cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,411 Documents
The Effect Of Using Youtube Videos As Media To Improve Listening Comprehension Of Narrative Text In Vocational School Surabaya Arini, Tiyasa Nindya; Kuswardani , Rahayu
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4035

Abstract

This research examines the impact of audio visual media, particularly YouTube, on students’ listening comprehension in vocational schools. A quasi experimental design was applied by dividing participants into experimental and control groups, each consisting of thirty five eleventh grade students from a vocational school in Surabaya. The study was carried out over five meetings, with listening tests used to measure students’ progress before and after the treatment. The results showed significant improvement in the experimental group exposed to YouTube based learning activities. Their average score increased from 42.57 in the pre test to 68.57 in the post test, demonstrating the effectiveness of integrating audio visual resources into the classroom. Statistical testing using the Wilcoxon method confirmed the findings, as the p value was lower than 0.05. Consequently, the alternative hypothesis was accepted, and the null hypothesis was rejected, providing strong evidence of the benefits of YouTube in language learning. In addition to statistical confirmation, the study highlights the broader potential of technology in education. Audio visual media not only make learning more interactive and enjoyable but also provide authentic exposure that stimulates motivation and student participation.
Perbandingan Model Pendidikan Karakter Berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik di MTs Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram Sumardi, Lalu; Yuliatin, Yuliatin; Sawaludin, Sawaludin; Maulidiya, Baiq Fina; Basariah, Basariah; Edi, Maria Grace Putri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4045

Abstract

Pendidikan karakter menjadi domain penting dalam dunia pendidikan yang posisinya sejajar dengan aspek pengetahuan dan keterampilan. Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai jalur pendidikan formal awal memiliki peran penting dalam menumbuhkembangkan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pendidikan karakter berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui praktik terbaik di MTs Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi. Data dianalisis dengan model analisis interaktif (Miles, Huberman, & Saldana, 2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 efektif meningkatkan soft skills peserta didik seperti disiplin, kerja sama, kolaborasi, kreativitas, serta kepedulian sosial. MTs Negeri 1 Mataram menekankan tema kearifan lokal, gaya hidup berkelanjutan, dan suara demokrasi, sementara SMP Negeri 2 Mataram fokus pada kewirausahaan, kebinekaan, dan kebugaran jasmani. Keterbatasan dana (MTs Negeri 1 Mataram) dan rendahnya partisipasi siswa akibat penjadwalan yang kurang tepat (SMP Negeri 2 Mataram) menjadi tantangan utama. Upaya perbaikan dilakukan melalui evaluasi reflektif, penyesuaian jadwal, dan rencana integrasi P5 secara berkelanjutan dalam kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan model pendidikan karakter berbasis P5 yang aplikatif dan adaptif terhadap konteks sekolah.
Penerapan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) Pada Pembelajaran IPA SD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta didik Hasanah, Hikmatul; Malik, Imam; Tirtawati, Sang Ayu
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4098

Abstract

Rendahnya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) materi Rangka pada peserta didik kelas IV SDN 36 Cakranegara, dengan tingkat ketuntasan pra-siklus hanya 32%, mengindikasikan perlunya strategi pengajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar kognitif siswa melalui penerapan model Teaching at the Right Level (TaRL). Metode yang digunakan adalah PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 25 peserta didik, di mana TaRL diterapkan melalui asesmen diagnostik dan pengelompokan berbasis level. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan awal pada Siklus I dengan ketuntasan 40%, yang kemudian mengalamai peningkatan signifikan hingga mencapai ketuntasan 72% pada Siklus II setelah revisi tindakan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan TaRL sangat efektif dan aplikatif dalam mengatasi masalah kesenjangan belajar, serta mampu meningkatkan hasil belajar kognitif IPA peserta didik di sekolah dasar.
Diferensiasi dalam Pembelajaran: Strategi dan Praktik di Kelas Fauziyah, Fauziyah; Rofiqi, Ainur; Arifin, Slamet; Ekawati, Ratna
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4114

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi menjadi pendekatan pedagogis yang esensial dalam menghadapi keberagaman peserta didik di kelas dasar. Studi bertujuan menelaah secara sistematis strategi dan praktik pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar berdasarkan hasil studi literatur dalam lima tahun terakhir (2019–2025). Kajian ini menggunakan metode systematic literature review terhadap 30 artikel ilmiah terindeks nasional dan internasional, termasuk publikasi di jurnal terakreditasi SINTA dan Scopus. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berakar pada teori konstruktivisme, humanisme, dan Universal Design for Learning (UDL), yang menekankan pentingnya menyesuaikan proses belajar dengan kesiapan, minat, dan profil belajar peserta didik. Praktik di lapangan meliputi diferensiasi konten, proses, dan produk melalui berbagai strategi seperti penilaian diagnostik, pembelajaran berbasis proyek, kelompok fleksibel, dan penggunaan teknologi digital adaptif. Temuan penelitian juga menyoroti bahwa keberhasilan implementasi diferensiasi sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru dalam perencanaan, manajemen kelas, serta dukungan kebijakan kurikulum. Studi ini menegaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi bukan sekadar strategi teknis, melainkan paradigma pedagogis yang berorientasi pada keadilan belajar (equity in education) dan pengembangan potensi individu peserta didik. Rekomendasi penelitian ini mengarah pada perlunya penguatan kapasitas guru, desain kebijakan yang inklusif, dan penelitian empiris lanjutan terkait efektivitas model diferensiasi di berbagai konteks pendidikan dasar di Indonesia.
Analysis of Physics Education Students’ Computational Readiness in Modern Digital-Based Computational Learning Taufik, Muhammad; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.2452

Abstract

This study aims to provide a more in-depth description of Physics Education students' computational readiness for modern computational learning utilizing digital technology. Twenty-eight students participated as respondents, and data were collected through five main indicators: digital literacy, computational mathematics skills, programming experience, device readiness, and the level of difficulty in understanding computational concepts. The results indicate that student readiness is still in the moderate category, especially in digital literacy and mathematics skills. The majority of students also lack adequate programming experience, requiring more intensive guidance when dealing with program syntax and logic. The devices used by students vary in performance, which also affects the smoothness of computational practice. Furthermore, the level of difficulty of computational concepts is quite high, especially in reading pseudocode and debugging. Overall, the findings of this study demonstrate the need for a more adaptive, gradual learning strategy that takes into account the diversity of student abilities.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Melalui Penerapan Project-Based Learning di SMA Negeri 1 Kediri Kabupaten Lombok Barat Wahyudi, Wahyudi; Ulfa, Mariam; Taufik, Muhammad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2453

Abstract

Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kemampuan mental anak sebagai bekal berkontribusi dalam kehidupan. Salah satu aspek penting dalam peningkatan kualitas pendidikan adalah pengembangan kreativitas peserta didik, yang berperan krusial dalam pemecahan masalah dan pencapaian hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran fisika di SMA Negeri 1 Kediri, Lombok Barat. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan dua kelompok: kelas eksperimen yang menerapkan model PjBL dan kelas kontrol dengan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes uraian kreativitas yang mengukur empat indikator: kelancaran, keluwesan, elaborasi, dan originalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa mencapai 82,50% dengan kategori cukup baik. Indikator kelancaran dan elaborasi memperoleh skor tinggi, sedangkan keluwesan dan originalitas masih perlu ditingkatkan. Temuan ini menegaskan bahwa model PjBL efektif dalam mendorong pengembangan kreativitas siswa, terutama melalui keterlibatan aktif, kolaborasi, dan pemecahan masalah nyata. Disarankan agar strategi pembelajaran lebih difokuskan pada penguatan fleksibilitas berpikir dan inovasi ide guna menciptakan generasi yang kreatif dan kompetitif.
Exploring Students’ Conceptual Understanding of Statistical Physics Through Multi-Source Learning: A Mixed-Methods Study Taufik, Muhammad; Zuhdi, Muhammad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2454

Abstract

Statistical Physics is an intellectually demanding subject that requires students to navigate abstract representations, probabilistic reasoning, and mathematical formalism simultaneously. In today’s learning environment, students naturally rely on multiple learning sources, textbooks, YouTube videos, Google searches, and increasingly, explanations generated by artificial intelligence (AI). This mixed-methods study explores how such multi-source engagement shapes conceptual understanding among 28 undergraduate physics education students enrolled in a Statistical Physics course. Quantitative data were collected through a Conceptual Understanding Test (CUT), a multi-source learning questionnaire, a misconception inventory, and rubric-based artifact analysis. Qualitative data were gathered from interviews and reflective journals. The findings reveal that students’ conceptual understanding falls within a moderate-to-good range (mean CUT score 69.6), although misconceptions persist, particularly regarding entropy, ensembles, and the partition function. Students with strong conceptual understanding tended to integrate multiple learning sources reflectively constructing coherence across representations while weaker students demonstrated fragmented and shallow engagement. The study concludes that multi-source learning has the potential to reinforce conceptual understanding, provided students develop strategies for synthesizing diverse explanations rather than consuming them indiscriminately.
Ketersediaan dan Keterjangkauan Sekolah Menengah Bagi Masyarakat Lokal di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Masyhuri, Masyhuri; Suud, Suud; Ilyas, Muhammad; Utomo, Jepri; Noviana, Mila; Masyhuri, Zilly Arsyika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2457

Abstract

Penelitian ini mengkaji aksesibilitas fisik sekolah menengah (SMP, SMA/MA, SMK) bagi masyarakat lokal di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika fokus studi: Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Tujuan penelitian adalah (1) memetakan ketersediaan fasilitas pendidikan menengah di wilayah studi, (2) mengukur aksesibilitas fisik (jarak tempuh, waktu tempuh, sarana transportasi, kondisi jalan, dan hambatan infrastruktur), dan (3) mengidentifikasi kelompok penduduk yang mengalami kesulitan akses. Metode yang dipakai adalah survei lapangan, wawancara semi terstruktur dengan pemangku kepentingan, observasi fasilitas, dan analisis spasial sederhana (buffer radius 5–10 km). Hasil menunjukkan bahwa meskipun jumlah gedung sekolah menengah relatif memadai secara kuantitatif, terdapat kesenjangan aksesibilitas untuk masyarakat lokal yang tinggal di wilayah pesisir dan juga perbukitan yang disebabkan keterbatasan transportasi, kondisi jalan, dan kapasitas ruang kelas. Rekomendasi meliputi pengembangan layanan transportasi sekolah berbasis komunitas, penambahan unit ruang kelas di titik bottleneck, serta penguatan program SMK vokasi yang responsif kebutuhan KEK.
Analisis Regresi Linier Antara Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram Tahun 2024-2025 Pada Mata Kuliah Fisika Dasar Wahyudi, Wahyudi; Verawati, Ni Nyoman Sri Putu
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram pada mata kuliah Fisika Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan regresi linier sederhana, melibatkan 26 mahasiswa semester dua kelas C sebagai sampel. Variabel bebas berupa motivasi belajar diukur melalui angket skala Likert, sedangkan variabel terikat berupa hasil belajar diperoleh dari nilai ujian akhir. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi positif yang kuat antara motivasi belajar dan hasil belajar, dengan koefisien regresi sebesar 26,052 dan nilai koefisien determinasi R² = 0,7879. Temuan ini menegaskan bahwa motivasi belajar berkontribusi signifikan terhadap variasi hasil belajar mahasiswa, meskipun masih terdapat faktor lain yang turut memengaruhi. Penelitian ini juga mengonfirmasi hasil studi sebelumnya bahwa kontribusi motivasi terhadap hasil belajar dapat berbeda-beda tergantung pada mata pelajaran, jenjang pendidikan, dan karakteristik peserta didik. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya strategi pembelajaran yang secara sadar dirancang untuk meningkatkan motivasi mahasiswa melalui pendekatan aktif, kontekstual, dan berbasis penghargaan.
Penggunaan Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam Berbasis Multiliterasi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Era Digital Saifuddin, Ikhwan; Fathurrohman, Fathurrohman; Zuhri, Achmad Muhibbin; Kholilullah, Mohammad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3529

Abstract

Perkembangan era digital menuntut adanya inovasi fundamental dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan bahan ajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya optimalisasi bahan ajar PAI berbasis multiliterasi guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa penerapan bahan ajar berbasis multiliterasi—yang melibatkan literasi visual, digital, media, dan budaya—mampu meningkatkan partisipasi aktif, pemahaman materi, dan motivasi belajar siswa. Meskipun menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur dan kompetensi guru dalam teknologi, tantangan ini dapat diatasi melalui pelatihan dan dukungan kelembagaan. Secara keseluruhan, bahan ajar berbasis multiliterasi memiliki kontribusi yang signifikan dalam menciptakan proses pembelajaran PAI yang lebih transformatif, kontekstual, dan modern, menjadikannya relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.