cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PENGARUH EDIBLE COATING KITOSAN EKSTRAK DAUN ANGGUR TERHADAP VITAMIN C DAN FENOLIK SUHU RUANG Puspitasari, Threeya Andriyani; Purwani, Eni; Kurnia, Pramudya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun anggur pada edible coating berbasis kitosan terhadap kadar vitamin C dan fenolik total buah anggur merah (Vitis vinifera L.) yang disimpan pada suhu ruang selama 7 hari. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan konsentrasi ekstrak daun anggur, yaitu 0%, 3%, 4%, dan 5%. Parameter yang diamati meliputi kadar vitamin C dan fenolik total yang diukur pada hari ke-0 dan hari ke-7 penyimpanan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun anggur memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kadar vitamin C pada buah anggur, baik pada awal maupun akhir penyimpanan, dengan kadar tertinggi diperoleh pada perlakuan konsentrasi 5%. Sementara itu, kandungan fenolik total menunjukkan peningkatan pada konsentrasi 3% di hari ke-0, namun mengalami penurunan pada konsentrasi yang sama di hari ke-7. Analisis statistik menggunakan Two Way Anova menunjukkan adanya interaksi yang signifikan antara konsentrasi ekstrak dan waktu penyimpanan terhadap kadar vitamin C dan fenolik total. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun anggur ke dalam edible coating berbasis kitosan efektif dalam mempertahankan kualitas nutrisi dan memperpanjang daya simpan buah anggur pada suhu ruang. Temuan ini mendukung potensi pemanfaatan bahan alami sebagai pengawet ramah lingkungan dalam industri pangan.
ANALISIS FAKTOR IBU DAN BAYI TERHADAP KEJADIAN STUNTING BALITA DI KABUPATEN OGAN ILIR Ermi, Nurmalia; Yuliarti, Yuliarti; Anggraini, Rini
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46679

Abstract

Stunting dapat menyebabkan dampak jangka pendek dan jangka panjang pada anak (morbiditas bahkan menjadi mortalitas). Stunting masih menjadi perhatian khusus untuk penanganannya di Indonesia, dampak yang ditimbulkan mempengaruhi keberlangsungan hidup dan menjadi patokan dari derajat kesehatan suatu bangsa. Prevalensi stunting Provinsi Sumatera Selatan sebesar 18,4%, masih diatas target nasional yaitu 14%. Kabupaten Ogan Ilir merupakan salah Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan dengan prevalensi kedua tertinggi kejadian stunting sebesar 24,9%. Untuk mengejar target nasional tersebut masih dibutuhkan intervensi yang berkelanjutan dengan indikator gizi spesifik dan indikator gizi sensitif. Tujuan Penelitian untuk menganalisis faktor ibu dan bayi terhadap kejadian stunting pada Balita di Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian jenis analitik observasional dengan pendekatan case control study. Tempat penelitian di Kabupaten Ogan Ilir dengan 9 desa lokus stunting. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, Balita stunting kelompok kasus dan Balita tidak stunting kelompok kontrol. Analisis data dengan analisis univariat dan bivariat. Terdapat hubungan antara tinggi badan ibu dengan kejadian stunting (p value= 0,0001, OR= 5,692, 95% CI 2,221-14,655), tidak terdapat hubungan jarak kelahiran (p value= 0,840 ), paritas (p value= 0,382), status gizi KEK (p value= 0,249), jumlah anggota keluarga (p value= 1,000), dan berat lahir bayi (p value = 0,120). Keadaan gizi ibu tidak hanya memberikan dampak negatif terhadap status kesehatan dan risiko kematian dirinya, tetapi juga kelangsungan hidup dan perkembangan janin yang dikandungnya, lebih jauh lagi terhadap pertumbuhan sampai usia dewasa. Diharapkan dapat melaksanakan percepatan penurunan prevalensi Stunting dengan intervensi spesifik dan sensitif yang dilakukan secara holistik, integratif, dan berkualitas secara berkesinambungan.
ANALISIS PENERAPAN PMK 6 TAHUN 2024 TERHADAP PEMENUHAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PELAYANAN KESEHATAN LANSIA Mukarromah, Umniyyatul; Nina, Nina; Purnamasari, Ratih
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46687

Abstract

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 6 Tahun 2024 menjadi landasan dalam pengelolaan keuangan untuk mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk layanan lansia di Indonesia capaian lansia. Studi awal penelitian ini di ambil di Puskesmas Ciwandan tingkat kemandirian B dan C dan melakukan wawancara maka di dapatkan penerapan PMK no 6 tahun 2024 tentang standar pelayanan Minimal yang masih kurang di sebabkan karenaKurangnya sosialisasi advokasi dan dukungan dari stakeholder, Tingkat partisipasi lansia rendah dikarenakan keterbatasan mobilitas dan dukungan keluarga, Kurangnya logistik dan akses, Pemahaman social budaya setempat, Kemampuan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) terkait geriatric masih kurang. Dari hal tersebut maka peneliti tertarik melakukan Penelitian dengan judul Analisis Penerapan PMK No 6 Tahun 2024 Terhadap Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciwandan Kota Cilegon Cilegon. Tujuan Penelitian mengetahui secara mendalam Analisis Penerapan PMK No 6 Tahun 2024 Terhadap Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal pelayanan kesehatan Lanjut usia Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciwandan Kota Cilegon. Penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan explorative melalui wawancara mendalam dengan panduan wawancara, dengan jumlah informan 5 orang. Hasil penelitian standarisasi jumlah dan kualitas barang dan jasa di temukan keterbatasan lansia KIT, ketidaktahuan petugas tentang observasi Activity Daily Living(ADL), ketidakpatuhan pengisian buku Kesehatan lanjut usia oleh kader. minimnya kepatuhan petugas dalam pengisian aplikasi ASIK. Pada Proses. Standar jumlah kualitas personil/sumber daya manusia Kesehatan tidak semua personil kebutuhan terpenuhi, dan Standar pelayanan minimal terdapat kendala masih rendahnya kepatuhan lansia untuk skrining, menurunnya minat lansia ke posyandu, kendala rujukan dan penyuluhan yang masih terbatas.
ANALISIS FAKTOR EFEK SAMPING OBAT, PSIKOLOGI, PENYAKIT PENYERTA, DAN PENGAWAS TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT Yuliani, Heny; Supriyatna, Rahmat; Zaharudin, Zaharudin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46725

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, terutama menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang organ lain. Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban TB tertinggi, dengan Provinsi Jambi menempati peringkat kelima dalam kasus TB paru. Pada tahun 2022, Jambi mencatat 5.308 kasus baru TB, meningkat dari 3.682 kasus pada tahun 2021. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan dapat menyebabkan kegagalan terapi, peningkatan angka kesakitan dan kematian, serta risiko Multi Drug Resistance (MDR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efek samping obat, faktor psikologis, penyakit penyerta, dan pengawasan minum obat terhadap kepatuhan pasien TB di Puskesmas Kuala Tungkal II. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan instrumen kuesioner. Sampel terdiri dari 55 pasien TB yang dipilih melalui stratified random sampling dari populasi 100 pasien. Analisis data meliputi univariat (distribusi frekuensi), bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63,6% pasien patuh terhadap pengobatan, sementara 36,4% tidak patuh. Faktor yang berhubungan signifikan dengan kepatuhan adalah efek samping obat (p=0,026), faktor psikologis (p=0,002), dan pengawasan minum obat (p=0,000). Pasien tanpa efek samping obat (88,2%) dan dengan kondisi psikologis positif (83,3%) lebih patuh. Pengawasan minum obat merupakan faktor dominan dalam meningkatkan kepatuhan pasien. Sebaliknya, penyakit penyerta tidak memiliki hubungan signifikan (p=0,302). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kepatuhan pasien dalam pengobatan TB.
STUDI KASUS: PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM UNTUK MENGURANGI NYERI PADA PASIEN DENGAN POST OPERASI ULKUS DM Manuel, Juniela; Widiati, Amrih
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46728

Abstract

Pasien dengan ulkus kaki diabetik (UKD) yang menjalani tindakan operasi, seperti amputasi, sering mengalami nyeri pasca operasi yang dapat mempengaruhi proses pemulihan dan kualitas hidup. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang efektif untuk mengatasi nyeri adalah teknik relaksasi napas dalam. Teknik ini bekerja dengan menstimulasi sistem saraf parasimpatis dan mendorong pelepasan endorfin, sehingga dapat membantu mengurangi persepsi nyeri serta memberikan efek tenang dan rileks pada pasien. Penerapan teknik relaksasi dalam pada pasien post operasi ulkus DM terbukti dapat menurunkan tingkat nyeri, meningkatkan kenyamanan, serta mendukung proses penyembuhan luka secara menyeluruh. Intervensi sederhana ini dapat dijadikan sebagai bagian dari terapi suportif yang mudah diterapkan dalam praktik keperawatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik relaksasi napas dalam untuk menurunkan nyeri post operasi ulkus DM. Desain penelitian menggunakan deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dengan memfokuskan implementasi keperawatan pada nyeri post ulkus DM dengan memberikan teknik relaksasi napas dalam. Adapun subjek dalam studi kasus berjumlah dua orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan intensitas skala nyeri pada kedua pasien dari skala 5 ke 3 dan 4 ke 2 setelah diberikan teknik relaksasi napas dalam. Kesimpulan: pemberian teknik relaksasi napas dalam dianggap efektif dan mempunyai dampak positif dalam menurunkan nyeri pada pasien post operasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI INTENTION TO REUSE LAYANAN TELEMEDICINE : STUDI TERHADAP GENERASI Z PENGGUNA APLIKASI HALODOC Gozali, Ivana Agustin; Kho, Ardi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46752

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh performance expectancy, effort expectancy, social influence, price value, facilitating conditions, perceived usefulness, perceived ease of use terhadap  intention to reuse yang dimediasi oleh user satisfaction. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan purposive sampling terhadap responden yang memenuhi kriteria, yaitu pengguna aplikasi Halodoc yang berdomisili di Jabodetabek dan masuk ke dalam kelompok usia generasi Z dengan menyebarkan keusioner berisi 45 pertanyaan dengan Skala Likert 1 – 5. Sebanyak 114 responden yang memenuhi kriteria masuk ke dalam penelitian ini. Data kemudian dianalisis dengan metode PLS-SEM menggunakan aplikasi SmartPLS 4.1.1.2. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa performance expectancy, dan facilitating conditions memberikan pengaruh positif tidak signifikan terhadap user satisfaction. Effort expectancy, dan social influence memberi pengaruh negatif secara tidak signifikan pada user satisfaction. Price value, perceived usefulness, dan perceived ease of use berpengaruh positif secara signifikan terhadap user satisfaction. Performance expectancy, price value, facilitating conditions, dan user satisfaction mempengaruhi positif secara tidak signifikan terhadap intention to reuse. Effort expectancy, dan perceived ease of use berpengaruh secara negatif tidak signifikan terhadap intention to reuse. Social influence dan perceived usefulness berpengaruh secara positif signifikan terhadap intention to reuse. User satisfaction sebagai variabel mediasi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hubungan antara performance expectancy, effort expectancy, social influence, price value, facilitating conditions, perceived usefulness, perceived ease of use dengan intention to reuse.
STIGMA MASYARAKAT TERHADAP KONDISI SOSIAL, KLINIS DAN PSIKOLOGIS PADA KUALITAS HIDUP PENYINTAS TUBERKULOSIS (TB) : LITERATURE REVIEW Panto, Normin; Perabu, Aderina; Brahmana, Widya; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad; Amalinda, Finta
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45842

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global. Meskipun pengobatan TB dinyatakan berhasil secara klinis, banyak penyintas TB tetap mengalami dampak jangka panjang yang signifikan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Salah satu tantangan utama yang dihadapi penyintas TB adalah stigma dari masyarakat yang dapat memperburuk kualitas hidup dan menghambat proses pemulihan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis dampak stigma masyarakat terhadap kondisi sosial, klinis, dan psikologis penyintas TB serta pengaruhnya terhadap kualitas hidup. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Data dikumpulkan dari empat basis data ilmiah (Google Scholar, PubMed, Semantic Scholar, dan Science Direct) dengan rentang tahun 2020–2025. Dari total 150 artikel yang ditemukan, delapan artikel dipilih setelah melalui proses penyaringan dan penilaian kelayakan. Sintesis data menunjukkan bahwa stigma terhadap TB muncul dalam berbagai bentuk, termasuk pengucilan sosial, diskriminasi, dan hambatan dalam mengakses layanan kesehatan. Stigma berdampak negatif terhadap kepatuhan pasien terhadap pengobatan, menurunkan keberhasilan terapi, serta meningkatkan beban psikologis seperti kecemasan, rasa malu, dan ketakutan. Perempuan dan kelompok dengan pendidikan rendah merupakan pihak yang paling terdampak. Selain itu, tidak tersedianya kebijakan rehabilitasi pasca-TB secara komprehensif memperburuk kondisi penyintas. Penanganan TB harus mencakup pendekatan multidimensi yang melibatkan edukasi masyarakat, dukungan psikososial, serta penguatan kebijakan berbasis bukti guna mengurangi stigma dan meningkatkan kualitas hidup penyintas TB.
MULTIDISPLINER TERHADAP FEMALE GENITAL MUTILATION / CUTTING (FGM/C) IMPLIKASI MEDIS, PSIKOSOSIAL DAN BUDAYA : LITERATURE REVIEW Hasanah, Uswatun; Mulyani, Prayitno; Jasin, Rocmat; Raharjo, Slamet; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46047

Abstract

Female Genital Mutilation/Cutting (FGM/C) adalah praktik tradisional berbahaya yang masih tersebar luas di berbagai negara, khususnya di Afrika Sub-Sahara, Timur Tengah dan Asia Selatan. Praktik ini tidak hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga membawa konsekuensi serius terhadap kesehatan fisik, psikologis, seksual dan sosial perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis berbagai studi terkait FGM/C dari perspektif multidisipliner guna memahami dampak dan strategi pencegahannya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA, dengan penelusuran data dari empat basis data utama: PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk periode 2020–2025. Dari 350 artikel awal, hanya 9 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa FGM/C berkontribusi pada disfungsi seksual, trauma psikologis, komplikasi obstetrik, serta kematian berlebih pada anak perempuan. Selain itu, beban ekonomi yang ditimbulkan terhadap sistem kesehatan sangat signifikan, dengan proyeksi mencapai miliaran dolar jika praktik ini tidak dihentikan. Tantangan utama dalam penghapusan FGM/C adalah kuatnya norma sosial dan budaya yang melanggengkan praktik ini, serta rendahnya kesiapan tenaga kesehatan dalam mendeteksi dan menangani kasus FGM/C, terutama di negara dengan komunitas migran. Studi juga menunjukkan bahwa pendekatan yang empatik dan berbasis komunitas, seperti komunikasi berpusat pada pasien, dapat meningkatkan kesadaran dan mengubah persepsi terhadap FGM/C. Kesimpulannya, eliminasi FGM/C membutuhkan strategi lintas sektor yang melibatkan intervensi hukum, edukasi, pendekatan budaya, serta pemberdayaan perempuan dan komunitas secara berkelanjutan.
PERAN KADER DALAM MEMPROMOSIKAN PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI PADA IBU HAMIL Juliana, Ayu Indri; Febriani, Wantasya; Purdawati, Purdawati; Zeca, ueeneera Adelcia Angelista; Safrudin, M. Bachtiar; Purdani, Kartika Setia; Widyastuti, Dwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46246

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih menjadi tantangan besar dalam bidang kesehatan masyarakat. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini adalah melalui Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Artikel ini merupakan review ilmiah yang bertujuan untuk mengevaluasi peran kader kesehatan dalam pelaksanaan P4K di tingkat masyarakat. Data dikumpulkan dari berbagai artikel penelitian yang relevan, dengan metode seleksi berdasarkan kriteria validitas, relevansi, dan kejelasan data. Hasil review menunjukkan bahwa kader memiliki peran signifikan dalam edukasi ibu hamil, pendampingan selama masa kehamilan, serta koordinasi rujukan saat terjadi komplikasi. Pelatihan dan pendampingan kader terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mereka. Penerapan metode “Satu Ibu Satu Kader (SISKA)” serta penggunaan media seperti Buku KIA juga memperkuat efektivitas intervensi. Keberhasilan peran kader dipengaruhi oleh pelatihan rutin, dukungan tenaga kesehatan, keterlibatan keluarga, serta insentif dan supervisi yang memadai. Kesimpulannya, pemberdayaan kader secara sistematis dan berkelanjutan merupakan strategi penting untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui implementasi P4K yang efektif.
HIDDEN BURDEN OF CORONARY MICROVASCULAR DISEASE IN A DIABETIC FEMALE NSTEMI PATIENT : A CASE-BASED CLINICAL PERSPECTIVE Kasego, Dorena; Hendriyanto, Pujo; Herwanto, Velma
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46388

Abstract

Penyakit mikrovaskular koroner (Coronary Microvascular Disease/CMD) semakin dikenal sebagai penyebab iskemia miokard pada pasien tanpa penyakit arteri koroner obstruktif, terutama pada perempuan dengan diabetes. Infark miokard non-ST elevasi (NSTEMI) dalam kelompok ini sering muncul dengan gejala atipikal dan temuan elektrokardiografi yang tidak spesifik, sehingga menyulitkan diagnosis dan penanganan yang tepat waktu  Seorang perempuan usia 50 tahun dengan riwayat diabetes melitus dan hipertensi datang dengan keluhan nyeri dada yang berlangsung lama tanpa elevasi segmen ST pada elektrokardiogram. Evaluasi kardiak menunjukkan NSTEMI anterior, namun tidak ditemukan obstruksi pada pembuluh koroner epikardial. Karakteristik klinis dan demografis pasien mengarah pada dugaan disfungsi mikrovaskular koroner. Pasien ditatalaksana secara konservatif dengan terapi antiplatelet ganda, antihipertensi, dan pengendalian metabolik. Kasus ini menggambarkan permasalahan tersembunyi CMD pada perempuan dengan diabetes, di mana cedera iskemik dapat terjadi meskipun hasil angiografi tampak normal. CMD melibatkan disfungsi endotel, penurunan cadangan aliran koroner, dan aktivasi inflamasi, yang semakin nyata dalam kondisi diabetes. Alat diagnostik konvensional seringkali tidak memadai untuk mendeteksi CMD, sehingga diperlukan kecurigaan klinis yang tinggi. CMD perlu dipertimbangkan pada perempuan dengan diabetes yang mengalami NSTEMI, terutama jika perubahan elektrokardiografi minimal dan wilayah infark melibatkan miokard anterior. Pengakuan dini dan terapi yang ditargetkan sangat penting untuk menurunkan risiko kardiovaskular jangka panjang pada subpopulasi berisiko tinggi ini.