cover
Contact Name
Andre Rachmat Scabra
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
abdiinsani@unram.ac.id
Editorial Address
http://abdiinsani.unram.ac.id/index.php/jurnal/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Abdi Insani
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28284321     EISSN : 28283155     DOI : https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v7i1
Jurnal Abdi Insani adalah jurnal ilmiah yang berisi hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diharapkan berfungsi sebagai alat komunikasi ilmiah sehingga dapat menginspirasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,299 Documents
PELATIHAN DAN DEMPLOT DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN GABUS BAGI KELOMPOK PETANI AIR TAWAR DI JURANG MANGU: PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN NILAI TAMBAH PRODUK Tri Ika Jaya Kusumawati; Windhy Widhyanty; Ravindra Safitra Hidayat
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3100

Abstract

Channa striata (snakehead fish) is a freshwater commodity with high nutritional value and strong economic potential. However, fish farmers in Jurang Mangu still sell their harvests in fresh form, facing fluctuating prices and unutilized unsold or less-fresh fish. The abundant harvests have not yet been processed into value-added products, resulting in suboptimal economic potential and low business competitiveness. This community service program aims to enhance fish farmers’ skills in diversifying snakehead fish products through training on the use of simple fish processing equipment. The program involved 20 participants and was conducted through hands-on training, observation, and pre–post skill assessments using a simple rubric. Prior to training, 75% of participants were unable to process snakehead fish; after the program, 100% successfully produced at least one processed product, and 60% managed to create two or more types. An economic analysis showed that processed fish products could be sold at Rp120,000–150,000/kg, higher than fresh fish (Rp90,000/kg), which often led to a Rp50,000/kg loss for small or dead fish. Additional margin analysis indicated a selling price of Rp45,000/kg and variable costs of Rp30,000/kg, yielding a profit margin of Rp15,000 or 33.33% per kilogram.The diversification training effectively improved fish farmers’ processing skills in a measurable way and generated significant value-added opportunities. The results demonstrate a notable increase in participants’ capabilities and potential profitability, contributing to greater welfare and competitiveness for freshwater fish farming groups in Jurang Mangu.
IMPLEMENTASI SMART IRRIGATION SYSTEM UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PENYIRAMAN PADA KOMODITAS HORTIKULTURA DI DESA HUNTU UTARA, KABUPATEN BONE BOLANGO Maryam Hasan; Husdi Husdi; Silviana Apriliani
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3666

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilator belakangi oleh permasalahan penyiraman manual yang masih dilakukan oleh petani hortikultura di Desa Huntu Utara, yang menyebabkan pemborosan air, tingginya beban kerja, dan ketidakefisienan pemeliharaan tanaman cabai rawit. Kondisi tersebut diperparah oleh perubahan iklim yang menyebabkan ketidakstabilan kebutuhan air tanaman. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan Smart Irrigation System berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyiraman tanaman. Metode kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, perancangan sistem, instalasi perangkat, implementasi pada greenhouse dan lahan terbuka serta pelatihan dan pendampingan kepada kelompok tani. Sistem terdiri dari sensor kelembaban tanah, ESP32, relay, pompa air, dan dashboard monitoring yang salaing terintegrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan penyiraman otomatis berdasarkan kondisi kelembababn tanah secara real-time, sehingga penggunaan air menjadi lebih hemat dan tepat sasaran. Sistem juga mengurangi waktu kerja petani karena proses penyiraman tidak dilakukan secara manual. Selain itu, petani mengalami peningkatan pemahaman terhadap teknologi digital dan mampu mengoptimalkan sistem secara mandiri.  Berdasarkan capaina tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Smart Irrigation System berrbasis IoT berhasil menjawab tujuan kegiatan, yaitu meningkatkan efektivitas penyiraman, efisiensi penggunaan air, serta kualita pertumbuhan tanaman hortikultura di Desa Huntu Utara.
PENDIDIKAN LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA PENGUATAN LITERASI EKOLOGIS PASCA BANJIR BANDANG SUMATERA BAGI MAHASISWA PRODI PETERNAKAN UNIVERSITAS TEUKU UMAR Dewi Sartika; Muhammad Farhan Putra Emil; Putri Damela; Zahra Rodliyatam Mardliyah
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3675

Abstract

Banjir bandang Sumatera 2025 merupakan bencana hidrometeorologi yang diakibatkan oleh terganggunya daya serap tanah dalam merespon tingginya curah hujan. Banjir dan mitigasi serta tindakan pemulihan pasca banjir perlu diberikan kepada mahasiswa terutama mahasiswa peternakan yang dituntut untuk dapat menerapkan manajemen peternakan berkelanjutan tahan bencana. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Bulan Desember 2025 dengan peserta mahasiswa Prodi Peternakan Universitas Teuku Umar sejumlah 17 orang dan dua dosen sebagai pemateri. Kegiatan diawali dengan pre-test, materi pemateri pertama tentang pra banjir dan dilanjutkan materi kedua tentang pasca banjir serta diakhiri serangkaian post-test. Mahasiswa sebagai peserta dalam kegiatan ini menunjukkan peningkatan literasi dan kesadaran terhadap liberasi ekologi, transformasi perspektif ekologis dalam konteks peternakan berkelanjutan, dan peningkatan kapasitas analisis risiko lingkungan dan mitigasi bencana yang terlihat dari hasil pre dan post-test dan sesi diskusi interaktif. Pendidikan lingkungan sebagai upaya penguatan literasi ekologis pasca banjir bandang Sumatera bagi mahasiswa Prodi Peternakan Universitas Teuku Umar berhasil dilaksanakan dengan maksimal dalam setiap tahapannya. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa Prodi Peternakan Universitas Teuku Umar mendapatkan pengetahuan dasar kebencanaan serta manajemen peternakan tangguh di wilayah rawan bencana.
IMPLEMENTASI KULTUR SPIRULINA DAN PEMBUATAN TEH KOMBUCHA FORTIFIKASI SPIRULINA UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI SMK NEGERI 4 PANGKALPINANG Hartoyo Notonegoro; Ahmad Fahrul Syarif; Salmi Salmi
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3809

Abstract

Ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal merupakan isu strategis yang perlu direspons melalui inovasi pangan fungsional yang mudah diaplikasikan di tingkat pendidikan dan masyarakat. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi mikroalga Spirulina platensis yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan pangan bernilai gizi tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dan siswa SMK Negeri 4 Pangkalpinang dalam melakukan kultur Spirulina dan memproduksi teh kombucha fortifikasi Spirulina sebagai upaya penguatan ketahanan pangan dan pembelajaran berbasis teaching factory. Metode kegiatan meliputi sosialisasi pangan fungsional, pelatihan teknis kultur Spirulina, pemanenan dan pengeringan biomassa, pelatihan fermentasi teh kombucha, serta fortifikasi Spirulina ke dalam produk minuman fungsional. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui pendampingan langsung di laboratorium pengolahan pangan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam kultur mikroalga dan fermentasi pangan. Mitra berhasil memproduksi biomassa Spirulina serta teh kombucha fortifikasi Spirulina dengan kualitas yang layak konsumsi dan bernilai jual. Selain itu, kegiatan ini mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas laboratorium sekolah dan mendukung pengembangan produk inovatif berbasis potensi lokal. Kegiatan pengabdian ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan kapasitas mitra, mendukung ketahanan pangan lokal, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pendidikan vokasi dalam pengembangan pangan fungsional berbasis bioteknologi sederhana.
MASYARAKAT AKTIF CEGAH DBD: EDUKASI MELALUI PEMBUATAN SPRAY ANTI NYAMUK BERBASIS BAHAN ORGANIK Desto Arisandi; Fitri Nadifah; Ardina Nugrahani; Ivana Elga Yunia; Denisa Hamam; Simon Sanga Lamanepa; Lista Dwi Indriyani; Amelda Oktavianti Putri; Syahrul Junianto Lintin; Agustina Pangala; Ellen Engelina; Fransisca Jean Clarine Rettob
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3820

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia dengan angka kejadian yang terus meningkat. Pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti sering bergantung pada sprai kimia sintesis yang berisiko terhadap kesehatan dan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pencegahan DBD dan memberikan solusi praktis melalui pemberian edukasi terkait pembuatan sprai anti nyamuk berbahan organik di RT. 4 Dusun Sintokan, Cangkringan, Sleman. Metode pelaksanaan mencakup tahan persiapan, pelaksanaan (edukasi interaktif dan demonstrasi pembuatan sprai anti-nyamuk dari serai), serta evaluasi menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 32 orang. Proporsi peserta dengan tingkat pengetahuan kategori baik mengenai faktor risiko penularan dan pencegahan DBD mengalami peningkatan dari 40,62% menjadi 81,25% setelah penyuluhan. Edukasi disertai pelatihan keterampilan dalam memanfaatkan bahan organik sebagai bahan pengusir nyamuk yang lebih aman dan ramah lingkungan efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam upaya pencegahan DBD secara mandiri. Pemantauan secara berkelanjutan penerapan perilaku pencegahan di tingkat rumah tangga diharapkan dapat menurunkan angka kejadian DBD.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN BAGI PENYELENGGARA PEMERINTAHAN DESA DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DESA TENTANG PUNGUTAN DESA DI DESA OELETSALA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Rafael R. Tupen; Kotan Y. Stefanus; Josef M. Monteiro; Marlyani A. Seran; Megi O. Radji; Mario A. Lawung
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3827

Abstract

Pemerintah Desa berwenang melakukan pungutan desa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa. Secara normatif pungutan desa harus dilakukan berdasarkan Peraturan Desa (Perdes), namun di desa Oeletsala pungutan desa dilakukan berdasarkan kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara. Penyelenggara Pemerintahan Desa mengalami kesulitan membentuk Perdes yang digunakan sebagai dasar hukum dalam melakukan pungutan desa. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya Perdes sebagai dasar hukum melakukan pungutan desa, menginventarisasi obyek pungutan desa, dan mendampingi penyelenggara pemerintahan desa membuat rancangan perdes tentang pungutan desa. Sosialisasi dan pendampingan. Sosialisasi dilakukan dalam bentuk seminar, sedangkan pendampingan dilakukan dengan memberikan masukan dalam rangka penyempurnaan rancangan perdes tentang pungutan desa. Peserta kegiatan memperoleh pemahaman tentang pentingnya perdes sebagai dasar hukum dalam melakukan pungutan desa, menginventarisasi beberapa obyek yang dapat dijadikan pungutan desa, subyek pungutan dan tarif pungutan. Disamping itu, rancangan perdes tentang pungutan desa yang diajukan oleh kepala desa disempurnakan dalam kegiatan pendampingan. Penyelenggara pemerintahan desa Oletsala semakin mengetahui dan memahami tentang pentingnya pengaturan pungutan desa dengan perdes, metode pemecahan masalah sosial, dan mengidentifikasi beberapa obyek pungutan desa dan dituangkan dalam rancangan peraturan desa tentang pungutan desa.
IMPLEMENTASI KEWIRAUSAHAAN TAHAP AWAL BERBASIS SDGS PADA PERANCANGAN PROTOTIPE PRODUK SKINCARE Sinta Ramaiyanti; Fitri Humairoh; Nurrahma Dewi; Suci Nurulita; Rahmat Junaidi; Fitri Fitri
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3828

Abstract

Industri kosmetik di Indonesia terus berkembang pesat, tetapi banyak UMKM masih mengalami kesulitan dalam hal legalitas, standar produksi, dan pengelolaan keuangan. Akibatnya, potensi usaha mereka belum bisa berkembang secara maksimal karena kurangnya pengetahuan teknis dan kesadaran akan pentingnya tata kelola yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kesiapan operasional UMKM dibidang skincare dengan pendekatan kewirausahaan tahap awal yang mengacu pada SDGs. Kegiatan ini meliputi pendampingan intensif dalam penyusunan SOP produksi sesuai GMP, edukasi tentang perizinan BPOM dan sertifikasi halal, pelatihan keuangan menggunakan aplikasi SIAPIK, serta penguatan identitas digital melalui pembuatan website. Hasilnya, pemahaman tentang legalitas dan standar mutu meningkat, alur produksi menjadi lebih sistematis, dan skor literasi keuangan naik hingga 400% pada aspek penyusunan laporan keuangan dan perhitungan HPP. Identitas digital usaha juga menjadi lebih kredibel berkat website yang menonjolkan nilai keberlanjutan dan keamanan produk. Secara keseluruhan, kegiatan ini membantu UMKM beralih dari tahap pra-produksi ke kesiapan validasi usaha sesuai standar industri. Program ini dapat diterapkan pada UMKM kosmetik lain yang menghadapi tantangan serupa.
PROGRAM SOSIALISASI DAN PELATIHAN KESIAPSIAGAAN KEBAKARAN PADA KADER POSYANDU DAN MASYARAKAT DESA TUNGGULREJO, KECAMATAN JUMANTONO, KARANGANYAR Rici Riansyah; Nabila Putri 'Aisy Fauzia; Andrian Abib Abednego; Azka Nisa Nur Azizah; Dwita Nur Sabrina; Ilham Mustofa; Jannatika Finna Al Aufa; Naila Rizquna Maghriza; Rahsya Ariiqarlo Pahlavi; Theresia Nabila Pradita; Andrian Qymnastiar; Ezriani Ezriani
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3855

Abstract

Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Dikutip dari data BPBD Kabupaten karanganyar, kebakaran merupakan salah satu bencana yang telah banyak terjadi khususnya di Kecamatan Jumantono. Ketidaktahuan dan kurangnya kesadaran masyarakat desa terkait dengan penanggulangan kebakaran menjadi salah satu ancaman besar. Menurut pemaparan dari salah satu masyarakat, menyatakan bahwa belum pernah mendapat sosialisasi atau pelatihan mengenai penanganan bencana kebakaran. Pos Pelayanan Terpadu atau Posyandu merupakan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat khususnya kesehatan ibu dan anak. Kader Posyandu menjadi salah satu agen penggerak dalam pengembangan pengetahuan masyarakat Desa Tunggulrejo. Adanya sosialisasi dan pelatihan kesiapsiagaan kebakaran pada kader Posyandu merupakan langkah strategis dalam penanaman ilmu tanggap darurat kebakaran kepada masyarakat Desa Tunggulrejo. Hasil sosialisasi yang telah dilakukan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan pemahaman kader posyandu terkait bahaya, risiko, dan penanganan bencana kebakaran. Pelatihan pemadaman kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT) menjadi bekal kesiapsiagaan penanganan kebakaran pada kader posyandu.
EDUKASI DAGUSIBU OBAT DENGAN BENAR PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN LAMBARA, KECAMATAN TAWAELI Yunlis Kenta; Mariyani; Niluh Puspita Dewi
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3865

Abstract

Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, masih menghadapi risiko kesalahan pengelolaan obat akibat keterbatasan informasi serta meningkatnya praktik pengobatan mandiri, sehingga edukasi penggunaan obat yang aman perlu diperkuat di tingkat rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga RT 09 Kelurahan Lambara mengenai konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar). Metode pelaksanaan berupa penyuluhan satu hari oleh tim STIFA Pelita Mas Palu melalui ceramah menggunakan media banner, pembagian brosur, serta pelatihan praktis dengan contoh kemasan obat, yang dilaksanakan melalui koordinasi dengan pihak kelurahan dan ketua RT. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan gratis (gula darah, kolesterol, dan asam urat), serta konsultasi oleh apoteker. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 22 dari 27 peserta (81,48%) mengalami peningkatan pemahaman terkait cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat secara benar. Kesimpulannya, edukasi berbasis DAGUSIBU yang disertai praktik sederhana dan evaluasi pre–post test efektif sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan praktik pengelolaan obat yang aman pada masyarakat.
EDUKASI GIZI SEIMBANG DAN PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS PADA ORANG TUA DARI ANAK ASUH MASJID BAITUL MUGHNI Fitria Fitria; Zenia Elsa Fitri
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3867

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi DM pada penduduk usia ≥15 tahun berdasarkan diagnosis dokter adalah 2,2%, sedangkan berdasarkan pemeriksaan glukosa darah mencapai 11,7%. Hal ini menunjukkan masih banyak kasus DM yang tidak terdiagnosis, sehingga edukasi gizi seimbang dan deteksi dini menjadi langkah strategis dalam pencegahan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai gizi seimbang untuk mencegah DM serta melakukan deteksi dini DM melalui pemeriksaan gula darah sewaktu. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Baitul Mughni dengan melibatkan 21 orang tua anak asuh. Rangkaian kegiatan meliputi pre-test, edukasi gizi seimbang dengan ceramah interaktif berbantuan media PowerPoint, post-test, serta pemeriksaan gula darah sewaktu menggunakan glukometer. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah edukasi (p < 0,001), dengan mayoritas mencapai kategori sangat baik pada post-test. Pemeriksaan gula darah sewaktu memperlihatkan 95,2% responden berada pada kategori normal dan 4,8% terindikasi diabetes. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi gizi seimbang efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, dan pemeriksaan gula darah sewaktu penting dilakukan sebagai upaya deteksi dini diabetes di tingkat komunitas.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 7 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 5 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 3 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 4 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 2 (2018): Jurnala Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram More Issue