cover
Contact Name
Yopi Arianto
Contact Email
yopiarianto@kahuripan.ac.id
Phone
+6281334767978
Journal Mail Official
ejurnal@kahuripan.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 1 Pelem Pare Kediri
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KOULUTUS
ISSN : 26206277     EISSN : 26206285     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal of Koulutus is published twice a year (March and September), contains research or reviewing on Education and learning.The authors may discuss about the teaching culture, teaching method and others teaching matters in every education levels. Journal of Koulutus is managed by LPPM of University of Kahuripan Kediri.
Articles 296 Documents
MENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK MELALUI MEDIA KARTU HURUF DAN GAMBAR DENGAN PENDEKATAN TARL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS 1A SD INPRES 6 LOLU PALU Adilah, Nur; Herlina, Herlina; Maariwuth, Atrin
JURNAL KOULUTUS Vol. 7 No. 2 (2024): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan peserta didik dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1A SD Inpres 6 Lolu Palu dengan menggunakan media kartu huruf dan gambar dengan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL). Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu huruf dan gambar dengan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Pada siklus pertama, keaktifan peserta didik meningkat sebesar 20%, dan pada siklus kedua meningkat lagi sebesar 10%. Media ajar berupa kartu huruf dan gambar gambar menyediakan kesempatan pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif dan menggembirakan. Di sisi lain, metode TaRL menjamin bahwa konten pembelajaran disesuaikan dengan pemahaman masingmasing peserta didik. Oleh karena itu, penggabungan kedua pendekatan ini dapat diandalkan untukmendorong antusiasme dan keaktifan belajar para peserta didik dalam pelajaran Bahasa Indonesia.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN MARGOMULYO 1 NGAWI PADA MATERI KUBUS DAN BALOK MELALUI PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA POP UP BOOK Muji Bagus Triyana; Syamsiyah, Nur; Utomo, Budi
JURNAL KOULUTUS Vol. 7 No. 2 (2024): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama yang dialami kelas 5 di SDN Margomulyo 1 Ngawi adalah rendahnya hasil belajar pada materi kubus dan balok. Penyebabnya adalah minimnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan menarik, sehingga siswa cenderung pasif dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pencapaian belajar dengan menerapkan model Discovery Learning dengan media Pop Up Book sebagai alat bantu visual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 54,28 pada pra siklus menjadi 85,81 pada siklus kedua. Penggunaan model Discovery Learning dengan Pop Up Book terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep kubus dan balok, serta memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI LAJU REAKSI Selfrida Sari Ginting, Sinta; Kembaren, Agus
JURNAL KOULUTUS Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Discovery Learningberpengaruh dan berhubungan terhadap hasil belajar siswa dan motivasi belajarnya. Sampel yangdigunakan, yakni siswa di kelas XI IPA SMAN 1 Bahorok, yang terdiri dari kelas XI MIA 1 adalahkelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 adalah kelas kontrol. Data survei penelitian ini terdiri dari skorlembar observasi motivasi belajar serta hasil tes dari perbedaan pre-test dan post-test. Hasil penelitianmenyatakan bahwa hasil belajar dan motivasi belajar di kelas eksperimen dan kontrol dipengaruhioleh model pembelajaran. Kelas eksperimen menggunakan model Discovery Learning denganbantuan video animasi, sedangkan kelas kontrol menggunakan video animasi tanpa bantuan model.Nilai mean tersebut menunjukkan bahwa siswa pada kelas eksperimen mempunyai hasil belajar danmotivasi yang lebih tinggi dibandingkan siswa pada kelas kontrol. Data hasil pengujian hipotesisdengan menggunakan uji t diperoleh t hitung > t tabel = 12,47 > 2,036. Hasil motivasi belajar siswadengan menggunakan uji t menyatakan t hitung > t tabel = 2,58 > 2,036. Kesimpulannya, terdapathubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar, seperti yang ditunjukkan oleh korelasi kelaseksperimen yakni 0,681 dan korelasi kelas kontrol yakni 0,627.
THE EFFECTIVENESS OF STUDENTS’ CREATIVE WRITING ABILITY THROUGH COLLABORATIVE CLUSTERING TECHNIQUE AND ICT (INFORMATION AND COMMUNICATIONS TECHNOLOGY) IN THE SECOND SEMESTER OF IAIN KEDIRI Nafi'yah, Siti; Ika Misela, Jenny
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/xskgdq43

Abstract

The purpose of this study is to observe the effectiveness of learning to develop writing through Clustering Technique and ICT, ICT used is using Edmodo.so this can reduce teacher solutions to overcome problems encountered in teaching and learning activities in writing text writing. This type of research is quantitative, namely pre-experiment. The techniques used in this study are observation, interviews, pre-test, treatment then post-test. Data from this study are information from students and teachers about the teaching techniques used by lecturers when teaching in class. The subjects of this study were English class F students in semester 2 of 2018/2019 school year. This study uses data selection, shows data, and writes conclusions and verification of data analysis results. The findings in this study indicate that the use of clustering techniques and ICT in learning writing is effective. to analyze all data using the formula of Anas Sudijono (P.81). Analysis of the writings is based on Brown's theory (2007). This is indicated by the results of the pre test 71% of students who derived the score above the minimum Mastery Criterion- Kriteria kesan Minimal (KKM) . meanwhile the other 25% students were below that criterion. the lowest achievement gained score 69, the highest score is 86, based on the postest can be know 4 students or 11% get the low score from KKM but 31 students or 89% get the high score from KKM, it will be known that all students 0r 35 students get the high score from KKM. In conclusion the results of the post test are better than the results of the pre test.Keywords: writing, clustering technique, ICT (Information and communications technology)
PENERAPAN METODE ACTIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NURIL ISLAM PACITAN Astriana, Arum Sindhi; Wardani, Rita Wilda; Azizah, Balkis Nur
JURNAL KOULUTUS Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/yqsx4w25

Abstract

Kualitas pendidikan di Indonesia semakin menurun, hal tersebut ditinjau dari fenomena krisis pendidikan yang memprihatinkan. Berbagai masalah terkait akselibitas, kualitas dan relevansi pendidikan telah menghambat kemajuan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pelaksanaan metode pembelajaran metode active learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Nuril Islam Pacitan; (2) untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan metode active learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Nuril Islam Pacitan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode tersebut dipilih karena untuk memahami konteks dan proses yang terlibat dalam pelaksanaan pembelajaran aktif secara mendalam, mengetahui bagaimana interaksi antara pendidik dan peserta didik serta bisa mengetahui bagaimana mereka merasa terlibat dalam menghadapi tantangan. Peneliti melakukan penelitian di SD Nuril Islam Pacitan di Jln. Tentara Pelajar desa Widoro Pacitan. Hasil dari penelitian yakni (1) Metode active learning pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam proses pelaksanaan terlaksana dengan baik yang mana peserta didik memberikan imbal balik dari materi yang dijelaskan oleh pendidik; (2) kelebihan dari metode active learning yakni dengan adanya sarana prasarananya yang lengkap semua kegiatan pembelajaran akan berjalan dengan baik dan efektif. Adapun kelemahan dalam metode pembelajaran ini adalah membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga jam alokasi pelajaran lainnya tidak bisa maksimal.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) DALAM MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DIMENSI KREATIF DI KELAS 4A SDN KARANGANYAR GUNUNG 02 Dwi Fita Rusilawati; Mudzanatun, Mudzanatun; Siti Khuluqul Khasanah
JURNAL KOULUTUS Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/pstgvb41

Abstract

Sekolah Dasar Negeri Karanganyar Gunung 02 adalah salah satu sekolah penggerak yang terletak di Jalan Jangli Tlawah I/4, Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Lokasi sekolah yang berada di perkampungan padat penduduk ini menyebabkan keberagaman latar belakang peserta didik. Hal ini berpengaruh pada proses pembelajaran serta adaptasi lingkungan dan sosial budaya bagi para peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk membagikan implementasi pembelajaran dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam dimensi kreatif pada kelas IV, yang diharapkan dapat memberikan manfaat terkait penerapan pembelajaran dengan pendekatan tersebut di SDN Karanganyar Gunung 02. Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada kelas IV Sekolah Dasar berjalan dengan baik, di mana peserta didik merasa senang dan antusias selama mengikuti pembelajaran. Implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan model pembelajaran Project-Based Learning (PBL) dapat memperluas kemampuan peserta didik dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi kreatif di Kelas IV A SDN Karanganyar Gunung 02.
RELEVANSI TEORI BELAJAR BEHAVIORISME TERHADAP PENDIDIKAN KEJURUAN AGRIBISNIS PERIKANAN DI SMK Ardyanti, Yuanita; Wahyuningsih, Sri; Widya, Hawinda; Aji, Wahyu; Rahman Yusuf, Arief
JURNAL KOULUTUS Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/9rhtmy42

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, dinamika ekonomi global, serta perubahan sosial mendorong dunia pendidikan untuk terus berinovasi, terutama dalam pendidikan kejuruan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di SMK adalah teori belajar behavioristik, yang menekankan pada pembentukan perilaku melalui stimulus dan respons yang terukur. Pendekatan ini sangat cocok untuk pengembangan keterampilan teknis, seperti di jurusan Agribisnis Perikanan, di mana pengulangan dan penguatan positif berperan penting dalam membentuk kebiasaan kerja yang efektif. Teori behaviorisme, baik yang dikembangkan oleh Edward Lee Thorndike maupun John Broadus Watson, memberikan dasar bagi penciptaan lingkungan belajar yang mendukung serta pengulangan tugas praktis yang dapat memperkuat pemahaman dan keterampilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi teori belajar behaviorisme dalam pendidikan di SMK, khususnya dalam mempersiapkan siswa untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di era global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan penguatan positif dan lingkungan yang kondusif dapat meningkatkan keterampilan teknis dan perilaku siswa.
IMPLEMENTASI TEORI BEHAVIORISME PADA PROSES PEMBELAJARAN IPAS KELAS 4 DI SDN 2 NGINDENG Sugiantoro, Erfan; Ida Kuliana, Istiro’ah; Rahmawati, Ayu; Achmadi, Nur; Darmawan; Rahman Yusuf, Arief
JURNAL KOULUTUS Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/6grtdz51

Abstract

Penerapan teori behaviorisme dalam pembelajaran merupakan upaya penting bagi siswa dan guru, terutama membantu siswa membentuk perilaku positif dan guru mengarahkan proses belajar secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teori behaviorisme dalam pembelajaran IPAS serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di kelas4 SDN 2 Ngindeng. Studi ini dilakukan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen. Berdasarkan wawancara, ditemukan bahwa strategi penguatan positif memainkan peran penting dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa serta mendorong keterlibatan aktif mereka dalam pembelajaran. Hasil observasi menunjukkan bahwa penguatan positif diberikan kepada siswa setiap kali mereka berpartisipasi dalam diskusi kelas. Selain itu, guru menerapkan pengulangan materi sebagai strategi untuk memperkuat pemahaman siswa, namun perlu adanya variasi dalam metode pengulangan agar tidak menimbulkan kejenuhan. Analisis dokumen menunjukkan bahwa materiyang diajarkan telah dirancang sesuai dengan prinsip penguatan positif dalam teori behaviorisme, meskipun dalam penerapannya masih ditemukan beberapa tantangan. Meskipun demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi teori behaviorisme secara keseluruhan memberikan dampak positif terhadap pemahaman, keaktifan, dan motivasi siswa dalam pembelajaran IPAS.
PENGALAMAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA DI SMP JOANNES BOSCO YOGYAKARTA Safriatun, Agustina Nuranisah; Antony, Rian
JURNAL KOULUTUS Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/rdqfys36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman guru dalam membentuk pendidikan karakter pada siswa. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif atas data yang dihasilkan melalui wawancara yang mendalam. Wawancara mendalam dilakukan pada guru-guru yang berkarya di SMP Joannes Bosco, dengan masa kerja minimal lima tahun dan telah menjadi guru tetap yayasan. Penelitian ini  menghasilkan tiga data penting. Hasil penelitian ini mengungkap tiga temuan utama. Pertama, terdapat perbedaan karakter yang ingin ditanamkan kepada siswa di dalam satu sekolah. Kedua, guru menggunakan berbagai strategi dalam mendampingi siswa, baik secara individu, klasikal, maupun melalui proses pembelajaran dan kegiatan sekolah. Ketiga, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam mendampingi pembentukan karakter siswa, termasuk perilaku siswa, lingkungan sosial, perkembangan teknologi, serta faktor pendidikan lainnya yang memengaruhi karakter siswa
KONSEP DASAR PUBLIC SPEAKING  DAN PENTINGNYA KETERAMPILAN BERBICARA BAGI GURU DALAM PEMBELAJARAN EFEKTIF Listiana, Heni
JURNAL KOULUTUS Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/ymhnaf18

Abstract

Public speaking merupakan keterampilan esensial bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang efektif. Kemampuan berbicara yang baik memungkinkan guru menyampaikan materi dengan jelas, meningkatkan partisipasi siswa, serta membangun interaksi yang dinamis. Namun, banyak guru masih menghadapi kendala dalam mengembangkan keterampilan ini, terutama dalam konteks pembelajaran modern yang menuntut adaptasi dengan teknologi dan komunikasi berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar public speaking  dalam pendidikan, mengidentifikasi keterampilan berbicara yang harus dimiliki guru, serta menelaah dampaknya terhadap efektivitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan analisis isi terhadap berbagai sumber akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dengan keterampilan public speaking  yang baik mampu meningkatkan pemahaman siswa, menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, serta memperkuat hubungan komunikasi di kelas. Selain itu, strategi peningkatan keterampilan berbicara bagi guru meliputi pelatihan komunikasi, penggunaan teknologi dalam penyampaian materi, serta penerapan metode interaktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa penguasaan public speaking  merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan.