cover
Contact Name
Usman
Contact Email
usman_health@yahoo.co.id
Phone
+6285335204999
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jenderal Ahmad Yani Km. 6, Kota Parepare Sulawesi Selatan 91112
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
ISSN : 26145073     EISSN : 26143151     DOI : https://doi.org/10.31850/makes
Jurnal Ilmiah Manusia dan kesehatan merupakan jurnal ilmiah menyajikan hasil penelitian, laporan kasus, makalah ilmiah atau kajian analitis-kritis di bidang manusia dan kesehatan dan artikel dalam bentuk ulasan. Jurnal ini diterbitkan setahun tiga kali: Januari, Mei, dan September.
Articles 423 Documents
Formulasi Dan Karakteristik Fisik Krim Nano Ekstrak Bonggol Nanas (Ananas comosus (L) Merr) sebagai Anti-Aging Zahira Ahmad, Madani; Lubis, Minda Sari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Rani, Zulmai
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i1.3505

Abstract

Penuaan atau aging terjadi karena adanya kerusakan pada sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Penuaan dapat diatasi dengan anti-aging, yang merupakan sediaan yang dapat memperlambat proses penuaan. Limbah bonggol nanas dapat berpotensi sebagai antioksidan sehingga mampu menghambat reaksi berantai pembentukan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan penuaan dini. Anti-aging biasanya banyak dijumpai pada produk kosmetika. Salah satu kosmetika yang banyak diminati oleh masyarakat yaitu krim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sediaan krim ekstrak, nano ekstrak dan nano krim ekstrak bonggol nanas (Ananas comosus (L) Merr) memiliki karakteristik fisik yang baik dan apakah sediaan nano krim ekstrak bonggol nanas (Ananas comosus (L) Merr) memiliki aktivitas sebagai Anti-aging. Penelitian ini menggunakan metode True Experimental. Pada penelitian ini bonggol nanas diekstraksi kemudian ekstrak dinano partikel dan diformulasikan menjadi sediaan krim anti-aging ekstrak bonggol nanas, nano ekstrak dan nano sediaan ekstrak bonggol nanas. Uji karakteristik fisik meliputi organoleptis, pH, homogenitas, tipe krim, daya sebar, dan daya lekat. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa ekstrak bonggol nanas dapat diformulasikan dalam sediaan krim anti-aging ekstrak bonggol nanas, nano ekstrak dan nano sediaan ekstrak bonggol nanas. Sediaan krim anti-aging memiliki karakteristik fisik yang baik. Sediaan krim yang terbaik yaitu pada formula 3 dan memiliki aktivitas anti-aging, baik dalam peningkatan kadar air, elastisitas dan nilai pigmen. Dilihat bahwa sediaan Krim ekstrak, nano ekstrak, dan nano krim ekstrak bonggol nanas (Ananas comosus (L) Merr) memiliki karakteristik fisik yang baik dan Sediaan nano krim ekstrak bonggol nanas (Ananas comosus (L) Merr) memiliki aktivitas sebagai anti-aging.
Penentuan Kadar Hidrokuinon Dan Asam Retinoat Pada Lotion Yang Dijual Online Secara Spektrofotometri Ultraviolet Dual Wavelenght Rohmah, Roihanah; Pertiwi, Nia Novranda; Lubis, Minda Sari; Pulungan, Ainil Fithri
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i1.3506

Abstract

Handbody lotion merupakan produk kosmetik yang diterapkan secara menyeluruh di seluruh tubuh, dengan tujuan memberikan efek pemutihan pada kulit, sehingga warnanya menjadi lebih cerah. Hidrokuinon adalah zat aktif yang memiliki kemampuan untuk mengontrol produksi pigmen, sehingga berperan dalam mengurangi atau menghambat pembentukan melanin pada kulit. Asam retinoat termasuk dalam bentuk aktif dari retinol (vitamin a), yang kini banyak diaplikasikan untuk menangani kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari serta untuk keperluan pemutihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kadar hidrokuinon dan asam retinoat pada handbody lotion apakah memenuhi persyaratan secara spektrofotometri uv dengan metode dual wavelength. Penelitian ini adalah penelitian eskperimental. Sampel yang digunakan adalah 4 handbody lotion dengan merk dagang yang berbeda yang dibeli melalui online dan diberikan inisial sampel A,B,C,D. Analisis kadar hidrokuinon dan asam retinoat dilakukan secara kualitatif dengan mengaplikasikan uji reaksi warna dan secara kuantitatif dengan mengaplikasikan spektrofotometri uv menggunakan teknik dual wavelength. Berdasarkan hasil penelitian kadar hidrokuinon yang terdapat dalam berbagai sampel diantaranya Sampel A 2,398%, Sampel B 1,131%, Sampel C 2,531%, Sampel D 2,505%. Sedangkan kadar asam retinoat yang diperoleh pada Sampel A 0,258%, Sampel B 0,134%, Sampel C 0,134%, Sampel D 0,176%.
Formulasi Sediaan Pasta Gigi Gel Nano Ekstrak Daun Kayu Putih (melaleuca leucadendra l.) sebagai Antibakteri Streptococcus mutans Rambe, Sitiapsah; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Lubis, Minda Sari; Yuniarti, Rafita
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i1.3507

Abstract

Teknologi nanopartikel saat ini telah berkembang pesat baik dalam pengembangan sistem penghantaran obat maupun sediaan kosmetika, karena nanopartikel memiliki kelebihan yaitu, mampu menembus ruang-ruang antar sel, dan absorpsi yang lebih cepat. Masalah kesehatan gigi yang banyak terjadi adalah karies gigi salah satu mikroorganisme yang dapat menyebabkan terjadinya karies gigi adalah streptococcus mutans. daun kayu putih memiliki aktivitas antibakteri yaitu flavonoid, fenol, tanin dan terpenoid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daun kayu putih (Melaleuca leucadendra L.) dapat diformulasikan dalam sediaan pasta gigi gel yang baik dan untuk mengetahui sediaan pasta gigi gel ekstrak daun kayu putih (Melaleuca leucadendra L.) efektif menghambat bakteri Streptococcus mutans. Uji aktivitas antibakteri pasta gigi gel daun kayu putih dilakukan dengan metode difusi agar modifikasi Kirby-Bauer. Dengan metode cakram yang dimana kertas cakram yang telah direndam pada sediaan pasta gigi gek ditempelkan pada media agar yang telah digoresi suspensi bakteri lalu di inkubasi selama 24 jam dengan suhu 37°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai diameter zona hambat yang dihasilkan dari masing-masing formula yang berbeda. Diameter zona hambat pertumbuhan bakteri yang paling besar yaitu F3 (Formulasi dengan konsentrasi 12,5%) sebesar 20,4 mm dan yang paling kecil adalah F0 (Blanko tanpa ekstrak daun kayu putih) sebesar 10,7 mm.
Aktifitas Anti Bakteri Sediaan Foot Spray Ekstrak Kulit Jeruk Lemon (Citrus limon(L.)) dan Daun Teh (Camelia sinensis L(L.)) terhadap Staphylococcus epidermidis Zahara, Fitria Siti; Nasution, Muhammad Amin; Lubis, Minda Sari; Yuniarti, Rafita
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i1.3508

Abstract

Indonesia adalah salah satu Negara ber-iklim tropis yang memiliki 2 cuaca yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Pada saat musim kemarau suhu melonjak derastis sehingga produksi keringat cenderung meningkat. Kaki adalah salah satu bagian tubuh yang banya mengeluarkan keringat, karena pada kaki sering ditutupi dengan penggunaan kaus kaki dan sepatu yang mengakibatkan bau kaki. Bau kaki menjadi permasalahan yang banyak dialami oleh masyarakat dimana bau kaki mengakibatkan hilangnya rasa percaya diri dan dapat mengganggu kenyamanan orang lain. Bau kaki sendiri disebabkan oleh adanya penumpukan keringat yang dipicu oleh bakteri pada permukaan kulit, salah satunya bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini dilakukan degan metode eksperimental. Dimana kombinasi kulit jeruk lemon dan daun teh diformulasikan menjadi sediaan foot spray dengan beberapa konsentrasi ekstrak yaitu 0.5%, 1% dan 1,5%. Kemudian sediaan foot spray melewati uji evalusai sediaan dan uji aktifitas anti bakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.Hasil akhir penelitian menunjukkan sediaan footspray ekstrak jeruk lemon dan dauun teh telah melewati pengujian cycling test baik secara organoleptis yang meliputi bentuk, warna, aroma dan pH sediaan telah memenuhi persyaratan. Sedangkan untuk hedonic test formulasi yang paling diminati oleh sukarelawan adalah formula I dengan konsentrasi 0,5% dan dilakukan uji iritasi kepada sukarelawan, menunjukkan ketiga formulasi tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Dalam pengujian aktivitas antibakteri dari ketiga formulasi, formula 1 dengan konsentrasi 0,5% menunjukkan aktifitas antibakteri termasuk kategori sedang, sedangkan pada formulasi 2 dan 3 dengan konsentrasi masing masing 1% dan 1,5% menunjukkan aktifitas antibakteri kuat dengan diameter zona hambat berturut-turut formula 1 dengan konsentrasi 0,5% 7,93mm, formula 2 dengan konsentrasi 1% 11,4mm, dan formula 3 dengan konsentrasi 1,5% 13,96mm terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Shampo Nano Ekstrak Bonggol Nanas (ananas comosus (l.) Merr) Sebagai Antiketombe Lubis, Nurazizah; Lubis, Minda Sari; Yuniarti, Rafita; Rani, Zulmai
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i1.3509

Abstract

Bonggol nanas merupakan bagian tengah buah nanas, bonggol nanas positif mengandung meabolit sekunder flavonoid, alkaloid, saponin yang dapat bersifat sebagai antijamur. Malasezia furfur merupakan flora normal pada kulit kepala yang akan bersifat pathogen dan berkembang secara cepat dengan kelebihan kelenjar keringat. Pertumbuhan jamur Malasezia furfur secara cepat dapat menyebakan ketombe. Tujuan peneliitian ini adalah untuk mengetahui sedian Shampo ekstrak, nanoekstrak dan sedian nano ekstrak bonggol Nanas (Ananas comosus) memenuhi Uji Evaluasi fisik yang baik menurut SNI, dan apakah sedaian Shampo ekstrak, nanoekstrak dan sedian nano ekstrak bonggol Nanas (Ananas comosus) dapat menghambat pertumbuhan jamur Malasezia furfur. Penelitian ini menggunakan metode True Experimental. Pada penelitian ini bonggol nanas diekstraksi, ekstrak dinanopartikel dan diformulasikan menjadi sedian shampo ekstrak, nanoekstrak dan nanosedian ekstrak. pengukuran ukuran partikel sedian dengan Particle Size Analysis (PSA), uji evaluasi fisik sedian dan uji aktivitas antijamur terhadap jamur Malasezia furfur. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ekstrak dan nanoekstrak dapat digunakan sebagai antiketombe dalam sedian shampo. Sedian shampo memenuhui uji evaluasi fisik yang baik sesuai SNI. Pada uji aktivitas antiketombe dimater daya hambat terhadap jamur Malasezia furfur yaitu Blanko memiliki daya hambat kategori lemah, sedian shampo ekstrak (21,21 mm), sedian shampo nanoekstrak (17,91 mm), dan nanosedian shampo nanoekstrak (14,11 mm), kontrol positif ketokonazol (22,55 mm), pembanding sedian shampo yang beredar dipasaran (18,88 mm) dan control negatif tidak memiliki daya hambat
Pengaruh Intensitas Penggunaan Gadget Sejak Dini terhadap Perkembangan Bicara dan Bahasa pada Balita Dahniar, Rahmi; Masthura, Syarifah; Nursa’adah, Nursa’adah
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i2.3519

Abstract

Speech and language development is an aspect that is considered important in early childhood. Generally, one of the developmental problems experienced by children under the age of five is speech and language delay. Gadgets can help increase children's creativity, communication skills and social interaction. However, excessive use of gadgets can affect children's speech and language development. The purpose of this study was to determine the effect of the intensity of early gadget use on speech and language development in toddlers. This type of research is quantitative using a crosssectional study approach. The population in this study were all parents of children with speech delay as many as 54 people with the sampling technique of total sampling. The data collection process was carried out using a questionnaire sheet. The research was conducted at the Speech Therapy Observation Park in Banda Aceh City from July 31 to August 12, 2024. Then analyze the data, namely univariate and bivariate analysis using the chi square test. The study obtained the results that there was a significant influence between the intensity of gadget use on speech and language development in toddlers with p value = 0.001 < α (0.05). The conclusion of this study is that the intensity of excessive gadget use from an early age can affect the development of speech and language in toddlers. Keywords : Tooddlers; Gadget; Speech and Language Development ABSTRAK Perkembangan bicara dan bahasa menjadi aspek yang dianggap penting pada anak usia dini. Umumnya salah satu masalah perkembangan yang dialami oleh anak usia di bawah lima tahun yaitu keterlambatan bicara dan bahasa. Gadget dapat membantu menambah kreativitas, kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak. Namun penggunaan gadget yang berlebihan dapat mempengaruhi perkembangan bicara dan bahasa anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan gadget sejak dini terhadap perkembangan bicara dan bahasa pada balita. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif memakai pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh orang tua anak yang speech delay sebanyak 54 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Penelitian dilakukan di Taman Observasi Terapi Wicara Kota Banda Aceh pada tanggal 31 Juli hingga 12 Agustus tahun 2024. Kemudian analisis data yaitu analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square test. Penelitian memperoleh hasil yaitu secara signifikan ada pengaruh antara intensitas penggunaan gadget terhadap perkembangan bicara dan bahasa pada balita dengan p value = 0,001 < α (0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu intensitas penggunaan gadget berlebih sejak usia dini bisa berpengaruh pada perkembangan bicara dan bahasa pada balita. Kata kunci : Balita; Gadget; Perkembangan Bicara dan Bahasa
Tingkat Risiko Kanker Payudara pada Wanita Usia Subur di Desa Pusong Kecamatan Banda Sakti Dengan Menggunakan Aplikasi Oncodoc Syarafina, Haezah; Rizka, Adi; Mauliza, Mauliza
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i2.3523

Abstract

Cancer is a condition characterized by abnormal cell growth that destroys its original form and function.There are several factors that contribute to the increase in breast cancer cases from year to year, such as a lack of socialization about cancer risk reduction activities and a lack of information about early cancer detection.Efforts to detect the level of cancer risk can be done using a smartphone, namely through the oncodoc application.This study aims to determine the risk level of breast cancer in women of childbearing age in Pusong Village, Banda Sakti District by using the oncodoc application.This research is descriptive research, with research methods using cross - sectional design. The total sample was 97 female respondents of childbearing age who met the inclusion and exclusion criteria, and the sampling technique used the Cluster Random Sampling method and also the simple random sampling method. The results of the study showed that the cancer risk level was mostly at a medium risk level 62.9%, followed by a low risk level of 34% and a high risk level of 3.1%.The conclusion of this research is that there is an increase in the risk level of breast cancer so that intervention is needed in the community
Analisis Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (Hipertensi) Di UPT Puskesmas Way Halim Tahun 2025 Febria Listina; Melani Putri, Davina; Erfiyani, Nyoman; Fajar Prasetio R; Vincentius Raldo A
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i2.3537

Abstract

Hypertension (high blood pressure) occurs when the pressure in the blood vessels is too high (140/90 mmHg or higher). This condition is common but can become serious if left untreated. People with high blood pressure may not experience symptoms. The only way to find out is to check your blood pressure. One of the diseases currently occurring is the increasing prevalence of PTM. NCDs are a public health issue that causes high rates of disease, disability, death, and increases the financial costs of health. Therefore, mitigation efforts are needed that include prevention, control and treatment in a comprehensive, efficient, effective and sustainable manner. The aim of this research is to prevent and control non-communicable diseases (hypertension) at Way Halim Public Health Center in 2025. This research uses a descriptive analytical approach with a case study method. Primary data was obtained through in-depth interviews with health workers at the community health center. ta seconds taken from the report on the achievements of the Prevention and Control of Non-Communicable Diseases (Hypertension) program at Upt Puskesmas Way Halim in 2025 as well as references from policy documents and official publications. Based on interviews with NGOPI MASEH program holders (Treating Hypertension Patients in Healthy Communities), it shows that the lack of active participation from the community is the main obstacle, as it is still difficult for people to come to POSBINDU for early detection and health promotion by the community health center. Based on information obtained from the 2024 Community Health Center Performance Assessment (PKP) data, semester 1 of the Way Halim Community Health Center UPT, it is known that the results of the coverage/achievement of Hypertension Sufferer Services at the Way Halim Community Health Center UPT are 51.9% so it can be said that 48.1% is still less than 48.1% to achieve target at the end of 2024.
Pengaruh Kombinasi Pemberian Air Rebusan Daun Salam dan Aromaterapi Kenangan pada Penderita Hipertensi Desreza, Nanda; Nafis, Adrul; Iskandar, Iskandar
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i2.3540

Abstract

Hypertension is a condition where a person's blood pressure rises above normal, as detected by the systolic (upper) and diastolic (lower) numbers. Hypertension not only gradually reduces the severity of the condition, but causes organ damage such as stroke, coronary heart disease and heart muscle. The purpose of the study was to analyze the effect of the combination of giving boiled water of salam leaves and kenanga aromatherapy to hypertensive patients. This study used a pre-experiment research design and used a one group pretest-postest research design. The population in this study were 514 people with hypertension. The sample in this study used non-probability sampling, namely purposive sampling, which means that the researcher chose 20 people to be given the intervention. The research was conducted at the working area of the Suka Makmur Community Health Center in Aceh Besar on August 24 to September 03, 2024. Data were analyzed using the t-test. The results of statistical tests on the effect of the combination of giving water decoction of salam leaves and kenanga aromatherapy on reducing systole pressure in hypertensive patients obtained a value of p = 0.000. Then the effect of the combination of giving water decoction of salam leaves and kenanga aromatherapy on reducing distole pressure in hypertensive patients with a value of p = 0.000. Based on the results of the study, it can be concluded that there is an effect of the combination of giving water decoction of salam leaves and kenanga aromatherapy in patients with hypertension.
Tingginya Rasio Pencabutan Dibandingkan Penambalan di Wilayah Puskesmas Taman Sari Theresia, Tiarma Talenta; Lestari, Sri; Febryanti, Anisa; Charity Joy, Astrid; Meylani, Dhea; Shavitri, Nadya; Silviany, Rahmawaty; Marcoo Somawihardja, Sebastian; William Yusuf, Timotius; Fadillah, Tri Ananda; Syafila, Zahra Alfi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i2.3545

Abstract

Background: Oral health is an integral part of general health, directly affecting the quality of life of the community. Untreated oral and dental issues can lead to disruptions in oral functions, such as chewing and speaking, and may impact an individual's psychological well-being. The 2023 Indonesia Health Survey Report indicates that the tooth extraction-to-filling ratio is 4:1 nationally and 2:1 in DKI Jakarta. More than 50% of Indonesia's population experiences oral and dental problems, with cavities and tooth loss being the primary concerns. The high extraction-to-filling ratio is attributed to various factors, including patients' delays in seeking treatment and low awareness of the importance of preventive dental care. Objective: To identify the factors contributing to the high rate of tooth extraction compared to permanent fillings and evaluate interventions aimed at increasing the rate of permanent fillings through dental health education and the improvement of facilities at the Taman Sari District Health Center.Methods: This observational study using secondary data from the Taman Sari District Health Center in 2022-2023. The data collection method used was purposive sampling. Results: The average extraction-to-filling ratio was higher in almost all community health centers in the Taman Sari District. In 2022, the ratio was 1:4, while in 2023, it improved to 1:2.Conclusion: Many people opt for tooth extraction as the first choice due to a lack of understanding about the importance of preserving teeth. At the Taman Sari District Health Center, the high extraction-to-filling ratio is caused by several factors, including limited public knowledge of oral hygiene, lack of motivation and education for teachers on proper toothbrushing, and insufficient communication, information, and education (CIE) media regarding dental care. To address this issue, the Taman Sari Health Center plans several activities, including conducting regular monthly public health education and discussion forums, organizing training and workshops for teachers every three months with certificates of recognition, and developing engaging CIE materials such as infographics and posters to be distributed to auxiliary health centers (Pustu) and schools