cover
Contact Name
Eko Sujarwanto
Contact Email
diffraction.fisika@unsil.ac.id
Phone
+6283846204456
Journal Mail Official
diffraction.fisika@unsil.ac.id
Editorial Address
Jalan Siliwangi No. 24 Kota Tasikmalaya 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 26857723     DOI : https://dx.doi.org/10.37058
Core Subject : Science, Social,
Jurnal DIFFRACTION mempublikasikan temuan baru yang signifikan terkait dengan fisika pendidikan dan fisika terapan, meliputi: pembelajaran fisika, penilaian pendidikan fisika, kebijakan pendidikan fisika, pengembangan media pembelajaran fisika, bahan ajar fisika, serta fisika terapan.
Articles 91 Documents
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Berbasis STEM dengan Memanfaatkan Membran Nanofiber pada Materi Pencemaran Lingkungan Azhari, M. Aswa; Sriyanti, Ida; Marlina, Leni
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i1.15457

Abstract

Kemajuan teknologi telah mendorong penggunaan media pembelajaran interaktif, termasuk dalam pengajaran sains yang kerap disampaikan hanya melalui buku teks. E-modul berbasis STEM menawarkan solusi dengan menggabungkan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika , serta inovasi seperti membran nanofiber untuk mempermudah pemahaman konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan e-modul berbasis STEM dengan membran nanofiber pada material pencemaran lingkungan di SMP Negeri 17 Palembang. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 133 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran IPA masih didominasi metode konvensional, sehingga siswa kurang aktif dan kesulitan memahami materi pencemaran lingkungan. Namun, siswa dan guru mendukung pengembangan e-modul STEM berbantuan membran nanofiber karena diyakini dapat meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan keterampilan berpikir kritis. Oleh karena itu, pengembangan e-modul ini diharapkan dapat menjadikan pembelajaran sains lebih interaktif, relevan, dan aplikatif.
Komparasi Mikrofisis Atmosfer pada Hujan Es Menggunakan Data Observasi, Model, dan Satelit (Studi Kasus: Hujan Es Sidoarjo 4 November 2024) Carundyatama, Daniar Ihza; Darmawan, Yahya; Rahma, Nuzula Elfa; Franchitika, Rizky; Sudarisman, Maman
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i1.13397

Abstract

Kondisi hujan ekstrem di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat pengaruh kondisi labilitas atmosfer. Penelitian ini menggambarkan dinamika parameter mikrofisis yang berpengaruh dalam labilitas atmosfer ketika hujan es terjadi. Data yang digunakan yaitu data observasi radiosonde, reanalisis ERA5 ECMWF, dan Satelit Himawari-9.  Kondisi hujan es di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada tanggal 4 November 2024 disebabkan oleh pertumbuhan awal Cumulonimbus (CB). Fase pembentukan, matang dan luruh berturut turut yaitu pukul 05.00 UTC, 06.10 UTC, dan 07.30 UTC. Citra kanal visibel menggambarkan bentuk awan, metode RGB menggambarkan kondisi lapisan dingin, dan citra IR menggambarkan suhu terendah yang diamati pada hujan es ini yaitu -80oC. Parameter mikrofisis vortisitas, vertical velocity, dan divergensi menunjukkan pola labil pada pukul 05.00 UTC. Nilai labilitas atmosfer pada wilayah Sidoarjo ketika pukul 00.00 UTC menunjukkan potensi adanya konveksi dengan didukung oleh kondisi yang ideal. Beberapa indeks menyatakan potensi terjadinya konveksi dan beberapa menunjukkan bahwa konveksi yang terjadi perlu dipicu oleh variabel atmosfer yang menguatkan
Interpolasi Suhu Bulanan dan Analisis Pola Perubahan Suhu di Daerah Yogyakarta: Implikasi Dalam Fisika Kebencanaan Zahra, Fathimatuz; Saraswati, Adelia; Rahma, Rais Madani Dzamir; Mahmudah, Rida SN
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i1.13563

Abstract

Kota Yogyakarta memiliki dampak urbanisasi pesat yang memengaruhi suhu dan cuaca, terutama fenomena Urban Heat Island (UHI). Yogyakarta juga memiliki daerah rawan banjir dan longsor di berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi dan menganalisis perubahan suhu maksimum, minimum, dan suhu rata-rata, serta dampaknya terhadap bencana alam dengan hubungan antara suhu dan curah hujan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi data sekunder serta pemodelan numerik berbasis prediksi komputasi. Data suhu yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari periode Januari 2020 hingga Oktober 2024. Selanjutnya, data tersebut dianalisis menggunakan perangkat lunak Python untuk membangun model prediksi suhu pada bulan-bulan berikutnya, terutama untuk November 2024 dan April 2025. Dari hasil prediksi yang diperoleh, suhu maksimum diperkirakan berada pada angka 32,5 0C; 32,80C; 31,50C; 31,00C; 31,70C; dan 31,40C. Sementara itu, suhu rata-rata menunjukkan hasil sebesar 27,20C; 27,70C; 27,30C; 26,50C; 26,90C; dan 26,90C. Untuk suhu minimum, prediksi menunjukkan nilai 23,80C; 24,80C; 23,90C; 23,70C; 24,00C; dan 24,00C. Temuan ini menunjukkan adanya pola suhu yang dipengaruhi dinamika iklim, dengan suhu maksimum meningkat di waktu tertentu dan suhu minimum berfluktuasi. Pola ini mencerminkan pengaruh musim serta fenomena global seperti El Niño dan La Niña. 
Analisis Pemahaman Konsep Mahasiswa Pada Materi Gejala Kuantum Menggunakan Quantum Physics Conceptual Survey AJ, Suharli; Furqon, M; Lestari, Neneng; Dharma, Budi Eka; Falah, Hebat Shidow; Antony, Muhammad Khoirul
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i1.15065

Abstract

Fisika kuantum merupakan salah satu kategori dari ilmu fisika yang memerlukan pemahaman konsep yang kuat. Pemahaman konsep menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam memecahkan berbagai fenomena alam, membantu menyelesaikan persoalan kuantitatif dan membangun kerangka berpikir logis dan konsisten. Oleh karena itu, analisis tingkat pemahaman konsep mahasiswa diperlukan sebagai dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman konsep fisika pada materi gejala kuantum dari mahasiswa Pendidikan fisika FKIP Universitas Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 36 mahasiswa dan menggunakan instrument tes diagnostik two- tier dari Quantum Physics Conceptual Survey (QPCS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep mahasiswa terhadap materi gejala kuantum sangat beragam baik paham konsep, miskonsepsi, dan tidak paham konsep. Miskonsepsi muncul akibat dari kesalahan konseptual dari pengetahuan awal mahasiswa, sedangkan ketidakpahaman konsep dicerminkan oleh keterbatasan dalam menghubungkan konsep- konsep dasar dan prinsip dasar dengan permasalahan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai tingkat pemahaman konsep mahasiswa dan dapat mengkolaborasikan pendekatan konseptual dengan strategi pembelajaran yang interaktif sehingga mengurangi miskonsepsi dan meningkatakan pemahaman konsep.
Implikasi Alat Peraga Fluida Dinamis (Asas Bernoulli) Terintegrasi TPACK terhadap Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas XI IPA MA Al-Bairuny Putra, Ino Angga; Wati, Siti Yulia; Wulandari, Kartika
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i1.13017

Abstract

Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa sangat penting dalam proses pembelajaran dan sesuai dengan keterampilan abad 21 yaitu berpikir kritis, berpikir kreatif, komunikasi dan kolaborasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui KPS siswa  menggunakan media alat peraga fluida dinamis terintegrasi TPACK. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA MA Al-Bairuny sejumlah 20 siswa dengan teknik pengambilan sampel yaitu  teknik sampel jenuh karena jumlah sampel yang dipilih sama dengan jumlah populasi. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan one-shot case study. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan mempertimbangkan rubrik penilaian KPS.  Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan persentase kategori KPS.  Berdasarkan analisis data menunjukkan implikasi produk penelitian di lapangan dapat mengembangkan KPS siswa berdasarkan persentase KPS siswa dengan hasil 82.5 % dalam kategori baik. Penelitian ini memberikan implikasi dalam mengembangkan keterampilan proses sains peserta didik melalui penggunaan alat peraga yang interaktif dengan mengintegrasikan TPACK dalam pembelajaran fisika.
Respon Meteorologi dan Oseanografi Perairan Indo-Pasifik terhadap Kejadian Multi Siklon Tropis pada November–Desember 2021 Sabrina, Purwanti Lelly; Ramadani, Rizki; Darmawan, Yahya
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i2.17887

Abstract

Indonesia tidak mengalami kondisi siklon tropis secara langsung, namun sering terdampak oleh siklon tropis yang terjadi di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Hal ini mempengaruhi kondisi atmosfer dan oseanografi seperti angin, curah hujan, gelombang, dan suhu permukaan laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kondisi meteorologi dan oseanografi pada fase bibit dan siklon tropis yang terjadi pada periode November – Desember 2021 serta kaitannya dengan variabilitas iklim regional dan global. Terdapat 4 kejadian yaitu siklon tropis Paddy, Nyatoh, bibit siklon 94 W dan 95 S. Hasil menunjukkan bahwa kecepatan angin selama kejadian siklon tropis berkisar antara 15 – 29 m/s dengan tinggi gelombang 2,5 – 5 m. Siklon tropis mempengaruhi peningkatan curah hujan beberapa waktu setelah kejadian, dengan curah hujan maksimum mencapai 106 mm/hari pada Siklon Tropis Nyatoh. Indeks ENSO 3.4 menunjukkan kondisi La Niña kuat pada periode penelitian, sementara indeks IOD berada pada fase netral. Suhu permukaan laut di Samudera Pasifik dan perairan Indonesia berkisar 24 – 32 °C, sedangkan di Samudera Hindia 24 – 30 °C. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam peningkatan pemahaman dampak siklon tropis terhadap laut – atmosfer Indonesia, serta mendukung upaya mitigasi dan peringatan dini bencana hidrometeorologi.
Model Questioning, Organizing, Doing and Evaluating (QODE) Berbantuan PhET: Meningkatkan Pemecahan Masalah pada Konsep Gelombang Mekanik Budiani, Inggit; Suhendi, Herni Yuniarti; Makiyah, Yanti Sofi
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i2.16710

Abstract

Rendahnya keterampilan pemecahan masalah peserta didik pada materi gelombang mekanik melatarbelakangi penelitian ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model QODE berbantuan PhET terhadap keterampilan pemecahan masalah peserta didik pada materi gelombang mekanik di kelas XI SMAN 1 Cihaurbeuti tahun ajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain posttest-only control group. Populasi mencakup seluruh kelas XI MIPA sebanyak 250 peserta didik. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling yang terdiri dari kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol dengan masing-masing 35 peserta didik. Instrumen penelitian berupa enam butir tes uraian. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model QODE berbantuan PhET terhadap keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Implikasinya, model ini dapat digunakan guru sebagai strategi pembelajaran untuk membantu peserta didik memahami konsep secara terstruktur sekaligus meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah fisika yang kompleks.
Analisis Kuantitatif Model SEMF: Studi Perbandingan Terhadap Data Eksperimen Massa Nuklida Napirah, Mardiana; Alfat, Sayahdin; Naim, Naim; Abdin, Abdin; Israwati, Wa Ode; Zaldin, Zaldin
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i2.16712

Abstract

Semiempirical Mass Formula (SEMF) merupakan salah satu model teoretis yang digunakan untuk memperkirakan massa inti dan energi ikat nuklida. Meskipun sederhana, akurasi SEMF sangat bergantung pada nilai parameter yang digunakan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja beberapa set parameter SEMF dari literatur berbeda dalam memprediksi massa nuklida ringan stabil. Data eksperimen diambil dari Atomic Mass Evaluation (AME2020), sedangkan perhitungan teoretis dilakukan menggunakan SEMF dengan empat set parameter berbeda. Seluruh perhitungan dilakukan menggunakan Microsoft Excel 2021 dengan presisi bawaan double-precision, tanpa pembulatan manual maupun penggunaan makro, sehingga operasi aritmetika berlangsung konsisten melalui formula standar spreadsheet.  Hasil analisis menunjukkan adanya variasi akurasi antar model. Model IV memberikan performa terbaik dengan nilai MAE terkecil, yaitu 0,00199 u, yang konsisten dengan kecenderungan selisih massa dan error absolut yang lebih kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk nuklida ringan stabil pada rentang A = 1 hingga A = 55, model tanpa suku pairing justru menghasilkan prediksi massa yang lebih baik. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa SEMF tetap relevan digunakan dalam studi massa nuklida, dan bahwa pembaruan atau reevaluasi parameter perlu dilakukan untuk memastikan ketepatan model dalam era data massa berpresisi tinggi.
Urgensi Scientific Reasoning Skills dan Creative Thinking Skills dalam Pendidikan: Analisis Awal Hasil Peserta Didik di Sekolah Anjiana, Rifa; Surahman, Endang; Rizal, Rahmat
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i2.16986

Abstract

Scientific Reasoning Skills dan Creative Thinking Skills merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang esensial dalam pembelajaran abad ke-21, terutama dalam bidang sains. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih rendah di kalangan peserta didik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan capaian scientific reasoning skills dan creative thinking skills siswa serta menganalisis urgensinya dalam pembelajaran fisika di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek 36 siswa kelas XII-1 SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya yang telah mempelajari materi suhu dan kalor. Data dikumpulkan melalui tes dengan indikator scientific reasoning berdasarkan enam aspek Lawson dan creative thinking berdasarkan empat indikator Torrance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata capaian scientific reasoning skills sebesar 51,85% termasuk kategori cukup, sedangkan creative thinking skills sebesar 38,14% tergolong kurang kreatif. Temuan ini menandakan bahwa kemampuan penalaran ilmiah siswa lebih berkembang dibandingkan kemampuan berpikir kreatif. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kedua keterampilan tersebut saling terkait dan sama-sama penting untuk dikembangkan dalam pembelajaran fisika. Diperlukan inovasi model pembelajaran, seperti Creative Problem Solving berbasis Human-Centered Design, agar siswa mampu menyeimbangkan logika ilmiah dengan kreativitas dalam memahami dan menerapkan konsep sains.
Analisis Kebutuhan Pengembangan LKPD Berbantuan Coding-Robotic Berbasis STEM pada Materi Momentum dan Impuls Nurhafizah, Fitri; Oktavianty, Erwina; Hidayatullah, Muhammad Musa Syarif
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i2.17352

Abstract

Penelitian ini merupakan analisis kebutuhan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbantuan media coding-robotic (bahasa Python) berbasis STEM pada materi momentum dan impuls. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mengacu pada minat,  pemahaman konsep, hambatan dan kesulitan belajar, media pembelajaran, keterampilan TIK, dan ketertarikan terhadap inovasi yang dimiliki peserta didik. Selain itu, strategi, hambatan dalam pembelajaran, penerapan STEM, kompetensi guru, ketersediaan fasilitas sekolah, dan kebutuhan terhadap LKPD pada pembelajaran yang dimiliki oleh guru. Subjek penelitian ini adalah 15 orang guru mata pelajaran fisika (Pontianak, Kuburaya, sambas) dan 65 peserta didik (Kubu Raya) yang telah mempelajari materi momentum dan impuls. Data diperoleh menggunakan angket kuisioner pada Google Form yang disebarkan secara daring kemudian disimpulkan berdasarkan hasil analisis.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan pemahaman (92,9%) karena pembelajaran tidak berbasis eksperimen nyata (44,6%); pembelajaran terlalu abstrak dan menoton (43,1%); pembelajaran tidak menarik (35,4%); dan tidak dikaitkan dengan kehidupan nyata (24,6%); 2) media pembelajaran terbatas; 3) Media yang harus dikembangkan untuk materi momentum dan impuls adalah LKPD berbantuan robotika yang menggunakan bahasa Python berbasis Pendekatan STEM untuk mendukung pembelajaran hands-on dan selaras dengan perkembangan zaman.

Page 9 of 10 | Total Record : 91