cover
Contact Name
Irika Widiasanti
Contact Email
irika@unj.ac.id
Phone
+6281578300565
Journal Mail Official
jurnalmenara@unj.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil - UNJ Jl Rawamangun Muka Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Menara: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 19074360     EISSN : 26225549     DOI : https://doi.org/10.21009/jmenara
Core Subject : Engineering,
Jurnal Menara ditujukan kepada semua akademisi dan praktisi di bidang Teknik Sipil. Dengan adanya Jurnal Menara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan keilmuan bidang Teknik Sipil dalam arti dapat memberikan pencerahan berpikir bagi yang ikut berpartisipasi aktif di dalamnya. Cakupan Jurnal Menara meliputi hasil penelitian eksperimental, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian pengembangan serta kajian ilmiah berupa studi literatur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi dalam bidang Teknik Sipil
Articles 245 Documents
ALTERNATIF PENANGANAN MASALAH GENANGAN AIR HUJAN PADA DRAINASE JALAN MENGGUNAKAN BAK PENAMPUNG DAN POMPA (Studi Kasus Jalan Nusa Indah Raya Kelurahan Malaka Jaya Jakarta Timur) Annisa P Dewanti; Arris Maulana; Daryati Sr
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.263 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan desain tangki penyimpanan berikut dan memompa untuk drainase. Perencanaan diupayakan sebagai alternatif untuk masalah perkiraan genangan setinggi 60 cm karena hujan yang sering terjadi di Jalan Nusa Indah Raya, sehingga tidak menghambat arus lalu lintas dan aktivitas di sekitar wilayah ini.Desain didasarkan pada observasi, studi pustaka, dan dengan mengikuti pedoman desain drainase yang relevan dari Departemen Pekerjaan Umum dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Analisis distribusi curah hujan dilakukan dengan metode Normal, Normal Log, Gumbel, dan Log Pearson III. Sedangkan, berdasarkan uji dispersi dan uji chi kuadrat dengan tingkat signifikansi (α) 0,05 kemudian, hasil pengendapan yang memenuhi syarat cames dari Log Pearson III dengan jumlah curah hujan (Xtr) sebesar 685,09 mm. Menggunakan metode Van Breen, nilai intensitas hujan diperoleh sebesar 154,15 mm / jam. Menurut daerah tangkapan drainase jalan ini, perhitungan debit banjir (Qr) menggunakan metode rasional dengan periode pengembalian 5 tahun diperoleh sebesar 0,1856 m³ / dt. Sementara itu, Kapasitas (Qs) saluran dihitung sebagai 0,2748 m³ / dtk. Ini berarti Qr> Qs, sehingga dimensi saluran tidak perlu diubah. Sementara itu, masalah genangan hujan masih terjadi karena rendahnya permukaan lokasi.Sementara untuk cara alternatif untuk mengatasi masalah genangan atau banjir yang disebabkan oleh permukaan tanah yang lebih rendah dari jalan ini, desain menggunakan pompa dan tangki penyimpanan dapat dilakukan. Tangki penyimpanan dengan volume sebagai penampung sementara sebelum dialirkan ke sungai Nusa Indah. Hasil dimensi untuk tangki penyimpanan adalah 26 x 5 x 4 meter. Bahan yang digunakan adalah tukang batu. Untuk desain pompa, dipilih dengan satu unit pompa sentrifugal dengan kapasitas 150 liter / detik
IMPLEMENTASI FASILITAS SOSIAL RUMAH SUSUN (Studi Kasus: Peremajaan Permukiman Kumuh di RT. 01 RW. 03, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat) Rezza S Hasyim; Doddy Rochadi; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.251 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi terbaik untuk merencanakan fasilitas sosial sewa apartemen sederhana di RT 01 / RW 03 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Masalah yang ditemukan di RT 01, adalah masalah jarak bangunan yang tidak layak untuk pemukiman, sistem pencahayaan rendah dan ruang penghijauan, sistem sanitasi yang buruk dan pengelolaan limbah, akses buruk ke perumahan, dan kurangnya toilet umum.Timeline proses desain dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2015. Pendekatan yang digunakan adalah observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Diskusi tentang keberadaan fasilitas sosial dan kebutuhan penyewa di dalam apartemen untuk bangunan apartemen telah ada sebelumnya dalam standar yang tercantum dalam SNI 03-1733-2004.Hasil dari perencanaan ini adalah dalam bentuk gambar desain datar dengan perencanaan fasilitas sosial, seperti pembuatan ruang multiguna, pemulihan tempat ibadah, sarana pemukiman kembali perdagangan dan perdagangan, pendirian taman, pembuatan jalan akses ke rumah susun, pembuatan tempat parkir bersama, dan penempatan peralatan penerangan umum. Jadi masalah permukiman di RT 01 / RW 03, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat bisa teratasi.
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR PANTAI CARITA SEBAGAI CAMPURAN AGREGAT HALUS PADA LAPIS PERMUKAAN ASPAL BETON TERHADAP PERSYARATAN PARAMETER MARSHALL Imam Arifiardi; Winoto Hadi; Adhi Purnomo
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.287 KB)

Abstract

Indonesia memiliki 285.252 km jalan aspal, jumlah akan terus bertambah seiring dengan perkembangan masing-masing daerah. Jalan aspal adalah bagian dari material perkerasan lentur yang materialnya terdiri dari agregat kasar, agregat halus, filler, dan aspal. Bahan agregat halus biasanya menggunakan pasir alam. Namun, mengetahui bahwa Indonesia adalah kepulauan yang memiliki luas lahan mencapai 1,06 juta hektar pasir pantai, pasir pantai dapat dianggap sebagai bahan alternatif sebagai agregat halus di jalan-jalan pengerasan aspal beton. Karena penggunaan material lokal di provinsi Banten, 33% pasir dari daratan pasir Teluk Banten dapat digunakan sebagai agregat halus di jalan aspal yang mengeras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran pasir pantai Carita 0%, 50% dan 100% sebagai agregat halus pada permukaan aspal beton terhadap parameter marshall (stabilitas, aliran, MQ, VMA, VFB, VIM) .Pasir pantai Carita yang diambil pada jarak 15 m dari pantai berwarna putih dan teksturnya tidak beraturan dengan permukaan yang tajam. Sifat fisiknya adalah (1) tipe berat 2,52 g / cc; (2) serapan dalam 1,89%; (3) nilai pasir setara dengan 60,29%; (3) tingkat endapan dalam 3,2%; (4) salinitas dalam 0%; dan (5) Perbedaan BJ dengan agregat keras 0,02 gr / cc, sehingga sifat fisik pasir pantai Carita memenuhi syarat sebagai agregat halus. Sedangkan campuran 0%, pasir pantai menggunakan pasir gunung. Penelitian ini menggunakan 6 sampel (0% dari pasir), 6 sampel (50% dari pasir), dan 6 sampel (100% dari pasir pantai). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Irigasi Balai Jalan di Bekasi pada bulan Desember 2014 hingga Juli 2015 dengan metode eksperimen.Berdasarkan hasil pengujian penggunaan campuran 0% dan 50%, pasir pantai memenuhi parameter persyaratan marshall termasuk stabilitas, aliran, MQ, VMA, VFB, dan VIM pada pengerasan AC-WC. Sedangkan hasil pengujian penggunaan campuran pasir pantai 100% memenuhi persyaratan aliran (3,10 mm), VMA (17,01%), VFB (65,56%), dan VIM (5,49%). Tapi itu tidak memenuhi syarat persyaratan stabilitas (678,65 kg) dan MQ (218,92 kg / mm). Menurut penelitian, pasir pantai Carita dapat digunakan sebagai agregat halus untuk permukaan aspal beton pada campuran 0% hingga 50% dari pasir. Disarankan untuk tidak menggunakan campuran 100% pasir pantai Carita sebagai substitusi agregat halus pada permukaan aspal beton karena nilai marshall tidak memenuhi syarat persyaratan.
ANALISIS MODEL PENGGUNAAN AIR TANAH DANGKAL DI WILAYAH JAKARTA SELATAN Henita Rahmayanti
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.885 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v5i1.8060

Abstract

Tujuan penelitian ini membuat model penggunaan air tanah dangkal untuk keberlanjutan daya dukung perkotaan di wilayah JakartaSelatan. Berdasarkan hasil simulasi dan asumsi yang berlaku dalam permodelan, kondisi air tanah dangkal di wilayah Jakarta Selatan jikatidak dilakukan intervensi maka tidak akan mampu mendukung kehidupan masyarakat di wilayah Jakarta Selatan, namun jikadilakukan intervensi maka ketersediaan air tanah dangkal akan mampu mendukung kehidupan masyarakat Jakarta Selatan
PERAN TIM TENDER DALAM USAHA PERAIHAN NILAI KONTRAK PADA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI Adhi Purnomo
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.108 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v5i1.8061

Abstract

Di dalam industri jasa konstruksi, khususnya kontraktor, proses perencanaan yangmatang dalam pelaksanaan proyek mempunyai andil yang cukup besar menentukankinerja proyek dan perusahaan itu sendiri. Tim Tender ini merupakan salah satuaktualisasi proses overlapping kegiatan pemasaran dan kegiatan produksi/operasidalam industri jasa konstruksi, sedangkan output dari Tim Tender ini adalah KontrakKonstruksi antara kontraktor dengan owner. Penelitian ini bertujuan mengetahuifaktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Tim Tender dalam melaksanakan kegiatantender ketika mengikuti proses pelelangan.Penelitian ini menggunakan analisis statistik untuk dapat mengetahui faktor-faktoryang mempengaruhi Tim Tender terhadap tingkat keberhasilan pelelangan.Dari hasil pengolahan data didapatkan faktor kompetensi perusahaan danketersediaan sumber daya manusia yang merupakan faktor paling dominan terhadaptingkat keberhasilan Tim Tender dalam melaksanakan kegiatan tender khususnyapada tender yang bersifat kompetitif.
PERBANDINGAN BERAT KUDA-KUDA BAJA ATAP LIMAS MENGGUNAKAN APLIKASI SAP 2000 – 2 DIMENSI DENGAN 3 DIMENSI Irika Widiasanti; Sittati Musalamah
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.838 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v5i1.8062

Abstract

Tulisan ini menyajikan hasil perbandingan rangka baja berat piramida model atap. Program 2D ​​dan 3D dalam SAP 2000 digunakan untuk memperoleh aksialkekuatan setiap batang dalam rangka baja dari model atap piramida. Lima model truss dirancang. Mereka memiliki 12 m, 15m, 18m, 21m dan Panjang 24 m masing-masing. Setiap rentang panjang dianalisis pada sumbu X dan Y arah menggunakan program SAP 2000, untuk mendapatkan gaya aksial. Di 2DProgram, truss utama bertindak pada arah sumbu X dan dimuat oleh setengah dari rangka yang beraksi pada arah sumbu Y. Dalam program 3 D, semua rentang panjang rangka model dievaluasi dalam arah sumbu X dan Y juga. Profil baja dengan sudut ganda dipilih untuk mendukung gaya aksial. Oleh karena itu, berat seluruh truss dapat dihitung.Hal ini menunjukkan bahwa berat yang dihasilkan dari program 3D diperoleh lebih ringan dari berat yang dihitung oleh program 2D. Namun, penelitian lebih lanjut dengan lebih banyak Asumsi detail dalam desain diperlukan n untuk menerapkan hasilnya untuk lebih banyak lagiaplikasi seperti: perbandingan biaya konstruksi di bawah profil yang berbeda, model atau desain yang berbeda
PENGARUH POSISI PEMBAKARAN DALAM TUNGKU TERHADAP DAYA LEKAT (BOND SHEAR) BATA MERAH PEJAL Muhamad Nur Rokib; Irza Ahmad; Dadang Suyadi
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.824 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v5i1.8063

Abstract

Dalam pembuatannya, bata merah dibuat dengan cara sampel dan menggunakan mesin modern.Tapi, banyak sekali bata merah buatan industri rumahan jadi, kualitas antar daerah itu tidak sama satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan ikatan bata merah geser yang disebabkan oleh perbedaan posisi terbakar di tempat api. Penelitian itutelah dilakukan di laboratorium material di Universitas Indonesia, Depok. The reaserchjadwal adalah dari bulan Maret hingga Mei 2002. Metode penelitian ini menggunakan eksperimentalmetode melalui uji materi di laboratorium dengan Anda perilaku yang berbeda, yaitu untuk kepalan tangankelompok, pasangan bata merah padat diambil dari atas tempat api, kelompok kedua,sepasang batu bata padat diambil dari tengah-tengah tempat api. Kelompok ketiga, pasanganbata merah padat diambil dari bagian bawah tempat api. Ketiga kelompok ini menggunakan 1 PC:4 komposisi PS masing-masing kelompok menggunakan sampel untuk uji gesekan horizontal merahpasangan bata padat dari tanggal penelitian ini, kita bisa mendapatkan tingkat geser ikatan dari pasanganbata merah padat di atas tempat api adalah 0,486 MPa, tingkat geser ikatan dari pasanganbata merah padat di tengah-tengah tempat api adalah 1.088 MPa, tingkat geser ikatan dari pasanganbata merah padat atau bagian bawah tempat api adalah 1,333 MPa. Uji hipotesis dengan menggunakan satucara varians analiysist, kita bisa mendapatkan Fcound = 42,6 di level signifikan (α = 0,01) dan kita bisadapatkan Ftable = 5,15, karena Fcound> F tabel, jadi Ho ditolak. Hasil dari penelitian ini, kamidapat menemukan perbedaan ikatan geser bata merah padat yang disebabkan oleh perbedaan posisiterbakar di tempat api.
PENGARUH PENGGUNAAN POZOLAN ALAM BANJARNEGARA SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN KOMPOSIT TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR Dayat Nurhidayat; Erna Septiandini; Nira Nasution
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.543 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v5i1.8064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan pesentase pozolanalam Banjarnegara pada lima perlakuan, dengan perlakuan E tanpa pozolan, danperlakuan A, B, C dan D berturut-turut dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15% dan20% dari berat semen komposit, untuk mencapai kuat tekan mortar normal danpada persentase berapa dicapai kuat tekan maksimum.Penelitian ini mengggunakan metode ekperimen sesuai SNI. Pengujian bahanagregat halus dan pengujian mutu dilakukan di Laboratorium Penelitian Bahandan Barang Dinas Perindustrian DKI Jakarta. Untuk campuran 1 semen komposit: 5 pasir. Jumlah sampel masing-masing perlakuan adalah 5 benda uji, jumlahsempel seluruhnya adalah 25 benda uji. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juli 2008.Berdasarkan perlakuan variasi persentase, hasil uji data memenuhi syaratnormalitas dan homogenitas serta analisa varians satu arah dan diuji dengan uji tsatu rata-rata satu pihak dengan taraf signifikan (α) = 0.01. Hasil uji kuat tekanrata-rata E sebesar 9.83 MPa dan kuat tekan rata-rata A, B, C dan D berturut–turut sebesar 8.15 MPa, 10.37 MPa, 10.03 MPa, dan 11.25 MPa. Nilai kuat tekanrata-rata mortar B, C dan D melebihi nilai kuat tekan rata-rata mortar tanpapozolan. Berdasarkan hasil uji t didapat persentase maksimum pada mortar Ddengan kuat tekan rata-rata sebesar 11.25 MPa dengan persentase pozolansebesar 20%. Mortar A, B, C dan D masuk kedalam mortar tipe N (SNI-6882-2002).
PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI DAN KAPUR SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN KOMPOSIT PADA PEMBUATAN PAVING BLOCK Prama Setiawan; Prihantono ST; Gina Bachtiar
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.946 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v5i1.8066

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui fungsiAbu sekam padi dan kapur dalamlima melakukan seperti melakukan A (tanpa abu sekam padi dan kapur) dan melakukan B, C, D dan E denganvariasi 2,5%; 5%; 7,5% dan 10% berat semen untuk paving block.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen mengikuti uji pasir SNI danuji kualitas dilakukan di pusat penelitian materi departemen industri DKIJakarta. Untuk membuat paving block di Harapan Jaya fabrique di M.Kahfi IICiganjur, Jagakarsa. Untuk komposisi, paving block adalah 1 semen: 6 pasir. Inipenelitian dilakukan pada bulan April - Juli 2009.Produk penelitian ada yang berbeda dengan point press test pavingblok dalam menggunakan substitusi RHA dan kapur dalam prosentase 0%; 2,5%; 5%;7,5% dan 10%.
PEMANFAATAN SERAT BAMBU PADA PEMBUATAN PANEL SERAT SEMEN SEBAGAI ALTERNATIF DINDING PENYEKAT RUANGAN Wahyuning Handayani; Gina Bachtiar; Nira Nasution
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.862 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v5i1.8067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui panel semen fiber aflexibelity memanfaatkan serat dari bambu. Sebagai dinding alternatif ruangan dengan campuran I kg Semen Portland komposit (PCC): 0,5 kg air: 2% CaCl2 (kalsium klorida). Lakukan apa bahannya 3%, 5% dan 7% serat bambu. Uji fleksibilitas dengan Mesin Fleksibilitas (UTM INSTRON). Penelitian tentang metode yang digunakan adalah metode percobaan untuk mengikuti SNI 15-0233-1989 (Tentang Kualitas dan Metode Uji Fleksibilitas Serat Semen). Untuk melakukan melaksanakan penelitian ini di bengkel kayu. Fakultas KehutananInstitut Pertanian Bogor (IPB) dan laboratorium penelitian non logam pusat materi dan Departemen Perindustrian DKI di Letjen SupraptoCempaka Putih Jakarta Pusat. Untuk uji tahan air dan serat semen berat panel. Di laboratorium kayu Fakultas Kehutanan (IPB) menggunakan 3 Laboratoriumadalah laboratorium Bio Composite untuk pembuatan laboratorium kayu solid untuk mengukur dan teknik laboratorium kayu untuk uji fleksibilitas, waktu untuk melakukan hal ini penelitian pada April 2009 - Juni 2009. Produk penelitian adalah apa fleksibilitas yang berbeda dalam pencampuran serat yang berbeda. Skor terbesar fleksibilitas dari carry. Digunakan campuran 5% tetapi skorminimum fleksibilitas tidak lebih dari dari nilai kelenturan kelas standar serat semen minimum.

Page 10 of 25 | Total Record : 245


Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 1 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 2 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 2 (2022): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 2 (2021): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2021): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 2 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 1 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 12 No 1 (2017): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2014): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2013): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil More Issue