk meningkatkan KPMM. Hasil analisis data tersebut disimpulkan bahwa produk bahan ajar layak dijadikan sebagai sarana dalam memfasilitasi aktivitas belajar siswa untuk meningkatkan KPMM nya. Kata Kunci: Bahan ajar berbasis masalah kontekstual, barisan dan deret, KPMM
Kemampuan Spasial Siswa dan Miskonsepsi Bis-VOLKS dalam Penyelesaian Soal Dimensi Tiga Bistari, Bistari; Vallencia, Vallencia; Rustam, Rustam
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3565

Abstract

Materi dimensi tiga dalam pembelajaran matematika merupakan satu diantara materi yang memuat konsep cukup komplit. Mempelajari materi dimensi tiga tidak hanya memerlukan apa yang dilihat, tapi perlu merelevansikan dengan apa yang dipikirkan atau dibayangkan. Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan tentang miskonsepsi siswa dengan sudut pandang visual, operasional, literasional, korelasional dan spasial. Metode penelitian yang digunakan yaitu campuran. Instrumen berupa tes soal geometri dimensi tiga yang sudah dilakukan tahapan validasi. Berdasarkan data yang diperoleh dari 37 respondens, dapat dilihat bahwa total skor tertinggi adalah 18 yang memiliki kategori sangat baik, sedangkan skor terendah adalah 4 yang memiliki kategori sangat kurang. Hal ini menunjukkan sebagian besar kemampuan spasial matematis siswa kelas XII berada pada kategori sedang yakni 64,35%. Terjadinya miskonsepsi disebabkan: (1) keterbatasan representasi dalam diri siswa; (2) kurangnya pengalaman langsung; dan (3) pemahaman konsep yang lemah. Melalui temuan miskonsepsi yang lebih dini, disertai dengan akar penyebabnya, berefek pada tindak lanjut pembelajaran geometri berikutnya sesuai sasaran. Pembenahan konsep geometri dan cara pembelajaran. Lemahnya kemampuan spasial yang dominan dapat diatasi selain teknologi, juga dengan mengobservasi objek matematis yang realistis dan kontekstual.  Kata Kunci: Kemampuan Spasial Matematis, Miskonsepsi Bis-VOLKS, Dimensi Tiga
Efektivitas Penggunaan Media MathCard Untuk Melatih Keterampilan Matematika Siswa SD Puspitasari, Falentina Dwi
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3835

Abstract

Proses pembelajaran matematika tidak lepas dari peran seorang guru dan siswa. Guru sebagai fasilitator dituntut untuk memanfaatkan teknologi dan mengembangkan media dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media MathCard dalam meningkatkan keterampilan matematika siswa SD. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan desain pra-eksperimen menggunakan pola one group pretest posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SDMT, sedangkan Teknik untuk pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan cluster random sampling yaitu siswa kelas IV Al Bayan (kelas eksperimen) dan Al Furqon (kelas kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perhitungan nilai signifikansi (Sig.) sampel nilai posttest pada kelas kontrol dan eksperimen yang lebih kecil dari taraf signifikansi (Sig. = 0.00), maka dapat disimpulkan bahwa data dalam penelitian memiliki varian yang sama. Selanjutnya, pada kelas kontrol (konvensional) diperoleh persentase skor N-Gain sebesar 44.7460% sedangkan untuk kelas eksperimen (game based learning) diperoleh persentase N-Gain sebesar 76.287%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran game based learning menggunakan media MathCard lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan matematika dibandingkan metode konvensional. Kata Kunci: Efektivitas, MathCard, Matematika
Pengaruh Model Pembelajaran RADEC Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik Kurikulum Merdeka Khusna, Rizka Walida; Hidayat, Amam Taufiq; Muliana, Muliana
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3673

Abstract

Rendahnya kemampuam literasi numerasi peserta didik yang diakibatkan oleh banyak faktor, model pembelajaran yang berfokus pada guru adalah salah satu penyebabnya, sehingga peserta didik kurang dituntut dalam membaca. Oleh karena hal tersebut diperlukan model pembelajaran yang menitikberatkan kepada peserta didik dan dapat mendorong peserta didik dalam membaca, salah satunya yaitu model pembelajaran RADEC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap kemampuan literasi numerasi peserta didik di Kurikulum Merdeka. Penelitian ini berjeniskan penelitian Quasi Experiment  dengan desain The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 7 Lhokseumawe. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, dengan kelas yang terpilih yaitu kelas X-1 dan X-2. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu posttest  kemampuan literasi numerasi. Uji hipotesis yang digunakan pada penelitian ini adalah uji non parametrik, dimana uji yang digunakan yaitu uji mann-whitney U test dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil uji hipotesis data posttest kemampuan literasi numerasi peserta didik, didapat asymp sig 0,028. Berdasarkan kriteria uji hipotesis data, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap kemampuan literasi numerais peserta didik pada Kurikulum Merdeka. Kata Kunci: RADEC, Literasi Numerasi, Kurikulum Merdeka
LITERASI NUMERASI DAN KOMUNIKASI SISWA MENGGUNAKAN MODUL PROBLEM SOLVING BERMUATAN ETNOMATEMATIKA Saputri, Linda Dwi; Ferianti, Flesia Welly; Betania, Betania
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3982

Abstract

Ketersediaan bahan ajar yang masih belum sesuai dengan karakteristik dan lingkungan siswa. Bahan ajar yang digunakan di sekolah masih bersifat umum dan konvensional, sehingga perlu dikembangkan modul problem solving bermuatan etnomatematika. Pengembangan modul problem solving bermuatan etnomatematika berisikan langkah-langkah problem solving dan diintegrasikan dengan budaya etnomatematika. Melalui pengembangan modul diharapkan siswa dapat memahami materi yang disajikan dan dapat meningkatkan kemampuan yang dimilikinya.  Kemampuan yang dapat ditingkatkan adalah kemampuan literasi numerasi dan komunikasi siswa Penelitian ini menggunakan metode R&D model 4D. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan nontes. Instrument tes berupa soal pretes dan postes literasi numerasi dan komunikasi. Nontes berupa angket respon siswa terhadap modul. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji U-Mann Whitney untuk menilai pengaruh produk terhadap literasi numerasi dan komunikasi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul problem solving bermuatan etnomatematika layak digunakan sebagai bahar ajar. Hasil uji U-Mann Whitney didapatkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan literasi numerasi dan komunikasi siswa yang diimplementasikan modul problem solving bermuatan etnomatematika dengan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Kata Kunci: Literasi Numerasi, Kemampuan Komunikasi, Modul Problem Solving, Etnomatematika, Pemecahan Masalah
Pengaruh Model Pembelajaran SSCS Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa hulu, idam kurnia
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3860

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di SMP Negeri 1 Botomuzoi, ditemukan masalah yaitu (1) Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika (2) penggunaan model  pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Negeri 1 Botomuzoi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode eksperimen semu (quasi eksperimen design). Populasi penelitian adalah siswa kelas IX  SMP Negeri 1 Botomuzoi dan sampel penelitian adalah kelas IX-1 dan kelas IX-2 yang berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Dan instrumen penelitian berbentuk soal uraian kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan pengujian hipotesis satu pihak, diperoleh thitung sebesar 2,205 dan ttabel sebesar 2,003. Karena thitung = 2,205 > ttabel = 2,003, maka tolak H0 dan terima Ha yang berarti : Ada pengaruh model pembelajaran search, solve, create and share (SSCS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP negeri 1 botomuzoi. Oleh sebab itu, penerapan SSCS dapat dilakukan di sekolah sehingga kemampuan pemecahan masalah siswa bisa meningkat.  Kata Kunci: Model Pembelajaran SSCS, Pemecahan Masalah matematis
Modul Matematika Berbasis Problem Based Learning Berbantuan Geogebra Untuk Memfasilitasi Kemampuan HOTS Kurniawati, Eka Fitri; Umroh, Umroh; Kusumo, Bangun Jati; Pujiastuti, Heni
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3590

Abstract

Dalam pembelajaran matematika dibutuh pembelajaran yang menarik yang mampu memenuhi kebutuhan karakteristik siswa terutama dalam menyelesaikan masalah dalam materi sudut dan garis dengan memvisualisasikan permasalahan tersebut kedalam bentuk garis dan gambar atau grafik. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan perangkat lunak GeoGebra untuk memfasilitasi kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills atau HOTS) pada materi garis dan sudut. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 2 Rangkasbitung dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan efektif dalam memfasilitasi kemampuan HOTS siswa, dilihat dari hasil validasi mendapatkan rata-rata sebesar 89,4% dari ahli media, dengan rata-rata 83,45% dari ahli pendidikan, dan dengan rata-rata 84,51% dari ahli matematika, sedangkan berdasarkan angket respon siswa didapatkan rata-rara 70,8%. Kata Kunci: Problem Based Learning; GeoGebra; HOTS

Page 2 of 3 | Total Record : 27