cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Literature Review Kaitan Hasil Skrining Sindrom Metabolik Dengan Risiko Kardiovaskular Jangka Menengah Salsabila, Aulia Adis; Fauzi, Achmad
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50870

Abstract

Latar Belakang: Sindrom metabolik (SM) merupakan kumpulan faktor risiko metabolik yang meliputi obesitas abdominal, hipertensi, hiperglikemia, dan dislipidemia. Keberadaan SM telah lama dihubungkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler (CVD). Namun, terdapat variasi hasil penelitian terkait sejauh mana SM dapat menjadi prediktor yang kuat terhadap kejadian kardiovaskuler dalam jangka menengah (lima tahun).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah sistematis literatur mengenai hubungan antara hasil skrining sindrom metabolik dalam medical check-up dengan prediksi risiko kardiovaskuler jangka menengah. Metode Penelitian: Studi ini menggunakan desain literature review dengan pendekatan sistematis. Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kata kunci “metabolic syndrome”, “cardiovascular risk”, dan “mid-term cardiovascular outcome”. Seleksi artikel mengikuti protokol PRISMA, dengan kriteria inklusi: artikel dalam rentang tahun 2010–2024, menggunakan desain kohort prospektif, retrospektif, maupun cross-sectional, dan melibatkan populasi dewasa yang menjalani medical check-up. Dari 520 artikel yang diidentifikasi, 8 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil Penelitian: Hasil sintesis menunjukkan bahwa keberadaan SM secara konsisten meningkatkan prediksi risiko kardiovaskuler dalam lima tahun, meskipun kontribusi masing-masing komponen bervariasi. Faktor hipertensi, obesitas abdominal, dan dislipidemia (terutama kadar HDL rendah) terbukti menjadi prediktor paling kuat. Beberapa studi multinasional melaporkan bahwa penggunaan skor risiko seperti Framingham, SCORE, dan QRISK menjadi lebih akurat bila memasukkan variabel SM. Namun, terdapat perbedaan antar populasi, di mana prevalensi dan dampak SM cenderung lebih tinggi di negara berkembang dibanding negara maju. Kesimpulan dan Saran: Literatur review ini menegaskan bahwa hasil skrining sindrom metabolik dalam medical check-up memiliki nilai prediktif penting terhadap risiko kardiovaskuler jangka menengah. Oleh karena itu, deteksi dini SM perlu diintegrasikan secara rutin dalam pemeriksaan kesehatan populasi dewasa untuk mencegah komplikasi kardiovaskuler di masa depan.
Analisis Kepuasan dan Outcome Klinis Pasien Persalinan Normal pada Pelayanan Rawat Jalan dan Rawat Inap di RSIA Ananda Makassar Ananda, Fadli
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50877

Abstract

Kepuasan pasien dan outcome klinis merupakan indikator krusial mutu pelayanan persalinan di rumah sakit ibu dan anak. Meskipun rawat jalan dan rawat inap menawarkan model layanan berbeda, perbandingan empiris kedua setting dalam satu institusi masih terbatas, khususnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kepuasan dan outcome klinis pasien persalinan normal antara pelayanan rawat jalan dan rawat inap di RSIA Ananda Makassar. Studi cross-sectional komparatif dilakukan pada periode Juli-September 2025 dengan melibatkan 328 pasien persalinan normal (164 rawat jalan, 164 rawat inap) yang dipilih secara purposive sampling. Kepuasan pasien diukur menggunakan kuesioner terstruktur berbasis lima dimensi SERVQUAL dengan skala Likert 1-5, sedangkan outcome klinis dinilai melalui lama pemulihan pascapersalinan dari rekam medis. Data dianalisis menggunakan Mann-Whitney U test, t-test, dan Chi-Square (α=0,05). Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan kepuasan pasien (rawat jalan: M=3,80, 67,1% puas; rawat inap: M=3,60, 61,0% puas; p=0,069). Namun, outcome klinis berbeda signifikan dengan rawat inap menunjukkan pemulihan lebih cepat (80% vs 60% pulih <7 hari, p=0,031). Rawat inap unggul pada responsiveness (65%) dan empathy (26%), sementara rawat jalan pada assurance (25%). Penelitian ini mengonfirmasi bahwa pemantauan medis intensif pada rawat inap berkontribusi pada outcome klinis superior meskipun kepuasan setara. Temuan ini merekomendasikan penguatan protokol follow-up pascapersalinan pada layanan rawat jalan dan perbaikan infrastruktur untuk optimalisasi mutu pelayanan persalinan normal secara holistik.
Studi Komperatif Antara Metode Pijat Oksitosin dengan Daun Katuk Dalam Meningkatkan Produksi Asi Tahun 2025 Wahyuni, Nur Ismi; Sari, Ayu Deska; Wati, Kurniya; Wulandari, Okky Diah; Aprilia, Defiana
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50896

Abstract

Latar Belakang: Upaya peningkatan produksi ASI dapat dilakukan melalui intervensi nonfarmakologis, salah satunya dengan pijat oksitosin dan konsumsi daun katuk. Pijat oksitosin dapat merangsang refleks let down sehingga membantu pengeluaran ASI, sedangkan daun katuk mengandung senyawa laktagogum yang dipercaya meningkatkan sekresi ASI. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan efektivitas pijat oksitosin dan konsumsi daun katuk dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu tahun 2025. Metode: Penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control two group. Sampel berjumlah 120 ibu menyusui dengan produksi ASI rendah, dibagi menjadi dua kelompok: 60 responden pijat oksitosin dan 60 responden konsumsi daun katuk. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney. Hasil: Pada kelompok daun katuk, produksi ASI meningkat dari kategori cukup (55%) menjadi banyak (83,3%), sedangkan pada kelompok pijat oksitosin meningkat dari cukup (55%) menjadi banyak (75%). Uji Wilcoxon menunjukkan kedua intervensi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI (p = 0,000 < 0,05). Uji Mann-Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua metode (p = 0,144 > 0,05). Kesimpulan dan Saran: Pijat oksitosin dan konsumsi daun katuk sama-sama efektif meningkatkan produksi ASI dan dapat dijadikan alternatif terapi nonfarmakologis bagi ibu menyusui dengan produksi ASI rendah.
Literature Review Faktor-Faktor Multisektoral yang Mempengaruhi Terjadinya Stunting pada Balita di Indonesia A, Rais Muhammad; Mahawati, Eni; Rimawati, Eti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50906

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia, dengan prevalensi nasional sebesar 21,6% menurut SSGI 2022, yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko stunting pada balita di Indonesia melalui telaah sistematis terhadap berbagai studi observasional. Kajian dilakukan menggunakan metode systematic review dengan mengacu pada panduan PRISMA 2020, melalui pencarian literatur pada basis data nasional dan internasional, serta penilaian kualitas artikel dengan CASP dan JBI. Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif dan dikelompokkan berdasarkan determinan utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa riwayat penyakit infeksi seperti ISPA dan diare, serta kondisi gizi ibu yang kurang optimal termasuk kurang energi kronis (KEK) dan anemia saat hamil, merupakan faktor dominan yang meningkatkan risiko stunting. Selain itu, praktik pemberian makan bayi dan anak (PMBA) yang tidak tepat, sanitasi lingkungan yang buruk, dan status sosial ekonomi rendah juga terbukti berkontribusi signifikan. Sebaliknya, pemberian ASI eksklusif dan pengetahuan gizi ibu merupakan faktor protektif yang menurunkan risiko stunting. Simpulan penelitian ini menegaskan perlunya intervensi terpadu yang meliputi penguatan program 1000 HPK, edukasi gizi ibu, perbaikan sanitasi berbasis komunitas, serta dukungan kebijakan lintas sektor sesuai arah RPJMN 2020–2024.
Hubungan Pemahaman Calon Pengantin Tentang Asam Folat dengan Pelaksanaan Persiapan Kehamilan Sehat di Puskesmas Trimulyo Lampung Timur Tahun 2025 Tridiyawati, Feva; Apriyani, Anita
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara pemahaman calon pengantin tentang asam folat dengan pelaksanaan persiapan kehamilan sehat di Puskesmas Trimulyo Lampung Timur pada tahun 2025. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya pemahaman calon pengantin di Indonesia tentang pentingnya konsumsi asam folat untuk mencegah cacat lahir, meskipun pemerintah telah melakukan edukasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan populasi calon pengantin di wilayah Puskesmas Trimulyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pemahaman yang cukup (51,1%) dan baik (46,8%) tentang asam folat. Namun, hasil juga menunjukkan bahwa sebagian besar responden (57,4%) memiliki persiapan kehamilan sehat yang baik, sementara sebagian lainnya cukup (27,7%) dan kurang (14,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman calon pengantin tentang asam folat dengan pelaksanaan persiapan kehamilan sehat, yang dibuktikan dengan nilai p-value 0,000. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam ilmu kebidanan dan menjadi bahan evaluasi bagi penyedia layanan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman calon pengantin tentang pentingnya asam folat dan persiapan kehamilan sehat.
Studi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care (ANC) di RSU Nuraini Labuhan Batu Selatan Tahun 2025 Ennysah Hasibuan; Siregar, Nur Hasanah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50942

Abstract

Angka kematian ibu yang tinggi disebabkan dua hal pokok yaitu masih kurangnya pengetahuan mengenai penyebab dan penanggulangan komplikasi dalam kehamilan, persalinan, nifas, serta kurang meratanya pelayanan antenatal care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Studi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care (ANC) Di RSU Nuraini Labuhan Selatan Tahun 2025. Dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik sampling menggunakan Total Sampling dengan sampel 32 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan buku KIA. Hasil penelitian ini karakteristik responden mayoritas memiliki anak 2-3 anak sebanyak 17 responden (53,1%), dalam kelompok umur 17 – 25 tahun, 24 responden (75%), dengan usia kehamilan Trimester II sebanyak 17 responden (53,1%), serta memiliki pendidikan terbanyak pada jenjang lulusan SMA sebanyak 27 responden (84,4%). Mayoritas Responden memiliki jenjang Pengetahuan cukup yaitu sebanyak 13 responden (40,6%). Kepada petugas kesehatan dalam pelaksanaan asuhan pada kehamilan dapat meningkatkan penyuluhan dan memberikan informasi tentang ANC.
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Yang Mengalami Hipertensi Tentang Hipertensi Pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Mompang Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024 Siregar, Nur Hasanah; Hasibuan, Ennysah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50943

Abstract

Hipertensi adalah Kondisi tekanan darah seseorang yang memiliki darah sistolik ≥ 140 mmHg serta tekanan darah diastolic ≥ 90 mmHg, pada pemeriksaan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil yang mengalami hipertensi tentang hipertensi pada ibu hamil di uptd puskesmas mompang kecamatan panyabungan utara kabupaten mandailing natal tahun 2024. Penelitian ini bersifat deskriftif univariat , dengan meggunakan data primer dengan cara pembagian kuisoner kepada setiap responden dengan teknik total sampling dengan 23 responden. Dari hasil penelitian ini bahwa dari 23 responden mayoritas ibu yang mengalami hipertensi berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 14 responden (60,79%). Berdasarkan Umur mayoritas berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 13 responden (56,51%). Berdasarkan Pendidikan mayoritas berpendidikan SMA berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 18 responden (78,27%), berdasarkan Pekerjaan mayoritas Pekerjaan Petani yaitu sebanyak 11 responden (47,84%), berdasarkan sumber informasi yang didapatkan dari melalui petugas kesehatan mayoritas yaitu sebanyak 16 responden (69,57%), berdasarkan paritas mayoritas paritas secundigravida yaitu sebanyak 14 responden (60,87%). Di harapkan kepada ibu hamil yang mengalami hipertensi agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi pada ibu hamil sehingga dapat bermanfaat bagi ibu hamil yang mengalami hipertensi.
Efektivitas Ekstrak Bawang Putih Tunggal Terhadap Kadar Gula Darah, HBA1C dan Histopatologi Pankreas Rattus Norvegicus Dislipidemia Suandy, Suandy; Jannah, Ratu Mutiara Raudhatul; Chiuman, Linda
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50952

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus merupakan masalah kesehatan global yang ditandai dengan hiperglikemia, seringkali disebabkan oleh kerusakan sel beta pankreas. Pengobatan diabetes seringkali memiliki efek samping dan biaya yang tinggi, sehingga penelitian mengenai terapi alternatif, seperti ekstrak alami diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak bawang putih tunggal (Allium sativum) terhadap kadar gula darah (KGD), HbA1c, dan gambaran histopatologi pankreas pada tikus (Rattus norvegicus) yang mengalami dislipidemia. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan desain kelompok pre-test dan post-test menggunakan 24 ekor tikus yang dibagi menjadi empat kelompok perlakuan. Data dianalisis dengan uji normalitas, uji One-way ANOVA, uji Post-Hoc Tukey HSD, uji Kruskal-Wallis, dan Mann-Whitney. Hasil statistic menunjukkan perbedaan KGD yang signifikan antar kelompok pada hari ke-0 (P. 0.001) dan hari ke-28 (P. 0.001). Namun, pada uji Post-Hoc Tukey HSD, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara kelompok kontrol positif dengan kelompok dosis 200 mg/kgBB (P. 0.499) dan 400 mg/kgBB (P. 0.866) pada hari ke-28. Pada parameter HbA1c, uji ANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar kelompok pada seluruh haripengamatan (P. > 0.05). Secara visual, gambaran histopatologi menunjukkan adanya perbaikan pada struktur pankreas. Secara statistik, pemberian ekstrak bawang putih tunggal tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap kadar KGD, HbA1c, maupun histopatologi pankreas pada tikus yang diuji.
The Analisis Faktor Determinan yang Memengaruhi Diare, Berat Badan Lahir, dan ASI Eksklusif Terhadap Risiko Kejadian Wasting Pada Balita di Aceh Yusran, Mawadhah; HS, Nurlaely; Santiana, Nazwa; Warzukni, Seri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50956

Abstract

Prevalensi wasting pada balita di Aceh consistently melebihi ambang batas WHO dan menunjukkan tren fluktuatif yang mengkhawatirkan, dari 19,7% (2021) menjadi 51,3% (2023). Kondisi ini mengancam kesehatan, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tidak langsung faktor determinan (ibu dan anak, lingkungan, kesehatan, dan genetik) terhadap kejadian wasting yang dimediasi oleh diare, berat badan lahir (BBL), dan pemberian ASI Eksklusif. Metode Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan 160 ibu yang memiliki balita sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan metode Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan dan efek mediasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa diare secara signifikan memediasi pengaruh faktor kesehatan (p=0,028) dan faktor lingkungan (p=0,001) terhadap wasting. Berat badan lahir signifikan memediasi pengaruh faktor ibu dan anak (p=0,036) dan faktor kesehatan (p=0,015) terhadap wasting. ASI Eksklusif signifikan memediasi pengaruh faktor ibu dan anak (p=0,002) terhadap wasting. Faktor genetik tidak menunjukkan pengaruh signifikan melalui ketiga mediator tersebut. Intervensi pencegahan wasting harus bersifat multisektoral, berfokus pada perbaikan sanitasi lingkungan dan layanan kesehatan untuk mengatasi diare, penguatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk mencegah BBLR, serta pemberdayaan ibu melalui edukasi dan dukungan sosial untuk meningkatkan praktik pemberian ASI Eksklusif.
Pengembangan Media Edukasi Phbs Berbasis Kearifan Lokal Untuk Pencegahan Stunting Bagi Ibu Hamil Raodah, Raodah; Warzukni, Seri; Mahdalena, Mahdalena
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50957

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, khususnya di daerah dengan akses terbatas terhadap informasi kesehatan yang mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berbasis kearifan lokal bahasa Gayo untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu hamil dalam pencegahan stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Plomp, meliputi tahap investigasi awal, desain, realisasi, implementasi, dan evaluasi. Media yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, media, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan rata-rata 86,0% dengan kategori sangat layak. Uji efektivitas pada 75 ibu hamil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (skor rata-rata pretest 52,8 menjadi posttest 86,4; p < 0,001) dan perubahan perilaku PHBS, seperti penggunaan air bersih (93,3%) dan konsumsi makanan bergizi (80,0%). Simpulan penelitian ini adalah media edukasi berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu hamil serta dapat dijadikan sebagai strategi intervensi kesehatan yang kontekstual dan berkelanjutan.