cover
Contact Name
Novi Puji Lestari
Contact Email
novipujilestari61@gmail.com
Phone
+6282232951386
Journal Mail Official
novipujilestari61@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Studi Kasus Inovasi Ekonomi
ISSN : 25286269     EISSN : 26232103     DOI : https://doi.org/10.22219/skie.v3i2
Studi Kasus Inovasi Ekonomi (SKIE) adalah jurnal pengabdian berkala yang diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September). Editor menerima naskah layanan publik yang berfokus pada 1) memberdayakan ekonomi masyarakat; 2) pengembangan dan pemberdayaan ekonomi kreatif; 3) pembangunan ekonomi berbasis digital; 4) pengembangan dan pemberdayaan usaha kecil, mikro dan menengah (UKM); dan 5) pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan.
Articles 173 Documents
PENDAMPINGAN MANAJEMEN KEUANGAN DAN AKUNTANSI DIGITAL UMKM DI USAHA LAUNDRY HIKLIN UMKM KOTA MALANG Dwi Ekasari Harmadji; Sri Hastutik
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 7 No. 02 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v7i02.28903

Abstract

Penerapan teknologi digital pada saat pendampingan Manajemen dan Akuntansi bagi pelaku UMKM adalah wujud nyata dalam Program Pengabdian Masyarakat Universitas Wisnuwardhana Malang. Ini merupakan solusi atas permasalahan yang ada di UMKM yang seringkali tidak mempunyai pengetahuan manajemen dan akuntansi digital yang baik. Penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital dengan fitur lengkap mulai dioperasikan oleh pemilik dengan pendampingan dari pihak Universitas Wisnuwardhana Malang pada operator (staf) UMKM. Juga ada mentoring dan coaching terhadap pelaku UMKM selama 3 bulan sehingga bisa memberikan output laporan keuangan yang akuntabel sesuai Standar Akuntansi digital EMKM (Entitas Mikro Kecil dan Menengah). Laporan Keuangan ini pun bisa dijadikan dasar analisa kinerja keuangan UMKM dan pengambilan keputusan. Target Hipenidha (Hibah Pengabdian Bagi Masyarakat Universitas Wisnuwardhana) bisa terwujud yaitu laporan keuangan yang baik dan akuntabel karena didukung oleh teknologi digital keuangan yang menerapkan akuntansi pada pemakaian software komputer. Hal ini juga terbukti bisa menaikkan pendapatan pelaku UMKM melalui manajemen dan akuntansi digital khususnya pada usaha Laundry Hiklin yang merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Sawojajar, Kota Malang. Peningkatan pendapatan melalui pelatihan pendampingan dan coaching ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Wisnuwardhana dengan menerapkan disiplin ilmu manajemen dan akuntansi. Targetnya Hipenidha bisa tercapai yaitu dapat melakukan pengubahan UMKM Laundry Hiklin yang mewujudkan laporan keuangan akuntabel dengan didukung sistem informasi akuntansi melalui software yang dipakai di komputer/laptop. Manfaat akhir bagi UMKM Laundry Hiklin adalah bentuk Laporan Keuangan Neraca, Laporan Laba Rugi dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK). Luaran berupa link youtube yang berisi vidio metode/cara pemakaian software akuntansi agar bisa menghasilkan laporan keuangan yang akuntabel dan sesuai Standar Akuntansi EMKM.
PEMBERDAYAAN USAHA "KREASI COKLAT" MELALUI PELATIHAN PEMASARAN ONLINE DAN APLIKASI PENCATATAN PESANAN Bambang Widagdo; Sri Budi Cantika Yuli; Zainal Arifin
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 7 No. 02 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v7i02.29001

Abstract

Mitra dari kegiatan Program Penerapan Iptek Masyarakat (PIM) ini adalah Ibu-ibu Kelompok Usaha Kreasi Coklat di Jalan Simpang Akordion 173 Tunggulwulung Lowokwaru, Kota Malang. Ketua Kelompok Usaha adalah ibu Elvi Kunaeni. Berdasar hasil survey yang dilakukan oleh Tim PIM terdapat dua permasalahan, yaitu belum mempunyai media pemasaran online dengan menggunakan media sosial dan saat menerima pesanan coklat masih menggunakan pencatatan manual. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan pemasaran, adalah pelatihan dan pendampingan tentang pembuatan pemasaran berbasis media sosial yang sesuai dengan karakteristik usaha Kreasi Coklat dan pelatihan yang dilakukan harus dapat digunakan secara berkelanjutan. Pelatihan meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang pemasaran produk dan pemasaran online berbasis teknologi informasi melalui media sosial. Permasalahan pencatatan pesanan/orderan yang masih menggunakan cara manual, solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan  tentang pemanfaatan Aplikasi Pencatatan Pesanan, yaitu Aplikasi Catat Order. Metode kegiatan yang akan dilakukan oleh Tim PIM adalah pelatihan dan pendampingan pada mitra. Pelatihan dan pendampingan meliputi : strategi pemasaran online melalui media sosial, pendampingan pembuatan rancangan strategi pemasaran untuk Kelompok Ibu Rumah Tangga Pemilik Usaha Kreasi Coklat, dan pelatihan pemanfaatan Aplikasi Pencatatan Pesanan “Catat Order”.
SEARCH ENGINE OPTIMATION DAN SOCIAL MEDIA MARKETING BERAS SEHAT SUBAK BENGKEL TABANAN BALI Ardik Praharjo; Fauzik Lendriyono; Yunan Syaifullah
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 7 No. 02 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v7i02.29655

Abstract

Permasalahan yang kerap dihadapi dunia usaha yaitu kurang optimalnya pemanfaatan teknologi digital sehingga perlu pendampingan agar produk yang diciptakan dapat dipasarkan dengan baik. Penggunaan social media juga masih belum massif digunakan sehingga produk dipasarkan secara tradisional sehingga perlu untuk memanfaatkan pengelolaan sosial media dengan baik. Subak Desa Bengkel merupakan salah satu istilah pengelolaan irigiasi dan pertanian organic yang ada pada Desa Bengkel Kabupaten Tabanan Bali. Subak berfokus pada pengelolaan pengairan yang salah satunya yaitu menghasilkan produk beras sehat dan produk lainnya. Pada perjalanannya belum teroptimalkannya Search Engine Optimization (SEO) dan social media marketing. Kendala aksesbilitas dan pemanfaatan menjadi salah satu hal untuk memasarkan produk beras sehat. Perlunya pendampingan tersebut agar dapat memaksimalkan pemasaran produk beras sehat secara optimal. Kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu melakukan studi mendalam tentang jenis-jenis kebutuhan search engine optimation yang digunakan seperti berita dalam website, informasi digital tentang produk beras sehat, dan pemasaran berita dengan menggunakan software. Pelatihan penggunaan tentang penggunaan search engine optimation, pemaksimalan social media marketing dengan menggunakan berbagai macam media sosial yang ada. Strategi konten marketing perlu juga ada dalam pelaksanaan social media marketing. Hasil yang didapat dalam pendampingan ini yaitu pelaku usaha yang ada pada Subak Bengkel dapat melaksanakan aktifitas search optimation media dan digital marketing dengan baik. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan kata kunci yang mudah sehingga produk unggulan yang ada pada desa tersebut dapat mudah ditemukan. Perlunya evaluasi secara berkala tentang pelaksanaan earch engine optimation dan social media marketing yang telah dibuat dengan memaksimalkan media yang ada. Dampak apabila tidak adanya evaluasi secara berkala dapat tergerus dengan aktifitas sejenis sehingga perlunya pembaharuan. Pembaharuan ataupun update dalam dilaksanakan sesuai jadwal dan target dalam usaha tersebut.
PENDAMPINGAN UMKM DALAM MEMENUHI PERSYARATAN SERTIFIKASI HALAL UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING Viajeng Purnama Putri; Sri Nastiti Andharini
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 7 No. 02 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v7i02.29794

Abstract

Sertifikat halal adalah pengakuan resmi bahwa suatu produk atau layanan memenuhi persyaratan kehalalan sesuai dengan ajaran agama Islam. Sertifikat halal diberikan oleh lembaga sertifikasi yang memiliki otoritas dan kredibilitas untuk memverifikasi dan mengawasi proses produksi, bahan-bahan yang digunakan, dan metode pengolahan yang digunakan dalam industri makanan, minuman, kosmetik, farmasi, dan sektor lainnya. Tujuan dari sertifikat halal adalah untuk memberikan jaminan kepada konsumen Muslim bahwa produk atau layanan yang mereka gunakan sesuai dengan prinsip kehalalan yang diatur dalam ajaran agama Islam. Sertifikat halal juga menjadi alat penting dalam membangun kepercayaan konsumen, membuka akses ke pasar yang lebih luas, dan meningkatkan daya saing perusahaan di industri tersebut. Proses sertifikasi halal melibatkan beberapa tahap, seperti pemeriksaan bahan baku, verifikasi proses produksi, pengujian laboratorium, dan audit terhadap praktik-produksi yang dilakukan oleh perusahaan. Lembaga sertifikasi yang berwenang akan melakukan penilaian menyeluruh terhadap produk atau layanan tersebut sebelum memberikan sertifikat halal. Sertifikat halal tidak hanya berlaku untuk produk makanan yang dihasilkan, tetapi juga mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari bahan baku hingga proses distribusi. Sertifikat halal juga dapat diperbaharui secara berkala melalui proses audit dan pemeriksaan yang dilakukan secara berkala. Dalam konteks global, sertifikat halal juga berperan penting dalam perdagangan internasional, di mana permintaan produk halal terus meningkat. Pemerintah dan lembaga-lembaga terkait di banyak negara bekerja sama untuk memfasilitasi proses sertifikasi halal dan memastikan keberlanjutan dan kredibilitas sertifikat yang dikeluarkan. Secara keseluruhan, sertifikat halal merupakan instrumen yang penting dalam menjaga kehalalan produk dan layanan, memberikan kepastian kepada konsumen Muslim, serta membantu perusahaan untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar global yang semakin beragam.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI UPAYA INISIASI USAHA BARU BAGI WARGA RUMAH GEMILANG INDONESIA KAMPUS SURABAYA Ajija, Shochrul Rohmatul; Sajida, Nasiha; Heriyati, Dina; Salama, Sri Cahyaning Umi; Hudaifah, Ahmad
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.23318

Abstract

Masih tingginya persentase alumni yang belum berpenghasilan menjadi isu utama dalam pencapaian tujuan program Rumah Gemilang Indonesia (RGI) cabang Surabaya. Selain itu, minimnya alumni yang membuka usaha sendiri juga menjadi factor belum optimalnya pencapaian program peningkatan penghasilan bagi peserta RGI. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat berupa pelatihan kewirausahaan ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan wawasan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan para santri dan alumni RGI sehingga mereka dapat membuka lapangan pekerjaan baru paling tidak untuk diri mereka sendiri. Rangkaian program pelatihan ini dilakukan selama satu hari penuh dengan materi mengenai penggalian ide bisnis, cara merealisasikan bisnis, dan teknik marketing digital oleh para narasumber pengusaha muda. Antusiasime para santri dan alumni RGI begitu tampak dari banyaknya yang bertanya pada sesi talk show. Selain itu, program pelatihan ini dinilai berhasil meningkatkan wawasan dan semangat berwirausaha para santri dan alumni RGI yang ditandai dengan diinisiasinya usaha bersama dengan nama Koperasi Bentang Gemilang Syariah (BGS) dengan usaha utama berupa jasa jahit eceran maupun grosir di Surabaya.
SOSIALISASI PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING BAGI UMKM DI DESA BLIMBING WULUH Vandian Nur, Achmad; Purwanto, Teguh; Ramadhani, Salsabila Ayu; Syahdiva, Vipin Elrima; Nugroho, Adi; Alfayyadh, Hilmi; Ali, M Ghufanil Muta; Nursepti, Tika; Sahriswati, Sahriswati; Handoyo, Aries; Wijaya, Nanda Arif; Hadana, Marisa
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.30313

Abstract

Teknologi digital sangat akrab di era sekarang ini bahkan untuk segala usia. Pemanfaatan teknologi digital yang tepat dapat memberikan dampak yang sangat positif bagi parea penggunanya. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan pemasaran produk usaha yang dimiliki oleh UKM. Namun, minimnya pengetahuan dan pendidikan para pengusaha UKM mengakibatkan kurangnya optimal dalam pemanfaatan internet untuk mendukung usahanya. Salah satu pemanfaatan internet dalam manajemen bisnis adalah digital marketing, yaitu   media social untuk mendapatkan target pasar yang lebih luas. Produk UKM yang dimiliki pelaku usaha di Desa Blimbing Wuluh merupakan produk jasa dan pemasarannya masih hanya dilakukan dengan cara penjualan langsung dengan menawarkan produk secara tatap muka. Sulit menjangkau target pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, pemberian pelatihan dan Pendidikan terkait penggunaan digital marketing dapat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam pemasaran produk yang dijualnya. Data yang telah penulis kumpulkan, dapat disimpulkan bahwa dengan memberikan pelatihan pemasaran digital terhadap masyarakat terutama para pelaku UMKM Desa Blimbing Wuluh diharapkan dapat memberi pengaruh yang sangat besar terhadap peningkatan volume penjualan dan juga meningkatkan keuntungan bagi pengusaha UMKM terutama di desa tersebut.
PENDAMPINGAN BRANDING DAN SERTIFIKASI HALAL BAGI PELAKU UMKM MUSLIM DI DESA SUKORAHARJO KEPANJEN MALANG Anggraini, Ika Khusnia; Widiyanti, Dwi Retno; Shofiatin, Nanik; Rahmatillah, Siti Nanda
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.30361

Abstract

Desa Sukoraharjo yang memiliki kondisi yang masih asri dengan persawahan dan perkebunan yang membentang luas namun masih belum cukup menjadikan desa ini unggul dari aspek kesejahteraan dan optimalisasi potensi desa. Selain masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani, banyak diantaranya menggeluti dunia usaha skala mikro atau rumah tangga (UMKM). Namun para pelaku UMKM di Desa ini masih kurang literasi dalam hal optimalisasi pengelolaan produk-produk nya terutama dalam strategi branding dan beberapa hal prosedural seperti sertifikasi halal. Maka pengabdian kali ini mengusung tema tentang branding produk dan sertifikasi halal dengan tujuan dapat memberikan wawasan kepada para pelaku UMKM di Desa Sukoraharjo sehingga mampu meningkatkan pengelolaan produk-produknya pada aspek branding serta jaminan halal dikarenakan mayoritas masyarakat Desa Sukoraharjo adalah muslim. Dengan peningkatan literasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan penjualan produk-produk UMKM masyarakat Desa Sukoraharjo dan taraf hidup masyarakatnya. Oleh karena itu, perlu Langkah konkrit yang diawali dengan upaya pendampingan dalam mengidentifikasi kalangan UMKM yang faktanya masih banyak yg belum sejahtera karena kurang optimalnya di bidang branding produk dan wawasan tentang sertifikasi halal. Pendampingan dilakukan secara intensif diawali oleh survey awal guna mengidentifikasi sejauh mana pengetahuan masyarakat terkait literasi branding produk dan sertifikasi halal, selanjutnya dilakukan sosialisasi dan pemberian materi tentang strategi-strategi branding produk serta prosedur sertifikasi halal dan manfaatnya bagi pengembangan produk UMKM yang dilanjutkan dengan evaluasi serta tindak lanjut. Hal ini diperlukan karena tidak semua masyarakat desa telah teredukasi dalam menggunakan aplikasi berbasis digital terutama bagi kalangan usia menengah keatas. Tuntutan era modern yang serba digital mendorong untuk dilakukan transformasi digital termasuk dalam bidang pemasaran seperti branding dan sertifikasi halal bagi para pelaku UMKM agar menunjang dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil di Desa Sukoraharjo.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI NILAI TAMBAH PENDAPATAN POHARIN KARANGBESUKI KOTA MALANG Andharini, Sri Nastiti; Roz, Kenny; Nurjannah, Dewi
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.32096

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan merupakan praktik memanfaatkan area terdekat di sekitar rumah, baik di depan, belakang, maupun samping rumah, untuk berbagai kegiatan produktif. Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) “ Mitra Tangguh” merupakan kelompok budidaya ikan yang terletak di RW.04 Poharin Kelurahan. Karangbesuki Kec. Sukun Kota Malang. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah kurangnya optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan yang masih kosong serta pemeliharaan benih ikan yang mengalami banyak kematian akibat minimnya informasi terkait cara pemeliharaan yang baik dan benar, serta pengelolaan limbah budidaya ikan. Hasil dari kegiatan ini adalah pengoptimalan lahan pekarangan, kemampuan pemiliharaan ikan serta kemandiraan untuk melakukan penjualan hasil panen. Pemanfaatan lahan kosong pekarangan sebagai nilai tambah ekonomi adalah langkah cerdas yang tidak hanya menguntungkan pengelola lahan tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat secara keseluruhan.
PENDAMPINGAN SELF-DECLARE HALAL PADA UMKM BIDANG MAKANAN DAN MINUMAN DI KOTA MALANG Nafis, Dzakia; Warkoyo; Wahyudi, Vritta Amroini; Anggriani, Rista; Utama, Dana Marsetiya; Hafid, Ibnu; Maulana, Abel Alqurni; Fitriana, Nur
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.32149

Abstract

Halal sudah menjadi aspek kebutuhan di zaman yang sudah berkembang ini. Indonesia dengan mayoritas pemeluk agama islam membuat pemerintah mewajibkan adanya jaminan status halal produk dalam bentuk sertifikat halal. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, pelaku usaha/ industri makro dan mikro wajib mengurus sertifikat halal. Sertifikat halal merupakan salah satu jaminan status halal dari suatu produk. Sertifikat halal bertujuan untuk memberikan kepastian pada konsumen bahwa produk atau layanan yang bersangkutan sudah sesuai dengan syariat yang ada. Kota Malang memiliki kurang lebih 8000 UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Self-declare adalah salah satu skema sertifikasi halal pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Adanya skema ini mempermudah UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal. Pentingnya sertifikat halal membuat pemerintah berupaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman produsen maupun konsumen mengenai urgensi halal. Self-declare sendiri memberikan UMKM kemampuan untuk mengelola dan menyatakan kehalalan produk mereka sendiri. Pendampingan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku UMKM terhadap halal dan edukasi mengenai proses pengajuan sertifikasi halal melalui self-declare. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan interaktif (edukasi sadar halal) dan pendampingan administrasi pendaftaran self-declare. Target dari kegiatan ini adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang berada di Kota Malang. Pendampingan ini dilakukan dengan tujuan untuk menambah wawasan dan meningkatkan kepedulian mengenai halal. Melalui pendampingan ini juga dapat ditelusuri hambatan dan masalah yang dihadapi UMKM dalam proses sertifikasi halal. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pemahaman dari UMKM meningkat dan muncul sikap positif terkait pentingnya sertifikasi halal pada produknya sehingga UMKM akan mendaftarkan sertifikasi halal produknya dan didapatkan hasil berupa sertifikat halal.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN DANA DESA (DESA SARIYOSO KABUATEN WONOSOBO) Silvia Hendrayanti; Estuti, Eni Puji
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.32459

Abstract

Pentingnya reformasi pengelolaan dana desa di Desa Sariyoso di dasari beberapa pertimbangan strategis terutama menyangkut beberapa persoalan antara lain: Pertama, rendahnya efektivitas dan efisiensi penggunaan dana desa. Kedua, tidak adanya skala prioritas yang terumuskan secara tegas dalam proses pengelolaan dana desa. Ketiga yang menuntut dilakukannya reformasi pengelolaan dana desa adalah terjadinya begitu banyak kebocoran dan penyimpangan. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pendampingan adalah Selain bentuk Implementasi dari Tridarma Perguruan Tinggi, di harapkan adanya Peningkatkan pemahaman & kemampuan kepala desa dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai kepala pemerintahan dan pelaksana administrasi desa, Untuk mengembangkan kemampuan aparatur pemerintah desa dalam menentukan skala prioritas pengelolaan dana desa, Penerapan Akuntabilitas keuangan Desa dan Pemahaman transparansi dalam penyusunan laporan keuangan. Metode dalam pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan tahapan rencana yaitu sosialisasi pelaksanaan kegiatan, penyuluhan sistem pengelolaan dana desa dan pelatihan pembuatan anggaran keuangan desa. Dari kegiatan pendampingan tersebut, aspek pengetahuan baik terkait Definisi Pengelolaan Dana Desa, Standar akuntansi/ Keuangan Pemerintah, Pelaporan Keuangan Desa, Akuntabilitas Keuangan Desa, dan Transparansi mengalami peningkatan nilai secara signifikan. Aspek pengetahuan dari 30% menjadi 48%. Kenaikan nilai pada aspek pengetahuan setelah kegiatan pengelolaan dana desa menunjukkan bahwa kegiatan tersebut efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan perangkat desa dalam mengelola dana desa. Adanya pendampingan ini berdampak pada Meningkatnya sistem akuntabilitas pengelolaan keuangan desa; Meningkatnya keterampilan aparatur desa dalam penatausahaan keuangan desa; dan di harapkan ada kelanjutan materi sehingga pemahaman yang didapat lebih menyeluruh. Saran bagi para peserta sosialisasi yang telah ikut dalam pelaksanaan pelatihan yaitu Setelah mengikuti edukasi dan pemahaman tentang pengelolaan dana desa dapat menerapkannya.