cover
Contact Name
Novi Puji Lestari
Contact Email
novipujilestari61@gmail.com
Phone
+6282232951386
Journal Mail Official
novipujilestari61@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Studi Kasus Inovasi Ekonomi
ISSN : 25286269     EISSN : 26232103     DOI : https://doi.org/10.22219/skie.v3i2
Studi Kasus Inovasi Ekonomi (SKIE) adalah jurnal pengabdian berkala yang diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September). Editor menerima naskah layanan publik yang berfokus pada 1) memberdayakan ekonomi masyarakat; 2) pengembangan dan pemberdayaan ekonomi kreatif; 3) pembangunan ekonomi berbasis digital; 4) pengembangan dan pemberdayaan usaha kecil, mikro dan menengah (UKM); dan 5) pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan.
Articles 173 Documents
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MENGGALI POTENSI USAHA BERBASIS KEARIFAN LOKAL Hakim, Adi Lukman; Faizah, Erna Nur; Rosiawan, Rizky Wahyudha; Basyah, Muhammad Ali
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.32574

Abstract

Kegiatan pengabdian yang dilakukan dilatarbelakangi oleh fenomena pandemic Covid-19 yang berdampak pada turunnya permintaan dalam skala nasional sehingga terjad peningkatan pengangguran dan perusahaan yang mengalami kebangkrutan. UMKM di Indonesia juga tidak diikuti dengan sistem manajemen yang baik sehingga sektor tersebut seringkali tidak bertahan lama. Untuk itu, diperlukan pengetahuan dan pengalaman untuk dapat membangun minat usaha pada masyarakat. Namun minimnya lahan diperkotaan menjadi tantangan untuk mendorong upaya kreatif dan inovatif masyarakat dalam membangun ketahanan pangan dari tekanan pandemi Covid-19. Metode pengabdia yang digunakan adalah metode PRA (Participatory Rapid Appraissal) merupakan metode yang mengutamakan kecepatan keberhasilan tujuan melalui keterlibatan user atau pengguna dalam penggunaan suatu rangkaian sistem, dimana rangkaian tersebut berfungsi untuk suatu model (prototype) sistem yang lebih efektif. Salah satu kelompok UMKM yakni UMKM di kelurahan yang telah memulai usahanya namun sampai saat ini kegiatan ini belum mampu mendorong peningkatan ekonomi. Ditinjau dari potensi sumber bahan baku dan kebutuhan pasar sangat menunjang UMKM akan mencapai hasil yang diharapkan namun karena kurangnya SDM, inovasi dan strategi marketing yang baik maka kegiatan UMKM pertanian di kelurahan Sonoadi belum berkembang dengan baik. Oleh karena itu, perlu diadakan suatu program edukasi masyarakat kepada pelaku UMKM yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital sebagai alat pengembangan UMKM, dari program tersebut diharapkan masyarakat Sonoadi Lamongan dapat meningkatkan penjualannya. Kedua sistem pengelolaan dan pemasaran hrus didukung oleh inovasi dan kretivitas dari para pelaku usaha dan ketiga setelah melaksanakan pelatihan cara berfikir para petani tentang produktivitas tanpa inovasi yang selama ini telah dilaksanakan tidak mampu meningkatkan penghasilan dari pengelolaan pertanian. Tindak lanjut dari pelatihan ini adalah pendampingan lebih lanjut pada pemilik UMKM untuk terus konsisten menggunakan penjualan secara online.
MENARIK MINAT PENGUNJUNG DENGAN MENCIPTAKAN E-CREDIBILITY MEMANFAATKAN SOCIAL MEDIA Fathoni, Rinaldy Achmad Roberth; Wijaya, Rahmad
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.32631

Abstract

Kemajuan teknologi informasi berdampak signifikan pada sektor ekonomi, keuangan, dan sosial, memungkinkan bisnis tumbuh lebih cepat dan meningkatkan persaingan. Salah satu hal yang menjadi permasalahan mitra adalah menurunnya kunjungan pada taman rekreasi sengkaling pasca pandemi berakhir. Menurunnya jumlah kunjungan salah satunya disebabkan oleh kurangnya informasi yang dilakukan oleh taman rekreasi sengkaling khususnya pada saluran informasi digital. Hal ini menjadi penting karena dapat meningkatkan minat kunjungan, dan penting bagi Taman Rekreasi Sengkaling untuk memahami peran e-credibility dalam konteks pemasaran melalui media sosial. Untuk bersaing dengan pesaing dalam industri pariwisata perlu meningkatkan daya saing mereka melalui pengembangan industri kreatif, aplikasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan kewirausahaan. Taman Rekreasi Sengkaling, perusahaan pariwisata di Jawa Timur, bekerja sama dengan mitra untuk mengoptimalkan teknologi social media marketing. Metode pengabdian yang dilaksanakan dengan memberikan pendampingan dan edukasi pemanfaatan media social dalam meningkatkan e-credibility. Tim pengabdian yang terdiri dari disiplin ilmu manajemen pemasaran berfokus pada potensi digital promosi yang belum dimanfaatkan secara optimal, menggunakan strategi konten promosi melalui media sosial untuk memperkenalkan produk unggulan Taman Rekreasi Sengkaling. Untuk meningkatkan keunggulan bersaing, Taman Rekreasi Sengkaling perlu mengembangkan potensi unggulan, seperti membuat konten promosi destinasi di media sosial dan memberikan informasi yang lengkap kepada konsumen. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keinginan dan kepercayaan masyarakat kepada Taman Rekreasi Sengkaling. Tujuan dari tim pengabdi adalah meningkatkan kesadaran mengenai kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak dalam meningkatkan e-credibility melalui soial media marketing, sehingga diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan dan daya saing dalam industri pariwisata dan rekreasi.
BRANDING DAN PACKAGING PRODUK JAMU INSTAN SEBAGAI PENGUAT EKONOMI KELUARGA KELOMPOK MATAHARI DUSUN NGANDAT- BATU Lestari, Novi Puji; Arifiani, Ratya Shafira; Rumijati, Aniek
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.32895

Abstract

Rempah-rempah di Indonesia cukup melimpah dan banyak sekali pemanfaatan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia khususnya sebagai bentuk olahan herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh ataupun untuk sekedar menghangatkan kondisi badan. Jamu merupakan salah satu minuman tradisional Indonesia yang dibuat dari berbagai macam rempah khas Indonesia, yang memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan. Dengan kebutuhan yang semakin banyak, maka jamu diproses dan diolah tidak hanya dalam bentuk minuman, namun juga dibuat dalam bentuk bubuk atau instan sehingga masyarakat dapat mengonsumsi kapan saja dan dimana saja. Dusun Ngandat merupakan daerah yang ada di Kota Batu yang mampu memanfaatkan olahan rempah-rempah menjadi jamu yang praktis untuk dinikmati yaitu jamu instan. Namun selama ini olahan jamu instan ini belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas karena terkait dengan packaging dan branding yang dirancang belum ada. Padahal, dengan adanya branding dan kemasan yang menarik, maka produk tersebut akan menarik masyarakat untuk membeli serta mengonsumsinya. Tim Pengabdian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang dalam kegiatan blockgrant fakultas akan melakukan pengabdian dengan fokus kegiatan pada kegiatan branding dan packaging olahan jamu instan tersebut untuk memperoleh jangkauan pemasaran yang lebih luas. Kegiatan pengabdian ini telah memiliki Packaging baru yang telah didesain oleh mahasiswa yang tergabung dalam Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (PMM) yang siap dipasarkan kepada Masyarakat.
PENGEMBANGAN BATIK DESA WISATA KAMPUNG BUDAYA TULUNGREJO, PUJON KIDUL, KABUPATEN MALANG Hilmi, Luqman Dzul; Rahadi, Rahadi; Yutanti, Widiya
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.32970

Abstract

Desa Wisata Pujon Kidul, kabupaten Malang termasuk yang menerima penghargaan Desa Wisata Mandiri Inspiratif Anugrah Desa Wisata Indonesia. Tulungrejo merupakan salah satu dusunnya yang beroperasi menjadi Kampung Budaya dalam mendukung keberlanjutan wisata. Terkait Budaya, Tulungrejo berfokus pada Batik untuk penguatan maupun pengembangannya, mengingat sebagai Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Adapun beberapa kendala Batik, yaitu terkait desain pola, produksi, serta pemasarannya. Pelaksanaan program pengabdian menerapkan pendekatan partisipasif (bottom - up), baik observasi maupun FGD, dengan kolaborasi metode PRA (Participatory Rapid Appraissal), POAC, TOWS, PESTEL, 6M, BOS, dan MVP berdasarkan waktu pra, purna, serta pasca. Pra (perencanaan dan pengorganisasian) dimulai dari observasi hingga FGD dengan penggiat Batik, penanggung jawab BUMDes Sumber Sejahtera, maupun Kepala Desa Pujon Kidul untuk meninjau keadaan bisnis Batik dengan di Kampung Budaya Tulungrejoterhadap 3 aktifitas, yaitu: desain, produksi, dan pemasaran. Purna (pelaksanaan) dimulai dari penyerahan peralatan penunjang, pengamplikasiannya dalam produksi, pelabelan, pengemasan, hasil, hingga video profil bisnis Batik. Pasca (pengendalian) dipantau dan evaluasi berdasarkan hasil akhir yang mencakup sumberdaya manusia, bahan, mesin, metode, alokasi dana, maupun pasarnya secara keseluruhan dari hulu hingga hilir. Hasil akhirnya adalah Cost Driven (pengendalian biaya/ beban) bertujuanan cutting cost (pemotongan biaya), baik secara eliminasi maupun pengurangannya., dan Value Driven (pengendalian nilai) mengacu kepada profit booster (peningkatan keuntungan), baik secara penciptaan dan peningkatannya. Pengenadlian tersebut mencakup 3 hal, diantaranya pembaharuan pola Batik yang berkolaborasi antara Tulis, Cap, dan Ecoprint untuk produknya; efisiensi produksi Batik dari hulu sampai hilir; serta pemasaran produk Batik yang lebih berkolaborasi antara media offline dengan online. Adapun saran untuk keberlanjutan program ini adalah penetapan SOP (Standar Operasional Produksi) secara legalitas Desa Wisata, pengembangan penggunaan peralatan produksi, maupun peningkatan media pemasaran yang lebih efektif dan efisien.
Edukasi Penerapan GCG (Good Corporate Governance) Pada Lembaga Pengelola Wakaf Di Lingkungan Kelurahan Kauman Kota Blitar Widiyanti, Dwi Retno; Kornitasari, Yenny
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 02 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i02.34629

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan pemahaman Nazir mengenai penerapan Good Corporate Governance(GCG) dalam organisasi pengelola wakaf. Menurut UU No. 41 Tahun 2004, wakaf adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan cara membagi atau menyerahkan sebagian harta milik seseorang untuk dipelihara oleh Nazhir. Oleh karena itu, tanggung jawab Nazhir dalam pengelolaan wakaf menjadi sangat penting. Penerapan GCG dalam pengelolaan lembaga wakaf mutlak diperlukan karena merupakan bentuk tanggung jawab Nazhirterhadap umat. Acara ini berlangsung pada Rabu, 20 September 2023 dan diikuti oleh 22 orang, termasuk Nazhir dan takmir masjid dari Kelurahan Kauman Kota Blitar. Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi pengelola wakaf, program edukasi menggunakan metode ceramah dan diskusi. Berdasarkan hasil pre dan post test diketahui bahwa program ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai penerapan GCG dalam pengelolaan wakaf. Berdasarkan pre-test yang mengungkap pemahaman nazir terhadap gagasan tersebut, maka disarankan agar pihak berwenang memberikan edukasi lebih lanjut mengenai pemahaman nazir terhadap penerapan GCG dalam organisasi pengelola wakaf.
Pelatihan Kewirausahaan dan Manajemen Usaha pada Anggota Koperasi Pemasaran Berkah Amanah Mandiri Kabupaten Madiun Istiqaroh, Choirum Rindah; Herawati, Novy Rachma; Faujianto, Samsu Anhari
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 02 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i02.34750

Abstract

Kewirausahaan memiliki peranan penting sehingga banyak diminati oleh masyarakat saat ini. Pentingnya wirausaha di dalam masyarakat tersebut tidak sekedar menjadi ‘alat’ untuk melakukan perbaikan dan perubahan di dalam kualitas hidup diri dan masyarakat, tetapi juga wirausaha juga dibuktikan dapat berperan signifikan di dalam mewujudkan kualitas diri masyarakat dan bangsa. Selain menumbuhkan jiwa kewirausahaan, manajemen usaha juga diperlukan untuk keberlangsungan usaha yang ada. Saat ini para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di wilayah Kabupaten Madiun tergabung dalam suatu wadah yang bernama Koperasi Pemasaran Berkah Amanah Mandiri, walaupun tidak semuaya tergabung dalam koperasi pemasaran, jumlah anggota dari koperasi ini bisa dikatakan juga masih sedikit sebesar 30 orang, dan koperasi pemasaran ini merupakan satu-satunya yang ada di wilayah Kabupaten Madiun,. Adapun usaha yang dijalankan adalah makanan minuman, kriya/kerajinan (homemade) dan batik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah petaihan dan juga pendampingan, adapun tujuan lainnya pengabdian ini adalah menambah pengetahuan dan juga skill yang dimiliki oleh para pelaku usaha, serta memberikan pendampingan tentang kewirausahaan dan juga manajemen usaha kepada masing-masing pelaku usaha,dan meningkatkan kesadaran dari para pelaku usaha tentang manfaat dan keuntungan dari koperasi. Anggota peserta yang hadir dalam pelatihan sebanyak 15 orang, Dimana para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti pelatihan, dan merasakan dampak positif pelatihan. Para peserta mengikuti sesi diskusi manajemen usaha dan kewirausahaan serta mengikuti pelatihan digital marketing hingga tuntas. Hasilnya para peserta pelatihan mampu membuat iklan produk secara digital, dan mampu membuat tampilan dan konten yang menarik untuk masing-masing produknya, sehingga mereka lebih semangat dalam mempromosikan produk-produknya secara digital. Serta, peserta dapat melakukan penyusunan laporan keuangan dengan baik.
PENDAMPINGAN RENCANA PENGEMBANGAN TAMAN SELOAYU UNTUK MEWUJUDKAN DESA WISATA DI DESA SELOREJO KABUPATEN BLITAR Anindyntha, Firdha Aksari; Sulistyono, Setyo Wahyu
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 02 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i02.34864

Abstract

Penguatan ekonomi desa menjadi dasar yang paling kuat dalam pembangunan masyarakat dengan mengedepankan kearifan lokal. Pengabdian ini berfokus pada penguatan ekonomi Desa Selorejo, Kabupaten Blitar, melalui pengembangan Taman Pojok Seloayu sebagai desa wisata. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan memanfaatkan sektor pariwisata sebagai alat penggerak ekonomi yang diharapkan dapat memperbaiki penerimaan daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing pariwisata di tingkat desa. Adapun metode pengabdian yang dilakukan terdiri dari beberapa tahapan, diantaranya: melakukan observasi lapang untuk menilai kondisi fisik dan potensi Taman Seloayu; wawancara mendalam dengan kepala desa beserta perangkatnya untuk menggali informasi mengenai permasalahan dan kebutuhan; mengadakan forum diskusi kelompok dengan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan rencana pengembangan sekaligus menyusun struktur organisasi pengelola taman; melakukan analisis kualitatif dari data yang diperoleh untuk mengidentifikasi tema dan pola terkait pengembangan taman; menyusun masterplan sebagai panduan terperinci untuk pengembangan taman; serta evaluasi. Program pengabdian masyarakat ini mencakup penyusunan struktur organisasi pengurus Taman Seloayu, pembuatan masterplan yang terperinci, dan optimalisasi pengelolaan untuk memastikan taman berfungsi secara efektif sebagai desa wisata. Melalui proses ini, diharapkan Taman Pojok Seloayu dapat berperan sebagai ikon desa wisata yang mendukung pengembangan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Selorejo.
STRATEGI OPTIMALISASI INKLUSI EKONOMI MELALUI PENDEKATAN ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) DI DESA BUNIARA Asyahidda, Fajar Nugraha; Nurbayani K, Siti; Nur, Muhammad
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 02 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i02.35546

Abstract

Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) diterapkan dalam program pemberdayaan di Desa Buniara, Subang, Jawa Barat, untuk mengoptimalkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program ini melibatkan identifikasi aset komunitas, pelatihan, dan penggunaan teknologi digital untuk pemasaran produk kopi dan pengembangan pariwisata. Melalui pendekatan ABCD, potensi alam dan produk unggulan desa seperti kopi diidentifikasi dan dioptimalkan. Pelatihan yang mencakup teknik pengolahan kopi, rebranding produk, pengemasan, dan pemasaran digital diberikan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat. Penggunaan aplikasi e-commerce memungkinkan masyarakat untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Selain itu, pengembangan paket wisata berbasis komunitas memperkuat inklusi ekonomi dan meningkatkan pendapatan melalui sektor pariwisata. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pendapatan, partisipasi aktif, dan pelestarian budaya serta alam lokal. Program ini berhasil menciptakan kondisi inklusi ekonomi yang mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA PADA PERANGKAT DESA BOMERTO Silvia Hendrayanti; Nindhita, Yoga; Junaidi, Achmad
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 02 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i02.35586

Abstract

Village financial management is something that really needs to be considered in its implementation. Bomerto Village still requires management of village funds so that they can be utilized as optimally as possible for the progress of the village. The aim of implementing this community service is to provide adequate knowledge and training to village officials in Bomerto village, Wonosobo Regency regarding the management and financial reporting of village funds properly, transparently, accountably, participatively, orderly and disciplined, as well as community service. to the community, this is useful in early prevention of potential misappropriation of village funds so that village fund managers can avoid legal problems in the future. The method for implementing activities uses the Participatory Rural Appraisal (PRA) method with planning stages, namely socialization of activity implementation, counseling on the village fund management system and training in making village financial budgets. From these mentoring activities, good knowledge aspects related to the Definition of Village Fund Management, Government Financial Standards, Village Financial Reporting, Village Financial Accountability, and Transparency have increased significantly in value. Knowledge aspect from 30% to 75%. The increase in scores on the knowledge aspect after village fund management activities shows that these activities are effective in increasing the understanding and ability of village officials in managing village funds.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH UNTUK MEWUJUDKAN LINGKUNGAN SEHAT DAN PRODUKTIF Zulfikarijah, Fien; Handayanto, Eko; Jihadi, Muhammad
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 02 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i02.36251

Abstract

Kehidupan bermasyarakat dan berbangsa yang baik dapat dibangun melalui kesadaran individu baik secara mandiri maupun berkelompok dalam berkontribusi kepada masyarakat sekitar. Rendahnya kesadaran yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang masalah sampah masih menjadi hal yang perlu memperoleh perhatian pada masyarakat. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran terhadap sampah dari sisi positif memiliki beberapa manfaat baik secara ekonomi maupun sosial. Secara ekonomi memisahkan sampah kering dan basah dapat meningkatkan nilai tambah. Sampah kering berupa kertas, dos, plastik dapat dijual, begitu juga dengan mengolah sampah basah menjadi pupuk organic dapat digunakan untuk memupuk tanaman dan dapat dijual. Di sisi lain, pengelolaan sampah yang baik dapat mengurangi bahkan menghilangkan limbah dan meringankan pekerjaan tukang sampah. Manfaat ekonomi dan social ini dapat menciptkan lingkungan yang produktif dan sehat. Dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap sampah dilakukan penyuluhan dan pelatihan dengan metode ceramah, tanya jawab, praktik langsung dan pendampingan pengelolaan sampah. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman pentingnya mengelola sampah dengan baik pada masyarakat Dermosari Sumberagung Ngantang. Hasil kegiatan adalah masyarakat telah memahami pentingnya pengelolaan sampah, membuat MOL, mengelola sampah dapur dengan mengggunakan media drum dan mengubur di perkebunan. Dari hasil pengelolaan sampah menjadi pupuk organic yang digunakan untuk memupuk tanaman baik sayur, buah maupun bunga. Manfaat selanjutnya adalah terciptanya lingkungan yang sehat dan peningkatan kegiatan ekonomi yang berdampak pada kualitas hidup masyarakat yang semakin baik.