cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,460 Documents
Prediktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit Fasilitas Kesehatan Tingkat Dua Adam Zegy Herlambang Putra; Arum Pratiwi; Noor Alis Setiyadi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44191

Abstract

Kepuasan kerja perawat berhubungan dengan berbagai faktor yang bisa mendukung di sebuah rumah sakit tempat tenaga kesehatan tersebut bekerja. Korelasi kepuasan perawat ini bisa dinilai kekuatannya dalam mempengaruhi kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediktor yang berhubungan dengan kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Fasilitas Kesehatan Tingkat Dua. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional nonrandom sampling sejumlah 230 responden dengan kriteria bekerja lebih dari 5 tahun, latar belakang pendidikan minimal Diploma Tiga. Uji analisa data menggunakan uji anova dengan multiple linear regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang mengarah positif antara kepuasan kerja perawat dengan beban kerja (Pv=0,019; B=0,136), lingkungan kerja (Pv=0,007; B=0,495), gaji (Pv=0,007; B=0,325) dan hubungan dengan tim (Pv=0,017; B=0,271) dibuktikan dengan nilai sig <0,05. Sedangkan untuk stres kerja mempunyai hubungan yang mengarah negatif kepuasan kerja perawat (Pv=0,043; B=- 0,386). Faktor yang paling berhubungan dengan kepuasan kerja berdasarkan signifikasi yaitu lingkungan kerja.
Tinjauan Kimia Medisinal Terhadap Senyawa Nefrotoksik Dalam Makanan: Mekanisme Kerusakan Ginjal dan Implikasinya Terhadap Kesehatan Masyarakat Saeful Amin; Anjar Juliyana; Dea Puspita; Pina Hoerunisa; Rafly Fadillah Darusman; Shifa Nurafifah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44227

Abstract

Paparan terhadap senyawa-senyawa nefrotoksik dalam berbagai jenis produk pangan telah menjadi isu penting dalam bidang kesehatan masyarakat, mengingat peran vital ginjal dalam menjaga homeostasis tubuh. Sejumlah zat berpotensi toksik seperti logam berat (misalnya kadmium, timbal, dan merkuri), aditif makanan sintetis (seperti pemanis buatan dan pewarna kimia), serta kontaminan hasil proses termal seperti akrilamida dan heterosiklik amina, diketahui dapat menimbulkan kerusakan struktural dan fungsional pada jaringan ginjal secara kumulatif. Tujuan penelitian untuk memperluas wawasan terkait keberadaan senyawa nefrotoksik dalam makanan, mekanisme kerusakan ginjal yang ditimbulkannya, serta implikasi terhadap kesehatan masyarakat secara menyeluruh, khususnya dari pendekatan kimia medisinal. Hasil keberadaan senyawa nefrotoksik dalam bahan pangan merupakan ancaman yang signifikan bagi kesehatan ginjal, organ penting yang berperan dalam detoksifikasi, pengaturan tekanan darah, serta menjaga keseimbangan cairan tubuh. Senyawa seperti mikotoksin (seperti OTA dan citrinin), logam berat (timbal, kadmium, dan uranium), asam aristolochic, serta bahan tambahan makanan seperti nitrat, nitrit, dan pemanis buatan memiliki potensi besar dalam memicu kerusakan ginjal melalui mekanisme biologis dan kimiawi yang kompleks. Diharapkan, hasil kajian ini dapat menjadi kontribusi ilmiah dalam merumuskan strategi mitigasi risiko serta meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya keamanan pangan dalam menjaga kesehatan ginjal jangka panjang.
Aktivitas Senyawa Bioaktif Brotowali (Tinospora Crispa L.) Sebagai Agen Antidiabetes : Kajian Kimia Medisinal dan Molekuler Docking Saeful Amin; Wida Salsabila Dienia; Nauval Sebastian Olivian; Sini Qurota Aeni; Tania Nuraeni; Rizki Nina Padan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44230

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan defisiensi sekresi insulin, resistensi insulin, atau keduanya. Brotowali (Tinospora crispa L.), tanaman merambat asli Asia Tenggara, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi DM. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis potensi brotowali sebagai agen antidiabetes melalui pendekatan in vivo, in vitro, dan in silico. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak brotowali mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, dan tanin yang berperan dalam menurunkan kadar glukosa darah melalui mekanisme penghambatan enzim α-glukosidase dan dipeptidyl peptidase-IV (DPP-IV). Studi in vivo pada hewan uji membuktikan efek hipoglikemik brotowali, dengan penurunan kadar glukosa darah hingga 89,3 mg/dL pada dosis 300 mg/kgBB. Analisis molecular docking mengungkap bahwa senyawa aktif brotowali (misalnya, borapetosida C dan N-asetilanonain) memiliki afinitas inhibisi lebih kuat terhadap α-glukosidase (ΔG = -11,6 kkal/mol) dan DPP-IV (ΔG = -107,7 kkal/mol) dibandingkan acarbose dan alogliptin. Temuan ini menunjukkan bahwa brotowali berpotensi dikembangkan sebagai fitofarmaka antidiabetes, namun diperlukan penelitian lanjutan terkait uji klinis dan toksisitas pada manusia.
The Effectiveness of Acupressure in Reducing Pain After Coronary Angiography: a Systematic Review Elvi Kurnia Damayanti; Asroful Hulam Zamroni; Johanes Eban B. Dorman; Rizki Nur Azhadin; Ninuk Dian Kurniawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44237

Abstract

Coronary angiography, a critical diagnostic tool for coronary artery disease, often results in post-procedural pain that affects patient recovery and satisfaction. Acupressure, a non-invasive technique rooted in traditional Chinese medicine, has shown promise in reducing pain by stimulating endorphin release and enhancing physiological responses. This systematic review aimed to evaluate the effectiveness of acupressure in managing pain among patients undergoing coronary angiography. Four databases (Scopus, PubMed, ProQuest, and ScienceDirect) were searched for relevant articles published between 2020 and 2025, using keywords such as "acupressure," "pain," and "coronary angiography." Joanna Briggs Institute guidelines were used to assess study quality. Seven randomized controlled trials involving 774 participants were included. All studies reported significant pain reduction after acupressure interventions (p < 0.05), with durations ranging from 15 to 120 minutes at points like LI4 and PC6. Acupressure not only reduced pain but also stabilized vital signs and reduced anxiety. These findings suggest that acupressure is an effective intervention for post-coronary angiography pain, providing a strong basis for its integration into clinical practice. Further research is needed to standardize protocols and explore long-term effects.
Studi In Silico Penghambatan COVID-19 melalui Papain-Like Protease dan NSP10: Pendekatan AutodockTools dan Simulasi Dinamika Molekuler Saeful Amin; Muhammad Riffa Firdaus; Fawwaz Daniswara; Giri Guntara; Muhamad Hilmi Sutisna; Rangga Nugraha
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44264

Abstract

COVID-19 merupakan tantangan global yang membutuhkan pengembangan terapi efektif. Studi ini mengeksplorasi potensi senyawa antivirus sebagai inhibitor terhadap enzim Papain-Like Protease (PLpro) dan Non-Structural Protein 10 (NSP10) SARS-CoV-2 melalui pendekatan in silico. Menggunakan perangkat lunak AutodockTools untuk molecular docking dan Discovery Studio Visualizer untuk visualisasi, penelitian ini mengevaluasi binding affinity dan stabilitas interaksi ligan-reseptor melalui simulasi dinamika molekuler. penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa antivirus sebagai penghambat COVID-19 melalui studi in silico yang mengombinasikan metode docking molekuler dengan simulasi dinamika molekuler untuk mengamati stabilitas interaksi pada level atomik. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan pendekatan in silico untuk mengeksplorasi penghambatan COVID-19 melalui Papain-Like Protease (PLpro) dan NSP10. Desain penelitian bersifat deskriptif, di mana kami mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber yang relevan mengenai interaksi antara senyawa potensi dan target protein virus. Hasil menunjukkan bahwa umifenovir memiliki binding affinity terendah, menandakan potensi kuat sebagai inhibitor COVID-19. Stabilitas interaksi senyawa dengan residu asam amino kunci pada PLpro dan NSP10 mendukung prediksi aktivitas antivirus yang tinggi. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa studi in silico dapat menjadi langkah awal yang penting untuk mengidentifikasi kandidat obat potensial dalam melawan COVID-19.
Optimalisasi Reagen Florance Iodine Dalam Pengujian Kolin dan Ketahanan Asam Basa Untuk Deteksi Cairan Mani Farah Primadani Kaurow; M Ikbal Pangestu
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44266

Abstract

Deteksi cairan mani dalam kedokteran forensik sangat penting untuk pembuktian adanya kasus pidana, khususnya pada kasus kekerasan seksual, khususnya kasus persetubuhan. Kristal kolin dapat diketahui dalam konsentrasi tinggi pada cairan mani menggunakan pengujian Florance iodine (FI). Uji FI ini telah digunakan dalam ilmu forensik selama bertahun-tahun, namun sangat sedikit yang didokumentasikan mengenai optimalisasi, ketahanan dan masa kadaluwarsa reagen FI tersebut dalam praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi konsentrasi iodin pada Reagen FI termasuk dengan ketahanan asam basa. Uji optimalisasi konsentrasi didapatkan bahwa konsentrasi optimum iodine pada reagen FI adalah 10%, didapatkan pula ketahanan reagen FI pada pH asam adalah 1 dan pada pH basa adalah 8. Reagen Florance Iodine merupakan salah satu metode kimia yang digunakan dalam forensik untuk mendeteksi keberadaan cairan mani melalui reaksi dengan kolin. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan reagen Florance Iodine dengan mengevaluasi sensitivitas dan spesifisitasnya dalam berbagai kondisi asam-basa. Pengujian dilakukan dengan variasi pH dan konsentrasi reagen untuk menentukan parameter yang paling efektif dalam menghasilkan perubahan warna yang jelas dan spesifik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi metode deteksi forensik, terutama dalam kondisi sampel yang telah mengalami degradasi lingkungan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa reagen Florance Iodine mampu memberikan hasil yang lebih akurat dalam rentang pH tertentu, dengan warna reaksi yang lebih intens pada kondisi asam lemah. Uji ketahanan asam-basa juga mengungkap bahwa stabilitas reaksi dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu dan paparan udara. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa penyesuaian konsentrasi iodine dalam reagen dapat meningkatkan sensitivitas deteksi tanpa meningkatkan risiko reaksi positif palsu.Implikasi dari penelitian ini sangat penting dalam bidang forensik, terutama dalam kasus kekerasan seksual dan investigasi kriminal yang memerlukan analisis bukti biologis. Dengan optimalisasi reagen Florance Iodine, metode deteksi cairan mani dapat menjadi lebih andal dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi lingkungan yang menantang. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengembangkan formulasi reagen yang lebih stabil serta menguji efektivitasnya dalam skenario forensik yang lebih luas. Kata Kunci : Kedokteran Forensik, Kristal kolin, FI, Spektroskopi Raman, FT-IR, Kekerasan Seksual, Air mani (semen)
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dengan Tingkat Kecemasan Remaja Terhadap Covid-19 di SMA Negeri 1 Cikarang Pusat Jovanly Jovanly; Amelia Kresna; Firman Arifandi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44278

Abstract

Penyakit virus corona (Covid-19) merupakan virus jenis baru yang muncul pada akhir tahun 2019. Virus ini diketahui sangat berbahaya dengan tanda serta gejala virus corona (Covid-19) adalah demam di atas 38°C, batuk , dan sesak napas. Secara umum ketakutan setiap orang disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang virus corona (Covid-19) sehingga menyebabkan orang-orang panik dan khawatir terhadap kesehatannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Alat ukur penelitian ini menggunakan kusioner Zung Self Anxiety Rating Scale dan kuisioner pengetahuan siswa tentang Covid – 19. Sample penelitian berjumlah 200 responden dan penelitian dilakukan di Sekolah SMA Negeri 1 Cikarang Pusat. Pada hasil penelitian ini terdapat 110 (55 %) siswa yang memiliki pengetahuan berkategori baik, 78 (39 %) siswa memiliki pengetahuan berkategori cukup, dan sebanyak 12 (6 %) siswa memiliki pengetahuan berkategori kurang. Hasil analisa uji Somers’d didapatkan p-value sebesar 0,013 yang berarti nilai tersebut < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan siswa di SMA Negeri 1 Cikarang Pusat. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan pada remaja di SMA Negeri 1 Cikarang Pusat.
Pengaruh Faktor Geografis Terhadap Kunjungan Antenatal Care di Klinik dr. Henny Chaerani Lebak Banten Tahun 2025 Elfira Sri Futriani; Maria Adelgonda Oki
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44308

Abstract

Routine pregnancy checks are very important for women during pregnancy. Several factors that influence antenatal care visits include knowledge, economics, socio-culture, geography (distance from residence), attitudes, information and access to services. In urban areas, access to ANC is generally easier than in rural areas, where distance is the main obstacle.To determine the influence of geographical factors on antenatal care visits at the Dr Henny Chaerani Clinic Lebak Banten.This research uses quantitative descriptive research with a cross sectional study approach, the sample in this study was 40 pregnant women, chi square statistical analysis test.There is an influence of geographical factors on antenatal care visits with a value of p=0.001.It is important for pregnant women to have regular health checks to monitor the progress of their pregnancy and get support. All pregnant women, whether near or far from a health facility, have the same opportunity to undergo an ANC (Antenatal Care) examination.
Perbedaan Tingkat Kelelahan Dengan Intervensi Latihan Pernapasan Teknik Buteyko Pada Pasien Chronic Kidney Disease Salwa Nadia Nabila Yusuf; Suci Tuty Putri; Septian Andriyani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44344

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan kondisi medis yang disebabkan oleh perubahan fungsi dan struktur ginjal yang bersifat permanen dan berkembang secara perlahan dan terus menerus. Kelelahan merupakan salah satu gejala yang paling umum dan paling mengganggu bagi pasien CKD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kelelahan dengan intervensi latihan pernapasan dengan teknik Buteyko pada pasien CKD. Metode penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode Pree Experiment dengan jenis one group pretest-posttest design yang dilakukan terhadap 31 responden CKD di Rumah Sakit Tingkat II Dustira Cimahi dengan pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling .Hasil penelitian menggunakan analisis data uji Paired sample t-Test didapatkan hasil rata-rata (Mean) sebelum diberikan perlakuan sebesar 30,23 dengan standar deviasi (SD) sebesar 6.270 sedangkan rata-rata (Mean) sesudah diberikan perlakuan sebesar 41,48 dengan standar deviasi (SD) sebesar 4.947 dengan nilai P-Value sebesar 0,001 (P<0,05) yang berarti terdapat perbedaan tingkat kelelahan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi latihan pernafasan dengan teknik Buteyko pada pasien CKD. Simpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat kelelahan sebelum dan sesudah intervensi latihan pernapasan teknik buteyko
Efektifitas Air Rebusan Daun Kelor Terhadap Hipertensi Gestasional Ibu Hamil di Puskesmas Alai Tahun 2025 Hasanalita Hasanalita; Epi Satria; Yen Risa Sanputri; Putri Permata Sari; Afrah Diba Faisal
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44355

Abstract

One classification of hypertension in pregnancy is gestational hypertension. Gestational hypertension is hypertension that occurs when blood pressure is > 140/90 mmHg at a gestational age of > 20 weeks without a history of previous hypertension and without proteinuria. Pharmacological treatments commonly used in the treatment of hypertension in pregnancy are labetalol, methyldopa, nifedipine, clonidine, diuretics, and hydralazine. Labetalol is the safest drug. Diuretics and CCBs (nifedipine) may be safe but data is minimal and are not used as firstline drugs. According to ACC / AHA 2017 and ESC / ESH 2018, the recommended antihypertensive drugs in pregnancy are only labetalol, methyldopa and nifedipine, while those prohibited are ACE inhibitors, ARBs and direct renin inhibitors (Aliskiren). The purpose of this study was to determine the effect of giving boiled Moringa oleifera leaves on gestational hypertension in pregnant women at the Alai Health Center. The results of statistical tests showed that the average blood pressure of hypertensive pregnant women before being given boiled water from moringa leaves was a systolic mean of 39.391 and a diastolic mean of 30.758. The average blood pressure of hypertensive patients after being given boiled water from moringa leaves was a systolic mean of 15.422 and a diastolic mean of 21.903. There was an effect on systolic blood pressure and a difference in diastolic with a p value of 0.000. There was a significant effect of giving boiled water from moringa leaves (Moringa oleifera) on reducing blood pressure in hypertensive patients at the Alai Health Center. It is hoped that the Head of the Alai Health Center through health workers can provide counseling or socialize to the community that boiled moringa leaves have an effect on reducing blood pressure.