cover
Contact Name
Dawam Multazamy Rohmatulloh
Contact Email
-
Phone
+6285230950123
Journal Mail Official
amalee.insuri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bathoro Katong 32, Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement
ISSN : 27157997     EISSN : 27160750     DOI : https://doi.org/10.37680/amalee
Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement focuses on community engagement program, applied science in community to advance theories, research and practices related to all forms of outreach and engagement. Community engagement means services to society, applying science and technology based on their field, increasing the capacity of society and community empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 403 Documents
Peningkatan Keterampilan Kerajinan Tangan pada Ibu-Ibu Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Kampung Bulang Kota Tanjungpinang: Improving Handicraft Skills for Recipients of the Program Keluarga Harapan (PKH) in Kampung Bulang Kota Tanjungpinang Solina, Emmy; Syafiti, Rahma; Elsera, Marisa; Rahmawati, Nanik; Ihsan, Muhammad
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1309

Abstract

The problem of poverty in Indonesia is a challenge faced by the government from time to time, poverty is a complex problem that requires special handling and programs. This activity aims to provide solutions for the people of Kampung Bulang of Tanjungpinang City, Riau Island of Indonesia, through empowering family life by providing handicraft training that has a selling value to the community so that it can increase the economy and family income. The program method is a descriptive, qualitative approach with service-based methods or service work procedures in the form of training, discussion and simulation. After implementing the program and analysing it thoroughly, the program is proven to be able to increase the income and standard of living of PKH recipients by developing a business from patchwork handicrafts. Masalah kemiskinan di Indonesia merupakan tantangan yang dihadapi pemerintah dari waktu ke waktu, kemiskinan merupakan masalah yang kompleks sehingga memerlukan penanganan dan program khusus. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi masyarakat Kampung Bulang Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau Indonesia, melalui pemberdayaan kehidupan keluarga dengan memberikan pelatihan kerajinan tangan yang memiliki nilai jual kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan pendapatan keluarga. Metode program adalah deskriptif, pendekatan kualitatif dengan metode berbasis pengabdian masyarakat atau prosedur kerja pelayanan berupa pelatihan, diskusi dan simulasi. Setelah program dilaksanakan dan dianalisis secara menyeluruh, program tersebut terbukti mampu meningkatkan pendapatan dan taraf hidup penerima PKH dengan mengembangkan usaha dari kerajinan kain perca.
Inisiatif Masyarakat dan Peran Perusahaan dalam Mitigasi Perubahan Iklim di Kawasan Perkebunan Sawit: Community Initiatives and Company's Role in Climate Change Mitigation in Oil Palm Plantation Areas Yesi, Yesi; Jalil, Ashaluddin; Sugiyanto, Seger
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i2.1317

Abstract

Abstract: The purpose of this paper is to review community initiatives in dealing with climate change in oil palm plantation areas. We use descriptive qualitative methods as well as apply the participatory Action Research (PAR) method to encourage community action. The results showed that oil palm plantations had a positive impact in the form of improving the community's economy and negative impacts, namely a clean water crisis and erratic hot and rainy weather. Therefore, to anticipate the worsening impact of the existence of oil palm plantations, the community has an initiative by planting medicinal plants, food plants, flowers, carrying out environmental conservation campaigns, making environmentally friendly fertilizers, making biopores, biogas, making gazebos, green houses, giving seeds plants and provision of fish seeds. All these initiatives were strengthened by the support of various parties from the regional government and the Pertamina Hulu Energi Kampar company in the form of Corporate Social Responsibility (CSR) program support. Abstrak: Tujuan tulisan ini adalah mengulas mengenai inisiatif masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim di kawasan perkebunan kelapa sawit. Kami menggunakan metode kualitatif deskriptif juga menerapkan metode participatory Action Research (PAR) untuk mendorong terjadinya aksi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkebunan sawit memberikan dampak positif berupa peningkatan ekonomi masyarakat dan dampak negatif yaitu krisis air bersih serta cuaca panas maupun hujan yang tidak menentu. Oleh karena itu untuk mengantisipasi semakin memburuknya dampak dari adanya perkebunan kelapa sawit tersebut masyarakat memiliki inisiatif dengan menanam tanaman obat, tanaman pangan, bunga, melakukan kampanye pelestarian lingkungan, membuat pupuk ramah lingkungan, pembuatan biopori, biogas, pembuatan gazebo, green house, pemberian bibit tanaman serta pemberian bibit ikan. Seluruh inisiatif tersebut diperkuat dengan dukungan berbagai pihak dari pemerintah daerah dan perusahaan Pertamina Hulu Energi Kampar dalam bentuk dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Pengenalan Digital Dalam Membentuk Milenial Kreatif Untuk Menghadapi Era Society 5.0 Di Kabupaten Enrekang: Digital Introduction To Shape Creative Millenials To Face The Society 5.0 Era In Enrekang District Endang, Andi Hutami; Pramita, Andi Jumiati; Syahruddin, Ahmad Dzulfajri; Syafaat, Muhammad; Ismaya, Ismaya
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i2.1321

Abstract

prioritizing the millennial generation who are creative with digital in the era of society 5.0 is a must for Engkreng District. This is because it produces a lot of digital transformation, especially in the field of Education which can create opportunities for more creative and highly competitive human resources. Introduction and training on the proto.io and google site form platforms, with data collection methods as follows: the preparation stage and the implementation stage. During the activity the lecture and practice methods were accompanied by demonstrations where participants were provided with modules for practicum. The background to this collaboration is the need to provide a basis for digitization and understand the relevance of technology in the era of society 5.0. With this activity, the organizers realize how important technology is in this era. Participants also realized that currently there are many facilities on the internet that can be used to support participants' creativit. memprioritaskan generasi milenial yang kreatif dengan digital di era society 5.0 adalah suatu keharus oleh Kabuoaten Engkreng. Hal ini karena menghasilkan banyak transformasi digital terutama di bidang Pendidikan yang dapat menciptakan peluang untuk sumber daya manusia yang lebih kreatif dan daya saing tinggi. Kegiatan pengenalan dan pelatihan plat form proto.io dan google site, dengan metode pengumpulan data sebagai berikut tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Selama kegiatan berlangsung metode ceramah dan praktek yang disertai dengan demonstrasi dimana peserta dibekali modul untuk praktikum. Latar belakang kolaborasi ini adalah kebutuhan untuk memberikan dasar digitalisasi dan memahami relevansi teknologi di era society 5.0. Dengan kegiatan ini, penyelenggara menyadari betapa pentingnya teknologi di zaman ini. Peserta juga menyadari bahwa saat ini ada banyak fasilitas di internet yang dapat digunakan untuk mendukung kreatifitas peserta.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dengan Produktivitas dan Peluang Usaha melalui Pelatihan Abon Lele di Kabupaten Sleman: Empowering Women Farmer Groups with Productivity and Business Opportunities through Shredded Lele Training in Sleman Regency Prasetyo, Satria Iman; Nugroho, Aris Widyo
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i2.1322

Abstract

Abstract: This empowerment program aims to increase productivity and open business opportunities for the Women Farmers Group (KWT) through training in processing catfish floss in Padukuhan Soromintan. KWT problems, such as the lack of processed agricultural products and difficulties in marketing their harvests, have caused the low productivity of the KWT Mugi Lancar to be the reason for the intense business productivity. Based on this, this empowerment conceptualizes the program as a follow-up to solving the problems faced by KWT Mugi Lancar through training in processing catfish floss. The implementation method has five stages: problem identification, conceptualization, success indicators, validation, and application. The results of the implementation of community empowerment show that the catfish floss processing training is divided into two types of exercise, namely theory and practice, which includes training on catfish floss processing, packaging, and legality submissions to marketing. The result shows a level of understanding of the catfish-shredded training participants. This is expected to increase the motivation of KWT Mugi Lancar to carry out business productivity through processing catfish floss. Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan membuka peluang usaha Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui pelatihan pengolahan abon lele di Padukuhan Soromintan. Minimnya olahan hasil pertanian dan kesulitan dalam memasarkan hasil panen menyebabkan rendahnya produktivitas usaha KWT Mugi Lancar. Berdasarkan hal tersebut pemberdayaan ini mengkonseptualisasikan program sebagai tindak lanjut untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh KWT Mugi Lancar melalui pelatihan pengolahan abon lele. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahapan di antaranya identifikasi masalah, konseptualisasi, indikator keberhasilan, validasi, dan aplikasi. Hasil akhir menunjukkan peningkatan motivasi KWT Mugi Lancar dalam produktivitas usaha melalui pengolahan abon lele.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Mandi Padat Alami Berbasis Daun Kelor: Village Community Empowerment through Moringa-Based Bar Soap Manufacturing Workshop Rani, Karina Citra; Eka Jayani, Nikmatul Ikhrom; Tandelilin, Elsye; Darmasetiawan, Noviaty Kresna
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1327

Abstract

Desa Bogo merupakan desa yang terletak di Bojonegoro dan memiliki potensi alam tanaman kelor. Daun kelor mengandung berbagai macam senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Kandungan senyawa fenolik dan antioksidan pada daun kelor bermanfaat untuk melindungi kulit dari radikal bebas dan menghambat penuaan kulit. Berdasarkan potensi tersebut, Tim PPDM Sentra Kelor Desa Bogo dari Universitas Surabaya menginisiasi suatu program pelatihan pengolahan serbuk daun kelor menjadi produk pemeliharaan kulit. Tujuan dari pelatihan tersebut adalah memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Rejeki dan BUMDES Langgeng Makmur untuk melakukan pengolahan daun kelor menjadi sabun mandi padat alami. Luaran dari pelatihan tersebut adalah peningkatan ketrampilan, pengetahuan, kesehatan, dan pendapatan masyarakat desa Bogo. Metode yang digunakan dalam kegiatan tersebut adalah pelatihan (ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi), difusi teknologi tepat guna, dan advokasi (pendampingan). Hasil dari pelaksanaan program ini adalah produk sabun mandi padat alami berbasis daun kelor sebagai varian produk kelor Desa Bogo. Selain itu, KWT Sri Rejeki juga telah mampu melaksanakan produksi sabun padat secara konsisten berdasarkan prosedur operasional standar. Melalui kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa diversifikasi produk berupa sabun kelor mampu meningkatkan daya tarik masyarakat sekitar dalam pemanfaatan kelor bagi kesehatan kulit sehingga meningkatkan pendapatan warga Desa Bogo melalui penjualan produk.
Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pendidikan, Kewirausahaan, dan Lingkungan di Kampung Parumasan Kota Serang: Community Empowerment on Education, Entrepreneurship and Environment Issues at Parumasan Village, Serang City Aulia, Rida; Kusumastuti, Retno
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1349

Abstract

Kampung Parumasan of Serang City, Banten province of Indonesia, is a centre of Kerupuk Bawang production as a substitute for Emping chips when melinjo (Gnetum gnemon), the emping material, are not available. However, humble packaging and ineffective online marketing strategies are becoming a problem for them. Besides, waste disposal of used frying oil is also feared to interfere with the environment. Furthermore, the kampung also does not have a public library or park for children so they are becoming overwhelmed with their gadgets. Therefore, three interesting issues of Kampung Parumasan then became the fundamental idea for the community empowerment team of Universitas Indonesia. Carried out from September to November 2021 every Saturdays and Sundays, by focusing on entrepreneurship, education, and environment issues, the purpose of the program is to increase public knowledge through product packaging and marketing training, children's reading interest through reading park activities, and socializing the movement of growing vegetables and trees in the kampung area. Kampung Parumasan Kota Serang, Provinsi Banten, Indonesia, merupakan sentra produksi Kerupuk Bawang sebagai pengganti emping ketika bahan emping melinjo (Gnetum gnemon) tidak tersedia. Namun, kemasan yang sederhana dan strategi pemasaran online yang tidak efektif menjadi masalah bagi mereka. Selain itu, pembuangan limbah minyak goreng bekas juga dikhawatirkan akan mengganggu lingkungan. Apalagi kampung ini juga tidak memiliki perpustakaan umum atau taman untuk anak-anak sehingga mereka kewalahan dengan gadget mereka. Oleh karena itu, tiga isu menarik dari Kampung Parumasan tersebut kemudian menjadi gagasan mendasar bagi tim pemberdayaan masyarakat Universitas Indonesia. Diselenggarakan pada bulan September s/d November 2021 setiap hari Sabtu dan Minggu, dengan fokus pada isu kewirausahaan, pendidikan, dan lingkungan, program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pelatihan pengemasan dan pemasaran produk, minat baca anak melalui kegiatan taman bacaan, dan sosialisasi. pergerakan menanam sayuran dan pohon di kawasan kampung.
Peningkatan Kapasitas Ibu Rumah Tangga dalam Pencegahan Stunting Berbasis Pemanfaatan Potensi Lokal: Capacity Building of Housewives in Stunting Prevention Based on Local Potential Utilization Susanti, Rina; Kadarisman, Yoskar; Ramadhani, Yola
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1350

Abstract

Stunting prevention efforts need to be encouraged and pursued at the bottom level. Increasing parental knowledge and utilizing the potential of local or available plants in the surrounding environment becomes one of the alternatives. This service activity is carried out in Suka Maju Village of Pekanbaru City which has 5 cases of stunting. The main target group is family members with cases of stunting and coupled with groups of mothers who have children under five. Devotional activities are carried out by combining the methods of lectures and demonstrations. As a result, the Target group's knowledge of the symptoms, causes, and impacts of stunting increased by 38% from pre-test and post-test results. Moringa plants that are available in the surrounding environment become utilized for stunting prevention by processing their leaves into moringa leaf ice cream that is preferred by all age groups Tujuan pengabdian ini membantu dalam mendorong upaya percepatan pencegahan stunting pada level rumah tangga. Peningkatan pengetahuan orang tua dan pemanfaatkan potensi tanaman lokal atau yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi salah satu alternatif yang sangat penting dalam mendukung percepatan pencegahan stunting. Kegiatan pengabdiaan ini dilakukan di Kelurahan Suka Maju, Kota Pekanbaru dengan alasan utama didasarkan pada jumlah kasus yang dimiliki, yaitu terdapat 5 kasus stunting. Kelompok sasaran utama adalah anggota keluarga dengan kasus stunting ditambah dengan kelompok ibu-ibu yang memiliki balita. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode Participatory Rurral Appraisal. Hasilnya, pengetahuan kelompok sasaran terhadap gejala, penyebab, dan dampak stunting mengalami peningkatan sebesar 38% dari hasil pre-test dan post-test. Tanaman kelor yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi bermanfaat untuk pencegahan stunting dengan mengolah daunnya menjadi es krim daun kelor yang disukai semua kelompok umur.
Children's Rights In Public Spaces: Study Of Laman Boenda Park In Tanjungpinang City Solina, Emmy; Rahmawati, Nanik; Igiasi, Teguh Sentiadika
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i2.1360

Abstract

This study aims to reveal some of the rights of children in public spaces by creating child-friendly public spaces after the description of children's rights in public spaces. Public space in urban areas has been transformed into a space for activities for urban communities such as the people of Tanjungpinang City. This study also reveals the variety of children's activities in the park, both with family and friends. This study also describes children's rights in their activities in public spaces by analyzing them with the eyes of a sociological study derived from various regulations regarding Child-Friendly Cities. This study uses a qualitative research method, where In obtained the informants through accidental sampling technique. The results of this study are expected to contribute ideas in dealing with urban problems in Tanjungpinang. They can also be an inspiration for families to be active in child-friendly public spaces. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap beberapa hak anak di ruang publik dengan menciptakan ruang publik yang ramah anak setelah penjabaran hak anak di ruang publik. Ruang publik di kawasan perkotaan telah menjelma menjadi ruang aktivitas bagi masyarakat perkotaan seperti masyarakat Kota Tanjungpinang. Studi ini juga mengungkap ragam aktivitas anak-anak di taman, baik bersama keluarga maupun teman. Kajian ini juga memaparkan hak-hak anak dalam beraktivitas di ruang publik dengan menganalisisnya dengan kacamata kajian sosiologis yang bersumber dari berbagai regulasi tentang Kota Layak Anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana In memperoleh informan melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikiran dalam menghadapi permasalahan perkotaan di Tanjungpinang. Mereka juga bisa menjadi inspirasi bagi keluarga untuk aktif di ruang publik ramah anak.
Perumusan Strategi Pengembangan Desa Wisata Tritik Kabupaten Nganjuk Berbasis Analisis SWOT: Building a Tritik Tourism Village Development Strategy in Nganjuk Regency Based on SWOT Analysis Dewi, Putri Juwita Shinta; Fahmi, Muhammad Ilham; Herachwati, Nuri; Agustina, Tri Siwi
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1370

Abstract

The absence of a tourism village development strategy can result in the potential of Tritik Village not being utilized properly as a tourist destination. This development strategy aims to help the community plan the development of their area as a tourist village so that they have an understanding of their strengths, weaknesses, opportunities, and threats. Researchers with the community formulate a strategy using a SWOT analysis that has been identified through interviews and observations through community empowerment activities in Tritik Village. Researchers present the results of the identification of the factors which are then processed into a SWOT analysis diagram so that they can help the community and stakeholders better understand and analyze it so that the right strategy is obtained in developing a tourist village in the Tritik Village area. The results of this study indicate that the strategy that can be applied is the Strenght Opportunity strategy in which the strategy is carried out by utilizing all strengths to seize and take advantage of opportunities as much as possible. Tidak adanya strategi pengembangan desa wisata yang diterapkan dapat mengakibatkan potensi wisata yang dimiliki pada Desa Tritik tidak termanfaatkan dengan baik. Strategi pengembangan ini bertujuan untuk membantu masyarakat merencanakan pengembangan wilayahnya sebagai desa wisata agar mereka memiliki pemahaman tentang faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki oleh desa tersebut. Peneliti bersama masyarakat merumuskan strategi dengan menggunakan analisis SWOT yang telah diidentifikasi dengan cara wawancara dan observasi melalui aktivitas pemberdayaan masyarakat di Desa Tritik. Peneliti menyajikan sebuah hasil identifikasi faktor-faktor internal yang meliputi faktor kekuatan dan kelemahan, serta faktor eksternal yang meliputi faktor peluang dan ancaman. Selanjutnya diolah ke dalam suatu diagram analisa SWOT agar masyarakat dan stakeholder lebih memahami dan menganalisa faktor-faktor tersebut sehingga didapatkan sebuah strategi yang tepat dalam mengembangkan desa wisata di wilayah Tritik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan terlebih dulu adalah strategi SO (Strenght Opportunity) di mana strategi tersebut dijalankan dengan mendayagunakan seluruh kekuatan dalam mendapatkan dan atau memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.
How Indonesian Women Micro and Small Entrepreneurs Can Survive in Covid-19 Pandemic? Nugroho, Lucky; Badawi, Ahmad; Hidayah, Nurul
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1375

Abstract

This article aims to analyze the conditions and success tips of micro and small women entrepreneurs during the covid-19 pandemic. This article is the output of community service lecturers at Mercu Buana University. The method used is socialization for micro and small women entrepreneurs assisted by the North Meruya Village, West Jakarta, Indonesia. Moreover, the article method uses descriptive data supported by primary data collected from eight micro and small women entrepreneurs who participated in the socialization. The result of this socialization activity is that it is known that the sales turnover of micro and small entrepreneurs during the COVID-19 pandemic has decreased significantly. However, there are tips for micro, and small women entrepreneurs who can survive and increase their sales turnover through e-commerce in promoting, marketing, and selling their products and services. This study implies that micro and small women entrepreneurs need to innovate in running their businesses and maintain their sales turnover by switching to the business transaction process supported by digital applications.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 1 (2026): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 6 No 1 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 1 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 5 No. 2 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 5 No 2 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 5 No. 1 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 5 No 1 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 4 No 2 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 4 No. 2 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 4 No 1 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 2 No. 2 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 2 No 2 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 2 No 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 2 No. 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 1 No. 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 1 No. 1 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 1 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement More Issue