JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles
1,568 Documents
Asuhan Keperawatan Gangguan Integritas Jaringan/Kulit pada Pasien Ny. O dengan Ulkus Dekubitus di Iryou Houjin Aiwakai Ikeda En
Hidayannah, Uji Niswa;
Susanti, Indri Heri;
Sundari, Ririn Isma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i2.5963
Ulkus dekubitus pada lansia akibat tekanan berkepanjangan memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini didasarkan pada tantangan perawatan lansia di Jepang, di mana populasi lanjut usia semakin meningkat, sehingga masalah ulkus dekubitus menjadi perhatian utama dalam pelayanan kesehatan. Metode studi kasus digunakan sebagai metode dalam melakukan asuhan keperawatan gangguan integritas jaringan/kulit pada pasien melalui proses keperawatan selama 3 hari. Kasus yang dikaji adalah lansia berusia 75 tahun dengan ulkus dekubitus tahap II di pinggang bagian belakang (atas gluteal). Pengkajian dilakukan secara menyeluruh menggunakan metode head-to-toe, skala fungsi kesehatan Gordon, penilaian nyeri dengan skala PQRST, serta pengkajian khusus pada lansia. Diagnosis utama yang ditegakkan adalah gangguan integritas kulit/jaringan, dengan diagnosis kedua nyeri kronis. Intervensi yang dilakukan meliputi perawatan luka menggunakan obat topikal berbahan gula dan povidone-iodine, reposisi posisi miring kanan dan kiri setiap 2 jam, serta manajemen nyeri untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Hasil menunjukkan bahwa selama 3 hari belum terdapat perbaikan signifikan pada kondisi luka, namun intensitas nyeri menurun sehingga memberikan kenyamanan lebih baik bagi pasien. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa kombinasi perawatan luka dan manajemen nyeri efektif dalam mengurangi nyeri kronis, meskipun penyembuhan luka memerlukan waktu lebih lama. Pendekatan holistik, kolaboratif, dan perawatan berkelanjutan diperlukan untuk mempercepat pemulihan ulkus dekubitus pada lansia.
Hubungan Efikasi Diri terhadap Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Penderita Hipertensi
Sulayfiyah, Tri Nili;
Suryadi, Mohammad Shiddiq;
Wahyuni, Ida
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5969
Hipertensi merupakan salah satu penyakit komorbid dan sering disebut silent killer tanpa gejala awal yang jelas sehingga memerlukan gaya hidup sehat umtuk mencegah adanya komplikasi ataupun kematian. Dalam menerapkan gaya hidup sehat, pasien hipertensi perlu adanya efikasi diri. Efikasi diri diperlukan untuk meningkatkan kesehatan melalui keyakinan diri dalam menjalankan gaya hidup sehat. Berdasarkan Riskesdas pada tahun 2018 prevalensi hipertensi di Indonesia diperkirakan mencapai 34,1% pada penduduk berusia di atas 18 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan efikasi diri terhadap kepatuhan gaya hidup sehat pada penderita hipertensi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini studi kuantitatif yang menggunakan pendekatan cross-sectional, sampel 88 responden penderita hipertensi di Desa Kowel yang dipilih melalui metode purposive sampling. Alat ukur menggunakan koesioner, data dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05). Penilitian ini didapatkan p value 0,000 yang berarti ada hubungan antara efikasi diri terhadap kepatuhan gaya hidup sehat padapasien hipertensi, dengan menunjukkan mayoritas responden memiliki self efficacy tinggi dengan gaya hidup sehat sebanyak 73 (83,0%) responden. Terdapat hubungan yang bermakna antara efikasi diri dengan gaya hidup pada pasien hipertensi. Semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi pula gaya hidup sehat.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Buku Saku Imunisasi PCV terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Pemberian Imunisasi PCV pada Balita
Agusriani, Lasty;
Fetriyah, Umi Hanik;
Mahdiah, Dede;
Nito, Paul Joae Brett
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i2.5981
Imunisasi PCV adalah salah satu imunisasi wajib dari pemerintah untuk mencegah penyakit pneumonia. Anak yang tidak diberikan imunisasi PCV beresiko besar mengalami pneumonia. Capaian imunisasi PCV di Puskesmas Bawan pada tahun 2024 rata-rata hanya mencapai 36,2%, salah satu upaya meningkatkan cakupan yaitu dengan memberikan informasi melalui pendidikan kesehatan pada ibu yang memiliki bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan dengan menggunakan media buku saku imunisasi PCV terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian imunisasi PCV pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bawan. Jenis penelitian kuantitatif pra experimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Responden pada penelitian ini adalah sebanyak 30 orang ibu yang memiliki anak berusia 0-2 bulan. Pengumpulan data menggunakan Buku Saku Imunisasi PCV dan kuisioner. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Pengetahuan ibu sebelum dilakukan pendidikan kesehatan nilai rata-ratanya 6,37. Sedangkan pengetahuan ibu sesudah dilakukan pendidikan kesehatan nilai rata-ratanya 9,03. Nilai rata-rata sikap ibu sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebesar 16,53 dan nilai rata-rata sikap ibu sesudah dilakukan pendidikan kesehatan sebesar 21,43. Uji Analisa bivariat pada pengetahuan ibu didapatkan p value 0,000 dan sikap ibu 0,000. Pendidikan kesehatan menggunakan media buku saku imunisasi PCV efektif meningkatka pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian imunisasi PCV pada balita.
Hubungan Self Care dengan Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus
Anggraeni, Putri Luthfiana;
Sukarmin, Sukarmin;
Yulisetyaningrum, Yulisetyaningrum
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i2.5990
Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sehingga dapat menurunkan kualitas hidup penderita. Kualitas hidup yang tidak dipelihara dengan baik dapat menyebabkan komplikasi bahkan dapat meningkatkan angka kematian. Salah satu tindakan dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup yakni dilakukan self care. Self care merupakan perawatan diri secara mandiri untuk memelihara kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self care dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus dengan hasil pengukuran self care pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Sukolilo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitif. Populasi terdiri dari 202 pasien diabetes diabetes melitus yang terdata di Puskesmas Sukolilo. Sampel penelitian berjumlah 133 responden, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data pola self care dan kualitas hidup dikumpulkan melalui kuesioner, sementara perlu adanya pengukuran gula darah. Analisis antar variabel dilakukan menggunakan uji korelasi pearson. Data tentang self care dengan kualitas hidup dikumpulkan kuesioner, sedangkan analisis menggunakan uji spearman rho untuk data berkontribusi tidak normal hasilnya menunjukkan diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara self-care dan kualitas hidup pada pasien Diabetes Melitus. Selain itu, nilai correlation coefficient (r) sebesar 0,419 menunjukkan adanya korelasi positif dengan kekuatan korelasi sedang. Hal ini berarti bahwa semakin baik tingkat self care yang dilakukan oleh pasien, maka semakin baik pula kualitas hidup yang mereka rasakan.
Penatalaksanaan Holistik pada Anak dengan Dermatitis Kontak Alergi dengan Skabies melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga
Sefin, Ilu Salsabila;
Saftarina, Fitria
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i2.5993
Data epidemiologi di Indonesia memperlihatkan bahwa 97% dari seluruh kasus penyakit kulit adalah dermatitis kontak. Prevalensi skabies di dunia mencapai 300 juta orang di setiap tahunnya. Kedua penyakit ini seringkali diabaikan karena tidak mengancam kehidupan. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat secara holistik dengan menggunakan pendekatan kedokteran keluarga untuk mencapai keberhasilan terapi. Pelayanan dokter keluarga berbasis evidence based medicine dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan yang bersifat family approach dan patient centered. Studi ini merupakan laporan kasus. Data yang diperoleh yaitu data primer didapat melalui alloanamnesis, pemeriksaan fisik, serta kunjungan ke rumah dan data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Dilakukan penatalaksanaan holistik yaitu intervensi dengan menggunakan media poster. Pada evaluasi, didapatkan hasil berupa pemahaman mengenai penyakit yang lebih baik dan perubahan perilaku yang berdampak pada keberhasilan terapi. Setelah dilakukan tatalaksana holistik dan komprehensif pasien mengalami peningkatan pengetahuan mengenai penyakit sebesar 37,5 poin. Keluhan gatal dan bintil pada kulit berkurang dan pasien sudah memperbaiki kebersihan diri dan lingkungan.
Penatalaksanaan Holistik pada Pasien Wanita Usia 33 tahun dengan Infeksi Saluran Kemih Non-Spesifik melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga
Maulana, Dhani Achmad;
Karyus, Aila
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i2.5996
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah penyakit infeksi oleh adanya jumlah mikroorganisme pada saluran kemih yang melebihi batas normal. Jumlah penderita ISK di Indonesia adalah 90-100 kasus per 100.000 penduduk atau sekitar 180.000 kasus per tahun. Menerapkan pelayanan dokter keluarga dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis Evidence-Based Medicine yang bersifat patient-centered, family-approach, dan community oriented. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis (autoanamnesis), pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah untuk melengkapi berkas keluarga, data psikososial, dan lingkungan. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien di Puskesmas. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Setelah dilakukan intervensi didapatkan perbaikan gejala klinis serta skor pengetahuan pasien yang meningkat sebanyak 40 poin, pasien menjaga personal hygiene nya dan keluarga pasien memahami penyakit yang diderita oleh pasien. Telah dilakukan penatalaksanaan holistik dengan pendekatan dokter keluarga Ny. K usia 33 tahun dengan Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang disesuaikan berdasarkan diagnostik holistik awal. Intervensi yang dilakukan telah menambah pengetahuan pasien dan mengubah beberapa perilaku pasien dan keluarganya, yang ditunjukkan dengan perbaikan pada diagnostik holistik akhir.
Hubungan Gagal Jantung dengan Hiponatremia
Salam, Furqon Rizki;
Khotimah, Neng Nurul;
Rahmadani, Lenni;
Yuniar, Regina Venus;
Puteri, Silvany Eka;
Sopiah, Popi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6009
Gagal jantung merupakan kondisi klinis yang kompleks dengan tingkat mortalitas tinggi dan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko mortalitas pada pasien gagal jantung adalah hiponatremia. Pengobatan gagal jantung yang bersifat kompleks memerlukan pantauan asupan cairan dan elektrolit terutama elektrolit dalam darah salah satunya natrium karena, ketika cairan dan elektrolit tersebut di bawah kadar normal dapat menjadi masalah berat bagi penderita gagal jantung. Penelitian dilakukan menggunakan metode literatur scooping review secara sistematis dengan teknik pengumpulan data menggunakan database Google Schoolar, OpenAlex dan Pubmed. Dari ketiga database tersebut, artikel yang diseleksi dari keyword dan kriteria tahun 2015 - 2024 berjumlah 411. Kemudian artikel diseleksi kembali berdasarkan judul yang relevan dengan topik dan di dapatkan sebanyak 56 Artikel yang sesuai. Setelah itu, artikel ditinjau, dibaca kembali dengan kriteria eksklusi dan mendapatkan sebanyak 44 artikel dan tahap akhir dievaluasi sehingga menafsirkan semua penelitian yang tersedia dan peneliti mendapatkan 7 artikel yang pokok pembahasannya sesuai dengan topik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara hiponatremia dan kejadian mortalitas pada pasien gagal jantung. Pasien dengan hiponatremia memiliki risiko enam kali lebih tinggi untuk mengalami mortalitas dibandingkan dengan pasien yang tidak mengalami hiponatremia, sehingga diperlukan pemantauan penggunaan obat terhadap keseimbangan cairan dan natrium.
Penatalaksanaan pada Wanita Menyusui dengan HIV melalui Pendekatan Dokter Keluarga
Putri, Hanifah Sapto;
Mayasari, Diana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6015
Insiden kasus baru HIV yang terjadi pada tahun 2022 yaitu sebanyak 1,3 juta orang di dunia dengan 130.000 anak yang baru tertular HIV. Transmisi vertikal menyumbang 92% sebagai penularan utama infeksi HIV pada anak berusia kurang dari 13 tahun. Penerapan pelayanan dokter keluarga berbasis evidence based medicine pada pasien dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan patient centered dan family approach. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui autoanamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitatif dan kuantitatif. Pasien Ny. S, 31 tahun, secara klinis pasien didiagnosis dengan HIV (ICD 10-B20) dan breast engorgement (ICD 10-P83.4). Pasien memiliki risiko internal berupa riwayat operasi sebelumnya, dan kurangnya pengetahuan mengenai penyakit yang diderita. Penatalaksanaan berdasarkan pendekatan dokter keluarga dapat meningkatkan pengetahuan serta sikap pasien dalam menghadapi kondisinya penyakitnya dan kondisi bayinya. Peran dan dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam perawatan dan pengobatan pasien dan bayinya.
Hubungan Pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan Perilaku Pencegahan Penyebaran pada Populasi Lelaki Seks Lelaki (LSL)
Wiyono, Henry;
Rahmita, Yetti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6018
HIV/AIDS paling banyak menyerang kelompok usia produktif di Indonesia termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah. Kejadian HIV/AIDS meningkat dari tahun ke tahun dimana populasi kunci seperti populasi Lelaki Seks Lelaki (LSL) menjadi jumlah terbanyak yang terinfeksi HIV daripada populasi lainnya. Oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan tentang HIV/AIDS dan perilaku terhadap pencegahan penularan HIV/AIDS terutama kelompok LSL tentang HIV/AIDS untuk mencegah peningkatan kasus HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku pencegahan penyebaran pada populasi Lelaki Seks Lelaki (LSL) di UPTD Puskesmas Panarung Palangka Raya. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan cross-sectional menggunakan Uji Statistik Fisher’s Exact Test. Sampel penelitian ditentukan dengan Teknik Consecutive Sampling dengan jumlah sampel 47 LSL di UPTD Puskesmas Panarung. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasil uji validitas dan reliabilitas kuesioner pengetahuan didapatkan nilai r 0,8046 > 0,361 sedangkan kuesioner perilaku didapatkan nilai alpha cronbach 0,953 yang artinya sangat reliabel. Hasil Penelitian: Pada uji bivariat dengan menggunakan metode Fisher’s Exact Test didapatkan nilai p (p-value) 0,002 dengan derajat kemaknaan p<0,05, maka dapat disimpulkan Ha diterima artinya terdapat hubungan yang signifikan dan bermakna antara hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku pencegahan penyebaran pada populasi Lelaki Seks Lelaki (LSL) di UPTD Puskesmas Panarung. Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku pencegahan penyebaran pada populasi lelaki seks lelaki (LSL) di UPTD. PusKesMas Panarung
Hubungan Tingkat Stres Belajar dengan Kecanduan Game Online pada Remaja Sekolah Menengah Atas
Sapitri, Yunyka Wira;
Pertiwi, Eri Riana;
Jannah, Syarifah Rauzatul
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6026
Stres belajar dapat memberikan tekanan psikologis yang dialami remaja akibat tuntutan akademik, seperti beban tugas, tekanan nilai, dan ekspektasi tinggi dari orang tua serta lingkungan sekolah. Kondisi ini mendorong beberapa remaja memilih mekanisme pelarian negatif, seperti bermain game online secara berlebihan, yang berisiko menyebabkan kecanduan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres belajar dengan kecanduan game online pada remaja SMA di Aceh Jaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif, teknik pengumpulan sampel menggunakan proportionate random sampling dengan jumlah 180 responden. Data dikumpulkan menggunakan instrumen data demografi dan 2 kuesioner baku yaitu kuesioner Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) dan Internet Gaming Disorder (IGD-20). Metode Analisa data menggunakan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres belajar dengan kecanduan game online dengan nilai hasil uji korelasi yaitu P-value = 0,001. Hasil ini mengindikasikan bahwa stres belajar yang tinggi dapat memicu perilaku kecanduan game online sebagai bentuk coping yang kurang adaptif. Oleh karena itu, diharapkan pihak sekolah dapat menyediakan program konseling untuk mengedukasi dan membantu siswa agar dapat mengelola stres dan meningkatkan kesadaran siswa akan dampak kecanduan game online.