cover
Contact Name
Abdul Mujib
Contact Email
pascasarjanaiainmetro@gmail.com
Phone
+6285279213212
Journal Mail Official
pascasarjanaiainmetro@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara 15A Iringmulyo, Metro Timur, Kota Metro, Lampung
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan
ISSN : 2538049x     EISSN : 25486446     DOI : https://doi.org/10.1234510/ri'ayah
Core Subject : Education,
Riayah Jurnal Sosial dan Keagamaan which is published by Post Pascasarjana IAIN Metro Lampung. The accepted papers are the scientific which are the outcomes of either research or thoughts that never be published in other medias. The Journal Ri’ayah publishes works and relevanced issue refers to Social and Religious Journal in some studies such as: Social Phenomenon, Conflict of Religion, Social Violance, Harmony of Prularism, Multikulturalism, Religous Education, Social Culture, Social Studies, Humaniora, and the others. It is published for the readers both regional and global. The Ri’ayah is published into two volumes a year ( June and December). As the peer-review of Indonesian Journal, we accept scientific works on islamic studies which are writen both in English and Indonesia. Feel free to send the papers through
Articles 175 Documents
AKULTURASI BUDAYA JAWA SEBAGAI STRATEGI DAKWAH Rina Setyaningsih
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 5 No 01 (2020): Islam dan Budaya Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya sudah melekat dalam masyarakat Indonesia sebelum Islam datang. Terutama di komunitas Hindu-Budha, orang tidak mengenal Islam. Banyak kelompok masih percaya pada animisme-dinamisme. Terutama masyarakat Jawa yang berbau mistis masih sering dilakukan. Budaya dibagi menjadi tiga fase yaitu: budaya Jawa pra-Hindu-Buddha, ciri menonjol dari struktur masyarakat pada waktu itu didasarkan pada aturan hukum adat dan sistem keagamaannya, yaitu animisme-dinamisme yang merupakan inti dari budaya yang mewarnai semua aktivitas kehidupan rakyat. Hukum adat sangat mengikat sehingga masyarakatnya statis dan konservatif. Budaya Hindu Jawa, Pada fase ini proses pengembangan budaya Jawa merupakan pengaruh kuat budaya India (Hindu). Dalam masyarakat Jawa, pengaruh Hindu-Budha bersifat ekspansif, sementara budaya Jawa yang menerima pengaruh dan menyerap unsur-unsur Hindu-Buddha setelah melalui proses akulturasi tidak hanya mempengaruhi sistem budaya, tetapi juga mempengaruhi agama. Dan budaya Jawa dalam fase menyebarkan dan melembagakan propaganda di Jawa. Pada fase terakhir ini Islam telah masuk ke Indonesia dan masyarakat sudah mulai memeluk Islam melalui propaganda dengan media budaya sehingga bisa diterima oleh semua pihak.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PESAN DAKWAH DALAM PROGRAM ACARA SIRAMAN QALBU BERSAMA USTADZ DANU DI MNCTV (Studi Desa Tanjung Rejo Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran) M. Nasor; Esen Pramudya Utama; Devi Saraswati
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 6 No 01 (2021): Islamic Spiritual
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah bisa dilakukan dalam berbagai versi, salah satunya dengan cara berdakwah yang dilakukan oleh Ustadz Danu dalam acara siraman Qalbu di MNCTV. Ustadz Danu merupakan salah seorang yang berhasil menemukan titik temu antara penyakit jiwa (akhlak yang kurang terpuji) dan penyakit jasmani (fisik/badan) pada manusia. Acara Siraman Qalbu yang dibawakan oleh Ustadz Danu ternyata memunculkan beberapa persepsi atau tanggapan masing-masing masyarakat mengungkapkan tentang dakwah Ustadz Danu diacara siraman qalbu dengan berbagai macam. Dalam hal ini penulis ingin melihat persepsi dari masyarakat tentang dakwah Ustadz Danu dengan cara penyembuhan penyakit melalui bacaan do’a oleh Ustadz danu, dan bacaan sholawat islam dalam penyembuhan penyakit yang diderita oleh jama’ahya atau narasumber yang berkonsultasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan (Purposive Sampling) yaitu orang-orang yang diseleksi atas kreteria-kreteria berdasarkan tujuan riset. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini merupakan metode observasi, wawancara (interview) dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tehnik deskriptif kualitatif. Jumlah populasi 116 kemudian diambil sample 10 orang. Dengan menggunakan metode penelitian secara non randomsamplingatau non probabilityyang artinya tehnik pengambilan sample yang tidak semua individu dalam populasi diberi peluang yang sama untuk dipilih menjadi sample. Berdasarkan dari penelitian yang dilakukan menulis menemukan berbagai faktor persepsi diantaranya a) Menarik perhatian, b) mulai mempelajari, c) menerapkan pesan dakwah yang disampaikan oleh Ustadz danu dalam kehidupan sehari-hari. Serta adanya respon positif dari masyarakat saat ikut mengaminkan do’a dan nasehat Ustadz danu memberikan ketenangan hati, dan sedikit mengurangi sakit, ketika kita niatkan semua hanya kepada Allah SWT. Pesan dakwah yang disampaikan oleh Ustadz danu selalu mengingatkan untuk menjaga akidah (keimanan), akhlak (perbuatan), syariah (ibadah). Pesan dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Danu dalam acara Siraman Qalbu di MNCTV menyatakan bahwa dari kesimpulan pesan dakwah yang disampaikan dengan mengikuti tata cara berdoa dengan Ta’awudz, bismillah, hamdallah, dan kemudian sholawat Nabi seperti dalam sholat, lalu memohon ampun atas dosa-dosa yang telah diperbuat, kemudian menyebutkan apa yang diinginkan, diakhiri dengan tasbih, tahmid, tahlil, takbir dan Kun fay yakun.
PEMBAHARUAN PENDIDIKAN PERSPEKTIF AHMAD DAHLAN Erjati Abbas
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 5 No 02 (2020): Covid-19, Agama dan Lingkungan
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Islamic reform movement in Indonesia cannot be separated from the figure of Ahmad Dahlan through the Muhammadiyah organization. This can be traced through the early history and development of Muhammadiyah which was shown by Ahmad Dahlan's character through the idea of renewal or the tajdid movement. This article looks at the character of KH. Ahmad Dahlan from an anthropological and sociological perspective. The reading is intended to determine the role of the character in the map of the development of the community. The main thing to be examined in this article is the correlation between KH. Ahmad Dahlan and the pesantren education system in Indonesia. The correlation between Muhammadiyah and Islamic boarding schools was studied using the discussion of the categorical simplification model on three indicators of Muhammadiyah's function and role, namely as an educational institution and the development of Islamic teachings, as an institution for Islamic struggle and da'wah, and as an institution for community empowerment and service. From the three categories it can be seen that KH. Ahmad Dahlan is a figure who is able to respond to the latest challenges quickly and precisely through the tajdid (renewal) movement in the fields of education, preaching, and empowering the Indonesian people.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA N 1BATANGHARI LAMPUNG TIMUR Yuyun Yunita
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 3 No 02 (2018): Agama dan Kepemimpinan
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

School-based management is a management concept in schools as a solution to improve the quality of education in Indonesia, the concept of School-Based Management is a management model that provides more autonomy to schools and encourages schools to make participatory decision-making to meet school quality needs or achieve goals quality of schools within the framework of national education. Management-based implementation is expected to improve student learning achievement. The implementation of school-based management in the I Batanghari state high school includes: planning, organizing, actuating, controlling processes. The implementation of school-based management has an indirect influence on student learning achievement primarily in the aspects of the teaching-learning process. So that the implementation of the concept of school-based management in the Batanghari state senior high school has a positive impact on improving student achievement. Improving student learning achievement because the implementation of school-based management is actually not small, but its contribution cannot be ignored. Push Factors; there is support from parties related to the importance of the development of education for community development, the demands of the community for quality education, increasing professionalism of teachers through training activities, complete infrastructure, coordination and good task division, complete administration, high work ethic for teachers and employees , high public trust, opportunities for teachers, laboratory staff, librarians to attend seminars, workshops, upgrades.
PENGEMBANGAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI TINGKAT PENDIDIKAN ANAK USIA DINI tusriyanto tusriyanto
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 5 No 01 (2020): Islam dan Budaya Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fase anak usia 0-6 tahun (golden age) adalah masa dimana anak harus mendapatkan pendidikan khusus agar pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mentalnya secara tepat agar mampu menerima dan memberi respon terhadap stimulasi yang didapatkan dari lingkungan. Hal terpenting yang harus dilakukan pengelolan pendidikan khususnya di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini adalah mengupayakan Sekolah Ramah Anak (SRA). Sekolah ramah anak diartikan sebagai sebuah konsep sekolah yang terbuka, berusaha mengaplikasi pembelajaran yang memperhatikan perkembangan psikis maupun psikologis siswanya. Pengembangan SRA dapat dilaksanakan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), melalui kerjasama dari keluarga, masyarakat maupun sekolah.
LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM KLASIK DI NUSANTARA: STUDI TERHADAP LANGGAR Muhammad Ali; Dedi Wahyudi; Rofi Komalasari
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 6 No 01 (2021): Islamic Spiritual
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/riayah.v6i01.2259

Abstract

Abstrak Langgar atau sering disebut dengan mushola merupakan suatu pendidikan Islam tertua yang ada di Indonesia dan sudah tumbuh kemudian berkembang disuatu komunitas lainnya. Langgar ini sudah didirikan lebih dahulu dari sekolah, pesantren dan suatu madrasah. Langgar sudah mengambil peran yang amat penting dalam mempersiapkan suatu generasi khusunya generasi al-Qur’an, yang utamanya pada sebuah tingkat dasar untuk suatu waktu yang sangat lama. Metodologi penelitian yang dipakai pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan wawancara dan observasi untuk menjadikan bukti yang sebenarnya, metode yang digunakan yaitu antara lain wawancara dan observasi. Didalam metode pendekatan fenomenologi yaitu wawancara ini adalah dengan melakukan pembicaraan tentang langgar ataupun yang sering disebut dengan mushola ini di desa Talang Jali tepatnya berada di Kotabumi, Lampung Utara. Didalam sebuah pengamatan langsung atau observasi ini, langgar atau biasanya sering disebut dengan mushola didesa Talang Jali ini tepatnya berada di Kotabumi, Lampung Utara ini berbentuk seperti rumah kecil namun berfungsi sebagai adanya orang beribadah seperti sholat, belajar mengaji dan juga untuk bermusyawarah. Dengan adanya langgar ini membantu masyarakat yang jauh dari masjid besar untuk beribadah dan berkegiatan yang dapat bermanfaat bagi mereka. Langgar atau yang sering disebut dengan mushola ini memiliki konteks yang sangat luas yaitu untuk membantu para masyarakat menyelesaikan permasalahan dalam satu ruang dan membantu belajar mengajar dengan ajaran Islam untuk masyarakat umat Islam. Kata langgar didalam sebuah ejaan bahasa Indonesia yang menurut KBBI pada tahun 2018 merupakan sebuah masjid kecil sebagai tempat mengaji ataupun bersholat, namun dalam hal ini langgar tidak digunakan sebagai sholat jum’at untuk para jama’ah. Didalam suatu langgar terkadang digunakan untuk sebuah ruang berbagi pendapat atau ruang untuk bermusyawarah antar masyarakat umat Islam yang akan menjadikan para umat Islam terjalin sebuah hubungan silaturahmi yang cukup harmonis. Didalam suatu ruang lingkup pendidikan Islam di negara Indonesia ini langgar dikenal dengan masyarakat yaitu sebagai salah satu suatu lembaga pendidikan Islam tradisional. Didalam masa yang cukup panjang ini, lembaga pendidikan tersebut sudah mengambil peran yang cukup besar ataupun tidak kecil lagi dalam sebuah pewarisan nilai-nilai yang ada di agama Islam antar suatu generasi dan terutama lagi yaitu untuk yang tingkatan pemula atau tingkatan dasar. Dalam bentuk bangunan yang sangat sederhana dan memiliki sebuah pola pembelajaran yang sangat berbeda jauh kesannya dari kesan formal yang menyebabkan sebuah langgar ini banyak ditemukan di sekitar masyarakat bahkan dirumah-rumah penduduk. Lembaga pendidikan langgar ini menggunakan metode pembelajaran yaitu sorogan, maka dari itu suatu pembelajaran al-Qur’an yang dilakukan secara langsung ayaitu dengan harus tatap muka antara pendidik dan peserta didik, yaitu dengan metode santri yang membaca al-Qur’an sedangkan guru atau pendidik yang menyimaknya. Metode pembelajaran terhadap suatu keterampilan untuk beribadah teresebut dilakukan dengan secara langsung juga dengan cara melalui kegiatan praktikum, seperti pembelajaran tentang tata cara bersholat, dari santri secara individu maupun santri yang berkelompok atau berjama’ah dengan diminta untuk mempraktikkan atau melakukan bacaan sholat dan juga gerakan sholatnya tersebut. Didalam kajian lapangan yang dilakukan dengan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi ini, dengan metode ini peneliti akan lebih tahu tentang apa yang akan diteliti dan yang akan dibahas pada kajian ini. Kata kunci: Langgar, Metodologi dan kualitatif.
WAYANG KULIT SEBAGAI MEDIA DAKWAH KI ANOM SUROTO Alip Nuryanto; Saepullah Saepullah
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 5 No 02 (2020): Covid-19, Agama dan Lingkungan
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ki Anom Suroto, with his religious beliefs, has an influence on the wayang performances performed. One of them can be seen clearly in the song or song Pepeling and the story or play of Makutarama. Ki Anom Suroto is very concerned about communication that is easily understood by the community. Ki Anom Suroto's puppeteer style is very much influenced by the styles of Surakarta, Yogyakarta and Banyumasan. The purpose of this research is to find out the life history of Ki Anom Suroto how it can influence the play in the Ki Anom puppet show. Suroto, how da'wah colors the story or play masterminded by Ki Anom Suroto, and how is the communication made by Ki Anom Suroto in the puppet show. This study is a study using two data sources. The first data is primary data obtained from interviews, observations, and document studies that are directly related to Ki Anom Suroto's environment. The second data is secondary data obtained from books, journals or articles that support this research. The approach used in this study is the historical story approach and the communication approach of Romy L. Romodirjo, and to analyze the data using the interpretation method. The conclusion of this study is that the history of past life is very influential on the next life. The next life will be stable if you can adjust yourself through communication in accordance with the situation and conditions that are being passed.
PEMIKIRAN TOKOH PENDIDIKAN ISLAM Syaripudin Basyar
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 5 No 01 (2020): Islam dan Budaya Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah bimbingan, kepemimpinan, dari pendidik kepada siswa dengan perkembangan fisik dan spritual, pendidikan membentuk karakter, sifat, dan, perilaku siswa secara sistematis. Pendidikan adalah pengembangan siswa untuk mengembangkan potensi, alasan. Dan kemampuan yang dimiliki oleh siswa. Dalam dunia pendidikan ada beberapa tokoh dalam ilmu pendidikan. Memahami pendidikan adalah upaya sadar dan terencana untuk menciptakan suasana proses pembelajaran bagi siswa untuk secara aktif mengembangkan potensi mereka untuk memiliki kekuatan spritual, kontrol diri, kepribadian, kecerdasan, karakter mulia, dan keterampilan yang dibutuhkan oleh diri mereka sendiri dan masyarakat. Pengertian pendidikan dapat diartikan sebagai efferot yang sadar dan sistematis untuk mencapai standar hidup atau untuk program yang lebih baik, sederhananya, memahami pendidikan adalah proses pembelajaran bagi siswa untuk dapat memahami, dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir.
PARTISIPASI CIVITAS AKADEMIKA DALAM PENGELOLAAN ECO-KAMPUS DAN PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK TUMBUHAN UNTUK PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DI LINGKUNGAN KAMPUS UIN RADEN INTAN LAMPUNG Nasor Nasor; Jasmadi Jasmadi
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 5 No 02 (2020): Covid-19, Agama dan Lingkungan
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental problems and management efforts are increasingly complex covering various aspects, while human understanding of the environment is still limited. Limited supporting infrastructure and the availability of reliable human resources (HR) are the main factors that need attention. The academic community has great potential in building an integrated, comprehensive and sustainable environmental management. Therefore, it is necessary to develop a concept that can unite all elements in an environmental management system. From this system, it is hoped that it can build awareness about the importance of environmental management. This research takes the type of field research (field research), namely the type of research carried out in a place, namely research conducted in real life. Regarding the data source in this study, the opinions of the campus users are in preserving and protecting the campus environment. The results of the research are efforts to strengthen the participation of campus residents to develop their awareness of environmental preservation towards sustainable development based on the Green Campus concept. Forms of participation of campus residents in environmental preservation are through routine activities in the form of independent, integrated and mutual cooperation as a form of empowerment. In realizing a green, clean, orderly, neat, beautiful and comfortable campus; involving campus residents can participate in accordance with their respective main duties. This reflects the awareness of campus residents in environmental preservation based on the green campus concept of sustainable development.
THE EFFECT OF COVID-19 TO ISLAMIC EDUCATION IN SINGAPORE (THE EXPERIENCE OF MUHAMMADIYAH ISLAMIC COLLEGE) Saifuddin Amin; Rahmatullah Rahmatullah
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 5 No 02 (2020): Covid-19, Agama dan Lingkungan
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/riayah.v5i02.2790

Abstract

This paper aims to determine the effect of Covid-19 which is currently hitting the entire world with a very high mortality rate in the world of education, especially the Islamic Education Institution in Singapore, namely the Muhammadiyah Islamic College. With a qualitative method and a literature review approach through the official website of the Singapore government, it was found that MIC took a policy to conduct online learning through zooming and changes to the student evaluation system. With the current excellent acceptance of online learning, it is hoped that an online-based international Islamic university will be built.

Page 9 of 18 | Total Record : 175