cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 121 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2024): November" : 121 Documents clear
Peran Guru Dalam Mengembangkan Kreativitas Peserta Didik Melalui Pembelajaran Proyek Berbasis Limbah Sekolah Oktafia, Syifa; Hidayat, Sholeh; Pribadi, Reksa Adya
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2742

Abstract

Peneliitian ini didasarkan pada keresahan masyarakat mengenai masalah sampah/limbah yang terus meningkat. Upaya yang dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan sampah/limbah tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya dalam bidang pendidikan, sekolah dapat memanfaatkan dalam kegiatan belajar, dalam hal ini guru menjadi peran utana. Peran guru tersebut seperti, demonstrator, komunikator, organisator, motivator, inspirator, evaluator, dan edukator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berbasis limbah sekolah, untuk mendeskripsikan peran guru dalam kegiatan pembelajaran proyek berbasis limbah sekolah, dan untuk menggambarkan kreativitas peserta didik di kelas IV dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran proyek berbasis limbah sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan pada SDN Serang 02 di kelas IV, dengan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru di SDN Serang 02 sudah terlihat dalam memilih dan menyusun serta membuat perangkat pembelajaran dengan menyesuaikan karakteristik peserta didik, peran guru dalam pelaksanaan pembelajaran proyek berbasis limbah sekolah berjalan dengan baik, serta hasil kreativitas di kelas IV peserta didik sudah dapat menuangkan ide-ide kreatifnya yang diukur berdasarkan ciri dari kreatif seperti fluency, flexibility, elaboration, dan originality.
Nilai Sosial dan Spiritual dalam Ritual Toyah pada Masyarakat Pulau Bungin Kabupaten Sumbawa Imam, Muhammad; ZM, Hamidsyukrie; Malik, Imam; Masyhuri, Masyhuri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan ritual toyah pada masyarakat Pulau Bungin Kabupaten Sumbawa, nilai sosial, dan nilai spiritual dalam ritual toyah pada masyarakat Pulau Bungin Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data melaui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melaui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan ritual toyah terdiri dari tahap persiapan yaitu mempersiapkan segala perlengkapan yang diperlukan, tahap pelaksanaan meliputi proses memasang ayunan dan mengayun bayi yang dilakukan oleh ibu-ibu, dan tahap penutup yakni sandro menurunkan ayunan dan mengembalikan ke pemiliknya. Nilai sosial dalam ritual toyah yaitu nilai tolong menolong yang terlihat dari ibu-ibu yang membantu keluarga membuat jajan sebelum pelaksanaan, nilai kepedulian sosial terlihat dari ibu-ibu yang sangat antusias ikut jika ada tetangganya yang melaksanakan ritual toyah, nilai gotong royong ditunjukkan dari kerjasama ibu-ibu memasang perlengkapan adat dan jajanan di atas ayunan, dan nilai silaturrahmi yang dapat dilihat dari ibu-ibu yang hadir walaupun hanya sekedar meramaikan. Adapun nilai spiritual yang terdapat dalam ritual toyah meliputi emosi keagamaan yang terlihat dari sandro membaca doa sebelum bayi diayun dengan tujuan untuk mendapat keselamatan, sistem keyakinan ditunjukkan dari adanya keyakinan masyarakat seperti tujuan bayi diayun supaya dia terbiasa dengan ombak di laut ketika dia dewasa, serta sistem ritus dan upacara yang dapat dilihat dari adanya ritual buang pisang ke laut yang dilakukan oleh sandro yang diibaratkan sebagai ritual tolak bala.
Pengaruh Moodboard Terhadap Hasil Belajar Desain Siswa Tata Busana SMKN 1 Ampek Angkek Rahmadani, Latifa; Nelmira, Weni
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar desain busana siswa kelas XI Tata Busana SMK N 1 Ampek Angkek menggunakan modul dengan Moodboard dan untuk menguji pengaruh penggunaannya terhadap hasil belajar. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan desain nonequivalent control group. Kelompok eksperimen menggunakan modul dengan Moodboard, sedangkan kelompok kontrol menggunakan modul . Sampel terdiri dari 55 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui rubrik penilaian keterampilan, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar desain busana pada kelas kontrol adalah 75,29, sedangkan pada kelas eksperimen adalah 85,42. Uji-t menunjukkan nilai thitung 2,455 > ttabel 2,00575 dengan sig. (2-tailed) 0,017 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penggunaan modul dengan Moodboard terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar desain busana.
Team Assisted Individualization Upaya Meningkatkan Keterampilan Praktek Mahasiswa Pada Mata Kuliah Dasar Teknologi Busana Oktaviani, Vina; Husni, Rafikah; Aze, Hazevi Atila Yazel; Zamil, Ilham
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2748

Abstract

Pendidikan dapat dikatakan berkualitas jika pembelajaran dilakukan secara efektif dan efisien serta dapat memaksimalkan hasil belajar pada peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan mahasiswa dalam pembelajaran praktek mata kuliah dasar teknologi busana serta pengaruh hasil belajar menggunakan metode pembelajaran konvensional dan metode Team Assisted Individualization (TAI) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian diperoleh pada pembelajaran menggunakan metode konvensional diperoleh presentase sebesar 82 % dengan tingkat penguasaan dalam kategori baik dan menggunakan metode Team Assisted Individualization (TAI) diperoleh presentase 87 % dengan tingkat penguasaan dalam kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar praktek mahasiswa mengalami peningkatan dengan menggunakan metode pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan dapat berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan praktek mahasiswa pada Mata Kuliah Dasar Teknologi Busana.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik Kelas X SMAN 1 Praya Alimajaya, Ahda; Wahyudi, Wahyudi; Verawati, Ni Nyoman Sri Putu; Zuhdi, Muhammad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2749

Abstract

Perubahan kurikulum berpengaruh terhadap bahan ajar suatu sekolah salah satunya menuntut peserta didik untuk berkolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap penguasaan konsep fisika pesserta didik kelas X SMAN 1 Praya. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain penelitian non equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 Praya dengan jumlah 468 peserta pedidik, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sumpling dengan kelas X MIPA 6 sebagai kelas kontrol dan kelas X MIPA 7 sebagai kelas eksperimen. Kelas kontrol diberi perlakuan berupa model pembelajaran konvensional dan kelas eksperimen diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Pada sebelum dan sesudah diberi perlakuan, kedua kelas diberi tes penguasaan konsep fiska yang berjumlah 23 soal. Hasil tes awal dan tes akhir penguasaan konsep fisika dianalisis homogenitas dan normalitasnya untuk melakukan uji hipotesis. Analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik kelas X SMAN 1 Praya.
Menciptakan Pembelajaran yang Efektif dengan Produktivitas Guru Sumandi, Fudsin; Asriati, Nuraini
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2753

Abstract

Pembelajaran yang efektif merupakan salah satu hal yang penting dalam meningkatkan mutu di suatu lembaga pendidikan. Begitu pula yang dirasakan oleh satuan pendidikan di SD Negeri 07 Sandai. Implementasi peningkatan mutu melalui pembelajaran yang efektif tidak terlepas dari peran guru yang produktif. Guru yang produktif akan menghasilkan peserta didik yang kreatif dan inovatif. Namun untuk menunjang produktivitas guru, satuan pendidikan juga harus memperhatikan manajemen keuangannya. Ini dikarenakan produktifitas seorang guru akan tercipta apablia ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai yang nantinya dapat di gunakan untuk meningkatkan kinerja guru. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara serta studi dokumen yang dilakukan secara berkala dan sistematis demi melihat bagaimana manajemen keuangan yang baik yang diterapkan bisa memberikan dukungan pada produktifitas guru. Dalam penelitian ini peneliti menemukan fenomena bahwa dengan manajemen keuangan yang baik di suatu satuan pendidikan khususnya di SD Negeri 07 Sandai,dapat meningkatkan produktifitas guru yang berdampak pada pembelajaran yang yang diterima oleh siswa sehingga mutu pembelajaran akam ikut meningkat. Kesimpulan pada penelitian ini adalah untuk meningkatkan produktifitas guru dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, maka tidak terlepaa dari manajemen keuangan yang baik pada satuan pendidikan.
Kemampuan Pemecahan Masalah Termodinamika Peserta Didik Kelas XI dengan Model Pembelajaran Creative Problem Solving Dewi, Alfiana Chandra; Harjono, Ahmad; Sutrio, Sutrio; Busyairi, Ahmad; Ayub, Syahrial
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap kemampuan pemecahan masalah termodinamika peserta didik kelas XI di SMAN 1 Masbagik. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik Fase F kelas XI MIPA SMAN 1 Masbagik. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, sehingga terpilihlah kelas XI MIPA 2 sejumlah 36 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 1 sejumlah 36 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah sejumlah 5 soal uraian pada materi termodinamika yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah termodinamika peserta didik.
Pelayanan Bimbingan Konseling Dalam Pembentukan Nilai Moral Islami Siswa Studi Multikasus di MA Tarbiyatul Islam Aziziah NW Wanasaba dan MAN 2 Lombok Timur Hamzanwadi, M
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2757

Abstract

Penyediaan layanan bimbingan dan konseling memastikan bahwa siswa diberikan perawatan dan dukungan individual selama perjalanan perkembangan mereka. Layanan ini dirancang untuk membantu mengatasi tantangan yang dihadapi siswa, yang pada akhirnya membawa kesuksesan untuk mereka. Mereka juga bertujuan untuk memberikan panduan dalam mengambil keputusan penting terkait pemilihan jurusan, perencanaan karir, prospek masa depan, dan berbagai aspek lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Bagaimana layanan guru BK dalam membentuk nilai moral islami siswa di MA TIA NW Wananasaba dan MAN 2 Lotim (2) Strategi apa yang digunakan guru BK dalam membentuk nilai moral islami siswa di kedua madrasah. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripif dengan pendekatan multikasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dilengkapi dengan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lembaga memiliki layanan guru bimbingan konseling yang baik dalam membentuk nilai moral Islami pada siswa. Namun, terdapat perbedaan layanan, strategi. MA TIA NW Wananasaba: guru BK menggunakan layanan perorangan dan kelompok. strategi yang digunakan yaitu: keteladanan, pemberian nasihat, pembiyasaan, kedisiplinan. faktor penghambat: lingkungan masyarakat, keluarga, sarana yang belum memadai, kurangnya kerjasama antar guru, faktor pendukung: ruang BK. Di MAN 2 Lotim: layanan informasi, perorangan, kelompok. strategi yang digunakan: keteladanan, ibrah dan amtsal, pemberian nasihat, pembiyasaan, kedisiplinan, gotong royong.
Manejemenen Pemasaran Sekolah dalam meningkatkan Imput Peserta Dididk di SMAN 1 Lenek Sulistio, Iwan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2758

Abstract

Salah satu problematika sebagian sekolah saat ini dengan adanya penurunan input peserta didik. Oleh karena itu, sekolah perlu melakukan promosi sekolah, promosi sekolah cukup refresentatif meningkatkan minat calon peserta didik baru. Penelitian ini difokuskan pada manajemen pemasaran dalam meningkatkan input pesertadidik, dengan melihat idetifikasi pemasaran dan implementasi pemasaran yang dilakukan oleh SMAN 1 Lenek sebagai lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dilengkapi dengan dokumentasi. Data dianalis melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Penelitian ini menghasilkan: (1) Manajemen pemasaran SMAN 1 Lenek dalam meningkatkan input peserta didiknya melalui identifikasi pemasaran yaitu : Identifikasi Pasar, Tergetting, Segmenting, Deferensiasi Produk, Positioning, Pelayanan, dan Proses. (2) Implementasi manjemen pemasaran dalam meningkatkan input peserta didiknya adalah  yang pertama melalui pemasaran langsung berupa sosialisasi, penyebaran pamflet, baliho, brosur, poster dan pemasaran mulut ke mulut (Word Of Mouth).  Dan yang kedua melalui Via internet seperti Facebook, Instagram, Whatapp, Youtube dan Website.
Hubungan antara Komunitas Belajar dan Motivasi Belajar Guru terhadap Kinerja Guru Novita, Novita; Radiana, Usman
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2759

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor krusial dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunitas belajar dan motivasi belajar guru terhadap kinerja guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, yang melibatkan analisis berbagai sumber literatur untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya  korelasi positif yang signifikan antara partisipasi dalam komunitas belajar dengan peningkatan motivasi belajar guru. Partisipasi aktif dalam komunitas belajar menyediakan dukungan sosial dan profesional yang mendorong guru untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensinya. Motivasi belajar yang tinggi terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru di kelas, yang terlihat dari penggunaan metode pengajaran yang lebih inovatif dan peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini menyoroti pentingnya komunitas belajar sebagai sarana untuk meningkatkan motivasi dan kinerja guru. Kesimpulannya, pengembangan komunitas belajar dan peningkatan motivasi belajar guru sangat penting untuk upaya meningkatkan kinerja profesional guru. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya institusi pendidikan mendorong pembentukan dan partisipasi aktif guru dalam komunitas belajar serta menyediakan program pelatihan yang dapat meningkatkan motivasi belajar guru.

Page 5 of 13 | Total Record : 121