cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PENDEKATAN DIAGNOSA SEVERE DENGUE PADA ANAK : LAPORAN KASUS Hiariej, Ilona; Sumarni, Neni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33611

Abstract

Severe dengue merupakan kondisi mengancam jiwa akibat komplikasi dari infeksi dengue. Istilah severe dengue adalah klasifikasi baru dari infeksi dengue yang menggantikan istilah “demam berdarah dengue derajat III dan IV” atau “sindroma syok dengue”. Severe dengue ditandai dengan terjadinya salah satu dari 3 manifestasi seperti kebocoran plasma berat yang mengakibatkan syok, perdarahan hebat, ataupun gangguan organ berat. World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa hampir 95% anak berusia di bawah 15 tahun mengalami penyakit demam berdarah. Diperlukan pendekatan diagnosa sedini mungkin terhadap penyakit demam berdarah untuk mencegah berlanjutnya penyakit ini pada tahap yang lebih parah hingga menyebabkan kematian. Telah disajikan kasus severe dengue pada anak berusia 5 tahun 9 bulan mengeluhkan demam tinggi sejak 6 hari lalu disertai nyeri ulu hati, BAB cair, sesak napas, dan lemas seluruh tubuh. Pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak gelisah, takikardi, regular namun nadi lemah, takipnue, dan suhu 38,9°C. Didapatkan konjungtiva anemis, nyeri tekan epigastrium, dan kedua akral dingin. Pemeriksaan laboratorium ditemukan anemia, peningkatan hematokrit, trombositopenia, ketidakseimbangan elektrolit, peningkatan fungsi hati, hipoalbuminemia, dan peningkatan CRP. Hasil pemeriksaan feses didapatkan bakteri positif (+1). Hasil foto thorax menyimpulkan efusi pleura dextra dengan PEI = 18,94. Lima hari pasca perawatan, perbaikan dialami oleh pasien sehingga dokter memperbolehkan pasien pulang
PENGARUH MEDIA B-STUNTRACK TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK REMAJA PUTRI TENTANG PENCEGAHAN GENERASI STUNTING Rukman, Pingkan Fristiwi; Nugraheni, Sri Achadi; Kartini, Apoina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33647

Abstract

Malnutrisi mempunyai konsekuensi yang sangat serius, menyebabkan peningkatan angka kesakitan dan kematian secara signifikan salah satunya adalah stunting. Stunting atau kurang gizi kronis pada anak merupakan masalah kesehatan global yang perlu diperhatikan, terutama di negara-negara berkembang seperti indonesia. Banyak faktor yang menyebabkan stunting salah satunya adalah pernikahan dini. Anak-anak dari ibu yang berusia remaja delapan kali lebih mungkin mengalami stunting dibandingkan anak-anak dari ibu yang berusia lebih tua. Oleh karena itu, remaja putri yang sudah memasuki usia subur sudah harus dipersiapkan baik secara fisik (gizi yang baik, tidak anemia) dan pengetahuan, sikap tentang pencegahan generasi stunting, dan praktik deteksi dini KEK ditempat angka stunting tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media B-STUNTRACK (Booklet Stunting Track) terhadap pengetahuan,sikap dan praktik remaja putri tentang pencegahan generasi stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Eksperiment Pretest-Posttest With Control Group Design. Dengan jumlah 47 responden pada kelompok intervensi dan 47 responden pada kelompok kontrol. Pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Kemudian dilakukan uji Mann Whitney untuk mengetahui perbedaan dan selisih pengetahuan, sikap,dan praktik remaja putri pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil analisis terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan media B-STUNTRACK pada kelompok intervensi (p<0,05), namun tidak terdapat perbedaan peningkatan sikap dan praktik remaja putri antara kedua kelompok (p>0,05).
PENGARUH PENGGUNAAN “APLIKASI SAHABAT REMAJA” TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU REMAJA TENTANG KETERAMPILAN HIDUP SEHAT DI PUSKESMAS SUNGAI AMBAWANG TAHUN 2022 Silfian, Silfian; Sugih, Siti; Garna, Herry
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33705

Abstract

Menurut data dari BAPPENAS, UNFPA, dan BKKBN, sekitar setengah dari 63 juta remaja berusia 10 hingga 19 tahun di Indonesia berisiko terlibat dalam perilaku tidak sehat, seperti merokok, mengonsumsi alkohol, penggunaan narkoba, dan seks pranikah. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan layanan kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan khusus remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak dari penggunaan “Aplikasi Sahabat Remaja” berbasis Android terhadap pengetahuan dan perilaku kesehatan remaja di Puskesmas Sungai Ambawang. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experiment yang mencakup pretest dan posttest. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2023, dengan populasi 362 remaja di wilayah Puskesmas Sungai Ambawang, Kalimantan Barat. Sampel penelitian terdiri dari 75 remaja yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji Wilcoxon, dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata nilai pengetahuan tentang keterampilan hidup sehat pada kelompok intervensi yang menggunakan aplikasi adalah 105,15 poin, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya mencapai 45,85 (p=0,000). Sementara itu, rerata nilai perilaku sehat pada kelompok eksperimen adalah 84,68, sedangkan kelompok kontrol hanya 66,32 (p=0,007). Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa “Aplikasi Sahabat Remaja” memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku kesehatan remaja dibandingkan dengan media konvensional.
EVALUASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT MENUJU REKAM KESEHATAN ELEKTRONIK DI EDELWEISS HOSPITAL Septiani, Risma; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33714

Abstract

Seiring berkembangnya Teknologi Informasi 5.0, dikeluarkanlah Peraturan Menteri Kesehatan No. 24 Tahun 2022 yang mengharuskan semua pelayanan kesehatan untuk menggunakan Rekam Medis Elektronik. Edelweiss Hospital sudah mengimplementasikan Rekam Medis Elektronik Rawat Jalan sedangkan Rawat Inap masih proses sebagian formulir manual dan sebagian elektronik (Hybrid). Rekam Medis Elektronik berkaitan erat dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Peneliti melakukan Evaluasi terhadap SIMRS dengan metode HOT-Fit bertujuan untuk menentukan apakah sistem yang digunakan telah berjalan dengan cukup optimal sesuai dengan tujuan atau output yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi sebanyak 284 orang pengguna SIMRS dengan sampel yang diambil 74 orang berdasarkan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata per faktor sangat baik. Faktor Manusia sebesar (289,5) Organisasi (283,2) Teknologi (288,7) Regulasi (286) dan Manfaat (278,4). Setelah dilakukan evaluasi secara keseluruhan SIMRS di Edelweiss Hospital sudah berjalan sangat baik namun masih perlu dilakukan perbaikan terkait beberapa fitur dalam SIMRS diantaranya fitur tidak bisa disimpan jika data masih belum diisi/kosong, terintegrasi dengan satu sehat secara keseluruhan dan Bridging SIMRS dengan E-Klaim agar penginputan data bisa dilakukan langsung di E-Klaim saja agar lebih efektif dan Efisien. Maka dengan demikian Edelweiss Hospital bisa atau cukup siap dalam mengimplementasikan Rekam Kesehatan Elektronik.
KORELASI ANTARA PELAYANAN ADMINISTRASI DAN LOYALITAS PASIEN BPJS DI POLI THT Ibrahim, Mochammad Malik; Huda, Muhammad Nurul; Azmi, Ulul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33720

Abstract

Rendahnya tingkat loyalitas pasien rumah sakit di Indonesia menjadi isu kritis yang mememerlukan pemahaman dan penanganan yang mendalam. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya Jumlah kunjungan rutin mempengaruhi profitabilitas dan stabilitas rumah sakit. Pelayanan administrasi sangat berpengaruh besar terhadap kenyamanan pasien rumah sakit hal ini juga mengakibatkan loyaloitas pasien meningkat jika pelayanan administrasi di rumah sakit semakin membaik. Kesetiaan pasien terhadap suatu rumah sakit bergantung pada komitmen pasien terhadap pelayanan yang diberikan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara pelayanan administrasi dengan loyalitas pasien BPJS. Metode digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 139 responden dengan purposive sampling. Pengumpulan data dengan cara zoho forms kepada pasien. Hasil penelitian membuktikan bahwa pelayanan administrasi kurang dengan loyalitas pasien yang tidak loyal sebanyak 14 responden (73.7%) lebih besar dibandingkan pelayanan administrasi kurang dengan loyalitas pasien loyal sebanyak 5 responden (26.3%), pelayanan administrasi cukup dengan loyalitas pasien yang tidak loyal sebanyak 21 responden (56.8%) lebih besar dibandingkan pelayanan administrasi cukup dengan loyalitas pasien loyal sebanyak 16 responden (43.2%), pelayanan administrasi baik dengan loyalitas pasien yang  loyal sebanyak 59 responden (71.1%) lebih besar dibandingkan pelayanan administrasi yang baik dengan tidak loyal sebesar (28.9%). Hasil yang diperoleh memiliki nilai Chi-square 0,000<0,05 yang menunjukan terdapat korelasi antar variabel yang diteliti baik independent dan dependent. Simpulan, terdapat korelasi antara pelayanan administrasi dengan loyalitas pasien BPJS rawat jalan di poli THT.
KORELASI ANTARA IKLIM ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI RUMAH SAKIT ISLAM Puspita Sari, Ika; Ibrahim, Mochammad Malik; Laila, Nisful
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33721

Abstract

Ketidakpuasan karyawan adalah masalah signifikan yang harus ditangani oleh semua organisasi termasuk bagi rumah sakit. Ketidakpuasan ini sering terlihat melalui sikap atau perilaku yang menghambat pencapaian tujuan rumah sakit. Di rumah sakit islam ketidakpuasan ini terlihat dari tingginya tingkat absensi dan turnover, serta komunikasi yang kurang efektif antar rekan kerja. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa menimbulkan dampak negatif terhadap reputasi rumah sakit. Sebaliknya, kepuasan kerja katagori tinggi dapat meningkatkan tingginya produktivitas. Tujuan penelitian untuk menganalisis korelasi iklim organisasi dengan kepuasan kerja di rumah sakit islam. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 247 karyawan di RSI Siti Hajar Sidoarjo yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui Zoho Forms kemudian dianalisis dengan uji korelasi rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan 172 responden (69,6%) berada pada kategori iklim organisasi sedang, sementara 169 responden (68,4%) menunjukkan kepuasan kerja dalam kategori sedang. Pengujian korelasi spearman menghasilkan nilai p = 0,000 < 0,05 dan nilai kekuatan korelasi antar variabel sebesar 0,747 yang artinya korelasi yang kuat dan positif variabel iklim organisasi dan kepuasan kerja. Simpulan, ada korelasi antara variabel iklim organisasi dan variabel kepuasan kerja di RSI Siti Hajar dengan korelasi yang kuat dan positif. Disarankan agar rumah sakit mengoptimalkan iklim organisasi melalui peningkatan komunikasi internal, dukungan manajerial dan program kesejahteraan karyawan.
TROMBEKTOMI VENA PADA PASIEN DEEP VEIN THROMBOSIS : LAPORAN KASUS Siregar, Rizky Ramadhani Syafitri; Niam, Syaifun
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33734

Abstract

Deep vein thrombosis (DVT) adalah salah satu bagian dari kelainan venous thromboembolism (VTE) dan umum terjadi dengan angka kejadian 1,6/1000 setiap tahunnya. Penyakit ini dikarakteristikan dengan pembentukan bekuan darah di vena dalam, umumya terjadi pada ekstremitas inferior namun juga dapat terjadi pada vena dalam dibagian tubuh lainnya. Segala faktor risiko yang berkaitan dengan keadaan hiperkoagulasi, rusaknya endotel, dan stasis vena dapat menyebabkan terjadinya DVT. Terdapat kriteria Wells, pemeriksaan D-dimer, dan USG vena yang dapat membantu menegakkan diagnosa DVT selain dilakukannya anamnesa dan pemeriksaan fisik terkait. Pentingnya penanganan DVT secara komprehensif dan berkelanjutan untuk mencegah DVT berulang. Dalam laporan kasus ini disajikan kasus DVT pada pasien berusia 30 tahun yang mengeluhkan nyeri pada kaki kiri sejak 4 hari terakhir disertai bengkak, kemerahan, dan demam. Pemeriksaan fisik ditemukan takikardi, ekstermitas inferior sinistra hiperemis, edema, dan terasa lebih hangat dibandingkan bagian dekstra, nyeri tekan positif, Homan sign positif, distensi vena superfisial, CRT > 2 detik, dan pulsasi nadi distal normal. Didapatkan total skor 4 dari kriteria Wells yang telah dimodifikasi. Hasil laboratorium leukositosis, trombositopenia, peningkatan D-dimer. USG Doppler didapatkan gambaran deep vein thrombus pada common femoral vein, femoral vein, popliteal vein, vena tibialis bagian proksimal-distal anterior, dan vena tibialis posterior sinistra. Ditemukan juga soft tissue swelling pada regio femur, cruris, dan pedis sinistra. Pasien ini dikonsulkan kepada Sp. BTKV dan dilakukan tindakan trombektomi vena.
HUBUNGAN METODE DISTRAKSI VISUAL TERHADAP NYERI PADA PEMASANGAN INFUS ANAK PRA SEKOLAH DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UMUM CUT MEUTIA LHOKSEUMAWE Ardilla, Arista; Zulkarnaini, Zulkarnaini; Utaminingsih, Eka; Effendi, Desy Iradillah; Fatmawati, Fatmawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33746

Abstract

Reaksi anak dalam mengatasi krisis dipengaruhi oleh tingkat perkembangan anak, diantar lain : usia, pengalaman sebelumnya terhadap proses sakit dan dirawat. Anak usia prasekolah sangat sulit untuk memahami prosedur invasif yang dapat menyebabkan nyeri seperti saat pemasangan infus. Penelitian ini menggunakan metode analitik bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variable dimana veriabel independen dan variable dependen diidentifikasi pada satu waktu yang bersamaan. Berdasarkan katagori usia mayoritas perempuan sebanyak 57 orang (54,3%). Berdasarkan katagori umur mayoritas 3-4 tahun sebanyak 83 orang (79%). Pemasangan infus metode distraksi visual anak pra sekolah di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Cut Meutia  Lhokseumawe mayoritas efektif sebanyak 93 orang (88,6%).  Tingkat Nyeri pada pemasangan infus anak pra sekolah di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Cut Meutia  Lhokseumawe mayoritas nyeri sedang sebanyak 64 orang (61%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-square penurunan nyeri dengan tingkat kepercayaan 95% (? 0,05) nilai p value atau nilai Asymp. Sig. (2-sided) yaitu 0.001 artinya nilai P value 0.001 ? 0.05. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara metode distraksi visual terhadap nyeri pada pemasangan infus anak pra sekolah di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Cut Meutia  Lhokseumawe. Diharapkan kepada pihak Rumah Sakit agar hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam terapi nonfarmakologi pada anak saat tindakan invasif terutama pemasangan infus.
PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI DAN GAME MAGIC SPIN MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG MENSTRUASI Zainiyah, Zakkiyatus; Audina, Delia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33747

Abstract

Pengetahuan tentang menstruasi merupakan pengenalan tanda-tanda awal menstruasi, personal hygiene saat menstruasi, dan faktor yang mempengaruhi menstruasi.Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media animasi dan game magic spin terhadap pengetahuan remaja putri tentang menstruasi. Desain penelitian ini quasi-experimental dengan sampel 72 siswi terdiri dari kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 36 siswi. Variabel independen pendidikan kesehatan menggunakan media animasi dan game magic spin, variabel dependent pengetahuan remaja putri tentang menstruasi Teknik sampling menggunakan proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji wilcoxson dan man whitney. Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai P-value 0,000 yang berarti ada perbedaan pengetahuan tentang menstruasi pada remaja putri sebelum dan sesudah menggunakan media animasi, game magic spin diperoleh nilai P-value 0,000 yang berarti ada terdapat perbedaan pengetahuan tentang menstruasi pada remaja putri sebelum dan sesudah menggunakan game magic spin, media animasi dan magic spin diperoleh nilai P-value 0,000 yang berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media animasi dan game magic spin terhadap pengetahuan remaja putri tentang menstruasi. Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan, bagi pihak sekolah dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang menstruasi melalui metode lainnya yang bervariasi.
PENGARUH PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PENYAKIT SCABIES DALAM PEMBERIAN PRE-TEST DAN POST-TEST DI DESA BOGAK Wasiyem, Wasiyem; Sari, Amelia Resita; Laili, Hasanatun; Manurung, Lutfia Nurfadilah; Ershanda, Mayumi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33755

Abstract

Penyakit scabies ialah satu dari masalah kesehatan yang paling sering ditemui oleh masyarakat, terutama di daerah dengan tingkat kesadaran lingkungan yang rendah. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang scabies dapat memperburuk kondisi ini, karena penyakit scabies jika tidak diobati, dapat menyebabkan komplikasi serius. Dalam lingkungan yang kurang peduli terhadap kebersihan, scabies akan menjadi masalah yang terus berulang dan sulit dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pengetahuan masyarakat tentang penyakit scabies melalui pemberian pre-test dan post-test di Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini memakai desain quasi-experiment dengan desain single group pre- dan post-test dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 30 masyarakat yang dipilih secara accidental. Penelitian dimulai dengan melakukan observasi guna mencari data masalah kesehatan di desa Bogak kecamatan tanjung tiram, kemudian dilakukan intervensi berupa penyuluhan. Untuk mengukur pengetahuan masyarakat tentang penyakit scabies, instrumen yang digunakan adalah kuesioner berupa pre-test yang diberikan sebelum penyuluhan dan post-test yang diberikan setelah penyuluhan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk memberikan gambaran umum mengenai pengetahuan masyarakat terhadap penyakit scabies dan Uji paired t-test untuk mengukur pengaruh pengetahuan mayarakat tentang penyakit scabies dalam pemberian pre-test dan post-test. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 (<0,05), yang mengindikasikan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat terhadap penyakit scabies setelah intervensi dilakukan. Temuan ini menunjukkan bahwa tujuan penelitian tercapai, yaitu adanya pengaruh pengetahuan masyarakat yang positif setelah dilakukan penyuluhan dan evaluasi melalui pre-test dan post-test.