cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
TANTANGAN DALAM IMPLEMENTASI PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI PERUSAHAAN LOGISTIK KEPELABUHAN Putri, Eka Cempaka; Sumartanto, Mukhlas
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.39580

Abstract

Cidera akibat pekerjaan yang terkait dengan penyalahgunaan Alat Pelindung Diri (APD) di dunia mencapai 2 juta pekerja, sementara Kecelakaan akibat penyalahgunaan penggunaan APD di Indonesia berdasarkan data BPJS ketenagakerjaan mencapai 157.313 kasus. penggunaan APD di beberapa perusahaan khususnya perusahaan Pelabuhan masih banyak mengalami tantangan, masih banyak karyawan yang tidak mematuhi penggunaan APD meskipun sudah dilakukan upaya pemberian infromasi dari induksi keselamatan, papan keselamatan dan inspeksi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan metode pengambilan data primer di lakukan dengan wawancara 3 orang informan utama, 2 orang informan kunci dan 1 orang informan pendukung, observasi dan telaah dokumen, Analisa data menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi, penyajian dan verifikasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan karyawan masih rendah akibat pelatihan yang tidak dapat dijalankan secara konsisten dan menyeluruh akibat keterbatasan waktu pelatihan, tenaga pengajar dan keterbatasan menempatkan media edukasi dilapangan, dukungan atasan belum maksimal dengan tidak mencotohkan penggunaan APD, pengawasan belum dilakukan secara sistematis dan terukur dan dukungan manajemen belum sampai pada menyampaikan kampanye pentingnya APD dilapangan. Memberikan waktu pelatihan kepada karyawan di luar jam bekerja, menyiapkan media komunikasi mengenai APD di lapangan dalam bentuk video-video, meningkatkan keterlibatan supervisor dan team leader dalam pengawasan dan contoh APD, Menyusun prosedur dan implementasi hukuman dan penghargaan APD, dan meningkatkan peran top level manajemen dalam memberikan kampanye pentingnya APD kepada karyawan
LITERATURE REVIEW : PENGARUH INTERMITTENT FASTING TERHADAP PENURUNAN KADAR HBA1C PENDERITA DIABETES DI ASIA Frisdiana, Yopa; Anggondowati, Trisari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.39598

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi serius dan meningkatkan risiko kematian. Menurut International Diabetes Federation, 60% populasi diabetes global tinggal di wilayah Asia. Salah satu indikator penting dalam pengelolaan diabetes adalah kadar hemoglobin A1c (HbA1c), yang menggambarkan pengendalian glukosa darah. Intermittent fasting (IF) telah dipertimbangkan sebagai metode non-farmakologis untuk mengontrol kadar glukosa darah, namun efeknya pada penderita diabetes di wilayah Asia masih belum banyak dibahas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intermittent fasting terhadap penurunan kadar HbA1c pada penderita diabetes tipe 2 di wilayah Asia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan memilih artikel yang dipublikasikan antara tahun 2018 hingga 2024. Penelusuran literatur dilakukan menggunakan database MEDLINE, CENTRAL, dan ProQuest, serta dengan hand search pada referensi artikel terkait. Kriteria inklusi melibatkan studi dengan populasi penderita diabetes tipe 2 di Asia yang menerapkan intermittent fasting. Artikel yang tidak memenuhi kriteria, seperti penelitian dengan subjek hewan, dikeluarkan dari analisis. Didapatkan 23 artikel dari tiga database yang ditelusuri. Setelah diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eklusi diperolah lima artikel ditambah dua artikel dari hand search. Tujuh artikel disertakan dalam analisis utama. Semua studi menunjukkan penurunan yang signifikan pada kadar HbA1c dan glukosa puasa pada penderita diabetes yang menjalani intervensi intermittent fasting. Intermittent fasting dapat menjadi alternatif pengobatan nonfarmakologis untuk menurunkan kadar HbA1c pada penderita diabetes tipe 2 di Asia. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat dampak jangka panjang dan kaitannya dengan penggunaan insulin pada pasien dengan durasi penyakit yang lebih lama.
LAPORAN KASUS : KEJADIAN BAKTERIAL VAGINOSIS PADA WANITA 38 TAHUN DENGAN HERPES GENITAL Reza, Rezita Rahma; Wijayanti, Welly
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.39619

Abstract

Bakterialis Vaginosis (BV) dan virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2) adalah 2 infeksi yang sangat umum menyerang saluran genital wanita. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang didiagnosis dengan virus herpes simpleks-2 (HSV-2) memiliki risiko lebih tinggi terhadap infeksi bacterial vaginosis (BV). Kasus: Seorang wanita 38 tahun, datang dengan keluhan luka di bibir kelamin sejak 2 bulan lalu. Keluhan disertai keputihan kental berlendir dan berbau amis. Luka dirasakan semakin nyeri dalam 5 hari ini dan semakin luas. Diskusi: Adanya infeksi herpes genital menyebabkan perubahan lingkungan fisiologis dan imunologis vagina sehingga terjadi penurunan laktobasilus vagina yang meningkatkan risiko BV. Gambaran klinis, investigasi, diagnosis, dan penanganan kondisi telah diuraikan dalam tinjauan tersebut. Kesimpulan: Pada kasus menunjukkan herpes genital berhubungan dengan terjadinya BV. Namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut. Pasien diberikan tatalaksana yang sesuai dan didapatkan kemajuan terapi yang ditandai dengan penurunan jumlah lesi dan berkurangnya keluhan.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PEMANFAATAN TOGA DI WILAYAH KELURAHAN KARANGASEM RW 04 Patandung, Rosliana; Khusna, Khotimatul; Megananda, Jeny
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.33974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi tentang Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di Kelurahan Karangasem RW 04. Menggunakan metode quasi-experiment dengan desain pre-test dan post-test, penelitian ini melibatkan 50 peserta yang dipilih melalui Teknik purposive sampling. Program edukasi dilaksanakan selama bulan juli, dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai subjek utama. Edukasi meliputi pengenalan jenis-jenis tanaman herbal seperti jahe, junyit, temulawak, dan kencur, serta cara pengolahan dan manfaatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pre-test, hanya 14% peserta yang mencapai nilai 80-100 pada pre-test. Sedangkan nilai post-test program edukasi, 90% peserta mencapai nilai 80-100 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peningkatan ini mengindikasi bahwa program edukasi berhasul meningkatkan pemahaman peserta terhadap topik TOGA. Alat ukur yang digunakan adalah tes tertulis yang disusun untuk mengukur pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian ini tidak hanya menegaskan pentingnya edukasi sebagai alat pemberdayaan Masyarakat, tetapi memberikan rekomendasi untuk pengembangan program serupa di komunitas lain. Aspek etika penelitian yang dijaga dengan baik melalui informed consent dan menghormati terhadap privasi peserta. Temuan ini diharapkan dapat mendorong implementasi program TOGA secara berkelanjutan untuk mendukung Kesehatan Masyarakat dan pelestarian sumber daya alam local.
PENGARUH PENAMBAHAN STARBIO DALAM PROSES PEMBUATAN PUPUK ORGANIK Azzahra, Aleyda Rachma; Astuti, Dwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.36749

Abstract

Sampah organik, khususnya daun kering, sering kali dibiarkan terbengkalai dan diatasi dengan pembakaran, yang justru meningkatkan emisi gas rumah kaca dan memicu pemanasan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan aktivator starbio dalam proses pengomposan daun kering guna menghasilkan pupuk organik yang lebih efisien. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan desain time series design with control. Dua perlakuan diterapkan, yaitu pengomposan tanpa aktivator (wadah A) dan dengan penambahan starbio (wadah B). Hasil penelitian menunjukkan bahwa starbio mampu mempercepat proses penguraian bahan organik. Wadah B mengalami perubahan fisik lebih signifikan dibandingkan wadah A, ditandai dengan kemunculan bercak putih pada hari ke-14. Suhu rata-rata pada wadah A adalah 32,14°C dengan pH stabil di angka 7, sedangkan suhu rata-rata pada wadah B adalah 31,92°C dengan pH berkisar antara 4,8 hingga 8,5. Kesimpulannya, penggunaan starbio sebagai aktivator tidak hanya mempercepat penguraian bahan organik, tetapi juga dinilai lebih ramah lingkungan dan ekonomis. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap metode pengomposan sebagai alternatif pengelolaan sampah daun yang berkelanjutan.
ANALISIS SITUASI PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2023 Falah, Sadiah Nurul; Helda, Helda; Magdalena S, Purnama
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.36896

Abstract

Saat ini, Indonesia dihadapkan pada tantangan kesehatan berupa Triple Burden, salah satunya adalah munculnya kembali penyakit-penyakit yang sebenarnya bisa dicegah melalui imunisasi. Beberapa penyakit seperti difteri, tetanus, campak, rubella, dan polio mengalami peningkatan kasus di beberapa wilayah, termasuk Jawa Barat. Analisis situasi, diperlukan untuk mengidentifikasi masalah PD3I, termasuk penyebab dan faktor yang mempengaruhi, serta menentukan prioritas masalah kesehatan. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Jawa Barat menggunakan metode assessment dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2023. Penentuan prioritas masalah menggunakan metode PAHO-Adopted Hanlon melibatkan 3 responden dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan 67 petugas Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Pandemi covid-19 menyebabkan peningkatan kasus PD3I di Jawa Barat, diantaranya ditemukan 1 kasus polio (VPDP) di Purwakarta. Pada tahun 2023, terdapat peningkatan kasus campak tiga kali lipat di tahun sebelumnya ada sebanyak 6598 kasus. Jumlah kasus difteri meningkat dua kali lipat didapatkan sebanyak 275 kasus dengan 22 kasus kematian. Nilai CFR sebesar 8%. Terdapat sebanyak 360 kasus pertussis dan kasus tetanus neonatorum sebanyak 7 kasus dengan nilai CFR sebesar 42,8%. Masalah utama penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) di Jawa Barat adalah campak, dengan skor prioritas tertinggi (20,11), diikuti Difteri (15,99) dan Polio (14,89) berdasarkan metode PAHO Adopted Hanlon. Campak menjadi prioritas utama karena peningkatan kasus yang signifikan, tingginya penularan, cakupan imunisasi rendah, dan faktor-faktor seperti keterbatasan fasilitas kesehatan dan penolakan imunisasi. Perlu penanggulangan meliputi penguatan surveilans, imunisasi, deteksi dini dan edukasi masyarakat
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA AKSEPTOR KB IMPLAN yuliawati, eni; Husna, Husna; Veriyani, Frenstika
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.38448

Abstract

Jumlah penduduk yang besar merupakan salah satu masalah di dunia dan dapat menjadi beban negara dalam pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi, Kontrasepsi implant dapat menjadi salah satu pilihan metode kontrasepsi jangka panjang yang sangat efektif untuk mencegah kehamilan, Salah satu kendala penggunaan KB Implan adalah kecemasan. Kecemasan yang terjadi dapat diatasi dengan terapi non farmakologi yang dilakukan untuk mengurangi tingkat kecemasan sebelum dilakukan pemasangan implant yaitu dengan aromaterapi lavender.Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada akseptor KB Implan. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen design one group pretest-posttest, populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian tingkat kecemasan Pengaruh pemberian terapi aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan akseptor KB implan diperoleh p-value 0,000 artinya ≤ 0,05 dengan skor ratarata keceemasan sebelum diberikan aromaterapi lavender sebesar 2,93 dan rata-rata skor kecemasan setelah diberikan aromaterapi lavender sebesar 1,17sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada akseptor KB Implan.
THE APPEAL OF VITAMIN D SUPPLEMENTATION IN ATOPIC DERMATITIS TREATMENT FOR CHILDREN : A LITERATURE REVIEW Qualisa, Prafidina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.38506

Abstract

Dermatitis atopik (DA) adalah penyakit kulit yang umum terjadi pada anak-anak, yang menyebabkan kulit meradang, gatal, bersisik, dan kering. DA mempengaruhi 15-20% populasi anak di dunia. DA dapat menurunkan kualitas hidup, terutama pada kasus yang parah. Kulit gatal menyebabkan gangguan tidur, baik pada anak maupun orang tua, rasa malu, biaya pengobatan dan rendahnya produktivitas secara keseluruhan. Oleh karena itu, tinjauan literatur ini bertujuan untuk menyelidiki secara komprehensif daya tarik suplementasi vitamin D sebagai pilihan pengobatan tambahan terhadap DA. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengetahui peran vitamin D dalam pengobatan DA dengan mengumpulkan dan menganalisis temuan terkini dalam literatur ilmiah. Penelitian mengambil sumber database akademis dari Pubmed, Science Direct, dan Chocrane dengan menggunakan kata kunci yang relevan seperti “vitamin D”, “kalsiferol”, “dermatitis atopik”, dan “anak-anak” yang setelah dilakukan screening diambil 11 artikel untuk dianalisis lebih lanjut. . Pasien DA umumnya memiliki kadar serum vitamin D yang lebih rendah dan pasien dengan kadar serum 25(OH)D yang lebih rendah lebih mungkin menderita DA sedang dan berat. Vitamin D oral (1000-1600 IU/hari) secara signifikan meningkatkan gejala klinis dan mengurangi keparahan penyakit berdasarkan indeks SCORAD. Pemahaman mendalam tentang manfaat suplementasi vitamin D dalam pengobatan DA pada anak-anak adalah penting untuk pengembangan strategi terapi DA, terutama dengan mempertimbangkan dosis, usia, wilayah geografis, karena pengobatan DA yang memadai pada anak-anak dapat mencegah perkembangan lebih lanjut. dari pawai atopik.
KELAINAN DUKTUS MULERIAN PADA PEMERIKSAAN HISTEROSALPINGOGRAFI (HSG) DI RS PROF OERAH Dewi, Putu Yuni Asmara; Dewi, Putu Utami; Margiani, Ni Nyoman
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.39314

Abstract

Infertilitas adalah masalah kesehatan yang sering dialami pasangan suami istri, di mana kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup, terutama pada wanita. Salah satu penyebab utama infertilitas pada wanita adalah kelainan bawaan pada uterus, yang dikenal dengan kelainan duktus mulerian. Kelainan ini terjadi akibat malformasi embriologis yang melibatkan proses formasi, fusi, atau reabsorpsi dari duktus mulerian selama perkembangan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelainan duktus mulerian yang dapat mempengaruhi kesuburan wanita, khususnya yang terdeteksi melalui pemeriksaan Histerosalpingografi (HSG). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan mengambil sampel 130 pasien wanita dengan keluhan infertilitas primer di RS Prof. Ngoerah. Data diperoleh melalui pemeriksaan HSG untuk mengidentifikasi kelainan struktural uterus seperti uterus bikornu, arcuata, septa, dan didelphys. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelainan duktus mulerian ditemukan pada kurang dari 1% dari total kasus infertilitas yang diperiksa, dengan empat jenis kelainan yang teridentifikasi dari tujuh jenis yang ada. Penanganan dini berdasarkan hasil diagnosis HSG dapat meningkatkan peluang keberhasilan reproduksi, baik melalui intervensi bedah maupun pendekatan konservatif, tergantung jenis kelainannya. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemeriksaan HSG dalam penegakan diagnosis dan pengelolaan infertilitas yang disebabkan oleh kelainan duktus mulerian, serta perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas metode diagnostik alternatif.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KELURAHAN OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG Wabang, Henny Yanti; Purnamaningrum, Yuliasti Eka; Santi, Mina Yumei
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.40172

Abstract

Cakupan ASI Eksklusif di Kota Kupang tahun 2018 (23,3%), pada tahun 2020 (41,86%), cakupan ini paling terendah dari 11 Puskesmas di Kota Kupang. Keberhasilan pemberian ASI Eksklusif sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Tujuan: Menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Metode: Penelitian deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan bulan Maret 2022. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi umur 6-11 bulan di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling berjumlah 91 orang. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan Chi square. Hasil: Sebagian besar responden tidak memberikan ASI Eksklusif berusia 20 sampai 35 tahun (58,0%), primipara (62,5%), pendidikan SMA (51,1%), tidak bekerja (58,3%).Responden sebgaian besar tidak memberikan ASI Eksklusif (57,1%) dan responden tidak memberikan ASI Eksklusif mendapatkan dukungan keluarga kurang baik (91,1%) dan yang memberikan ASI Eksklusif mendapatkan dukungan keluarga baik (97,1%). Hubungan bermakna antara dukungan keluarga meliputi dukungan emosional, informasional, instrumental dan penghargaan dengan pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Oesapa Kecamatan kelapa Lima Kota Kupang dengan nilai p-value 0,000. Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Oesapa Kecamatan kelapa Lima Kota Kupang. Disarankan Kabid KESGA membuat program pelatihan Konselor ASI dengan melibatkan keluarga secara langsung di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.