cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 3,122 Documents
Kombinasi Stimulasi White Noise dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan di PMB Bidan Aida Afdhal Liranda; Bethania Soraya Siagian; Elprida Gulo; Fathiyah Aziz; Gita Anindita Tarihoran; Tiarnida Nababan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62113

Abstract

During infancy, ensuring optimal sleep quality plays a crucial role in supporting growth and development, particularly in promoting brain maturation. One approach to improving an infant’s sleep quality is through nonpharmacological interventions, such as infant massage and white noise therapy. Infant massage, through gentle tactile stimulation, is known to have a relaxing effect and increase the infant’s comfort. Meanwhile, white noise works by producing a constant sound that helps mask environmental noises that could potentially disrupt sleep. This study aims to analyze the effect of a combination of white noise stimulation and infant massage on improving sleep quality in infants aged 3–6 months at Aida Midwife’s Clinic. A quantitative approach using a single-group pre-experimental design (pre-test-post-test) was applied in this study. Infant sleep quality was evaluated before and after the intervention using a Guttman scale questionnaire. A Wilcoxon Signed-Rank test analysis of the 42 participants showed significant results with a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating that H₀ was rejected and H₁ was accepted. These findings suggest that the combination of white noise and infant massage significantly improves sleep quality in infants aged 3–6 months at Bidan Aida’s Maternal and Child Health Clinic.
Pengaruh indikator status gizi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tuntungan Medan, Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 Meila Novita; Sonia Novita Sari; Eni Suriati Ginting; Riska Muliana; Nabila Rara Putri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62146

Abstract

Anemia selama kehamilan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama karena meningkatkan risiko morbiditas ibu dan neonatal. Indikator status gizi, termasuk body mass index (BMI), lingkar lengan atas (LILA), pertambahan berat badan selama kehamilan, dan konsumsi tablet zat besi, dianggap sebagai determinan penting anemia pada ibu. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indikator status gizi dengan anemia pada ibu hamil. Metode penelitian analitik dengan desain cross-sectional ini dilaksanakan di Puskesmas Medan Tuntungan. Sebanyak 86 ibu hamil dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari populasi sebanyak 597 ibu hamil. Data diperoleh dari rekam medis menggunakan lembar checklist. Variabel independen adalah BMI, LILA, pertambahan berat badan selama kehamilan, dan konsumsi tablet zat besi, sedangkan variabel dependen adalah status anemia. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil ditemukan hubungan yang bermakna antara LILA (p=0,014), BMI (p=0,014), pertambahan berat badan selama kehamilan (p=0,014), konsumsi tablet zat besi (p=0,014), dan anemia pada ibu hamil. Simpulan indikator status gizi, termasuk BMI, LILA, pertambahan berat badan selama kehamilan, dan konsumsi tablet zat besi, berhubungan secara signifikan dengan anemia pada ibu hamil. Penguatan penilaian status gizi, pemantauan rutin, dan peningkatan kepatuhan terhadap suplementasi zat besi selama pelayanan antenatal care direkomendasikan untuk menurunkan kejadian anemia pada ibu.
Manajemen Asuhan Keperawatan Medikal Bedah yang Service Excellent Pada Pasien CA. Mamae di Ruangan Thaif RSU Haji Medan Sumatera Utara Nadia Nadia; Dina Afriani; Lisbet Gurning; Lisdayanti Simanjuntak
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62182

Abstract

Kanker payudara (Ca. Mamae) merupakan penyakit tidak menular penyebab utama kematian pada wanita. Di Kota Medan, jumlah penderita kanker mencapai 3.206 kasus dengan kanker payudara sebagai jenis terbanyak (824 kasus), dan di RSU Haji Medan tercatat 331 pasien menjalani tindakan operasi dan perawatan sejak 2023 hingga 2025. Kondisi ini membutuhkan asuhan keperawatan medikal bedah yang komprehensif dan berorientasi pada service excellent. Tujuan menggambarkan penerapan manajemen asuhan keperawatan medikal bedah yang berorientasi service excellent pada pasien Ca. Mamae di Ruangan Thaif RSU Haji Medan Sumatera Utara Tahun 2026. Metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif pada satu subjek yaitu Ny. E, perempuan usia 53 tahun dengan diagnosis medis Ca. Mamae, di Ruangan Thaif RSU Haji Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan studi rekam medis pada 20 Februari–20 Maret 2026, dengan implementasi 12–15 Maret 2026. Hasil: Ditegakkan empat diagnosis keperawatan yaitu perfusi perifer tidak efektif, nyeri kronis, risiko infeksi, dan gangguan citra tubuh. Setelah tiga hari implementasi, kadar hemoglobin meningkat dari 4,9 g/dL menjadi 11 g/dL, skala nyeri turun dari 6 menjadi 3, tidak ditemukan tanda infeksi, dan pasien mampu menerima kondisi tubuhnya. Kesimpulan manajemen asuhan keperawatan medikal bedah berorientasi service excellent efektif memperbaiki kondisi biopsikososial pasien Ca. Mamae.
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan(Continuity Of Care) Pada Ibu Inpartu Ny.Z Dengan Rupture Perineum Derajat II di Klinik Pratama Fatimah Ali Ii Kec.Deli Tua Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 Lidia Widarni Hia; Rosmani Sinaga; Ribur Sinaga; Kamelia Sinaga; Sri Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62194

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih menjadi indikator utama mutu pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Salah satu penyebab morbiditas ibu bersalin adalah trauma jalan lahir berupa rupture perineum. Pendekatan Continuity of Care (CoC) berperan penting dalam mendeteksi dini komplikasi persalinan guna menekan AKI dan AKB. Tujuan melaksanakan asuhan kebidanan berkelanjutan yang komprehensif pada Ny. Z (23 tahun) di Klinik Pratama Fatimah Ali II, Deli Tua, sejak masa kehamilan trimester III hingga pelayanan Keluarga Berencana (KB). Metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif menggunakan manajemen asuhan kebidanan tujuh langkah Varney dan dokumentasi SOAP, dilaksanakan pada September 2025 hingga Januari 2026. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, pemeriksaan fisik, observasi, serta studi dokumentasi rekam medis dan buku KIA. Hasil asuhan antenatal dilakukan sebanyak tiga kali; keluhan fisiologis nyeri pinggang dan gangguan tidur berhasil diatasi melalui edukasi sleep hygiene dan mekanika tubuh. Pada persalinan tanggal 16 Desember 2025 terjadi rupture perineum derajat II yang ditatalaksana dengan penjahitan sebanyak tujuh jahitan luar-dalam menggunakan teknik matras dan subkutis secara aseptik. Bayi laki-laki lahir spontan, menangis kuat, berat 3.200 gram, panjang 49 cm, dan Apgar score 10. Kala III dan IV berlangsung normal serta hemodinamik ibu stabil. Asuhan nifas (empat kunjungan) menunjukkan involusi uterus optimal, luka perineum sembuh baik, dan produksi ASI lancar. Asuhan neonatus (tiga kunjungan) memastikan pertumbuhan bayi normal dan tali pusat lepas hari ke-14. Pada pelayanan KB, Ny. Z memilih Metode Amenorea Laktasi (MAL). Simpulan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. Z terlaksana secara aman, komprehensif, dan sesuai standar profesi tanpa ditemukan kesenjangan klinis yang signifikan antara teori dan praktik di lapangan.
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity of Care) pada Ny. E dengan Ruptur Perineum Derajat II di PMB Sartika Manurung, S.Keb, Bd Kecamatan Medan Johor Tahun 2026 Nasya Salwa Syanika; Juliana Munthe; Nur Azizah; Kamelia Sinaga; Sartika Manurung
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62195

Abstract

Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi persalinan pervaginam yang berkontribusi terhadap morbiditas ibu postpartum. Di Indonesia, ruptur perineum terjadi pada sekitar 75% ibu bersalin pervaginam, baik akibat robekan spontan maupun episiotomi, dengan komplikasi berupa infeksi luka jahitan 5%, perdarahan 7%, dan kematian ibu postpartum 8%. Tujuan melaksanakan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) pada Ny. E usia 24 tahun G1P0A0 dengan ruptur perineum derajat II di PMB Sartika Manurung, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan Tahun 2026 dengan pendekatan tujuh langkah Helen Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan Continuity of Care. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi sejak Agustus 2025 sampai Januari 2026. Hasil pada masa kehamilan trimester II–III (3 kali kunjungan ANC) ditemukan keluhan sering miksi dan edema ekstremitas yang tertangani melalui pendidikan kesehatan. Persalinan berlangsung spontan pervaginam pada 15 Desember 2025 pukul 00.15 WIB dengan tindakan episiotomi karena perineum kaku, mengakibatkan ruptur perineum derajat II yang segera dijahit. Bayi perempuan lahir hidup dengan APGAR 9 dan berat 3.500 gram. Masa nifas (4 kunjungan) dan bayi baru lahir (3 kunjungan) berlangsung normal tanpa komplikasi; ibu memilih KB suntik 3 bulan. Kesimpulan penerapan asuhan kebidanan berkelanjutan berbasis 7 langkah Varney efektif mendukung deteksi dini komplikasi, penyembuhan luka perineum, dan menjaga kesehatan ibu serta bayi.
Manajemen Asuhan Keperawatan Gerontik Berbasis Service Excellent dengan Intervensi Range of Motion pada Lansia Ny. N dengan Stroke Iskemik Suci Rani Amalia; Erika Erika; Rolasnih Lilista Simbolon; Petra Diansari Zega; Ferdy Ferdy
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62196

Abstract

Stroke merupakan gangguan neurologis yang terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak sehingga menimbulkan kerusakan jaringan otak dan berbagai gangguan fisik, psikologis, maupun sosial. Pada lansia, stroke dapat menyebabkan kelemahan anggota gerak, gangguan komunikasi, serta ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari sehingga memerlukan asuhan keperawatan komprehensif dengan pendekatan service excellent. Tujuan studi kasus ini adalah melaksanakan manajemen asuhan keperawatan gerontik yang service excellent pada Ny. N dengan stroke iskemik di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Metode penelitian adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi selama tiga hari perawatan. Hasil pengkajian menunjukkan Ny. N mengalami kelemahan tubuh sisi kiri, bicara pelo, dan ketergantungan total pada indeks Katz. Tiga diagnosa keperawatan ditegakkan yaitu gangguan mobilitas fisik, gangguan komunikasi verbal, dan defisit perawatan diri. Intervensi meliputi latihan Range of Motion (ROM), latihan komunikasi, bantuan aktivitas sehari-hari, edukasi, dan penerapan service excellent. Evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan mobilisasi, komunikasi verbal, serta perawatan diri, dengan penurunan tekanan darah dari 160/100 mmHg menjadi 140/90 mmHg. Kesimpulan penerapan asuhan keperawatan gerontik dengan pendekatan service excellent dan latihan ROM mampu membantu meningkatkan kondisi fisik serta kemandirian pasien stroke iskemik.
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity of Care) pada Ibu Nifas Ny. N dengan Bendungan ASI di Praktik Mandiri Bidan Desna Elfita Medan Denai Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 Shinta Olivia Hia; Siska Suci Triana Ginting; Kismiasih Adethia; Nur Azizah; Desna Elfita
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62197

Abstract

Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity of Care) merupakan pelayanan komprehensif yang diberikan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana. Masa nifas kerap dihadapkan pada gangguan klinis berupa bendungan ASI yang, apabila tidak ditangani, dapat berkembang menjadi mastitis dan menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Tujuan melaksanakan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. N dengan fokus pada pemantauan ibu dan bayi serta penatalaksanaan bendungan ASI melalui pendekatan manajemen kebidanan tujuh langkah Helen Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif pada Ny. N usia 32 tahun G2P1A0 di Praktik Mandiri Bidan Desna Elfita, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, sejak 23 November 2025 sampai 1 Maret 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi buku KIA, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil pelaksanaan Continuity of Care berjalan optimal. Pada kunjungan nifas kedua (hari ke-6) ditemukan bendungan ASI dengan payudara bengkak, nyeri, puting lecet, dan pengeluaran ASI tidak lancar. Intervensi berupa edukasi teknik menyusui, perawatan payudara (breast care), pijat oksitosin, kompres, serta menyusui on demand terbukti efektif mengatasi bendungan ASI. Pada akhir masa pendampingan ibu memilih Metode Amenore Laktasi (MAL) sebagai kontrasepsi. Simpulan penerapan manajemen tujuh langkah Helen Varney secara berkelanjutan efektif dalam memberikan pelayanan komprehensif, mendukung deteksi dini komplikasi, mengatasi bendungan ASI, serta berkontribusi terhadap upaya penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi.
The Effectiveness of Bitter Melon Juice Consumption (Momordica Charantia L.) in Reducing Blood Sugar Levels in Diabetes Mellitus Patients Dameria Gultom; Septika Siahaan; Masryna Siagian
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62202

Abstract

Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by chronic hyperglycemia and represents a rapidly growing public health problem worldwide and in Indonesia. Management of this disease can be undertaken through pharmacological and nonpharmacological approaches, one of which is the utilization of Momordica charantia L. (bitter melon) containing charantin, polypeptide-p, and lectin as hypoglycemic compounds. This study aimed to analyze the effectiveness of bitter melon juice consumption in reducing blood glucose levels among patients with diabetes mellitus in the working area of UPT. Puskesmas Soposurung in 2026. This was a quantitative study employing a quasi-experimental design with a pre-test and post-test non-equivalent control group design. The population comprised 118 patients with type 2 diabetes mellitus, from which 60 respondents were recruited through quota sampling and allocated into an experimental group (n=30) and a control group (n=30). The intervention consisted of 200 mL of bitter melon juice administered daily for 10 days. Random blood glucose was measured using a glucometer. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test and the Mann-Whitney U Test. The Wilcoxon test revealed significant differences in blood glucose levels before and after measurement in the control group (p=0.013) and in the experimental group (p<0.001). The Mann-Whitney test showed a significant difference in effectiveness between the two groups (p<0.001). Bitter melon juice consumption was proven effective in reducing blood glucose levels among patients with type 2 diabetes
Manajemen Asuhan Keperawatan Keluarga yang Service Excellent Pada Ny. H Dengan Tuberkulosis Paru di Desa Bangun Rejo Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 Sanni Sihombing; Sri Murtini; Petra Diansari Zega; Lisdayanti Simanjuntak; Pasu Sihombing
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62204

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global, dan Indonesia menempati urutan kedua tertinggi di dunia. Provinsi Sumatera Utara mencatat 49.999 kasus pada tahun 2024, dengan Kabupaten Deli Serdang menyumbang 5.972 kasus. Keberhasilan pengobatan tuberkulosis paru sangat dipengaruhi oleh peran keluarga dan penerapan pelayanan keperawatan yang berkualitas atau service excellent. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan manajemen asuhan keperawatan keluarga yang service excellent pada Ny. H dengan tuberkulosis paru di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosis, penyusunan intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek studi adalah satu keluarga dengan anggota keluarga menderita tuberkulosis paru. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik pada 11–23 Februari 2026. Hasil pengkajian menegakkan dua diagnosis prioritas, yaitu bersihan jalan napas tidak efektif dan manajemen kesehatan tidak efektif. Setelah dilakukan implementasi berbasis lima tugas kesehatan keluarga selama sepuluh hari, evaluasi menunjukkan bersihan jalan napas belum sepenuhnya teratasi, sedangkan manajemen kesehatan menunjukkan perbaikan. Simpulan penelitian ini adalah penerapan asuhan keperawatan keluarga yang service excellent efektif meningkatkan pemahaman, kepatuhan pengobatan, dan modifikasi lingkungan pada keluarga penderita tuberkulosis paru.
Analisis Pelaksanaan Postnatal Treatment Totok Wajah Sebagai Upaya Menurunkan Kecemasan Pada Ibu Nifas di PMB Yenni Kurniawati Kabupaten Langkat Sumatera Utara Tahun 2026 Regita Aprianda; Kismiasih Adethia; Anna Waris Nainggolan; Adelina Sembiring
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62226

Abstract

Kecemasan masa nifas merupakan bentuk rasa cemas yang dialami ibu saat melahirkan dan dapat berdampak buruk terhadap bayi dan kondisi mental ibu. Treatment totok wajah dapat menjadi upaya menurunkan tingkat kecemasan ibu nifas.Tujuan: menganalisis pelaksanaan postnatal treatment totok wajah dalam upaya menurunkan tingkat kecemasan pada nifas. Metode: penelitian ini adalah kuantitatif desain quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitan adalah seluruh ibu yang melakukan kunjungan postnatal di Praktek Mandiri Bidan Yenni Kurniawati Kabupaten Langkat, Sumut sebanyak 32 orang. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon dengan derajat kemaknaan α = 0.05. Hasil: tingkat kecemasan ibu nifas sebelum diberikan postnatal treatment totok wajah adalah 29 orang (90,6%) mengalami cemas berat dan 3 orang 9,4% mengalami cemas sedang. Setelah perawatan diberikan postnatal treatment totok wajah, tingkat kecemasan membaik secara signifikan, dimana 29 partisipan 90,6% mengalami kecemasan sedang dan 3 partisipan 9,4% mengalami kecemasan ringan. analisis Uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh yang signifikan pelaksanaan postnatal treatment totok wajah terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu nifas di PMB Yenni Kurniawati Kabupaten Langkat Sumatera Utara tahun 2025 dimana nilai p <0,001 (< 0,05). Kesimpulan: pelaksanaan postnatal treatment totok wajah dapat menurunkan tingkat kecemasan pada Ibu nifas.