cover
Contact Name
PUPUNG PUSPA ARDINI
Contact Email
pedagogika.fip@ung.ac.id
Phone
+6282195521560
Journal Mail Official
pedagogika.fip@ung.ac.id
Editorial Address
Jln. Jend. Sudirman No. 6, Kota Gorontalo. 96128. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
PEDAGOGIKA
ISSN : 20864469     EISSN : 27160580     DOI : https://doi.org/10.37411
The PEDAGOGIKA with registered number ISSN p-2086-4469, ISSN e-2716-0580 is a collection of educational scientific articles, especially in the fields of educational sciences such as Educational Management, Guidance and Counseling, Primary/Elementary and Teacher Education, Early Childhood and Teacher Education, Educational Technology and others published by Faculty of Education, Gorontalo State University.
Articles 125 Documents
Implementasi Kegiatan Gemar Membaca Melalui Program Pojok Baca Melda Melda; Sulfasyah Sulfasyah; Munirah Munirah
PEDAGOGIKA Vol 13 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v13i2.1596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, faktor pendukung, dan faktor penghambat kegiatan gemar membaca melalui program pojok baca di SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan melalui proses perencanaan yang komprehensif melalui pembentukan tim pelaksana, penyusunan target, jadwal, dan melaksanakan rapat secara rutin. Penerapan program pojok baca di SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Makassar dilakukan dengan 3 tahapan utama yaitu tahap sosialisasi, tahap implementasi, dan tahap pembiasaan. Faktor pendukung program pojok baca meliputi keterlibatan secara aktif perangkat sekolah dan ketersediaan serta pembaharuan buku-buku secara berkala, sementara faktor penghambat yaitu faktor lingkungan dan faktor psikologis. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu implementasi kegiatan gemar membaca melalui program pojok baca di SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Makassar dapat berjalan dengan baik karena terlebih dahulu dilakukan perencanaan yang komprehensif dan penerapan program berjalan berdasarkan perencanaan yang telah dibuat
Meningkatkan Aktivitas Dan Motivasi Belajar Matematika Melalui Rotating Trio Exchange SAHARA TEGILA
PEDAGOGIKA Vol 14 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v14i1.1832

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang bersifat universal. Agar tujuan pembelajaran tercapai maka guru matematika perlu berinovasi dan memilih strategi pembelajaran yang tepat. Apakah penggunaan Strategi Pembelajaran Aktif Dengan Rotating Trio Exchange dapat meningkatkan Aktivitas dan Motivasi belajar peserta didik kelas X DPIB di SMK Negeri 3 Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas X RP SMK Negeri 3 Gorontalo, Provinsi Gorontalo tahun pelajaran 2021/2022. Hasil Penelitian Tindakan Kelas yang telah dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus dan berdasarkan seluruh pembahasan, analisis data yang telah dilaksanakan, maka di sini dapat disimpulkan sebagai berikut : pada siklus I persentase aktivitas belajar peserta didik dalam kategori tinggi atau sangat tinggi mencapai 70 %, sedangkan pada siklus II persentase aktivitas belajar peserta didik dalam kategori tinggi atau sangat tinggi mencapai 88 %. Peningkatan skor aktivitas dari siklus I ke Siklus II adalah 18 % hal ini berarti di atas indikator keberhasilan yang ditetapkan. Jadi, melalui pembelajaran aktif dengan Rotating Trio Exchange, aktivitas belajar matematika siswa kelas X DPIB SMK Negeri 3 Gorontalo dikatakan meningkat (sesuai dengan indikator keberhasilan) yang semula pada siklus I dengan persentase 70 % dan siklus II 88 %. Peningkatannya adalah 18 %. Motivasi belajar matematika siswa kelas X DPIB SMK Negeri 3 Gorontalo dapat dikatakan meningkat (sesuai dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan) Pada siklus I persentase motivasi belajar peserta didik dalam kategori tinggi atau sangat tinggi mencapai 61 %, sedangkan pada siklus II persentase motivasi belajar peserta didik dalam kategori tinggi atau sangat tinggi mencapai 81 %. Peningkatan skor aktivitas dari siklus I ke Siklus II adalah 20 % hal ini berarti di atas indikator keberhasilan yang ditetapkan. Jadi, melalui Pembelajaran aktif dengan Rotating Trio Exchange, motivasi belajar matematika siswa kelas X DPIB SMK Negeri 3 Gorontalo dikatakan meningkat (sesuai dengan indikator keberhasilan) yang semula pada siklus I dengan persentase 61 % dan siklus II 81 %. Peningkatannya adalah 20 %.
Pengaruh Ekstrakurikuler Pramuka Terhadap Pembentukan Profil Pelajar Pancasila Raja Nurul Fitria Destiana; Hambali Hambali; Mirza Hardian
PEDAGOGIKA Vol 14 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v14i1.2201

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh ekstrakurikuler pramuka terhadap pembentukan profil pelajar pancasila di SMAN 5 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif dan hubungan kausal. Adapun populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pramuka di SMAN 5 Pekanbaru yaitu sebanyak 32 siswa. Besar sampel dalam penelitian ini ialah seluruh populasi atau disebut juga total sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan ialah angket dan dokumentasi, pengolahan data menggunakan aplikasi IBM SPSS Version 25. Penelitian ini menggunakan uji normalitas untuk melihat apakah data berdistribusi normal atau tidak, uji linearitas untuk melihat hubungan antar variabel bebas dan terikat linear atau tidak, kedua uji tersebut merupakan syarat dalam melakukan analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai koefisien regresi X sebesar 0,687, dengan persamaan regresi Y= -0,256 + 0,687x menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai Ekstrakurikuler Pramuka, maka nilai Pembentukan Profil Pelajar Pancasila bertambah sebesar 0,687 dengan arah positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima dan kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka (variabel X) berpengaruh positif terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila (Y).
Penerapan Metode STIFIN Dalam Memahami Gaya Belajar Siswa Nur Aisyah; sholehatun mahdia
PEDAGOGIKA Vol 14 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v14i1.2202

Abstract

Ada cara untuk mengamati perbedaan seberapa baik siswa dalam memahami mata pelajaran yang diajarkan selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, untuk menghasilkan pembelajaran yang baik perlu memperhatikan beberapa unsur, salah satunya adalah aspek pendekatan pembelajaran yang efektif. Metode kecerdasan STIFIN merupakan salah satu dari beberapa pendekatan efektif yang dapat digunakan selama proses pembelajaran. Pendekatan ini berusaha untuk memudahkan siswa memahami gaya belajar. Adapun tujuan penelitian ini yakni untuk memahami gaya belajar siswa Wilayah Al-Mawaddah Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk beberapa jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Observasi dan dokumentasi langsung, yang dimulai dengan melihat data wawancara dan dokumentasi selama di lapangan,. Dari penelitian ini diketahui bahwa siswa lebih mudah memahami strategi pembelajaran yang efektif untuk digunakan selama proses pembelajaran. Adapun penerapannya dapat dilakukan dengan diawali ice breaking untuk menyamakan kondisi peserta didik supaya mempermudah dalam memahami materi yang disampaikan. Penyediaan media juga sangat mendukung dalam proses pembelajaran guna memberikan dukungan terhadap siswa. lalu dilakukanlah pendekatan sesuai dengan mesin kecerdasar masing-masing siswa.
Pengelolaan Digitalisasi Sekolah Pada Sekolah Penggerak Saripa Abdullatif; Fory Armin Nawai; Arifin Arifin
PEDAGOGIKA Vol 14 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v14i1.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) perencanaan digitalisasi sekolah pada sekolah penggerak tingkat SD di Kota Gorontalo, (2) pelaksanaan digitalisasi sekolah pada sekolah penggerak tingkat SD di Kota Gorontalo, (3) pengawasan digitalisasi sekolah pada sekolah penggerak tingkat SD di Kota Gorontalo. Merode penelitian yang digunakan yakni eksplanatori. Teknik pengumpulan data yakni dengan melakukan penyebaran angket dan wawancara. Ruang lingkup penelitian ini yakni untuk mengetahui sejauhmana pengelolaan digitalisasi sekolah pada sekolah yang melaksanakan Program Sekolah Penggerak tingkat SD di Kota Gorontalo dalam memanfaatkan dan mengembangkan platform digital. Penelitian ini dilakukan di 8 (delapan) Sekolah Dasar di Kota Gorontalo dengan jumlah responden penelitian ada 68 orang yang terdiri dari 60 orang guru dan 8 Kepala Sekolah yang melaksanakan Program Sekolah Penggerak angkatan pertama di Kota Gorontalo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan digitalisasi sekolah pada sekolah penggerak tingkat SD di Kota Gorontalo, terletak pada kategori pencapaian “Sangat Baik” dengan rata-rata sebesar 89,73% (2) pelaksanaan digitalisasi sekolah pada sekolah penggerak tingkat SD di Kota Gorontalo, terletak pada kategori pencapaian “Baik” dengan rata-rata sebesar 86,50% (3) pengawasan digitalisasi sekolah pada sekolah penggerak tingkat SD di Kota Gorontalo, terletak pada kategori pencapaian “Baik” dengan rata-rata sebesar 86,81%.
Pelaksanaan Sistem Zonasi Pada Penerimaan Peserta Didik Baru Kris Setyaningsih; Ibrahim Ibrahim; Uswatun Hasanah
PEDAGOGIKA Vol 14 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v14i1.2112

Abstract

This article is entitled the implementation of the zoning system in accepting new students at SMAN 3 Lais. The problem in this article was about how to implement the zoning system for accepting new students at SMA Negeri 3 Lais. The type of research was used descriptive-qualitative and conducted directly in the field. The data for this study were collected through observation, interview, and documentation. The data analysis techniques in this study are data collection, data reduction, data presentation, and data verification. The results of this study indicate the implementation of the zoning system in accepting new students at SMA Negeri 3 Lais has gone well, such as providing motivation by giving rewards to teachers, conducting guidance and direction, and establishing good coordination and communication.
Best Practice Layanan Kantin Sekolah; Sehat, Cinta Lingkungan dan Motivasi Jiwa Kewirausahaan Fathurrahman; Asmoni
PEDAGOGIKA Vol 14 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v14i1.2229

Abstract

Abstrak: Layanan kantin sekolah sehat merupakan kebutuhan primer dalam manajemen sekolah sebagai upaya menyediakan makanan sehat dan bergizi bagi peserta didik sekaligus penyiapan generasi unggul di masa mendatang. Kajian kantin sehat dan pembelajaran cinta lingkungan serta motivasi untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan ini mengungkap ‘best practice’ atau pengalaman sekolah dan madrasah dalam memberikan layanan kantin sekolah. Metode penelitian menggunakan studi dokumentasi dimana sumber data diperoleh dari berbagai sumber atas layanan kantin sebagai best practice yang diketengahkan dari sumber pemberitaan dari internet. Pengolahan data mendasarkan pada klasifikasi dalam penyajian, reduksi, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat sekolah dan madrasah yang memberikan layanan kantin sekolah memperhatikan sarana bersih dan sehat serta prasarana tempat yang nyaman. Jajanan yang disediakan juga memperhatikan kebersihan dan kesehatan baik secara substansi maupun pengolahannya. Keberadaan kantin sekolah juga digunakan sebagai wahana pembelajaran cinta pada lingkungan bersih dan sehat serta dimanfaatkan juga sebagai penguatan jiwa kewirausahaan. Kata kunci : Best Practice Kantin Sekolah; Sehat; Cinta Lingkungan; Jiwa Kewirausahaan. Abstract: School canteen services are a primary need in school management as an effort to provide healthy and nutritious food for students as well preparing good generations in the future. This study of school canteens in provide healthy food for students and environmental learning as well to give an entrepreneurial spirit from the school best practices in school canteen services. This research method uses a dokumentation study where data sources from canteen services as best practice which are reported from news in the internet. Data analysis process was based on classification, reduction, and drawing conclusion. The result showed that there were four school gave school canteen services; paying attention to hygiene and healt facilities, comfortable place and infrastructure. Food and snacks were provided hygiene and health both material and processing. The school canteen was also used to give learning in an environmental health and entrepreneurship training. Kata Kunci: School canteen best practice, healthy, environmental care, entrepreneurial spirit.
The Influence of Job Crafting Training on Employee Work Engagement in General Elections Commission Purwakarta Thesa Nur Adi Pratama; Missiliana Riasnugrahani; C.M. Indah Soca R. Kuntari
PEDAGOGIKA Vol 14 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v14i1.2193

Abstract

The purpose of this study was to see the influence of job crafting training on employee work engagement in General Elections Commission districts Purwakarta before and after job crafting training. The sample in the study consisted twelve employees of General Elections Commission districts Purwakarta. The research used mixed methods research. The design used in this study is quasi-experimental (i.e., intervention group, N = 6, and a control group, N = 6). The research data were obtained from the UWES-17 (Utrecht Work Engagement Scale) [23]. The data processed with Wilcoxon and Mann-Whitney U statistic test. This study shows that job crafting training enhances work engagement in General Elections Commission district Purwakarta. This study suggests the agencies to provide job crafting training to all employees of General Elections Commission districts Purwakarta as an effort that can be to increase work engagement.
Desain Pengembangan E-Modul IPA Materi Kalor Berbasis Flipbook Maker Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Irvin Novita Arifin; Rifda Mardian Arif; Vicka Mutiati Arifin; Yenti Juniarti; Icam Sutisna
PEDAGOGIKA Vol 14 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v14i1.2192

Abstract

This study aims to produce a product development design for the Science E-Module Heat Material Based on Flipbook Maker to increase the learning motivation of fifth-grade students at 60 State Elementary Schools, East City, Gorontalo City. The method used in this study refers to the Hannafin & Peck model. Hannafin & Peck’s model is a product-oriented research model. This model means that the product produced in this research is prioritized. At the same time, the effect produced in this study is an e-module of heat material based on flipbook maker in improving learning motivation of fifth-grade students. The E-Module of heat material design based on Flipbook Maker, which is designed using the Flipbook Maker application, has very feasible criteria of 95%. Thus, the E-module (electronic module) of heat material science designed using the Flipbook Maker application is included in the possible standards, can be used in learning, and is believed to generate student motivation in education, train students to think high-level and master technology.
Steam Learning Training Through Loose Part Media in The Coastal Area Sri Rawanti; Setiyo Utoyo; Pupung Puspa Ardini
PEDAGOGIKA Vol 14 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v14i1.2194

Abstract

Steam learning training through the Loose Part Media is a community service program that aims to provide education to institutions, educators and parents of students in an effort to improve the quality of education, especially early childhood education. STEAM learning for early childhood or pre-school children emphasizes more on active learning, stimulating children, solving problems, focusing on solutions, building logical and systematic ways of thinking and sharpening critical thinking skills. In optimizingtheapplication of STEAM learning, it is necessary to support adequate teaching resources, especially in the procurement of teaching media and play tools. Reviewing from the strategic location of the service located in Bone Bolango Gorontalo province which is a coastal area far from the city so that it is difficult to procure teaching media and play tools. Therefore, one of the right solutions that can support the optimization of the application of STEAM learning is the use of Loose Part media. Throughthe use of Loose Part media, institutions, educators and parents can use objects in the environment around children as teaching media and play tools.

Page 9 of 13 | Total Record : 125