cover
Contact Name
Endra Ubaidillah
Contact Email
jamp.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jamp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No.5 Malang 65145, Telepon (0341) 551312 psw. 224 Sambungan Langsung/Fax. (0341) 557202
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : 10.17977
Core Subject : Education, Social,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management
Articles 440 Documents
MENUMBUHKAN KEPEMIMPINAN SISWA MELALUI KEGIATAN LITERASI Riana Fathonatul Qoidah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kegiatan literasi terhadap pengembangan kepemimpinan siswa di sekolah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi di beberapa sekolah yang menerapkan program literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi, seperti membaca bersama, diskusi kelompok, dan penulisan kreatif, memiliki dampak positif dalam meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kolaborasi dan inisiatif siswa, serta meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekolah. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi kegiatan literasi dalam kurikulum pendidikan untuk membentuk siswa menjadi pemimpin yang aktif dan bertanggung jawab di masa depan.Kata kunci: Letakkan 3-5 kata kunci Anda di sini; kata kunci dipisahkan dengan tanda titik koma
Manajemen Konflik pada Lembaga Pendidikan: Studi Kasus Pada SMP Negeri di Kota Makassar Amin Nurfitra Mattayang; Kamaruddin Hasan; Muhammad Ardiansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyse the dynamics of conflict and conflict management strategies in educational settings, focusing on interactions between teachers at a public junior high school in Makassar City. The specific objectives of this study are to identify the forms and causes of conflict, and to analyse conflict resolution strategies based on Louis R. Pondy's organisational conflict theory and Thomas–Kilmann's conflict management model. This study uses a qualitative approach with a case study type. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies. Data analysis was conducted using Miles and Huberman's interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that conflicts in the school environment were latent and interpersonal, triggered by differences in views between senior and junior teachers, communication styles, and an imbalance in the division of tasks and responsibilities. The most commonly used conflict management strategies are compromise and accommodation, with the aim of maintaining harmony and stability in working relationships. However, these strategies tend to be short-term because they do not address the root causes of the conflict. In conclusion, effective conflict management in educational institutions requires a more participatory, open, and organisation-learning-oriented approach so that conflicts can be managed constructively and contribute to improving teacher performance and overall education quality. Keywords: conflict management, resolution strategies, teachers, educational institutions. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik dan strategi manajemen konflik di lingkungan pendidikan, dengan fokus pada interaksi antar guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Makassar. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk dan faktor penyebab konflik, serta menganalisis strategi penyelesaiannya berdasarkan teori konflik organisasi Louis R. Pondy dan model manajemen konflik Thomas–Kilmann. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik di lingkungan sekolah bersifat laten dan interpersonal, yang dipicu oleh perbedaan pandangan antara guru senior dan junior, gaya komunikasi, serta pembagian tugas dan tanggung jawab yang tidak seimbang. Strategi manajemen konflik yang paling sering digunakan adalah kompromi dan akomodasi, dengan tujuan menjaga keharmonisan dan stabilitas hubungan kerja. Namun, strategi tersebut cenderung bersifat jangka pendek karena belum menyentuh akar permasalahan yang mendasari konflik. Kesimpulannya, manajemen konflik yang efektif di lembaga pendidikan memerlukan pendekatan yang lebih partisipatif, terbuka dan berorientasi pada pembelajaran organisasi agar konflik dapat dikelola secara konstruktif dan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru serta kualitas pendidikan secara keseluruhan. Kata kunci: Manajemen konflik, strategi penyelesaian, guru, lembaga pendidikan.
Model Pengembangan Profesional Guru (Studi Multi Situs Di SMA Negeri 1 Palangka Raya Dan Sma Negeri 4 Palangka Raya) Eka Mutmainnah; Ahmad Suriansyah; Aslamiah Aslamiah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Teacher professionalism is a fundamental factor in human resource development, because the quality of education delivered by competent educators contributes directly to the formation of individuals with integrity, knowledge, and adequate skills to face future dynamics and challenges. Based on the results of initial observations, human resource development through teacher professional training is running well through a designed teacher professional development program and transformational leadership roles at SMA Negeri 1 Palangka Raya and SMA Negeri 4 Palangka Raya. This study aims to examine the professional development model that has been carried out at SMA Negeri 1 Palangka Raya and SMA Negeri 4 Palangka Raya. Data collection through interviews, observations and document studies, was analyzed using the Miles & Huberman model through single-site data analysis and cross-site data analysis. The results of the study show that the development strategy designed by this school is effective in responding to the real needs of teachers and providing space for exploration of teaching practices. Teacher involvement appears as a result and condition for the implementation of a meaningful teacher professional development strategy. The results of the study show that transformational leadership has an important role in shaping relevant and adaptive strategies, thus having a direct impact on the success of teacher professional development. This shows that the quality of the principal's leadership, especially in terms of effective communication, appreciation, and support for individual development, is an interrelated factor with the involvement of teachers in the process. It is also recommended that the development of professional teachers be made a sustainable program. This research also opens up space for further research to understand the development of professional teachers in more depth. Keywords: Teacher Professional Development; Teacher Engagement; Instructional Leadership. Abstrak: Profesionalisme guru merupakan faktor fundamental dalam pengembangan sumber daya manusia, karena kualitas pendidikan yang disampaikan oleh tenaga pendidik yang kompeten berkontribusi langsung pada pembentukan individu yang berintegritas, berpengetahuan luas, serta memiliki keterampilan yang memadai untuk menghadapi dinamika dan tantangan masa depan. Berdasarkan hasil observasi awal, pengembangan SDM melalui pelatihan profesional guru yang berjalan dengan baik melalui program pengembangan profesional guru yang dirancang dan peran kepemimpinan transformasional di SMA Negeri 1 Palangka Raya dan SMA Negeri 4 Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah model pengembangan profesional yang sudah dilakukan di SMA Negeri 1 Palangka Raya dan SMA Negeri 4 Palangka Raya. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumen, dianalisis menggunakan model Miles & Huberman melalui analisis data satu situs dan analisis data lintas situs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan yang dirancang oleh sekolah ini efektif dalam merespon kebutuhan nyata guru dan memberi ruang eksplorasi praktik mengajar. Keterlibatan guru muncul sebagai hasil dan syarat berjalannya strategi pengembangan profesional guru yang bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki peran penting dalam membentuk strategi yang relevan dan adaptif, sehingga berdampak langsung pada keberhasilan pengembangan profesional guru. Hal ini memperlihatkan bahwa kualitas kepemimpinan kepala sekolah, khususnya dalam hal komunikasi yang efektif, pemberian apresiasi, serta dukungan terhadap pengembangan individu, menjadi faktor yang saling terkait dengan keterlibatan guru dalam proses tersebut. Disarankan pula agar pengembangan guru professional dijadikan program yang berkelanjutan. Penelitian ini juga membuka ruang bagi penelitian selanjutnya untuk memahami pengembangan guru professional secara lebih mendalam. Kata kunci: Pengembangan Profesional Guru; Keterlibatan Guru; Kepemimpinan Instruksional.
Analisis Kepemimpinan Instruksional Guru dan Pengelolaan Media Pembelajaran Terhadap Penguatan Karakter Siswa Dimediasi Oleh Motivasi Siswa Moch Solihin; Dedy Achmad Kurniady; Nurdin Nurdin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to test an empirical model of the influence of Teacher Instructional Leadership (KIG) and Learning Media Management (PMP) on Student Character Strengthening (PKS), mediated by Student Motivation (MS), at the elementary school level. The method used is quantitative with a Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach using SmartPLS 4.0. Data was collected through questionnaires from elementary school students. The results indicate that KIG and PMP have no significant direct influence on PKS. However, PMP has a very strong influence on MS (path coefficient 0.726; p=0.000) , and MS has a very strong influence on PKS (path coefficient 0.734; p=0.000). The influence of KIG on MS is significant, but categorized as small. Overall, Student Motivation is proven to be the key mediator, connecting KIG and PMP with PKS. The model exhibits very strong predictive power (R-Square PKS = 0.776). It is concluded that character strengthening is most effectively achieved through increasing students' internal motivation, with the management of interactive learning media being the most dominant factor. It is suggested that teachers optimize interactive learning media and implement instructional approaches focused on building students' intrinsic motivation. Keywords: Teacher Instructional Leadership, Learning Media Management, Student Motivation, Character Strengthening, PLS-SEM. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menguji model empiris pengaruh Kepemimpinan Instruksional Guru (KIG) dan Pengelolaan Media Pembelajaran (PMP) terhadap Penguatan Karakter Siswa (PKS), dimediasi oleh Motivasi Siswa (MS), pada jenjang sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.0. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari siswa sekolah dasar. Hasil menunjukkan bahwa KIG dan PMP tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap PKS. Namun, PMP memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap MS (jalur koefisien 0,726; p=0,000) , dan MS memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap PKS (jalur koefisien 0,734; p=0,000). Pengaruh KIG terhadap MS adalah signifikan, namun tergolong kecil. Secara keseluruhan, Motivasi Siswa terbukti menjadi mediator kunci, menghubungkan KIG dan PMP dengan PKS. Model menunjukkan kemampuan prediksi yang sangat kuat (R-Square PKS = 0,776). Disimpulkan bahwa penguatan karakter paling efektif dicapai melalui peningkatan motivasi internal siswa, di mana pengelolaan media pembelajaran interaktif menjadi faktor paling dominan. Disarankan agar guru mengoptimalkan media pembelajaran interaktif dan menerapkan pendekatan instruksional yang berfokus pada pembangunan motivasi intrinsik siswa. Kata kunci: Kepemimpinan Instruksional Guru, Pengelolaan Media Pembelajaran, Motivasi Siswa, Penguatan Karakter, PLS-SEM.
KAJIAN ANALITIS STRATEGI PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN TINGGI Tarsianus Golo; Benediktus Feliks Hatam
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan kinerja pegawai di lingkungan pendidikan tinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan (Library Research), yakni kegiatan mengumpulkan dan menganalisis bahan-bahan pustaka berupa buku, jurnal ilmiah, literatur yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukan[M1] beberapa strategi yang perlu secara konsisten dilakukan oleh internal pendidikan tinggi dalam meningkatkan kinerja pegawai, yaitu (1) analisis pekerjaan dan desain pekerjaan, (2) analisis kebutuhan pelatihan dan rekrutmen, (3) peningkatan kualitas TKPT, (4) pengembangan karir, (5) penghargaan dan apresiasi,dan (6) disiplin dan konsistensi. Kontribusi penelitian ini adalah memperkuat literatur bahwa konsistensi antara perencanaan dan implementasi pengembangan sumber daya manusia dengan variabel lainnya yakni rekrutmen, penempatan pegawai sampai pegawai tersebut pensiun adalah sebagai strategi dalam meningkatkan kinerja pegawai. Termasuk memberi pertimbangan kepada pengelola dan pemimpin pendidikan tinggi agar dalam perencanaan pengembangan mutu dan perluasan akses diikuti dengan pengembangan SDM sehingga terwujudnya pendidikan tinggi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang dinamis sebagai akibat dari kemajuan Ilmu pengetahuan dan Teknologi.
Efektivitas Program Birrul Walidain Sebagai Hidden Curriculum dalam Membentuk Karakter Islami Peserta Didik di SDIT Kartika Buana Umi Bariroh; Iffatul Maula
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effectiveness of the Birrul Walidain program as part of the hidden curriculum in shaping the Islamic character of students at SDIT Kartika Buana. The program was designed to instill the value of filial piety through a habituation approach that integrates home and school environments. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed using the interactive model by Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Birrul Walidain program is effective based on Budiani’s (2007) four dimensions of program effectiveness: (1) program accuracy, indicated by the relevance of theme and practical character learning methods; (2) implementation accuracy, seen in school–parent collaboration and active teacher involvement; (3) target accuracy, reflected in the appropriateness to students’ moral development stages; and (4) goal accuracy, observed through behavioral changes such as increased respect and concern for parents. The program also succeeded in fostering a school culture that supports Islamic values through a well-structured, reflective, and contextual hidden curriculum strategy. Keywords: birrul walidain, character education, hidden curriculum, elementary school, islamic education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Birrul Walidain sebagai bagian dari hidden curriculum dalam membentuk karakter Islami peserta didik di SDIT Kartika Buana. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai berbakti kepada orang tua melalui pendekatan pembiasaan yang terintegrasi antara sekolah dan rumah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Birrul Walidain efektif berdasarkan empat dimensi efektivitas menurut Budiani (2007), yaitu: (1) ketepatan program, ditunjukkan dengan relevansi tema dan metode pembelajaran karakter berbasis praktik; (2) ketepatan pelaksanaan, tercermin dalam integrasi sekolah-orang tua dan keterlibatan aktif guru; (3) ketepatan sasaran, ditunjukkan oleh kesesuaian tahap perkembangan moral siswa sekolah dasar; dan (4) ketepatan tujuan, terlihat dari perubahan perilaku siswa dalam bentuk sikap hormat dan kepedulian terhadap orang tua. Program ini juga berhasil membangun budaya sekolah yang mendukung karakter Islami melalui strategi hidden curriculum yang terstruktur, reflektif, dan kontekstual. Kata Kunci: birrul walidain, pendidikan karakter, hidden curriculum, sekolah dasar, pendidikan islam
Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sebagai Intervensi Kebijakan Pendidikan dan Implikasinya Terhadap Minat Belajar Siswa: Studi Kasus di SMK Negeri 1 Merangin Tukini Rahmawati; Mardalena Mardalena; Vevi Juniarti; Widyawati Widyawati; Yulivia Indryani
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a flagship policy of President Prabowo Subianto, with a budget of IDR 71 trillion, targeting student nutrition as a prerequisite for educational success. However, policy evaluations remain limited to health outcomes, while the program's impact on learning interest —an affective dimension, particularly at the vocational high school level—has not been adequately mapped. This study addresses this gap by offering novelty through an administrative-pedagogical approach and a temporal case study at SMK Negeri 1 Merangin. The objective is to analyze MBG implementation and its implications for students' interest in learning. A qualitative case study method was employed, with data collected through observation (two periods: December 2025 and January 2026), in-depth interviews with teachers, principals, and MBG officers, and documentation. The findings reveal: (1) MBG implementation is structured around fixed schedules, communal eating, prayer, and handwashing; (2) all four dimensions of learning interest (attention, enthusiasm, discipline, and activeness) significantly improved; (3) key mediating factors include perceived care (feeling valued by the state), physiological fulfillment, and economic savings; (4) changes in learning interest occur more rapidly (2-3 months) than changes in academic achievement (>1 year). Policy implications: MBG evaluation must not rely solely on academic scores; it should also incorporate affective process indicators, such as learning interest. This study contributes to the development of welfare-based educational management theory. Keywords: Free Nutritious Meal Program (MBG); learning interest; policy implementation; educational management; policy evaluation Abstrak: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan unggulan Presiden Prabowo Subianto dengan anggaran Rp71 triliun yang menyasar aspek gizi siswa sebagai prasyarat keberhasilan pendidikan. Namun, evaluasi kebijakan ini masih terbatas pada aspek kesehatan, sementara dampaknya terhadap minat belajar sebagai dimensi afektif—terutama di jenjang SMK—belum terpetakan secara memadai. Penelitian ini mengisi gap tersebut dengan menawarkan kebaruan (novelty) berupa pendekatan administratif-pedagogis dan studi kasus temporal di SMK Negeri 1 Merangin. Tujuan penelitian adalah menganalisis implementasi MBG dan implikasinya terhadap minat belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi (dua periode: Desember 2025 dan Januari 2026), wawancara mendalam dengan guru, kepala sekolah, dan petugas MBG, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) implementasi MBG berjalan terstruktur dengan mekanisme jadwal tetap, makan bersama, doa, dan cuci tangan; (2) keempat dimensi minat belajar (perhatian, semangat, kedisiplinan, keaktifan) meningkat signifikan; (3) faktor mediasi utama adalah perceived care (rasa diperhatikan negara), pemenuhan fisiologis, dan penghematan ekonomi; (4) minat berubah lebih cepat (2-3 bulan) dibandingkan dengan prestasi akademik (>1 tahun). Implikasi kebijakan: evaluasi MBG tidak boleh hanya berbasis nilai akademik, melainkan harus menyertakan indikator proses afektif seperti minat belajar. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori manajemen pendidikan berbasis kebijakan kesejahteraan. Kata kunci: Program MBG; minat belajar; implementasi kebijakan; manajemen pendidikan; evaluasi kebijakan
Manajemen Kesiswaan Ekstrakulikuler Content Creator Dalam Pengembangan Publikasi Digital Islami Di Smk Swadaya Semarang Rivaly Dhafin Hatmojo; Muh Ahlis Ahwan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kesiswaan dalam pengelolaan ekstrakurikuler YouTube Content Creator serta kontribusinya terhadap pengembangan publikasi digital Islami di SMK Swadaya Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pembina ekstrakurikuler, serta siswa anggota kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ekstrakurikuler telah menerapkan fungsi manajemen pendidikan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi secara sistematis. Program dirancang berbasis capaian pembelajaran dan pembagian tugas sesuai minat serta kompetensi siswa. Proses produksi konten dilakukan melalui tahapan terstruktur mulai dari perencanaan ide hingga publikasi dan evaluasi. Pengawasan dilakukan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada integrasi nilai-nilai Islami dalam konten digital. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital, kreativitas, kepercayaan diri, prestasi siswa, serta penguatan citra sekolah di era digital. Meskipun demikian, masih terdapat kendala pada aspek kedisiplinan dan komitmen anggota sehingga diperlukan evaluasi berkelanjutan.Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrakurikuler berbasis content creator dapat menjadi model inovatif manajemen kesiswaan dalam mengembangkan publikasi digital Islami yang profesional, edukatif, dan berkarakter di lingkungan sekolah kejuruan. Kata kunci: manajemen kesiswaan, ekstrakurikuler, content creator, publikasi digital Islami, literasi digital.
Penggunaan Game Edukasi Ati (Accounting Tour Indonesia) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Akuntansi Siswa SMK Negeri 1 Salatiga Cindy Ayu Paembonan; Dwi Iga Luhsasi; Tri Nugroho Budi Santoso
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study examines the effectiveness of the implementation of the ATI (Accounting Tour Indonesia) educational game in improving cognitive, psychomotor, and learning motivation outcomes of class X AKL 1 students at SMK Negeri 1 Salatiga. The initial problem showed low learning achievement with an average score of 60.37 and only 23% of students passed the KKM, plus the dominance of low learning motivation reaching 60% due to monotonous conventional teaching methods. The study used the Classroom Action Research (CAR) approach of the Kemmis & McTaggart model which was implemented in two cycles, including the planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 35 class X AKL 1 students. Data collection techniques included cognitive learning outcome tests, psychomotor observation sheets, and learning motivation questionnaires. Data analysis was carried out descriptively and comparatively between the pre-cycle, cycle I, and cycle II. The results showed that the ATI educational game succeeded in increasing students' active involvement in the learning process, deepening their understanding of accounting concepts through fun interactive simulations, and triggering students' intrinsic motivation. Significant improvements were seen in cognitive learning outcomes, from an average of 60.37 (pre-cycle) to 78.5 (cycle I) and 85.2 (cycle II), with a pass rate of 91%. Psychomotor skills also increased from 65% to 88% in cycle II, while the percentage of students with low motivation dropped drastically from 60% to just 11%. Students were more enthusiastic because ATI presented accounting learning in a contextual manner, such as simulations of journals, ledgers, and balance sheets in the form of virtual adventures. Overall, ATI's educational games proved effective as an innovative medium that supports accounting learning in vocational schools, making it more engaging, relevant, and meaningful. Accounting teachers are recommended to regularly integrate ATI to overcome boredom and improve the quality of vocational school graduates. Keywords: Educational Games; Learning Outcomes; Learning Motivation; Accounting; Vocational School Abstrak: Penelitian ini mengkaji efektivitas penerapan permainan edukasi ATI (Accounting Tour Indonesia) dalam meningkatkan hasil belajar kognitif, psikomotorik, dan motivasi belajar siswa kelas X AKL 1 di SMK Negeri 1 Salatiga. Masalah awal menunjukkan rendahnya capaian belajar dengan rata-rata nilai 60,37 dan hanya 23% siswa lulus KKM, ditambah dominasi motivasi belajar rendah mencapai 60% akibat metode pengajaran konvensional yang monoton. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas X AKL 1. Teknik pengumpulan data mencakup tes hasil belajar kognitif, lembar observasi psikomotorik, serta kuesioner motivasi belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif komparatif antara pra-siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan edukasi ATI berhasil meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar, memperdalam pemahaman konsep akuntansi melalui simulasi interaktif yang menyenangkan, serta memicu motivasi intrinsik siswa. Peningkatan signifikan terlihat pada hasil belajar kognitif dari rata-rata 60,37 (pra-siklus) menjadi 78,5 (siklus I) dan 85,2 (siklus II), dengan tingkat kelulusan mencapai 91%. Aspek psikomotorik juga naik dari 65% menjadi 88% pada siklus II, sementara persentase siswa dengan motivasi rendah turun drastis dari 60% menjadi hanya 11%. Siswa lebih antusias karena ATI menyajikan pembelajaran akuntansi secara kontekstual, seperti simulasi jurnal, buku besar, dan neraca dalam bentuk petualangan virtual.Secara keseluruhan, permainan edukasi ATI terbukti efektif sebagai media inovatif yang mendukung pembelajaran akuntansi di sekolah kejuruan menjadi lebih menarik, relevan, dan bermakna. Rekomendasi untuk guru mata pelajaran akuntansi adalah mengintegrasikan ATI secara rutin guna meningkatkan konsentrasi peserta didik meningkatkan kualitas lulusan SMK. Kata kunci: Permainan Edukasi; Hasil Belajar; Motivasi Belajar; Akuntansi; SMK
Optimalisasi Sumber Daya Manusia dalam Sistem Pendidikan Nasional Nur Kholis; Muhsinin Muhsinin; Mi'at Mi'at; Aslamiah Aslamiah; Ahmad Suriansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study examines human resource management (HRM) in the education system as a strategic factor that determines the quality, effectiveness, and sustainability of educational institutions. This study is motivated by the persistence of administrative-oriented HRM practices that have not fully addressed the demands of institutional transformation in the digital era. This condition indicates a gap between the need for competency-based human resource development in the 21st century and the conventional management practices still widely implemented across educational institutions. The objective of this study is to analyze the concepts, strategies, and models of effective educational HRM through a synthesis of previous research findings. This study employs a qualitative approach using a literature review method, focusing on scholarly publications from 2020 to 2025 selected through purposive sampling based on relevance and source credibility. Data analysis is conducted thematically through stages of reduction, classification, interpretation, and synthesis to generate a systematic and comprehensive conceptual understanding. The findings reveal that the optimization of educational HRM is influenced by three main dimensions: system digitalization, participative leadership, and a value-based collaborative organizational culture. The integration of these dimensions contributes to the development of an adaptive, innovative, and responsive HRM system in addressing global educational challenges. Furthermore, the results emphasize that HRM effectiveness is not solely determined by technical and administrative aspects, but also by the synergy between technological utilization, organizational values, and transformational leadership. The contribution of this study lies in the development of an integrative conceptual model that combines institutional, leadership, and digital transformation perspectives within a unified analytical framework. This model provides both theoretical and practical implications as a foundation for policy formulation and the development of adaptive, sustainable, and quality-oriented HRM practices in the education sector. Keywords: digitalization; education system; human resource management; leadership; organizational culture. Abstrak: Penelitian ini membahas manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam sistem pendidikan sebagai faktor strategis yang berperan dalam menentukan mutu, efektivitas, dan keberlanjutan lembaga pendidikan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya praktik pengelolaan SDM yang berorientasi administratif, sehingga belum sepenuhnya mampu menjawab tuntutan transformasi kelembagaan di era digital. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan pengembangan SDM berbasis kompetensi abad ke-21 dengan praktik manajemen yang masih konvensional di berbagai satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, strategi, serta model manajemen SDM pendidikan yang efektif melalui sintesis berbagai hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025 yang dipilih secara purposif berdasarkan relevansi topik dan kredibilitas sumber. Proses analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis untuk memperoleh pemahaman konseptual yang sistematis dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi manajemen SDM pendidikan dipengaruhi oleh tiga dimensi utama, yaitu digitalisasi sistem manajemen, kepemimpinan partisipatif, dan budaya organisasi kolaboratif berbasis nilai. Integrasi ketiga dimensi tersebut mampu menciptakan sistem pengelolaan SDM yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan lingkungan pendidikan global. Selain itu, temuan ini menegaskan bahwa efektivitas manajemen SDM tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan administratif, tetapi juga oleh sinergi antara pemanfaatan teknologi, penguatan nilai organisasi, serta kualitas kepemimpinan yang transformasional. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual integratif yang menggabungkan perspektif kelembagaan, kepemimpinan, dan transformasi digital dalam satu kerangka analisis yang utuh. Model ini memberikan implikasi teoretis dan praktis sebagai dasar dalam perumusan kebijakan serta pengembangan praktik manajemen SDM pendidikan yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu serta daya saing pendidikan nasional. Kata kunci: budaya organisasi; digitalisasi; kepemimpinan; manajemen sumber daya manusia; sistem pendidikan

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 No 2 Juni 2026 Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026 Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025 Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025 Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025 Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Juni 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Juni 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Maret 2022 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 No 3 September 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018 More Issue