cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Defisiensi Vitamin D dan Penyakit Arteri Perifer pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Stadium Akhir Firdaus, Asep Novi Taufiq; Yulistianingsih, Ari
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22905

Abstract

Pasien penyakit gagal ginjal kronik cenderung mengalami defisiensi vitamin D akibat hilangnya protein dan zat gizi mikro selama dialisis. Vitamin D berperan dalam peningkatan produksi angiotension coverting enzyme-2 sehingga mengurangi kelebihan angiotensin II yang memiliki efek merugikan pada sistem kardiovaskular. Kekurangan vitamin D dan kerusakan fungsi ginjal pada pasien gagal ginjal kronik menyebabkan ketidakmampuan ginjal dalam mengaktivasi vitamin D sehingga mengakibatkan permasalahan pada sistem kardiovaskular salah satunya adalah penyakit arteri perifer (PAP). Riset ini bertujuan untuk menganalisis hubungan defisiensi vitamin D dengan PAP pada pasien gagal ginjal kronik stadium akhir. Riset ini menggunakan metode penelitian cross-sectional yang dilaksanakan pada 24 subjek pasien gagal ginjal kronik stadium akhir di RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon dengan melakukan pemeriksaan kadar serum vitamin D dan pengukuran skor ankle brachial index (ABI) untuk menilai adanya PAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien hemodialisis yang mengalami defisiensi vitamin D memiliki skor ABI rendah sebanyak 40%, sedangkan pasien yang mengalami insufisiensi vitamin D memiliki skor ABI rendah sebanyak 53,3%. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tidak ada hubungan antara defisiensi vitamin D dengan PAP pada pasien gagal ginjal kronik stadium akhir (p=0,228).
Manfaat Kelor ( Moringa Oleifera) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini Susanti, Awari; Mayasari, Endang; Kasumayanti, Erma; Z.R, Zurahmi; ZA, Ayulia Fardila Sari
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22966

Abstract

Kelor merupakan salah satu pohon tropis dan sub tropis paling banyak manfaatnya, bernilai ekonomis tinggi dan banyak dikembangbiakkan, terutama pada negara-negara dengan angka kemiskinan tinggi, kesehatan buruk, dan malnutrisi. Data yang diperoleh di lapangan dianalisis secara deskriptif. Pengumpulan data tentang Manfaat Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini dilakukan dengan cara wawancara kepada salah satu pengurus Puskesmas. Pengetahuan mengenai Stunting pada anak setelah edukasi didapati pemahaman yang lebih rinci baik itu dari pemahaman dasar hingga mengenai pemanfaatan bahan makan daun kelor untuk pencegahan Stunting pada  anak-anak yang berada pada persentase 96,6 %. Setelah melakukan edukasi ini juga persentase kasus Stunting pada anak di Kabupaten Kampar mengalami penurunan. Diharapkan edukasi ini dilakukan dapat menjadi bahan penambahan informasi dan menjadi penambahan pengetahuan bagi masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Kampar. Serta diharapkan tim dapat memperluas sasaran agar pemanfaatan daun kelor untuk mencegah Stunting pada anak dapat dilakukan secara maksimal.
Hubungan Antara Beban Kerja dengan Kepuasan Kerja Perawat di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar Tahun 2023 Kasumayanti, Erma; Hotna, Siti; Mayasari, Endang
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22998

Abstract

Beban kerja yang berlebihan sangat mempengaruhi produktifitas tenaga kerja kesehatan yang berdampak pada kualitas pelayanan yang diberikan. Adanya tugas tambahan yang ditanggung oleh perawat yang melebihi dari kapasitas kerja perawat dapat menyebabkan buruknya kinerja dan kepuasan kerja perawat. Kepuasan kerja perawat dapat memberikan pengaruh terhadap aktualisasi diri dan perawat yang tidak memperoleh kepuasaan kerja maka perawat tersebut tidak akan pernah mencapai kematangan secara psikologis dan pada akhirnya menyebabkan frustasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beban kerja perawat dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Bangkinang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap Pejuang dan Sahabat RSUD Bangkinang sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariatdengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara beban kerja dengan kepuasan kerja perawat pelaksana dengan p value =0.002. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada pihak rumah sakit dapat memenuhi jumlah tenaga perawat setiap shif berdasarkan perhitungan ketenagaan sesuai klasifikasi tingkat ketergantungan pasien serta memberikan peluang pengembangan karir perawat dan memperhatikan kesempatan mengikuti pelatihan sesuai kompetensinya.
Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Imunisasi Rutin Lengkap dengan Kecemasan Kipi (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) di Klinik Mitra Medica Tahun 2023 Tobing, Yuliana Aquinsa; Sinaga, Elvina Sari; Gaol, Yuli Vera R Lumban; BA, Yuliana; Yuchi Sujana; Dakhi, Yulenti Meria
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23018

Abstract

Imunisasi ialah salah satu pendekatan paling efisien menghentikan penyebaran infeksi dan meminimalisir kesakitan dan kematian pada bayi maupun balita. Tujuan penelitian ini untuk mendapati ada atau tidaknya hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi rutin lengkap dengan kecemasan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) di Klinik Mitra Medica. Jenis penelitian ini dikenal sebagai penelitian analitik korelasi dan memakai pendekatan cross-sectional dengan sampel berjumlah 30 responden yaitu keseluruhan ibu yang mengunjungi Klinik Mitra Medica dan memiliki bayi antara usia 0 hingga 12 bulan. Dari pengetahuan ibu tentang imunisasi rutin lengkap dengan kecemasan KIPI hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ?-value = 0,000<0,05 berarti terdapatnya hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi rutin lengkap dengan kecemasan KIPI dan hasil uji chi-square sikap ibu tentang imunisasi rutin lengkap dengan kecemasan KIPI memperlihatkan bahwa p-value = 0,003 <0,05 yang berarti terdapatnya hubungan sikap ibu tentang imunisasi rutin lengkap dengan kecemasan KIPI.
Perbedaan Pertumbuhan Bayi dengan Perawatan Sehari-hari Menggunakan Gurita dan Tidak Menggunakan Gurita di Posyandu Desa Randu Merak Desyanti, Harwin Holilah; Sholihah, Aisyah Imroatus; Rahmah, Jamilatur; Elysi, Naflah Erlina; Safira, Silva
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23031

Abstract

Pemakaian pakaian bayi yang disebut gurita biasa digunakan oleh orang tua untuk merawat anaknya sehari-hari. Penggunaan gurita pada bayi merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang. Dahulu gurita diyakini bermanfaat untuk mengecilkan perut dan mencegah pusar menjadi bodong. Namun satu dekade terakhir ini  sering kali pemakaian gurita ditinggalkan oleh orang tua karena dapat mengganggu pertumbuhan anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan perawatan anak menggunakan gurita dan tidak menggunakan gurita. Desain penelitian menggunakan kasus kontrol dengan pengambilan sampel secara purposive sampling, sampel yang didapat 30 anak usia 3-72 bulan yang pernah dirawat menggunakan gurita dalam lama penggunaan yang sama dan 30 anak usia 3-72 bulan yang dirawat tidak menggunakan gurita. Dianalisis menggunakan chi square dan didapatkan hasil secara statistik terdapat perbedaan yang signifikan pada pertambahan berat badan dikurva hijau, dikurva kuning, dan pertambahan tinggi badan sesuai umur dengan p value < 0,05. Namun secara statistik tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada pertumbuhan berat badan dikurva merah dan pertambahan lingkar kepala sesuai umur dengan p value > 0,05.
Gambaran Konsep Diri Lansia di Kota Banda Aceh Amanda, Nabilla; Rahmawati, Rahmawati; Hadi, Nurul
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23046

Abstract

Permasalahan kesehatan sering dirasakan seiring bertambahnya usia seseorang. Hal ini dapat terjadi karenaproses menua yang mengakibatkan penurunan pada kondisi fisik, psikologis dan sosial, sehingga mempengaruhilansia dalam menilai dirinya sendiri (konsep diri). Konsep diri memiliki peranan penting bagi lansia, konsep diriyang positif menunjukkan penerimaan diri baik, sedangkan konsep diri negatif menunjukkan lansia merasarendah diri dan cenderung gagal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran konsep diri lansia diKota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study,dengan teknik non probability sampling. Sampel dalam penelitian ini lansia di Kota Banda Aceh yang berjumlah201 orang. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara terpimpin, analisa data yang digunakan adalahdistribusi frekuensi. Instrumen penelitian menggunakan Subjective Aging Perception Scale (SAPS). Hasilpenelitian didapatkan bahwa konsep diri lansia berada pada kategori positif (98,0%) dan kategori negatif (2,0%).Konsep diri pada lansia merupakan masalah penting untuk diperhatikan. Peneliti menyarankan bagi seluruhpelayanan kesehatan agar dapat memberikan edukasi kepada lansia maupun keluarga untuk lebih peduli terhadapkebutuhan fisik, mental dan kesehatan lansia agar konsep diri lansia menjadi lebih baik.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelulusan Uji Kompetensi Nasional pada Mahasiswa DIII Kebidanan dan DIII Keperawatan Fitria, Rahmah; Ningsih, Dewi Ayu
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23106

Abstract

Target nasional kelulusan uji kompetensi DIII Keperawatan dan DIII Kebidanan belum tercapai. Hasil kelulusan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor akademik (IPK dan status peserta/taker), faktor kognitif (mengikuti bimbingan belajar dan rasa cemas) dan faktor individu (Jenis Kelamin). Jenis studi ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam studi ini adalah mahasiswa DIII Keperawatan dan Kebidanan yang mengikuti uji kompetensi sejumlah 149 peserta. Studi ini menggunakan teknik total sampling dengan kriteria inklusi adalah terdaftar uji kompetensi tahun 2022, bersedia menjadi responden dan hadir saat pengisian survei penelitian sehingga jumlah sampel pada penelitian adalah 103 sampel. Teknik analisis data dengan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara Faktor Akademik yaitu IPK (? value = 0,013) dan status kepesertaan uji kompetensi (taker) (? value = 0,000) dengan kelulusan uji kompetensi nasional. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (? value = 0,646), keikutsertaan bimbingan belajar (? value = 0,647) dan rasa cemas (? value = 0,483) dengan kelulusan uji kompetensi nasional. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan penelitian selanjutnya menggunakan metode dan populasi yang lebih luas.
Anesthesia Management on Neonatal Atresia Duodenum with Gastric Outlet Obstruction: Case Report Hidayanti, Dwi; Woyka, Swanita 
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.23138

Abstract

This case report presents a thorough investigation into the condition of a 1-day-old male neonate diagnosed with Atresia Duodenum, elucidating the complexities of clinical manifestation, diagnostic assessments, surgical intervention, and post-operative care. The neonate displayed a spectrum of symptoms, encompassing vomiting, neonatal pneumonia, and gastric outlet obstruction, coupled with a history of low birth weight, BBLR, and polidaktili. The management of neonates with Atresia Duodenum is underscored as challenging, emphasizing the indispensable role of a multidisciplinary approach for optimal outcomes. Born at 36 weeks gestation through caesarean section due to polyhydramnion, the neonate presented distinct clinical features alongside relevant laboratory irregularities. Radiographic confirmation of the diagnosis revealed stomach dilatation with minimal air in the distal intestine. The subsequent Atresia Duodenum bypass procedure on October 10, 2023, was executed with scrupulous attention to intraoperative vital signs and anesthesia management. Post-operatively, the neonate demonstrated spontaneous breathing and stable vital signs but exhibited weakness upon NICU transfer. This in-depth analysis underscores the intricate nature of Atresia Duodenum, accentuating the complexities inherent in its diagnosis, surgical intervention, and post-operative care. Radiographic modality played a pivotal role in confirming the diagnosis, while the surgical procedure underscored the significance of timely and precise intervention. The post-operative phase unveiled persistent challenges, emphasizing the systemic impact of Atresia Duodenum and necessitating vigilant multidisciplinary care. This case report contributes nuanced insights to medical literature, emphasizing the imperative of a collaborative and multidisciplinary approach involving neonatologists, surgeons, and anesthesiologists. Ongoing research and shared experiences will further refine comprehension and elevate care standards for neonates with Atresia Duodenum.
Pengaruh Konsumsi Buah Kurma terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Remaja Putri di Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung Mufidah, Mufidah; Kunang, Analia; Sumarni, Sumarni
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23171

Abstract

Anemia adalah gangguan gizi ketika jumlah dan ukuran sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin turun di bawah nilai batas yang ditetapkan. Anemia paling umum adalah defisiensi besi dan banyak ditemukan pada remaja putri. Hal ini dikarenakan remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya, sehingga konsentrasi zat besi dalam darah dapat berkurang dan kadar hemoglobin atau sel darah merah menurun. Buah kurma merupakan tumbuhan herbal yang kaya zat besi dan kalsium yang penting untuk pembentukan sel darah merah serta sum-sum tulang. Kurma juga mengandung kalium dan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi pada tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kurma terhadap peningkatan haemoglobin pada remaja putri di Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian Quasy experiment yang berbentuk pre-post test design. Populasi penelitian ini adalah remaja putri di Universitas Muhammadiyah Pringsewu yang mengalami anemia dan bersedia menjadi responden. Hasil penelitian didapatkan rata-rata peningkatan kadar hemoglobin pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok control (2,468±1,43; 0,782±1,18). Hasil uji statistic menunjukkan bahwa p value 0,000 yang berarti bahwa ada Pengaruh Konsumsi Kurma dengan Peningkatan Haemoglobin Pada Remaja Putri Di Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung. Buah kurma dapat menjadi alternative penanganan anemia pada remaja putri.
Hubungan Perawatan Payudara terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Blud UPTD Puskesmas Abeli Kota Kendari Mutmaina, Rizka; Rahmawati, Dwi Ayu; Zakiah, Via
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23193

Abstract

Menyusui adalah proses yang diinginkan oleh semua ibu, keberhasilan ibu dalam memberikan ASI Eksklusif di pengaruhi oleh produksi ASI, pengetahuan, pendidikan, pekerjaan dukungan keluarga, putting yang lecet, infeksi payudara, hingga mitos selama masa menyusui. Perawatan payudara adalah tehnik merawat untuk meningkatkan produksi ASI. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi hubungan perawatan payudara terhadap keberhasilan ASI Eksklusf Di Wilayah Kerja BLUD UPTD Puskesmas Abeli Kota Kendari. Metode penelitian menggunakan metodologi kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanalan di BLUD UPTD Puskesmas Abeli pada bulan Oktober tahun 2023. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu menyusui, dengan sampel ibu menyusui ASI Eksklusif usia bayi 0-6 bulan berjumlah 80 orang. Tehnik pengambilan sampel mnggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan perawatan payudara terhadap keberhasilan ASI Eksklusif di BLUD UPTD Puskesmas Abeli dengan nilai P-value 0.000 <0.005. Kesimpulan : Produksi ASI kurang, pendidikan, pekerjaan, dukungan keluarga, kurangnya pengetahuan tentang ASI Eksklusif dan tehnik menyusui, serta kondisi emosional yang dialami ibu setelah persalinan menjadi faktor dari ketidakberhasilan ASI Eksklusif.

Page 56 of 242 | Total Record : 2415