cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Perawatan Pasien dengan Aromaterapi Lavender sebagai Upaya Pendukung untuk Memperbaiki Kualitas Tidur dan Tanda-Tanda Vital serta Menurunkan Skala Stres Fathya Rahma Kamilatunnuha; Enita Dewi; Fila Diana Nurhayati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44366

Abstract

Hospitalisasi di unit perawatan intensif (ICU) sering menyebabkan stres pada pasien yang kemudian dapat mempengaruhi kualitas tidur dan tanda-tanda vital mereka. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi aromaterapi lavender sebagai intervensi non-farmakologis untuk mengurangi skala stres, meningkatkan kualitas tidur, dan memperbaiki tanda-tanda vital pada pasien composmentis di ICU. Implementasi terapi aroma lavender dilakukan kepada empat pasien composmentis yang dirawat di ICU selama dua malam. Hasil evaluasi dari pemberian aromaterapi lavender menunjukkan peningkatan skor kualitas tidur dan penurunan skala stres pada pasien. Selain itu, tanda-tanda vital pasien juga menunjukkan perbaikan, dengan penurunan tekanan darah serta frekuensi denyut nadi dalam batas normal. Temuan ini mendukung penggunaan aromaterapi lavender sebagai salah satu strategi yang mungkin efektif untuk memperbaiki tanda-tanda vital pasien composmentis di ICU, dengan potensi untuk mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur tanpa efek samping signifikan.
The role of medical chemistry in the synthesis of selective anticancer compounds for breast cancer with a computational and experimental approach Saeful Amin; Nikeu Rahayu; Hana Nurhanifah; Anggi Zulvana; Syamsiati Dwi; Ardina Malika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44374

Abstract

Breast cancer is a cancer with high prevalence in women and requires more selective therapy and minimal side effects. Medicinal chemistry plays an important role in the development of anticancer compounds through a chemical synthesis approach, in silico modeling, and in vitro validation. The aim of this study is to comprehensively review the role of medicinal chemistry in the synthesis and development of selective anticancer compounds in breast cancer, with an emphasis on computational (in silico) approaches and experimental validation as two inseparable aspects of the modern drug discovery and development process. This study examined twenty articles related to natural and synthetic compounds tested for cancer targets such as HER-2, CDK4, and DAPK1. Compounds such as luteolin and benzimidazole derivatives show high affinity and cytotoxic activity in MCF-7 cells. The results show that the integration of computational and experimental approaches supports the development of breast cancer therapy that is more effective and safe.
Riview Literatur : Aktivitas Daun Yakon (Smallanthus Sonchifolus) Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus Lutfi Chabib; Arba Pramundita; Prima Aulia Putra; Hady Anshory
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44403

Abstract

Kulit merupakan organ tubuh terluas yang menutupi seluruh bagian tubuh dan memiliki peran penting untuk melindungi organ tubuh. Posisi kulit terluar menyebabkan kulit rentan terkena penyakit kulit dan terjadi infeksi. Mayoritas infeksi kulit disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus (S.aureus), yaitu bakteri gram positif yang dapat menyerang kekebalan tubuh. Salah satu cara untuk membunuh bakteri adalah menggunakan zat yang mengandung antibakteri. Salah satu tanaman yang berpotensi menjadi antibakteri adalah Yakon (Smallanthus sonchifolius). Skrining fitokimia menunjukkan bahwa daun yakon memiliki kandungan flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan steroid yang berfungsi sebagai antibakteri. Senyawa lain yaitu seskuiterpen lakton juga ditemukan pada daun yakon dan memiliki aktivias antibakteri. Penggunaan ekstrak daun yakon pada konsentrasi 15% menghasilkan aktivitas antibakteri yang sangat kuat. Metodologi yang digunakan dalam tinjauan jurnal ini adalah tinjauan naratif, yang melibatkan pemeriksaan ekstensif literatur nasional dan internasional. Temuan pustaka menunjukkan bahwa daun yakon memiliki sifat antibakteri dan menghasilkan zona hambat terhadap bakteri Staphylococcus aureus (S.aureus).
Penggunaan Smartphone dan Implikasinya terhadap Kesehatan Mental Remaja: Scooping Review Oktavia Lestari Assa; Irne Wida Desiyanti; Adhe Lisna Gayuh Sasiwi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44412

Abstract

Mental health is an important issue because more than half of young people experience mental health disorders such as anxiety, depression or other mental health problems. One of the main factors contributing to this mental health problem is excessive smartphone use. The aim of this research is to determine the effect of smartphone and the implications on adolescent mental health. This research used Scoping Review Method. The inclusion criteria for scoping source searches are articles that discuss smartphone use and the implications for adolescent mental health. The year of publication of the articles used is 2019 – 2024, in English and Indonesian language. The search keywords are smartphone OR mobile phone AND school OR student AND mental health OR anxiety OR depression. Scoping review analysis using PEO (Population, Exposures, Outcomes). The research results were based on the total number of articles used for review, 5 of the 502 articles that met the inclusion criteria. In conclusion, several findings in the scoping review include the problem of excessive smartphone use in physical health and mental health efforts to overcome it. Keywords: Smartphone, Mental Health, Implication, Adolescent..
Interactive ICD-10-Based Morbidity Dashboard Using BPJS Central Data: A Case Study of Karanganyar Regency Wahyu Wijaya Widiyanto; Ade Amallia; Astri Sri Wariyanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44415

Abstract

The increasing complexity of disease trends in the post-pandemic era necessitates more accessible and data-driven decision-making tools, particularly in primary healthcare services. This study aims to develop an interactive morbidity dashboard based on ICD-10 classifications using secondary data from BPJS Kesehatan. The research focuses on outpatient visit records in Karanganyar Regency from 2020 to 2024. A descriptive quantitative approach was applied, accompanied by system development using Python. Data preprocessing involved standardizing ICD-10 codes, handling missing values, and grouping by year, gender, and age category. The resulting dashboard allows users to filter morbidity trends based on demographic variables and disease categories. The ten most prevalent disease groups include respiratory, digestive, endocrine, and circulatory disorders. This dashboard facilitates data-based decision-making and enables targeted promotive and preventive interventions in primary healthcare facilities.
Faktor Status Kesehatan Ibu Hamil Terhadap Pemeriksaan ANC di RS Kartika Husada Setu Pada Bulan November Tahun 2024 Gita Permata Sari; Elfira Sri Futriani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44423

Abstract

Antenatal care (ANC) visits are one of the important efforts in maintaining maternal and fetal health during pregnancy. However, various factors in the health status of pregnant women can affect compliance with ANC visits. This study aims to determine the characteristics of the health status of pregnant women related to the completeness of ANC visits. This study used an observational method with a cross-sectional approach. Researchers did not intervene, but only observed the variables studied. The target population was all pregnant women who underwent ANC examinations at the hospital directly or through referrals from first-level health facilities. A sample of 82 respondents was determined based on Dahlan's (2013) calculation formula for categorical data, with consecutive sampling techniques. Data were analyzed descriptively to see the relationship between maternal health status (age, pregnancy spacing, pregnancy history, medical history, and pregnancy status) with the completeness of ANC visits. The majority of pregnant women who were in the non-risk category (age 20–30 years, ideal pregnancy spacing, without a history of pregnancy or medical risk) showed high compliance with complete ANC visits. Conversely, mothers with risky pregnancy characteristics showed a lower level of ANC visits. The health status of pregnant women affects the regularity of ANC visits. Mothers with non-risk characteristics tend to be more compliant, while mothers with risky conditions need further attention and education to continue to make routine pregnancy visits.
Modifikasi Molekul Kimia Senyawa Aktif Dari Tanaman Obat Sebagai Antimalaria Saeful Amin; Nabila Lestari; Ghefira Shofa Nurfatimah; Rifa Salma Azhara; Tria Novita Siti Ramadhani; Mawar Santika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44457

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan global, terutama di wilayah tropis dan subtropis. Ketahanan parasit Plasmodium terhadap obat antimalaria konvensional seperti klorokuin dan artemisinin menjadi tantangan utama dalam pengendalian penyakit ini. Tanaman obat telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan diketahui mengandung senyawa aktif dengan potensi antimalaria. Namun, senyawa alami tersebut sering kali memiliki keterbatasan dalam hal bioavailabilitas, stabilitas, serta efektivitas farmakologis. Oleh karena itu, modifikasi struktur kimia senyawa aktif dari tanaman obat menjadi strategi yang menjanjikan untuk meningkatkan aktivitas biologis dan mengurangi efek samping. Tujuan penelitian untuk memperbaiki kelarutan, bioavailabilitas, stabilitas metabolik, serta meningkatkan afinitas terhadap target enzim atau reseptor biologis tertentu (Patwardhan & Mashelkar, 2019). Kajian ini membahas berbagai pendekatan dalam modifikasi molekul, seperti derivatisasi, isosterik, dan hibridisasi, yang telah diterapkan pada senyawa bioaktif seperti kuinon, alkaloid, dan terpenoid. Hasil modifikasi menunjukkan peningkatan efektivitas antimalaria dan memperluas spektrum aktivitasnya terhadap berbagai strain Plasmodium. Dengan demikian, modifikasi kimia terhadap senyawa aktif tanaman obat memberikan potensi besar dalam pengembangan obat antimalaria generasi baru yang lebih efektif dan tahan terhadap resistensi.
Analisis Kualitatif Penerapan Metode HIRARC dalam Penanggulangan Risiko Bencana di BPBD Deli Serdang Irwansyah Lubis; Syaira Zhieka Ramadhani; Anisa Putri Siregar; Luthfiah Nazwa Simamora; Raduwi Wahyuni; Intan Andhani; Nurna Billa; Ahmad Rezekki Ramadhan; Ahmad Fitra Raihan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44458

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara kualitatif penerapan metodologi HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) dalam upaya penanggulangan risiko bencana di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan sejumlah informan kunci yang terlibat dalam penanggulangan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Deli Serdang menerapkan metodologi HIRARC dalam operasi penanggulangan bencana melalui tiga tahapan utama, yaitu identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Metode ini diterapkan dengan mengacu pada prosedur operasi standar (SOP) yang telah ditetapkan, meskipun dalam praktiknya diperlukan fleksibilitas di lapangan. Identifikasi bahaya meliputi potensi risiko seperti tanah longsor, banjir bandang, dan bahaya selama proses evakuasi. Risiko dikendalikan dengan menyediakan alat pelindung diri (APD), pelatihan rutin, dan meningkatkan kualitas peralatan yang digunakan dalam tanggap bencana. Penelitian juga menunjukkan bahwa koordinasi lintas sektoral dan kesiapsiagaan staf sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas upaya pengurangan dan penanggulangan bencana. Melalui penerapan HIRARC yang sistematis, BPBD dapat meminimalkan kecelakaan kerja, menjaga keselamatan staf, serta meningkatkan kesiapsiagaan dan perlindungan terhadap masyarakat yang terkena dampak.
Literature Review: Studi In Silico Senyawa Bioaktif Pada Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) Sebagai Antikanker Saeful Amin; Elsa Farhatunnisa; Khoirul Hawari; Lisa Fitriani; Raisya Ismah Fadlillah; Widia Salsabila Khoerunisa
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44460

Abstract

Kanker merupakan penyebab kematian utama di dunia dengan proyeksi peningkatan mencapai 16,4 juta kematian pada tahun 2040. Keterbatasan modalitas pengobatan konvensional mendorong eksplorasi bahan alam seperti kayu secang (Caesalpinia sappan L.) sebagai sumber antikanker potensial. Tujuan : menganalisis dan mengintegrasikan studi in silico terkini mengenai senyawa bioaktif kayu secang sebagai agen antikanker, termasuk identifikasi target molekuler potensial, mekanisme aksi, dan hubungan struktur-aktivitas. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review dengan protokol PRISMA pada lima database elektronik (PubMed, Scopus, Science Direct, Google Scholar, Indonesia One Search) dengan kata kunci relevan dalam rentang 2020-2025. Kriteria inklusi meliputi studi original menggunakan pendekatan in silico yang menganalisis senyawa bioaktif kayu secang dengan fokus pada aktivitas antikanker. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kayu secang mengandung berbagai senyawa bioaktif terutama fenolik, flavonoid, brasilein, resorsinin, saponin, terpenoid, dan tanin yang berperan dalam menghambat proliferasi sel kanker, menginduksi apoptosis, dan menghambat angiogenesis. Analisis molecular docking menunjukkan interaksi signifikan antara senyawa bioaktif dengan reseptor kunci dalam karsinogenesis, dengan afinitas pengikatan yang tinggi. Simulasi dinamika molekuler mengkonfirmasi stabilitas kompleks ligan-reseptor. Studi farmakokinetik in silico mengindikasikan bioavailabilitas oral yang baik, didukung sistem penghantaran fitosom dengan efisiensi penjerapan 95,44%. Kesimpulan: Pendekatan in silico berhasil mengidentifikasi mekanisme molekuler senyawa kayu secang sebagai antikanker potensial dengan aktivitas multi-target. Direkomendasikan integrasi data in silico dengan data eksperimental untuk pengembangan obat antikanker berbasis kayu secang yang efektif dan aman, termasuk studi toksisitas in silico sebagai langkah awal sebelum uji in vitro dan in vivo.
Efektifitas Intervensi Berbasis Komunitas Terhadap Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 : A Systematic Review Masdiana Masdiana; Rizki Hidayat; Tressia Febrianti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44463

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi secara global, dan lebih dari 90% penderita diabetes tergolong dalam tipe ini. Jika tidak dikendalikan, DMT2 dapat menyebabkan komplikasi serius seperti nefropati, retinopati, penyakit kardiovaskular, dan amputasi. Pendekatan pengelolaan konvensional yang hanya berfokus pada aspek klinis sering kali kurang efektif dalam jangka panjang. Oleh karena itu, intervensi berbasis komunitas mulai dikembangkan sebagai strategi alternatif yang lebih holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis yang bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis komunitas dalam meningkatkan hasil kesehatan pasien DMT2. Literatur dikumpulkan dari lima basis data (Scopus, PubMed, ScienceDirect, ResearchGate, dan ProQuest) dan dianalisis menggunakan pedoman PRISMA. Dari 4.566 artikel, 13 studi memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa intervensi seperti edukasi kesehatan, dukungan sebaya, aktivitas fisik komunitas, dan keterlibatan keluarga secara signifikan meningkatkan kontrol glikemik, efikasi diri, perilaku perawatan diri, serta kualitas hidup pasien. Program multi-komponen menunjukkan hasil paling efektif dan berdampak luas. Namun, efektivitas intervensi sangat dipengaruhi oleh konteks sosial-budaya dan dukungan lokal. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan desain uji coba terkontrol untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan program ini.