cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 3,582 Documents
Development of Modified Circuit Training in Basketball Learning to Improve Basic Technical Skills and Student Learning Motivation at SMKN 1 Sikur Qitfirul Mauludi; Didik Daniyantara; Gani Prasetyo
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5282

Abstract

Basketball is one of the popular sports taught in physical education because it develops students’ motor skills, coordination, cooperation, discipline, and motivation to participate in learning. However, the implementation of basketball instruction at SMKN 1 Sikur is still constrained by students’ low mastery of basic techniques and limited learning motivation. These conditions are related to limited facilities, a large number of students in each class, and the continued use of conventional teaching methods. A circuit-based approach may provide varied and active practice stations that accommodate large classes and optimize the use of available facilities. This study aimed to develop a modified circuit training-based basketball learning model and determine its feasibility and effectiveness in improving students’ basic basketball skills and learning motivation. This research used a research and development method based on the ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants were 36 tenth-grade students of the Visual Communication Design program at SMKN 1 Sikur. Data were collected using material-expert and field-practitioner validation sheets, the AAHPERD Basketball Skill Test covering dribbling, passing, and shooting, and a Likert-scale questionnaire measuring learning motivation. The data were analyzed using a paired-samples t-test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the developed model was categorized as “Very Feasible,” receiving scores of 88.5% from material experts and 91.2% from field practitioners. Students’ average basic basketball skill score increased from 54.30 in the pretest to 78.65 in the posttest, with a statistically significant difference (p < 0.05). Learning motivation also increased from 58% (“Sufficient”) to 85% (“Very High”). Therefore, the modified circuit training-based basketball learning model is feasible and effective for improving basic basketball skills and learning motivation in vocational high school physical education.
Makna Pengembangan Pribadi Konselor bagi Peningkatan Profesionalitas Guru BK dalam Pelaksanaan Konseling Individu di SMP: Studi Kualitatif Fenomenologis Ratna Aida Hifzi Inayatika; Saopian Azhari; Baiq Mahyatun; Luk Luil Adni; Yuliana Asmiati; Luski Meri Alfin; Indra Surya Ali; Sintiya Pratiwi; Nanang Ervia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5290

Abstract

Konseling individu merupakan layanan inti dalam bimbingan dan konseling yang menuntut guru Bimbingan dan Konseling (BK) tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kualitas pribadi yang memadai. Dalam praktiknya, efektivitas konseling individu sangat dipengaruhi oleh kemampuan konselor memahami diri, mengelola emosi, menunjukkan empati, serta membangun hubungan yang autentik dengan konseli. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna pengembangan pribadi konselor bagi peningkatan profesionalitas guru BK dalam pelaksanaan konseling individu di SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif. Partisipan penelitian terdiri atas 1 guru BK yang aktif memberikan layanan konseling individu. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, pengkodean tematik, interpretasi makna, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pribadi dimaknai guru BK sebagai proses pembentukan kesadaran diri profesional, penguatan kematangan emosional, pengembangan kepekaan interpersonal, dan internalisasi nilai-nilai etika profesi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan pribadi memiliki makna yang sangat penting dalam meningkatkan profesionalitas guru Bimbingan dan Konseling pada pelaksanaan layanan konseling individu. Pengembangan pribadi dimaknai sebagai proses berkelanjutan yang membentuk kesadaran diri, kematangan emosional, empati, kemampuan komunikasi, refleksi diri, dan integritas profesional.
Pengalaman Siswa Terisolir Dalam Mengembangkan Relasi Sosial Melalui Layanan Konseling Individu Saopian Azhari; Ratna Aida Hifzi Inayatika; Baiq Mahyatun; Luk Luil Adni; Yuliana Asmiati; Luski Meri Alfin; Indra Surya Ali; Sintiya Pratiwi; Nanang Ervia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman siswa terisolir dalam mengembangkan relasi sosial melalui layanan konseling individu di sekolah .Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket sosiometri, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber Subjek penelitian terdiri atas satu siswa yang teridentifikasi sebagai siswa terisolir berdasarkan hasil angket sosiometri, dengan guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta wali kelas sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterisoliran siswa dipengaruhi oleh pengalaman menjadi korban bullying pada masa sekolah dasar yang menimbulkan trauma, rasa takut ditolak, dan rendahnya kepercayaan diri dalam berinteraksi sosial. Layanan konseling individu membantu siswa mengungkapkan pengalaman traumatis, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendorong keberanian untuk mulai berinteraksi dengan teman sebaya. Keberhasilan layanan didukung oleh kolaborasi antara guru BK, wali kelas, orang tua, dan teman sebaya sehingga siswa menunjukkan perubahan positif berupa keberanian menyapa teman, berpartisipasi dalam diskusi kelompok, dan menjalin hubungan sosial yang lebih baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Layanan konseling individu terbukti efektif menjadi wadah yang aman bagi siswa untuk mengekspresikan pengalaman traumatis, mengelola kecemasan, serta membangun kembali rasa percaya dirinya secara bertahap. Setelah mengikuti layanan konseling individu, siswa menunjukkan dinamika perubahan positif, seperti mulai berani menyapa teman, terlibat dalam kerja kelompok, serta berpartisipasi lebih aktif dalam aktivitas pembelajaran.
A Study on Phrases Used in Writing Thesis Abstracts Dedi Saputra; Usuludin Usuludin; Hajriana Arfah; Siti Maysuroh
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5294

Abstract

This study aimed to identify and analyze the types of phrases used in thesis abstracts written by students of the English Education Study Program. Phrase usage in academic writing, especially in thesis abstracts, plays an important role in presenting research information clearly, concisely, and effectively. This study focused on five types of phrases, namely noun phrases, verb phrases, adjective phrases, prepositional phrases, and adverbial phrases. The study employed a descriptive qualitative design using content analysis. The data were taken from five thesis abstracts written by students of the English Education Study Program and were classified and analyzed based on phrase categories to determine their frequency and distribution. The findings revealed a total of 463 phrases, consisting of 186 noun phrases, 85 verb phrases, 54 adjective phrases, 97 prepositional phrases, and 41 adverbial phrases. Noun phrases were the most dominant type, indicating their important role in presenting key research elements such as topics, objectives, participants, methods, and findings. The dominance of noun phrases reflects the characteristics of academic writing, which emphasize clarity and conciseness.
Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Media Aplikasi PENA Terhadap Hasil Belajar Siswa SD Muh Suni Robi Salman Alfarisi; Khamdun Khamdun; Fina Fakhriyah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5295

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SDN 1 Merak mendorong perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan rata-rata nilai pretest dan posttest serta peningkatan hasil belajar IPAS setelah penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Aplikasi PENA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-experimental dan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 1 Merak yang berjumlah 17 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-Test untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan, serta uji N-Gain untuk mengukur tingkat peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi uji Paired Sample t-Test sebesar 0,000 (<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat dari 49,35 pada pretest menjadi 79,59 pada posttest. Hasil uji N-Gain memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,5925 yang termasuk dalam kategori sedang, menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah penerapan model pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Aplikasi PENA efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SDN 1 Merak.
Efektivitas Penggunaan Media BIMAT terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Abelia Izzatin Naily; Denni Agung Santoso; Fina Fakhriyah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5298

Abstract

Efektivitas pembelajaran mencerminkan tingkat keberhasilan suatu media dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, termasuk dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial yang perlu dimiliki siswa sekolah dasar dalam pembelajaran matematika, namun pencapaiannya masih belum optimal karena penggunaan media pembelajaran belum mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media BIMAT (Box Matematika Pintar) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 13 siswa kelas IV SD 3 Adiwarno Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest sebesar 25,23 meningkat menjadi 86,61 pada posttest. Analisis menggunakan uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, hasil uji N-Gain sebesar 0,822 termasuk dalam kategori tinggi, yang mengindikasikan bahwa penggunaan media BIMAT mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara optimal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media BIMAT efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif Nearpod terhadap Hasil Belajar IPAS Siklus Hidup Makhluk Hidup Sri Rohmayatun; Asep Usamah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5301

Abstract

Pemanfaatan multimedia interaktif dalam pembelajaran menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar, khususnya pada materi yang memerlukan visualisasi konsep seperti siklus hidup makhluk hidup. Meskipun Nearpod telah banyak digunakan sebagai media pembelajaran digital, kajian mengenai efektivitasnya pada pembelajaran IPAS di kelas rendah sekolah dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan multimedia interaktif Nearpod terhadap hasil belajar IPAS materi siklus hidup makhluk hidup siswa kelas III SD Negeri 2 Cibuntu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design berbentuk One Group Pretest–Posttest  Design. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, paired sample t-test, N-Gain, dan effect size (Cohen's d). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 66,25 pada pretest menjadi 83,50 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan Nearpod terhadap hasil belajar siswa. Nilai N-Gain  sebesar 0,584 (58,37%) menunjukkan kategori sedang (cukup efektif), sedangkan nilai effect size (Cohen's d) sebesar 2,79 menunjukkan pengaruh yang sangat besar. Hasil observasi dan wawancara juga mengungkapkan bahwa Nearpod meningkatkan keaktifan, motivasi, dan partisipasi siswa selama pembelajaran, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan perangkat dan kestabilan jaringan internet. Dengan demikian, multimedia interaktif Nearpod efektif meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi siklus hidup makhluk hidup serta berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.
Pengembangan Media Board Game LABU Berbasis PjBL Pada Kreativitas Siswa Kelas V SDN Pajambon Nurlatifah Nurlatifah; Nanan Abdul Manan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5303

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran abad ke-21. Namun, rendahnya kreativitas siswa di sekolah dasar menunjukkan perlunya media pembelajaran yang inovatif dan interaktif untuk mendukung keterlibatan siswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Board Game Lapisan Bumi (LABU) berbasis Project Based Learning (PjBL) pada materi Berkenalan dengan Bumi Kita, mengetahui tingkat kelayakan media berdasarkan hasil validasi ahli, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kreativitas siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation, serta menerapkan desain One Group Pretest–Posttest. Penelitian dilaksanakan di SDN Pajambon dengan subjek sebanyak 28 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli media dan bahasa, ahli materi, angket respons guru dan siswa, serta tes pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan persentase deskriptif untuk menentukan tingkat kelayakan dan kepraktisan media, uji normalitas, paired sample t-test, serta uji N-Gain untuk mengetahui peningkatan kreativitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Board Game LABU memperoleh persentase kelayakan rata-rata sebesar 90% dengan kategori sangat valid. Respons guru sebesar 86% dan respons siswa sebesar 85% menunjukkan bahwa media sangat praktis digunakan dalam pembelajaran. Hasil paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p = 0,002 < 0,05), sedangkan nilai N-Gain sebesar 0,68 termasuk kategori sedang. Dengan demikian, media Board Game LABU berbasis PjBL dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas V sekolah dasar.
Pengaruh Media Pembelajaran Papan Cerita (Storyboard) Berbasis Karakter untuk Meningkatkan Karakter Gotong Royong Siswa Kelas II SD Mitha Apriliyanti; Asep Usamah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5307

Abstract

Kurangnya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan usia siswa menjadi hambatan dalam usaha mengajarkan nilai-nilai tersebut. Media papan cerita berbasis karakter dibuat sebagai alternatif pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan mampu mengajarkan nilai-nilai karakter melalui cerita yang ditampilkan secara visual serta relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain satu kelompok yang dilakukan pretest dan postest. Subjek diberi pembelajaran menggunakan media papan cerita, kemudian diukur karakter gotong royong mereka. Hasil yang diinginkan dari penelitian ini adalah meningkatnya sikap gotong royong siswa setelah mereka mengikuti pembelajaran menggunakan media papan cerita yang berbasis karakter. Penelitian ini diharapkan bisa membantu dalam memperbaiki pembelajaran karakter di tingkat sekolah dasar dan menjadi acuan bagi guru dalam mengajarkan nilai-nilai Pancasila, terutama nilai gotong royong, melalui pembelajaran tematik.
Implementasi Budaya Sekolah Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di SD Muhammadiyah Worawari, Kulon Progo Anisa Kumala Dewi; Bahtiyar Heru Susanto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5316

Abstract

Budaya sekolah merupakan salah satu upaya strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan nilai dan perilaku positif di lingkungan sekolah. Implementasi budaya sekolah yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu mengembangkan karakter peserta didik secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi budaya sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik di SD Muhammadiyah Worawari, Kulon Progo, serta mengidentifikasi perencanaan, pelaksanaan, faktor pendukung, faktor penghambat, dan evaluasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas IV dan VB, serta peserta didik kelas IV dan VB. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budaya sekolah berhasil membentuk lima karakter utama peserta didik, yaitu religius, nasionalisme, mandiri, gotong royong, dan integritas melalui tiga pilar utama, yaitu keteladanan guru, penegakan tata tertib, dan kegiatan ekstrakurikuler berbasis usia. Keberhasilan tersebut didukung oleh keterlibatan orang tua, teman sebaya, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambat yang masih dihadapi meliputi kurangnya dukungan sebagian orang tua, pengaruh teman sebaya, dan dampak negatif penggunaan gadget. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi budaya sekolah di SD Muhammadiyah Worawari telah berjalan dengan baik dan berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. Optimalisasi implementasi budaya sekolah dapat dilakukan melalui standardisasi sistem evaluasi yang memanfaatkan pengukuran perilaku, umpan balik, dan analisis hasil akademik secara berkelanjutan.