cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 3,582 Documents
Pengembangan Media Kartu Kata Bergambar untuk Meningkatkan Kosakata Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SDN Mojoroto 2 Kota Kediri Sarce Motombri; Muhamad Basori; Erwin Putera Permana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5329

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar karena berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam memahami, mengungkapkan, dan mengembangkan gagasan. Namun, pembelajaran kosakata masih memerlukan media yang menarik agar siswa lebih aktif dan mudah memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengevaluasi kelayakan media pembelajaran kartu kata bergambar untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN Mojoroto 2 Kediri dengan subjek siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket kepraktisan guru, angket respons siswa, observasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu kata bergambar memperoleh tingkat kevalidan sebesar 88% dengan kategori sangat valid, tingkat kepraktisan sebesar 93% dengan kategori sangat praktis, dan tingkat keefektifan sebesar 90% dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media kartu kata bergambar layak digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV sekolah dasar karena memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan serta mampu meningkatkan penguasaan kosakata siswa.kosakata Bahasa Indonesia siswa kelas IV sekolah dasar.
Penerapan Model PBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Darinda Sofia Tanjung; Sefen Des Fourtin Tafonao; Sola Gratia Simanjorang; Sarowinaita Leticia Tarigan; Theresia Febyna Br Ginting
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V UPT SD Negeri Percobaan Medan Tahun Pembelajaran 2025/2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran serta belum optimalnya pencapaian hasil belajar akibat penggunaan pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan campuran (mixed methods) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 23 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar siswa mencapai 72,17 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 65,22%. Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 85,43 dengan persentase ketuntasan mencapai 91,30%. Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat peningkatan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa setelah diterapkan model PBL. Penerapan model PBL mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa melalui kegiatan pemecahan masalah, diskusi kelompok, serta pengaitan materi dengan kehidupan nyata. Dengan demikian, model PBL dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
The Correlation Between Mingle Night Activity and Students’ English-Speaking Skill Abdullah Wahyu Hidayat; Ari Prasetyaningrum; Usuluddin Usuluddin; M. Adib Nazri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5337

Abstract

English proficiency is an essential competence, yet students often face psychological barriers such as speaking anxiety. The interactive Mingle Night program is implemented as a solution to facilitate spoken communication through group discussions and presentations. The primary objective of this research was to investigate the statistical correlation and the relationship strength between students' active participation in Mingle Night activities and their objective English speaking skills at Bestone Education. This study employed a quantitative correlational design with a sample of 30 students selected via simple random sampling from a total population of 50 students. Data collection utilized a 20-item Likert scale questionnaire to measure participation levels and a structured oral test rubric to assess speaking components. The collected data were subsequently analyzed using the Pearson Product-Moment Correlation test via SPSS software. The statistical analysis revealed a significance value of 0.408 (p > 0.05) and a correlation coefficient (r) of 0.157. Based on these results, it is concluded that the Null Hypothesis (H0) is accepted, proving there is no statistically significant correlation between Mingle Night participation and students' speaking skills, and the relationship is categorized as very weak. This lack of correlation is primarily attributed to the extremely limited one-week observational timeframe. While one week is sufficient to lower speaking anxiety, it is theoretically and empirically inadequate to produce measurable objective improvements in linguistic components.
Pengaruh Model Pembelajaran Picture And Picture Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas 3 MIN 6 Bandar Lampung Muhammad Ismail; Mujib Mujib; Ayu Reza Ningrum; Mardiyah Mardiyah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Picture and Picture terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas III MIN 6 Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa pengaruh model pembelajaran Picture and Picture terhadap hasil belajar bahasa indonesia siswa kelas 3 MIN 6 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen serta terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Picture and Picture terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Model pembelajaran ini mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan pemahaman siswa sehingga hasil belajar menjadi lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran Picture and Picture efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Pengembangan Multimedia Keberagaman Budaya Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Irene Itlay; Dhian Dwi Nur Wenda; Abdul Aziz Hunaifi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5339

Abstract

Pembelajaran keberagaman budaya di sekolah dasar memerlukan media yang mampu menyajikan materi secara menarik dan interaktif agar peserta didik lebih mudah memahami keragaman budaya Indonesia. Namun, pembelajaran di kelas masih didominasi penggunaan buku teks dan metode ceramah sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran keberagaman budaya bagi siswa kelas IV sekolah dasar serta mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN Mojoroto 2 Kota Kediri dengan subjek penelitian terdiri atas satu ahli materi, satu ahli media, satu guru kelas IV, dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket validasi, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas rata-rata 94% dengan kategori sangat valid. Tingkat kepraktisan memperoleh persentase 88% dari guru, 91% pada uji coba kelompok kecil, dan 89% pada uji coba kelompok besar dengan kategori sangat praktis. Keefektifan multimedia ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar peserta didik dengan ketuntasan klasikal mencapai 100% pada uji coba kelompok besar. Dengan demikian, multimedia pembelajaran keberagaman budaya yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran IPS di kelas IV sekolah dasar.
Kurikulum Merdeka: Peluang dan Tantangannya Bagi Pendidikan Islam di Indonesia Muh. Haikal Nur Fikri; Syamsul Arifin; Syarifudin Syarifudin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5341

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia membawa gelombang transformasi yang secara regulatif turut menyasar lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peluang strategis dan tantangan sistemik yang dihadapi oleh lembaga pendidikan Islam (madrasah dan pesantren) dalam menyongsong kebijakan kurikulum baru tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui teknik analisis isi (content analysis) terhadap regulasi resmi pemerintah dan artikel jurnal ilmiah bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka membuka peluang emas bagi reposisi metodologi pendidikan Islam yang lebih humanis melalui pembelajaran berdiferensiasi dan internalisasi moderasi beragama dalam P5RA, namun dihadapkan pada tantangan disparitas kesiapan pedagogis guru serta overloaded curriculum. Dapat disimpulkan bahwa keberhasilan transisi kurikulum memerlukan strategi akomodasi selektif-inovatif dengan memanfaatkan fleksibilitas struktur kurikulum untuk merampingkan materi keagamaan tanpa mereduksi identitas keislaman.
Pengembangan Media Pembelajaran Mainan Peta Anak (MAPENA) Visual Pada Materi Letak dan Kondisi Geografis Negara Indonesia Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Aprillia Hijrahyanti; Ita Kurnia; Dhian Dwi Nur Wenda
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5350

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi letak dan kondisi geografis Negara Indonesia disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas dan kurang interaktif, sehingga peserta didik kurang aktif dan mengalami kesulitan memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Mainan Peta Anak (MAPENA) Visual yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SDN Parang 2. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas guru dan 30 peserta didik kelas V SDN Parang 2, dengan uji coba terbatas pada 10 peserta didik dan uji coba luas pada 20 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi ahli, angket respons guru dan peserta didik, observasi, wawancara, serta tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media MAPENA Visual memperoleh tingkat kevalidan sebesar 82% dari ahli media dan 98% dari ahli materi. Tingkat kepraktisan mencapai 86% berdasarkan respons guru, 85% pada uji coba terbatas, dan 80% pada uji coba luas. Keefektifan media ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,88 pada uji coba terbatas dengan kategori tinggi dan 0,65 pada uji coba luas dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran MAPENA Visual valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi letak dan kondisi geografis Negara Indonesia bagi peserta didik kelas V SDN Parang 2.
Studi Literatur: Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) Terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Pada Siswa Sekolah Dasar Opi Amelia; Muhardila Fauziah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5355

Abstract

Keterampilan membaca pemahaman merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki peserta didik sekolah dasar untuk mendukung keberhasilan belajar pada berbagai mata pelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan tersebut adalah Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data penelitian berupa sumber sekunder yang diperoleh dari artikel-artikel ilmiah yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, penilaian kelayakan, dan sintesis artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC mampu meningkatkan keterampilan membaca pemahaman peserta didik, yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan memahami isi bacaan, menemukan ide pokok, menarik kesimpulan, serta meningkatkan keaktifan, motivasi, dan minat belajar. Model pembelajaran CIRC juga mendorong peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran melalui kegiatan membaca, berdiskusi, dan bekerja sama, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator dalam membimbing proses pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman peserta didik sekolah dasar.
Persepsi Orang Tua dan Remaja Terhadap Kelanjutan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi di Kampung Pasir Al-Amin Karmilah Karmilah; Ila Rosmilawati; Mochamad Ganiadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5358

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kelanjutan lulusan sekolah menengah ke perguruan tinggi di Kampung Pasir Al-Amin dan pentingnya memahami pandangan orang tua serta remaja secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi orang tua dan remaja terhadap kelanjutan pendidikan ke perguruan tinggi serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif di Kampung Pasir Al-Amin, Desa Kresek, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Informan berjumlah 10 orang, terdiri atas lima orang tua dan lima remaja yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dan remaja pada dasarnya memiliki persepsi positif terhadap pendidikan tinggi karena dipandang dapat menambah pengetahuan, mengembangkan diri, memperluas peluang kerja, dan meningkatkan kualitas hidup. Namun, persepsi tersebut bersifat bersyarat dan belum selalu diwujudkan menjadi keputusan kuliah. Keterbatasan ekonomi, keinginan memperoleh penghasilan, kurangnya informasi mengenai perguruan tinggi dan beasiswa, pengaruh lingkungan, serta kebiasaan bekerja atau menikah setelah lulus sekolah menjadi pertimbangan penting. Faktor ekonomi merupakan hambatan paling langsung, sedangkan dukungan keluarga, akses informasi, dan budaya masyarakat menentukan apakah aspirasi pendidikan dapat berkembang menjadi rencana nyata. Temuan menegaskan perlunya komunikasi keluarga, pendampingan pemilihan pendidikan, informasi beasiswa, dan dukungan masyarakat untuk menjembatani persepsi positif dengan tindakan melanjutkan pendidikan.
Penerapan Model Pembelajaran Debat Berbantuan Kliping Berita Untuk Meningkatan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas X-E7 SMAN 1 Narmada Nada Shafa Aulia; Nursaptini Nursaptini; Mila Noviana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5360

Abstract

Menciptakan suasana belajar yang edukatif sangat penting karena berpengaruh terhadap motivasi, konsentrasi, dan keaktifan belajar siswa. Dengan menerapkan model debat, siswa dapat terstimulasi dalam diskusi di kelas, siswa yang kurang aktif terlibat dalam pembelajaran dapat lebih aktif dalam mengambil inisiatif untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menyampaikan argumen sebagai respons terhadap kelompok lawan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran debat berbantuan kliping berita pada mata pelajaran sosiologi kelas X-E7 SMAN 1 Narmada. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang di dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi di setiap siklusnya. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa dan guru mata pelajaran sosiologi di kelas X-E7 SMAN 1 Narmada. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran debat berbantuan kliping berita terlaksana pada siklus I sebesar 79% dan pada siklus II sebesar 94,4%. Indikator keaktifan belajar siswa pada siklus I mencapai 86,1% dan meningkat pada siklus II yakni mencapai 95,8%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran debat berbantuan kliping berita efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas X-E7 SMAN 1 Narmada.