cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Pengaruh Whatsapp Blast, Dukungan Guru dan Sikap Remaja Putri Terhadap Kepatuhan Minum Tablettambah Darah (TTD) di Wilayah Puskesmas Tampang Tumbang Anjir (Kajian Evaluasi Program Puskesmas Tampang Tumbang Anjir) Magdalena, Dian; Hartoyo, Edi; Djalalluddin, Djalalluddin; Husaini, Husaini; Parlindungan, Harapan
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.24669

Abstract

Remaja putri menjadi salah satu yang rentan mengalami anemia dan berpeluang sepuluh kali lebih rentan dibanding remaja putra, hal ini disebabkan karena remaja mengalami masa pertumbuhan yang pesat di masa pubertas dan rutin menstruasi sehingga memerlukan kadar zat besi yang lebih dibandingkan usia yang lain. Berdasarkan laporan pemeriksaan berkala Puskesmas Tampang Tumbang Anjir tahun 2021 kasus anemia pada remaja berjumlah 35% dari 3 (tiga) Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di wilayah Puskesmas Tampang Tumbang Anjir. (Laporan Puskesmas Tampang Tumbang Anjir, 2021). Tujuan penelitian ini adalah mengindentifikasi pengaruh whatsapp blast, dukungan guru dan sikap remaja putri terhadap kepatuhan minum tablet tambah darah (TTD) di wilayah puskesmas tampang tumbang anjir (kajian evaluasi program Puskesmas Tampang Tumbang Anjir). Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cros sectional. Variabel independent pengaruh whatsapp blast, dukungan guru dan sikap remaja putri sedangkan variabel dependent kepatuhan minum tablet tambah darah (TTD). Sampel penelitian adalah remaja putri baik yang sudah mentruasi atau belum sebanyak 82 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji reabilitas dan validitasnya oleh peneliti. Hasil analisis variabel yang berhubungan bermakna dengan kepatuhan minum TTD adalah pemberian Whatsapp Blast (p = 0,001 < a 0,05), remaja putri yang patuh memiliki sikap baik (P value < alpha (0,003<0,05), siswa yang patuh mendapat dukungan guru P value < alpha (0,003<0,05). Analisis multivariat menggunakan regresi logistik menghasilkan variabel yang signifikan yaitu variabel whatsapp blast" (P Value = 0,006), menunjukkan variabel whatsapp blast memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kepatuhan minum tablet tambah darah. Variabel yang berhubungan bermakna adalah pemberian whatsapp blast, dukungan guru dan sikap remaja putri. Berdasarkan uji multivariat menunjukkan variabel whatsapp blast memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kepatuhan minum tablet tambah darah.Sehingga WA Blast dapat digunakan sebagai pertimbangan dan referensi dalam upaya meningkatkan kepatuhan remaja dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
Analisis Faktor Pelayanan yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin Hikmat, Ramadhan Maulana; Bakhriansyah, Mohammad; Isa, Mohammad; Lahdimawan, Ardik; Shadiqi, Muhammad Abdan
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.24670

Abstract

Kepuasan merupakan ungkapan emosi yang dapat berupa perasaan senang atau kecewa yang muncul setelah membandingkan sesuatu yang diharapkan atau diinginkan dengan hasil dari suatu produk pelayanan. Beberapa pakar menganggap bahwa kepuasan pasien dan kepuasan penyelenggara sebagai aspek psikososial dari keefektifan layanan kesehatan. Menganalisis hubungan waktu tunggu laboratorium, jenis pembiayaan, tingkat kegawatan, luaran, dan lama waktu tunggu di IGD terhadap kepuasan pasien IGD RS Sari Mulia Banjarmasin. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional berjumlah 211 responden pasien IGD RS Sari Mulia Banjarmasin dengan metode accidental sampling menggunakan kuisioner dan rekam medis dengan uji univariat dan uji regresi logistik multinomial untuk analisis bivariat dan multivariat Terdapat hubungan tingkat jenis pembiayaan umum dengan tingkat kepuasan baik (p=0,029) dan tingkat kepuasan sangat baik (p=0,005). Tidak terdapat hubungan kepuasan terhadap lama tingkat kegawatan (p>0,05). Data tidak dapat dianalisis pada faktor lama waktu tunggu laboratorium dan luaran pasien karena terdapat variabel dengan jumlah 0 responden. Terdapat hubungan jenis pembiayaan umum dan tingkat kepuasan baik dan sangat baik pada pasien di IGD RS Sari Mulia Banjarmasin
Pemanfaatan Simplisia Daun Katuk Terhadap Produksi ASI Ibu Menyusui Post SC Samrida, Wa Ode Nesya Jeni; Ansi, Sitti Aisyah
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.24772

Abstract

Persalinan secara Sectio Caesarea (SC) menjadi salah satu pilihan untuk menyelamatkan ibu dan bayi tentunya dengan beberapa indikasi tertentu. Namun demikian, tidak sedikit keluhan yang dirasakan pad ibu pasca SC saat masa nifas, mulai dari rasa perih luka jahitan bahkan pengeluaran ASI yang tidak lancar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh (Desmawati, 2017) menyebutkan bahwa waktu pengeluaran ASI pada pasien SC lebih lambat, disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adanya bahan kimia (obat-obatan) saat proses SC sehingga menghambat hormone oksitosin dan prolaktin, mobilisasi yang kurang karena nyeri luka operasi ibu, dan lain-lain. Saat ini telah banyak penelitian yang dilakukan dengan memanfaatkan bahan alami guna meningkatkan produksi ASI, diantaranya pemanfaatan daun katuk. Penelitian ini merupakan Quasi experiment dengan desain Non Equivalent Control Group. Terdapat 2 kelompok yaitu kelpok control (ibu post SC yang tidak diberikan simplisia daun katuk) dan kelompok intervensi (ibu post SC yang diberikan simplisia daun katuk). Untuk mengetahui efektifitas pemberian simplisia daun katuk terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui post SC dilakukan uji perbedaan antara rata-rata peningkatan Berat Badan (BB) Bayi pada kelompok kontrol dan intervensi. Hasil Independet T test menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna peningkatan BB bayi antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan p=0,025 (p<0,05).Terdapat peningkatan produksi ASI yang signifikan, baik pada kelompok kontrol maupun kelompok intervensi sebelum dan setelah pemberian simplisia daun katuk (p=0,000 < 0,05). Simplisia daun katuk efektif untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui post Sectio Caesare (SC) (p=0,025 <0,05). Kata Kunci: ASI; Daun Katuk; Menyusui; Post SC; Simplisia
Pengaruh Media Vidio Animasi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Motivasi Tentang Pemeriksaan Sadari Dalam Pencegahan Kanker Payudara Tahun 2023 H, Desri Nova; Ningsih, Neneng Fitria; Armi, Yeltra; Ramadhanti, Indah Putri
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.24776

Abstract

Abstract Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan pada tahun 2020, terdapat 2,3 juta wanita yang terdiagnosis kanker payudara dan 685,000 kematian secara global. Hingga akhir tahun 2020, ada 7,8 juta wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara dalam 5 tahun terakhir, hal tersebut menjadikan kanker payudara menjadi kanker paling umum di dunia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan, sikap dan motivasi tentang pemeriksaan SADARI dalam pencegahan kanker payudara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre ekperimen semu yang berfungsi untuk mengetahui segala gejala atau pengaruh yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu, pendekatan yang digunakan pada pre ekperimen semu ini adalah one grup pretest posttest dalam one grup pretest posttest. Teknik pengambilan sampel adalah kuota sampling dimana sampelnya sebanyak 20 orang. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan sebelum diberikan media video animasi dengan setelah diberikan media video animasi dengan nilai p 0,000 (?<0,05), terdapat pengaruh yang signifikan antara sikap sebelum diberikan media video animasi dengan setelah diberikan media video animasi dengan nilai p 0,000 (?<0,05) dan pengaruh yang signifikan antara motivasi sebelum diberikan media video animasi dengan setelah diberikan media video animasi dengan nilai p 0,000 (?<0,05). Peneliti berharap agar petugas Kesehatan dapat memberikan sosialisasi akan pentingnya pemeriksaan SADARI guna pencegahan kanker payudara. Kata kunci : Pemeriksaan sadari, kanker payudara, Media video animasi
Efektivitas Program Edukasi dengan Exercise Pada Kelompok Pre Menopose dan Lansia di Wilayah Puskesmas Gunungkencana Tahun 2023 Solehah, Elly; Idealistiana, Lia
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.24784

Abstract

Menopause merupakan suatu kondisi yang akan dialami oleh setiap wanita sebagai bagian dari proses menua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program edukasi dengan exercise pada kelompok pre menopause dan lansia di Wilayah Puskesmas Gunungkencana Tahun 2023. Metode penelitian: desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang yaitu ibu yang berusia diatas 40 tahun di wilayah Puskesmas Gunungkencana yang diperoleh melalui cluster random sampling. Adapun variabel yang diukur adalah tingkat pengetahuan, sikap, pendidikan, pekerjaan, kelompok usia ibu menopause dan program edukasi dengan exercise. Hasil penelitian: Dari hasil penelitian pengetahuan kurang ada 36 (87,8%) yang tidak efektif, sedang pengetahuan cukup yang  tidak efektif ada 13 (72,2%)  dan pengetahuan baik yang efektif ada 1 (100%) terhadap program edukasi dengan exercise. Kesimpulan ada pengaruh dengan adanya program edukasi dengan exercise pada kelompok pre menopause dan lansia terhadap gaya hidup ke arah yang lebih baik dalam menjalani masa tua.
Efek Suplementasi Magnesium pada Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Tipe Ii: Evidence-Based Case Report Ribuan, Consistania; Wulandari, Yohannessa
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.24830

Abstract

Diabetes merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas di dunia terutama di negara dengan penghasilan rendah dan menengah. Pada pasien diabetes melitus tipe II (DMT2) sering terjadi defisit magnesium terutama pada pasien dengan profil kontrol glikemik yang rendah. Magnesium merupakan ion yang esensial, merupakan kofaktor utama pada bebagai reaiksi enzimatik termasuk untuk glikolisis. Magnesium juga terlibat pada regulasi sinyal insulin, ambilan glukosa oleh sel yang dimediasi oleh insulin, dan terlibat dalam sekresi insulin. Sehingga magnesium dapat memperbaiki kontrol glikemik pada pasien DMT2. Studi ini ingin mengetahui efek suplementasi magnesium oral pada kontrol glikemik pasien DMT2. Pencarian literatur dilakukan dengan advanced searching pada PubMed, Cochrane Library. Digunaka MeSH term dan penyaringan terhadap judul/abstrak dengan kriteria eligibilitas sebelum peninjauan jurnal. 6 artikel dipilih berdasarkan kriteria eligibilitas dan relevansi dengan pertanyaan klinis (PICO). Tiga review sistematis dan dua studi RCT menunjukan suplementasi magnesium dapat memperbaiki kontrol glikemik pada pasien DMT2 secara signifikan. Sedangkan satu studi review sistematis menunjukan penurunan gula darah puasa yang tidak signifikan, walaupun terjadi perbaikan HOMA-IR secara signifikan dan penurunan gula darah puasa lebih signifikan pada durasi suplementasi yang lebih panjang, serta kondisi hipomagnesemia. Suplementasi magnesium oral dapat memperbaiki kontrol glikemik pasien DMT2.
Eft, Terapi Doa, dan Seft Untuk Mengurangi Tingkat Stres, Kecemasan dan Depresi: Literatur Review Zani, Andri Yan Prima; Shari, Weni Widya
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.24925

Abstract

Kesehatan mental telah menjadi masalah serius di dunia ini. Beberapa bentuk penyakit mental yang dialami antara lain stres, kecemasan, dan depresi. Terapi komplementer diyakini dapat membantu mengatasi masalah kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi literatur mengenai terapi komplementer yaitu Emotional Freedom Technique (EFT), Terapi Doa dan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dalam mengatasi stres, kecemasan dan depresi. SEFT merupakan terapi yang menggabungkan terapi EFT dan terapi doa. Literatur yang dipilih dari Google Scholar dan PubMed, untuk periode 2018 hingga 2023. Hasil penelitian menemukan bahwa terapi komplementer EFT, Terapi Doa dan SEFT dapat menurunkan tingkat stres, kecemasan dan depresi untuk beberapa klien dengan kasus tertentu. Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara penurunan stres, kecemasan dan depresi dengan peningkatan kinerja setelah terapi komplementer.
Analisis Aktivitas Antioksidan Buah Blueberry (Ganus Vaccinium) Menggunakan Metode DPPPH Royani, Ida; Rizqi, Ain Tajriani; Abdullah, Rezky Putri Indarwati; Dwimartyono, Fendy; Safitri, Asrini
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.25039

Abstract

Senyawa yang bisa menghentikan, mencegah, ataupun menghambat oksidasi zat yang dapat teroksidasi oleh radikal bebas serta meminimalisir stres oksidatif. Apabila terbentuk banyak radikal, tubuh manusia membutuhkan antioksidan eksogen dikarenakan tubuh manusia tidak punya cukup antioksidan. Antioksidan eksogen dapat diperoleh dari tumbuh-tumbuhan di alam. Diantara tanaman yang memiliki kandungan senyawa antioksidan adalah buah blueberry . Demi mengetahui aktivitas kekuatan antioksidan dari buah blueberry memakai metode DPPH . Jenis penelitian ini dilakukan dengan desain analitik. Sampel dalam penelitian ini adalah buah blueberry yang teknik pengambilan sampelnya dilakukan dengan teknik kuota sampling sampai jumlah(kuota) yang diinginkan terpenuhi. Pengujian aktivitas antioksidan pada sampel dijalankan memakai metode DPPH (2,2Difenil-1 Pikrihidrazil). Analisis data dalam pengkajian ini menghitung dan menganalisa nilai IC50 yang didapatkan.dari persamaan regresi linear memakai perangkat lunak Microsoft Excel Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai IC50 buah blueberry adalah 827.287 ppm. Nilai tersebut menunjukan bahwa kekuatan aktivitas antioksidan dari buah blueberry mempunyai kekuatan aktivitas antioksidan yang lemah. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak metanol buah blueberry (Ganus vaccinium) dengan metode DPPH mengungkapkan bahwasanya ekstrak mempunyai aktivitas antioksidan lemah, bernilai IC50 sejumlah 827.287 ppm
Autoimmune Hemolytic Anemia in Pediatric: A Case Report Wongso, Clara Alvionita; Fahmi, Isfandiyar
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.25050

Abstract

Anemia hemolitik autoimun (AIHA) atau autoimmune hemolytic anemia merupakan suatu anemia hemolitik yang disebabkan oleh produksi antibodi tubuh yang merusak sel darah merahnya sendiri. AIHA diklasifikasikan sebagai "hangat" atau "dingin" berdasarkan suhu optimal di mana antibodi menunjukkan reaktivitas maksimal dan sebagai primer atau sekunder tergantung pada adanya penyebab. Presentasi klinis secara general melibatkan tanda dan gejala non-spesifik berupa jaundice, urin berwarna gelap, kelelahan, splenomegali dan kemungkinan hepatomegali. Tatalaksana lini pertama dimulai dengan glukokortikoid, 1 – 2 mg/kg/hari dengan tujuan mengurangi hemolisis serta menstabilkan kadar hemoglobin. Transfusi sering diindikasikan untuk anemia yang bergejala berat yang dapat mengancam nyawa. Seorang pasien perempuan berusia 16 tahun datang dengan keluhan lemas, demam hilang timbul, pucat, dan urin berwarna gelap selama 1 bulan. Hasil pemeriksaan laboratorium darah diperoleh eritropenia, leukopenia, penurunan kadar Hb <3 g/dL dan trombositopenia. Pada pemeriksaan apusan darah tepi didapatkan kesan pansitopenia et causa hemolitik (AIHA) dengan viral infection. Pasien di diagnosa menderita AIHA dan diberikan terapi lini pertama bersamaan dengan transfusi.
The Relationship Between Maternal Education Level and Family Income on The Incidence of Stunting in Toddlers at The Madiun City Health Center Nurwasilah, Nurwasilah; Sahadewa, Sukma; Andiani, Andiani
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.25180

Abstract

Stunting is a condition that occurs in toddlers who experience growth failure due to chronic malnutrition based on a z-score (TB/U) value of less than -2 SD (Standard Deviation). Stunting can be caused by a low level of maternal knowledge. Family income is also a risk factor for stunting. The purpose of this study was to analyze the relationship between maternal education level and family income on the incidence of stunting in toddlers at the Madiun City Health Center. This study used an analytical observational method with a case control design. The population in this study was all mothers who had toddlers in Madiun City. Respondents in this study consisted of 34 people, obtained from questionnaires with the total sampling method. The results of Chi-Square analysis showed that there was no relationship between maternal education level (p = 0.290), no relationship between family income level (p = 0.628), maternal education level and family income level (p = 0.545) greater than p value = 0.05; showed that there was no relationship between maternal education level and family income level with the incidence of stunting in toddlers at the Madiun City Health Center. There is no relationship between maternal education level and family income with the incidence of stunting in toddlers at the Madiun City Health Center.

Page 60 of 242 | Total Record : 2415